NovelToon NovelToon
Masa Lalu Sang Presdir

Masa Lalu Sang Presdir

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Duniahiburan / Tamat
Popularitas:647.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Enis Sudrajat

Richard memiliki segalanya harta, tahta dan wanita juga kemewahan hasil kerja kerasnya, tetapi semua tak lantas membuatnya tentram.

Wanita silih berganti di kehidupannya tapi semua hanya hiburan dan memuaskan hasratnya saja.

Sampai datang seorang Ameera Hidayati Marzuki anak seorang pemilik vila tetangga hotel Richard, Ameera menolak vila nya di jual untuk perluasan The Rich Hotel apalagi untuk di jadikan dan di bangun klab malam, atau night club.

Akan seperti apa kisah hijrah seorang Presdir Richard Isaak? akankah mereka jatuh cinta?

Ikuti kisahnya di sini ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Enis Sudrajat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nge-gym ke dua

Jody benar datang memenuhi undangan Richard malam itu. Menjadi tamu kehormatan Bos Richard di tempatnya adalah satu kebahagiaan buat Richard juga Jody sendiri.

"Duduk Bos Jody! di sinilah ladang dan sawah gue, minum dulu sama makan cemilan dan kue kue sebelum bercocok tanam, pilih lahan nyang lo mau, kedengarannya cangkul lo kuat banget Bos Jody?"

"Haaaaaaaa ... lo bisa aja, lo yang gila Rich punya bisnis beginian nggak koar-koar!" sungut Jody meninju Richard sambil tertawa.

"Lo nya aja yang sibuk bikin drama duda, apaan lo punya gelar D3? seperti gue S1 singel terus! tapi happy, haaa ...."

"Serius Rich, lo belum nikah?" tanya Jody penuh keingintahuan.

"Gue belum sempat menikah Jody! tapi kawin jalan terus." Richard terkekeh sendiri.

"Sialan lo! berarti lo perjaka gaek alias nggak ekslusif lagi! masih mending gue duda tiga kali status jelas, kalau lo status mengkhawatirkan, juga sangat meresahkan selalu tebar bibit tak bertanggungjawab!" Jody balik men-sekak Richard.

"Apa sih enaknya menikah Jody? bagi gue itu ikatan, hambatan buat karir, kebebasan dan mengekang juga membelenggu."

"Ketenangan Rich, saat kita terikat dalam satu wadah rumahtangga kita mendapat ketentraman, hati dan bathin kita tidak mengembara ke mana mana, dalam pernikahan jelas kita punya tujuan."

"Buktinya lo bubar juga, katanya tentram di satu lobang?"

"Itulah tantangannya Rich, gue serius bini gue yang bikin ulah, ada saja godaannya."

"Berarti lo salah datang ke sini sekarang Jody, di sini bukan untuk mencari istri ke empat lo, lo harusnya cari istri yang baik-baik nongkrongnya bukan di sini tapi di gerbang pesantren, gerbang sekolah kepribadian sana!"

"Emang di sini nggak ada orang baik Rich?"

"Di sini semua orang mencari kesenangan, hiburan dan duit Jody, untuk sekedar intermezzo saja, pada dasarnya semua baik, tapi ada maunya."

"Tapi setidaknya gue mau bertemu orang baik di manapun gue akan mencarinya, tak masalah Rich! di sini boleh di tempat lain juga boleh."

Janeeta datang ke meja Richard, memeluk dan mencium Richard tanpa ragu di hadapan Jody, Jody tahu siapa Rich kini. Richard pemuja kebebasan. Pasti banyak koleksinya, juga kelihatan seleranya tinggi banget.

"Sayang, kenalin teman jadul ku Bos Jody! kalau punya teman baik dan bening seperti kamu kenalin dong sama dia, pokoknya pengalaman banget deh Bos Jody ini!"

"Hai, Jody aku Annet atau Janeeta, teman dekat luar dalam Richard." Annet mengulurkan tangannya di sambut Jodi dengan mencium punggung tangan Annet sambil di gesek gesekkan pada kumis nyang baru di cukurnya.

"Halo juga cantik! bener tuh ajak temanmu biar jadi temanku juga."

"Tuh yang lagi nyanyi temanku juga, masih single." Annet menunjuk Loka temannya bernyanyi yang kebetulan malam ini bisa bareng karena penyanyi band absen hadir.

"Wow cantik juga!" Jodi langsung melihat jelas Pitaloka dan nggak sabar mau kenalan.

