NovelToon NovelToon
Jack Bodyguard Sexy

Jack Bodyguard Sexy

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikahmuda / Mafia / Kriminal / Beda Usia / Roman-Angst Mafia / Tamat
Popularitas:301.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Juliana S Hadi

NOVEL DEWASA

Dalam bulan-bulan penuh kesepian sesudah kematian ayahnya, seorang gadis belia yang terpaksa hidup dalam pengasuhan paman dan bibinya yang begitu kejam dan menganggap dirinya sebagai beban dan malah memperlakukannya seperti seorang babu -- bertekad melarikan diri saat mengetahui rencana busuk sang bibi yang hendak menjual dirinya ke luar negeri.

Dalam pelariannya, gadis belia 18 tahun itu bertemu dengan seorang bodyguard tampan, Jack Peterson. Sang penyelamat yang memberikannya kehidupan baru dan identitas baru untuknya: Rose Peterson.

Dalam sekejap, segalanya berubah menjadi indah. Selayaknya dalam kisah Titanic, Jack dan Rose saling jatuh cinta.

Sayangnya, kehidupan bahagia seperti itu tidak selalu berjalan mulus. Ketika mereka memutuskan untuk menikah, ancaman datang kepada Rose. Dia harus memutuskan jalinan cintanya dengan Jack demi menyelamatkan nyawa calon ibu mertuanya dari kekejaman musuh yang tak dikenal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Juliana S Hadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Phobia

Ctek!

Listriknya padam dan segalanya berubah jadi gelap. Gelap gulita. Tanpa setitik pun cahaya. Dan, seketika, jantungku berdebar sangat kencang, seolah-olah hendak keluar dari dada. Dadaku mulai terasa sesak, kesulitan bernapas. Seolah-olah udara di tempatku berada semakin menipis. Aku panik. Aku... aku mulai ketakutan.

"Rose?"

"Lepas. Lepaskan aku."

"Rose, Hei. Kenapa?"

"To--tolong, tolong... lepaskan aku," aku tersengal. Sesak napasku semakin jadi.

Dan, ketika kurasakan tidak ada lagi beban bobot tubuh di atasku, aku beringsut bangkit. Berdiri dengan susah payah, lalu meraba-raba di dalam gelap. Lalu, ketika kurasakan sentuhan tangan memegangi tanganku, aku memekik, kaget, lalu refleks menepisnya.

"Mundur!" pekikku. "Mundur! Jangan dekati aku!" Aku histeris. "Pergi! Pergiiiii...!"

Kembali, aku meraba-raba, kudapati pegangan pintu, lalu membukanya dan segera berlari dari sana. Mencari cahaya.

Cahaya. Di sana. Dari arah pintu beranda yang terbuka.

Dengan dadaku yang sesak, aku berlari, berhenti di tepi beranda. Mencengkeram tepiannya dengan kuat, sementara satu tangan mencengkeram dada. Aku masih saja ketakutan meski sekarang cahaya sudah memenuhi penglihatanku yang kabur oleh air mata. Wajahku sudah basah sedari tadi.

Dalam siksaan rasa sesak itu, kepalaku terasa pusing, dan bayangan wajah ayahku yang sedang sekarat membanjiri ingatanku. Aku terduduk di lantai beranda, lemas.

Ayah sayang padamu....

Suaranya menggema di kepalaku. Kata-kata terakhir yang kudengar darinya itu membuat hatiku sakit. Kata-kata yang terucap di saat ia sekarat -- dengan peluru terbenam di dadanya. Dan darah, tubuhnya bersimbah darah, lalu... lalu dia mengembuskan napas terakhirnya di pangkuanku.

Sesak. Aku tidak suka mengingat kisah itu. Bukan sosoknya yang mati tidak berdaya yang ingin kuabadikan dalam ingatan. Tapi aku tidak bisa lupa. Tidak pernah bisa.

Ini menyakitkan!

Aku terisak.

"Rose?" panggil Bang Jack. Dia berdiri kaku di hadapanku, seolah takut untuk mendekat. Dan, bisa kulihat raut kekhawatiran di wajahnya ketika aku menatap pria yang seakan tak berdaya itu.

Namun, rasa sesak di dadaku belum meredam. Aku merasa resah dan gelisah. "Beri aku waktu sebentar." Aku menarik napas dalam-dalam. Mencoba untuk menjadikan segalanya kembali normal.

