Novel ini berkisah tentang pertemuan seorang pemuda tampan dengan gadis kecil yang masih duduk di bangku menengah atas mereka di pertemukan di waktu yang tidak tepat dan dipertemukan kembali dikenyataan dimana takdir selalu mempertemukan mereka..
" Rinjani Cantika Gunawan" gadis cantik yang tidak sengaja bertemu dengan seorang pemuda tampan disebuah club malam saat dirinya menghadiri pesta ulang tahun temannya..
" Revan Geraldy " pemuda tampan bak malaikat tak bersayap kehidupannya kacau setelah ketemu dengan gadis cantik yang menjadi muridnya..
gimana ceritanya pantengin terus yah ..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon my Kyung Soo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 18
Setelah liburan menyenangkan di kota istimewa Yogyakarta mereka sekarang di sibuk kan oleh ujian praktek emang benar kalo kita sudah kelas 12 apalagi kalo udah mendekati UN kita akan di suguhkan rentetan anak-anak UN seperti ujian akhir semester, praktek buat kelas IPA, lalu Try Out, dan banyak yang lainnya juga membuat mereka siap gak siap harus siap..
" ya allah tolongin dedek emmess ya allah " teriak Vanya karena frustasi atas praktek biologi..
" gak usah teriak-teriak Van ihh " ucap Renata kesal melihat ke alayan sahabatnya..
" ya ampun Re gue ennek banget tau masa ya ampun bu Linda suruh kita belek-belek tuh beludru kan jijik mana berlendir lagi kaya gak ada hewan lain ajh " gerutu Vanya
" ya gimana lagi kita kan cuma bisa ngikutin doro putri " ucap Renata
mereka berdua tertawa bersama sedangkan Rinjani dari tadi dia bulak balik kamar mandi gara-gara praktek biologi yang bikin sebagian siswa muntah-muntah karena mual dari aroma yang di keluarkan beludru itu sendiri..
" itu anak sampai kapan dia di dalem kita dah pegel ini dari tadi diem dimari " ucap Vanya
" gak tau mending kita cek ajh takut ada apa-apa " ucap Renata yang ditanggapi anggukan oleh Vanya..
mereka pun masuk ke dalam toilet mengecek keadaan Rinjani ternyata tuh anak lagi duduk diatas closet saking lemesnya..
" lu gak apa-apa " tanya Renata
" hemm gak apa-apa cuma sedikit pusing sama lemas ajh " ucap Rinjani
" mending kita ke uks dulu lu istirahat di sono " ucap Vanya
" ok lu pada gak apa-apa " tanya Rinjani
" kita mah ok ok ajh karena belum sempat pegang kalian semua dah pada kabur sama pingsan " ucap Vanya
" trus gimana prakteknya gagal dong " ucap Rinjani
" ntahlah biar doro putri ajh yang mikirin " ucap Renata
" parah lu bu Linda di sebut doro putri " ucap Rinjani
" habisnya kaya gak ada ajh bahan buat praktek katak juga gak masalah kali kan setiap katak beda-beda ini malah biji kecambahnya alias anak katak yang dibikin praktek mana tuh kecambah bau lagi bikin orang mual " ucap Renata kesal
" udah ah ayo kita ke uks malah ngobrol dimari sewangi wanginya toilet tetep ajh tempatnya buang mantan sama pipis " ucap Vanya
" gaya lu kaya yang udah pacaran ajh " ucap Renata sambil ketawa Vanya hanya mendengus kesal mendengar ucapan Renata..
mereka pun akhirnya pergi menuju uks tapi sayang pas mereka sampai disana banyak siswi yang beristirahat disana..
" yah pada penuh " ucap Vanya
" kita ke kelas ajh istirahat disana " ucap Renata
mereka pun berjalan menuju kelas tapi di perjalanan mereka berpapasan sama Revan..
" kalian mau kemana " tanya Revan
" kita mau ke kelas pak Jani butuh istirahat " ucap Vanya
" loh Rinjani jadi kamu juga korban praktek bu Linda " tanya Revan Rinjani hanya menganggukan kepala dengan lemah keliahatan kalau wajah Rinjani sangat pucat..
" mending istirahat di ruangan saya ajh disana ada sofa kamu bisa tiduran disana daripada kamu ke kelas cuma bisa meletak kan kepala kamu di meja " ucap Revan
" gimana " tanya Vanya
" gue terserah Rinjani ajh " ucap Renata
" ya udah deh kita ke ruangan pak Revan ajh gue pengen istirahat ini dah lemes banget " ucap Rinjani
akhirnya mereka pun memutuskan untuk pergi ke ruangan Revan..
sesampainya disana Rinjani pun istirahat disofa ruangan Revan dengan di selimuti selimut tipis entah darimana datangnya tuh selimut..
" ya udah lu tidur ajh disini gue mau ke kantin dulu beli teh manis " ucap Renata
" thanks ya " ucap Rinjani yang ditanggapi senyuman oleh Renata..
sebelum keluar Renata memperingati Revan dengan gerak jarinya menunjuk ke arah matanya lalu menunjuk ke arah mata Revan seolah bilang ' gue awasi lu' yang ditanggapi kekehan oleh Revan karena merasa lucu melihat tingkah adiknya itu..
setelah kepergian Renata dan Vanya Revan pun mengalihkan pandangannya ke arah Rinjani yang sudah mulai terlelap kelelahan wajah pucat tak menghalangi kecantikannya membuat sudut bibir Revan sedikit terangkat..
Revan pun melanjutkan kembali pekerjaannya sambil sesekali melirik ke arah Rinjani dia takut kalo tidur Rinjani seperti orang gatel gak pernah diam tapi kenyataannya Rinjani tidur dengan tenang..
thanks jangan lupa like and komen jangan lupa juga tambahin ke favorite 😇😇
Happy reading guys 😇😇