"Sabar Bos! Loka masih nyanyi kalau mau kenalan nanti selesai nyanyi." Richard mengusap muka Jody yang melotot seakan memaknai dan menghayati lagu yang bawakan Loka, padahal otaknya nggak nyambung kemana-mana.

Annet berdiri berjalan ke arah Loka dan membisikkan sesuatu entah apa, Loka melirik ke meja Richard dan Jody lalu melambaikan tangannya sambil senyum, menyatukan jari dan jempolnya membentuk huruf O tanda oke.

Janeeta kembali duduk, tangannya di atas paha Richard dengan manja, Jody tersenyum saat melihat Richard dengan leluasa mengusap usap punggung Annet.

Sialan Richard begitu berani sekarang nggak kayak dulu lagi, di kiranya gue belum senior kali?

padahal gue jagoannya kalau soal bermain cewek! Begitu kira-kira gejolak hati Jodi.

"Jody, gue tinggalin dulu ya, nanti akan ada Loka menemanimu, kalau butuh istirahat bisa kenalan lebih jauh sama Loka dan ngobrol atau apapun di kamar, lo minta kamar prioritas sama manajer Alvin biar di hubungkan sama pengelola hotel, selamat kenalan ya jangan galak-galak dulu slow aja nanti Loka kabur."

"Tenang aja Bos, semua wanita kagum dengan keromantisan gue, Lo pada mau kemana?" Jodi celingukan di tinggal sendiri.

"Ada manajer Alvin panggil aja,

Gue mau nge-gym part ke dua, jangan cari gue lagi, kita ketemu besok pagi kalau lo nginep di sini." Richard berdiri merangkul Annet.

"Dasar lo! ya sudah, gue nunggu tuh cewek selesai nyanyi."

Richard menepuk bahu Jody. berlalu merengkuh bahu Annet. Berjalan melewati deretan kamar hotel dan taman dengan penerangan lampu. Sampai depan pintu Richard memeluk Annet dan menciumnya.

"Rich! sabar apa? dilihat orang malu tahu." Annet melengos masuk duluan.

"Hampir tengah malam begini nggak ada orang, ada juga satpam yang lagi ngantuk haaa ...."

"Dasar nggak sabar!" Annet mengomel sambil mendorong dada Rich yang terus memepetnya.

Richard menutup pintu dengan sekali pijit tombol, lalu menghempaskan tubuhnya di sofa empuk. Janeeta keluar kamar mandi dengan shot pendek memperlihatkan se-pertiga pahanya yang mulus dan masih baju yang tadi di pakainya.

"Gimana, apa kamu siap kita hidup bareng di sini?" Tatapan Rich bagai mata elang di tubuh Annet.

"Susah dapat izin Ibuku Rich ...." Annet duduk di pangkuan Richard.

"Jadi?"

"Aku dapat izin yeeeee...."

"Aaaaaah ... kamu bikin aku cemas aja sayang!" Richard memeluk Annet dan menyelusupkan wajahnya ke dada Annet yang terbuka.

"Rich sakit! pelan dong bulu di muka kamu baru tumbuh itu." Annet membuka kancing kaos berkerah yang dikenakan Richard.

Richard malah terkekeh, menarik tali pita baju Annet yang tak bertangan lalu membuka pakaiannya sendiri.

"Aku nggak tahan sayang, aku ingat kamu sejak di tempat gym tadi, entah kenapa jagoan ku ini nggak bisa kompromi sama sekali!" Richard menunjuk ke bawah perutnya.

"Memang kenapa?" Annet berlaga pilon.

"Coba lihat buka sendiri!"

Annet turun dari pangkuan Richard dan membuka celana panjang Rich, membuka pelindung terakhirnya yang sudah kelihatan mengembung karena terdorong sesuatu dari dalam.

"Wow ... maksimal banget Rich!" Annet mengelusnya perlahan.

"Habis ikut nge-gym begitu kelakuannya, kamu harus bertanggungjawab, pakaikan sarung pelindungnya, sudah nggak tahan jagoan ku mencari tempat berendam." Annet tersenyum mengambilkan balon pembungkus senjata kesayangan Richard.

Drama pun di mulai tak perduli di manapun dan kapanpun mereka berada, posisi apapun juga jadi, keduanya memang saling suka, saling butuh saling mengisi dan saling memberi.

Annet turun, saat Richard sudah tak berdaya, puncak keinginannya telah tercapai, keringat membasahi sofa bahan kulit yang di pakai mereka bermain.

