NovelToon NovelToon
My Sweet Roommate

My Sweet Roommate

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis
Popularitas:989.2k
Nilai: 5
Nama Author: Queenyaya

21+

Harap perhatikan usia anda.

Sudah dua tahun Joana mengontrak di sebuah rumah tak berpenghuni. Di rumah itu, hanya ada dirinya dan seorang nenek pemilik rumah. Joana betah tinggal di rumah itu, selain harganya murah, pemiliknya juga sangat baik padanya, sudah menganggapnya seperti cucu sendiri. Sampai suatu hari, dengan mudahnya Nek Merry mengizinkan seorang lelaki muda, tinggal bersama mereka. Lebih parahnya lagi, Nek Merry meninggalkan mereka berdua selama berbulan-bulan karena dia harus pergi ke Singapura mengunjungi anaknya. Bagaimana nasib Joana selanjutnya?

“Jangan lebay, kita nggak tinggal sekamar, hanya seatap. Tenang aja, kamu bukan tipeku sama sekali. Jangan terlalu pede sesuatu akan terjadi di antara kita. Urus aja urusan masing-masing!” Desis Alvandro dengan tatapan sinis ke arah Joana.

“Baik. Tolong kerja samanya. Selama ini hidupku aman tanpa gangguan,” jawab Joana tak kalah ketus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenyaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia menangis?

Merasa Joana benar-benar mengikuti permainannya, Alva berhenti. Melepas cumbuan mereka serta tak lagi menahan pinggang Joana hingga dia terjatuh begitu saja di lantai. Napas Joana terengah-engah.

“Sakiit…” keluh Joana sambil memegangi pinggulnya. Menatap lelaki yang masih berdiri di hadapannya itu. Lalu Joana sepenuhnya sadar, dan dia langsung berdiri, ingin beranjak dari kamar ini.

“Dugaanku nggak salah, kan? Kamu itu benar-benar wanita mu-“

Plak

Plak

Dua kali Joana menampar pipi Alva dengan keras, bergantian kiri dan kanan. Dia tidak peduli siapa lelaki ini. Hatinya sakit sekali atas perkataan dan perbuatan Alva padanya. “Apa?! mau ngatain apa untuk saya? wanita murahan? ya saya memang murahan. Puas, Anda?!” akal sehat Joana tak bisa berjalan dengan baik. “Saya memang udah tidur dengan banyak laki-laki hidung belang, kenapa memangnya?!” Dia merasa dipermainkan dan sialnya dia malah mengikuti permainan lelaki bangsat itu. Sekalian saja dia menjelek-jelekkan dirinya agar lelaki itu semakin ilfeel padanya.

Joana berlarian menuju kamarnya, matanya terasa panas. Sakit hatinya karena Alva menganggapnya seperti itu. Memang tak sepenuhnya salah lekaki itu. Harusnya Joana jangan terbuai. Apa karena pesona Alva yang sulit di hindari. Entahlah… Joana merasa dirinya sangat bodoh saat ini.

Dia duduk bersandar di ranjangnya dengan menekuk ke dua lututnya sambil memeluk kedua kakinya di sana. “Joanaaaa goblok!! dia cuma mau bermain-main dan menilai lo doang. Bisa-bisanya malah terbuai.” Joana mengambil ponsel untuk mengecek saldo rekeningnya. Andai punya pilihan, dia pasti sudah berpindah dari rumah ini dan mencari kontrakan yang lainnya. Tapi, gajinya yang tidak terlalu besar dengan posisi resepsionis itu hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-harinya ditambah membayar cicilan motor setiap bulannya.

*

Yang ditampar oleh Joana adalah kedua pipinya, tapi kini justru Alva sedang mengusap-ngusap bibirnya. Masih jelas terasa di sana hangat dan lembutnya bibir Joana. Jika bagi Joana ini adalah ciuman pertama, bagi Alva ini adalah ciuman ke dua. Setelah ciuman pertamanya dicuri oleh seorang teman dekatnya saat masih kuliah di Amerika. Wanita berdarah Jepang itu terang-terangan mengatakan menyukainya dan tak segan mengecup, melumaat bibirnya. Tapi kala itu Alva tak merespon sedikitpun. Tapi dengan Joana, dia bagai benda yang mengandung besi, sedangkan Joana adalah magnet hingga sulit menjauhkan diri saat bibir mereka menyatu tadi.

“Kalau dia mengaku memang udah tidur dengan banyak cowok, kenapa ciumannya terasa amatir, bahkan dia nggak tau cara membalasnya, apa mungkin dia cuma tidur tanpa berciuman?” Hal itu juga berputar-putar di kepala Alva. Meski dia juga pemula, tapi setidaknya jauh lebih baik dari pada Joana yang bahkan tidak tahu cara bernapas saat mereka berciuman.

Alva tidak berniat menyakiti Joana, hanya saja dia tak ingin semakin terbuai, bisa gawat jika mereka berakhir di atas ranjang. Alva hanya mencari-cari alasan untuk menutupi kesalahannya yang memulai ciuman lebih dulu. Alva berakting seakan Joana yang tak bisa lepas darinya, maka kata-kata wanita murahaan keluar begitu saja dari mulutnya, dan kini dia menyesal.

“Ah bodooh!!” sama halnya dengan Joana, Alva juga mengumpati dirinya karena telah berlaku kasar pda wanita itu.

Alva keluar dari kamarnya, bahkan box nasi goreng masih ada dua di atas meja. Itu artinya, Joana tidak mengambil jatahnya.

Lelaki itu kini berdiri tepat di hadapan pintu kamar Joana. Tangannya tergerak perlahan untuk mengetuk pintu kamar itu. Belum sempat Alva melakukannya, samar dia mendengar isak tangis di dalam sana. Tangis yang terdengar pilu dan tersedu-sedu. Menyedihkan.

“Dia menangis? kenapa?” tanya lelaki itu tanpa rasa bersalah. “Bukannya dia juga senang melakukannya?”

🍑

Enaknya si Alva ini diapain ya😂

Oh ya….

Kakak2 yang terhormat, makasih banyak yah yang udah mampir di cerita yang tak seberapa ini.

1
Nur Adam
lnjut
Ira Widiyastuti
bacaannya mudah dipahai
aur mengalir alus dengan konflik yang pas
semoga bisa happy ending
Rita Sumarwati
Luar biasa
Tati
lanjut
SmaiLlingMiQ
Luar biasa
Syahfitri Selamet
nyimak kk
Sri Astuti
apa Zea yg vicall
Sri Astuti
papanya tega ya.. mungkin dipikir Alva bkl nyerah.. tp ternyata mengecewakan
Sri Astuti
rasain.. kasih buktinya sofa nenek yg jg ternoda
Sri Astuti
sedih ya nikah tp sepi
Sri Astuti
sedih campur haru sih
Sri Astuti
bagus.. nenek lbh berpikir logis..
pelan" nti mama Alva bkl.luluh
Sri Astuti
positif nek
Sri Astuti
good job Alva
Sri Astuti
syukurlah nenek berpegang teguh mendukung mrk berdua
Sri Astuti
nenek senang.. mama Alva meradang
Sri Astuti
jgn" nenek sdh tahu yg terjadi
Sri Astuti
fix ini Joan hamil
Sri Astuti
kyknya hamil ini
Sri Astuti
semoga segera dpt restu.. jgn smp hamil besar br nikah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!