Dia mengangguk, kemudian, dengan perlahan dan berhati-hati, ia memberanikan diri untuk mendekatiku. "Tenanglah," katanya, dia duduk menekuk lutut di hadapanku. "Tenang. Aku tidak akan berbuat jahat padamu, oke?"

Aku mengangguk. "Aku tahu," kataku. "Maafkan aku."

"Kamu baik-baik saja, Rose?"

"Aku... aku tidak tahu."

"Apa ada yang bisa kulakukan?"

Aku tidak tahu apa yang bisa dia lakukan. Aku tidak dapat menjelaskan apa yang terjadi pada diriku.

"Aku takut gelap," akuku. "Aku tidak bisa berada di tempat gelap. Tidak bisa tanpa cahaya. Aku takut. Aku... aku takut."

Dan tangisku pecah lagi.

Lagi, Bang Jack mengangguk. Lalu, dengan perlahan, dia merangkulkan tangannya ke tubuhku dan, memastikan aku tidak akan histeris lagi karena sentuhannya, barulah dia mendekapku. Memberiku pelukan yang erat dan menenangkan. Hingga beberapa saat kemudian, ia menyeka air mataku, lalu bangkit untuk berdiri. Dengan kedua tangan memegangi bahuku, dia berkata, "Listriknya sudah menyala. Kita masuk ke dalam, ya?"

Dia mengangguk untuk meyakinkan aku, dan aku bangkit perlahan-lahan, kakiku gemetar bagaikan batang bunga yang rapuh tertiup angin.

"Biar kugendong," kata Bang Jack lagi.

Aku tidak menyahut, juga tidak mencegahnya. Kubiarkan dia membawaku ke kamarku, lalu mendudukkan aku ke tempat tidur kemudian ia langsung membuka jendela.

Aku mengedarkan pandangan ke sekitar ruangan, masih merasa resah dan gelisah. Ketika melihat handuk yang tersampir di tempatnya, aku bangkit dan masuk ke kamar mandi.

"Kamu mau apa?" tanya Bang Jack.

Aku merasa kacau. Apalagi saat ini, menyadari aku hanya mengenakan pakaian dalam, aku merasa tidak nyaman. "Aku mau mandi," kataku. "Bisa aku membiarkan pintunya tetap terbuka? Aku takut kalau... aku takut gelap."

"Ya. Aku tidak akan masuk," katanya.

Dan aku jadi tidak enak hati. Tapi perasaanku masih kacau. Aku belum ingin membahas apa pun.

Aku butuh waktu....

1
《V17
Rose ! gua tabok ya 🥲
annis
ke barat2an kn ini
Sringayomi Yuliani
Luar biasa
Fit Mu'awin627
kak,lalu gimana cerita James dan istrinya yg merupakan Rose Paterson,adiknya Jack yg hilang itu? adakah di serial yg lain?
Juliana Hadi: untuk sekarang blm ada. itu misteri yg hanya diketahui oleh James dan dicurigai oleh Rose palsu.
total 1 replies
Siti Zubaedah
😍👍
Rifa Endro
uft
Rifa Endro
fiks, yang Rose Paterson adalah istri James.
Juliana Hadi: bener.
total 1 replies
Rifa Endro
entah rahasia apalagi yg disembunyikan oleh James
Rifa Endro
sakit tak berdarah
Rifa Endro
persiapkan dirimu James, kau mengusik ujar betina tawananmu sendiri
Rifa Endro
aku yakin, James muali jatuh cinta pada Rose
Rifa Endro
entahlah
Rifa Endro
Licik, tapi aku suka Rose
Rifa Endro
waduh !!!
Rifa Endro
woah !!!! pemeran wanita terbaik. Lanjutkan Dramamu nona Rose. oh bukan, Emilia Fransiska
Rifa Endro
bingo !
Rifa Endro
biadab kau Jmaes
Rifa Endro
rencana apa lagi yg kau sembunyikan James. banyak teka-teki di sini
Rifa Endro
bahagia kepalamu ! Rose tersiksa James
Rifa Endro
apa James adalah pria yg akan membeli Emilia waktu itu ? saat Emilia dijual oleh paman dan bibinya. Ouch !!! tidak tidak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!