Richard menyandarkan kepalanya ke sandaran sofa, membiarkan Annet mengelap keringat dan membuka pelindung berisi cairan putih kenikmatan hasil tembakan jitunya, semua yang basah di tubuh Richard di lap nya dengan telaten.

"Pakaian kamu di mana sayang?"

Richard menegakkan badannya, memandang Annet yang mengenakan pakaian tidur yang tembus pandang.

"Aku simpan di kost-kostan baruku!"

"Kenapa nggak di sini saja?"

"Aku nggak mau ambil resiko kalau Ibuku suatu saat inspeksi mendadak ke kamar kost kostan."

"Tapi kamu nggak aku izinkan tinggal di situ."

"Aku tahu, lagian kalau di sini juga aku nggak perlu pakaian bukan?"

****

Baca juga Karya Enis Sudrajat lainnya :

- Meniti Pelangi

- Pesona Aryanti

- Biarkan Aku Memilih

-Masa Lalu Sang Presdir

1
Mehammad Naufal
Menarik
Enis Sudrajat: Makasih Sayang ❤️🙏😍
total 1 replies
Since Sandra
Alhamdulillah.....jalan ceritanya menarik dan tidak monoton
Enis Sudrajat: Makasih Sayang❤️🙏😄
total 1 replies
Bu Edah
hahahahahah ngakak banget part ini ya aampuun Jody bisa juga ngelawak ya 🤣🤣semangat terus thor
Anak Lanang
di bait atas lulusan luar negri loh
Anak Lanang
maaf thor...ky ga ada loh D3 jurusan ke guru an...
Enis Sudrajat: oke Sayang makasih koreksinya senang rasanya di koreksi, mungkin ketukar sama tokoh lain yang terpikirkan waktu itu mau manajemen tapi cerita di awal memiliki Yayasan keluarga di bidang pendidikan, sekali lagi terimakasih banyak bro👍🙏
total 1 replies
Enis Sudrajat
hangat ceritanya hot genrenya 😆💔
яσяσ мєη∂υт
oalah richard koe menggali kuburan mulai sendiri 😩😩😩 siap2 ditalak sm ameera 🙊🙊🙊🙊lagian sih ga terbuka sm istri 🚶‍♀️🚶‍♀️🚶‍♀️🚶‍♀️
Enis Sudrajat
nulisnya melehoy say yang penting ada tiap hari ya karena punya 3 on going, kemaruk ya? hahaha....
mampir di karya Enis Sudrajat lainnya di jamin meleleh juga😉
яσяσ мєη∂υт
sepertinya tante diana lg ada mslh sm suaminya bs jd mereka udh cerai trs nyari richard lgi 😌jgn berat2 ya thor konfliknya, mulai deg degan nih aku 🤕
Enis Sudrajat: 🤭🤭🤭🤭 Ampun deh.
total 3 replies
Jessica Xie
okey nama baby-nya othor
buat yg keren n panggilannya mommy Daddy or mami papi
Enis Sudrajat: sangat siap Aunty😂😂😂
total 1 replies
Enis Sudrajat
siap mbak Say❤️😍
Enis Sudrajat
Maaf Mbak justru RT mereka belum di terpa angin baru mau mulai goncangan kilas balik masa lalu Richard sepertinya belum rela Richard hidup tenang🙏🙏🙏
ina indrawati
jangan ada gangguan lagi ya Thooorrr.....biarkan pernikahan Richard dan Ameera tenang tentram dan damai.....😊
Enis Sudrajat
kangen semuanya 🤭😆
ina indrawati
wah baru muncul lagi ya Thor.....😊
Ayiik
bagus
Humi Anik
kirain gak ada lajutannya ,kok lama banget gitu
tpi ya makasih juga klo udah part selanjutnya ,Tetap semnagat
Enis Sudrajat: Nostalgia aja Author juga kangen Richard ❤️😍
total 1 replies
Enis Sudrajat
hebat
Sumarni Ukkas
bagus
tris tanto
maaf gk lnjut bc,,mungkin lain kali kalo nonggol dibranda lg
Anonim: Aku baru baca episode 1 thor,tapi pas baca kata2 “ siapa lo?” Ga hadi lanjut,maaf thor,bhs itu kayak gak cocok untuk sekelas ceo atau apalah 😂maaf y thor, mungkin klo ada cerita yg lain,aku baca lah
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!