Arnet tiba-tiba saja mendapatkan sistem yang mengubah hidupnya.
[Ding!]
[Selamat Host mendapatkan hadiah 100.000.000.000]
Suara itu muncul di pikirannya,disaat kejadian itu langsung mengubah hidupnya menjadi lebih baik.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ArsyaNendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
18 Misi Menolong
"Siapa kamu?" tanya wanita itu dengan tatapan tajam ke arah Arnet.
Arnet hanya diam tanpa menjawab pertanyaan wanita itu, tiba-tiba saja dari arah belakang ada salah satu pelayan dari butik mendekati Arnet.
"Maaf Nona, gaun yang ada minta masih ada. Mari saya antarkan ke ruangan." ucap pelayan itu yang dengan senyuman melayani Arnet.
Arnet pun langsung pergi bersama pelayan butik itu dan dia benar-benar bersyukur bisa menghindari wanita yang menjadi musuhnya selama ini.
Nampak wanita itu terlihat begitu kesal, dirinya bertanya siapa wanita itu, wanita itu lebih memilih pergi bersama pelayan di butik itu.
"Siapa dia, kok aku merasa wajah wanita itu seperti tidak asing."Gumam Rose yang merasa sudah wajah wanita itu seperti sudah ia pernah temui tapi di mana.
Sedangkan di posisi Arnet sekarang, ia begitu kagum dengan gaun yang diberikan oleh pelayan butik itu.
"Bagaimana Nona, apa Anda cocok dengan gaun yang kami pilihkan." ucap pelayan itu yang tersenyum kepada Arnet.
"Aku sangat suka dan juga Set perhiasan pun aku sangat menyukainya."ucap Arnet yang sungguh-sungguh jatuh cinta dengan keindahan gaun berserta perhiasan yang sudah disiapkan di butik itu.
"Seberapa mahal gaun dan perhiasan ini, aku akan mengambil semuanya. Tolong antarkan langsung ke alamat itu." Perintah Arnet kepada pelayan butik itu.
"Baik Nona." jawab pelayan itu yang langsung mengambil barang itu dan membungkusnya, sedangkan posisi Arnet bergegas pergi dari tempat itu.Tanpa Arnet sadari,ada seseorang yang terus mengawasi dirinya.Siapa lagi jika bukan wanita yang ia temukan di butik itu.
"Ternyata dia orang kaya." gumam Rose yang melihat langsung wanita itu masuk kedalam mobil mewah yang secara langsung membuat beberapa orang melirik kemewahan mobil itu.
Rose penasaran dengan wanita yang ada didalam mobil itu,"Aku harus mencari siapa wanita itu,aku merasa ada sesuatu yang mengganjal dengan wanita itu.Wanita itu begitu mirip sekali dengan...." Batin Rose yang masih tak percaya dengan apa perkiraannya.
Di posisi Arnet masih ada didalam mobil, Tiba-tiba saja ia mendengarkan bunyi.
[Ding!]
[Ada misi terbaru untuk Anda]
Seketika Arnet menghentikan mobilnya berhenti dipinggir jalan.
"Misi apa yang harus aku lakukan?" tanya Arnet pada sistem itu.
[Nona harus pergi ke jalan xxx,yang dimana lokasi itu ada panti asuhan yang akan disita oleh pihak Perbankan]
Mendengar informasi itu, Arnet langsung meluncur ke alamat itu.Arnet pun melihat secara langsung ada banyak anak-anak menangis setelah tempat tinggal mereka di sita oleh pihak bank.
"Saya mohon pak, jangan usir kami." Ibu itu menangis setelah mereka harus pergi dari tempat itu.
"Saya tidak mau tahu,kalian harus pergi.Apalagi Ibu tak membayar hutang Ibu sendiri." Dengan terpaksa pihak itu mengusir Ibu kepala panti asuhan itu.
"Saya sudah jelaskan yang meminjam uang bank adalah adik saya, sekarang saya berusaha mencari keberadaan adik saya Pak.Mohon kasihani kami Pak,kasihan anak-anak harus tinggal dimana." Ibu itu menangis berlutut dikaki pria itu.
Arnet datang mendekati Ibu panti asuhan itu berdiri,"Saya mohon Ibu bangun." ucap Arnet yang mencoba bantu ibu Panti itu untuk bangkit.
"Nona ini siapa?" tanya Ibu Panti itu yang terlihat kebingungan ada sosok wanita yang tiba-tiba saja membantunya.
"Saya Arnet." Dia langsung menatap kearah 4 pria itu.
"Berapa utang Ibu ini?" tanya Arnet pada mereka.
"Utang beliau 1 milyar." mendengar jawaban itu, diam-diam Arnet memberikan perintah pada sistem.
"Siapkan uang 2 milyar di dalam mobil,sistem." batin Arnet yang meminta tolong pada sistem untuk mempersiapkan uang yang ia minta.
[Baik Nona]
Akhirnya sistem mempersiapkan uang tunai yang diinginkan oleh Nona.
"Baiklah kalian tunggu sebentar." jawab Arnet pergi menuju mobil mengambil uang yang ada didalam mobil.
"Ini uang 1 milyar,saya bayar tunai." Arnet memberikan uang itu pada mereka yang langsung direspon bingung.
"Uang itu sudah ada ditangan kalian,cepat kalian pergi sekarang!" teriak Arnet yang malas melihat wajah mereka.
Pada akhirnya mereka pergi dari tempat itu,"Nona." ucap lirih Ibu Panti kepada Arnet.
"Lebih baik Ibu antar anak-anak untuk masuk kedalam." Pada akhirnya Arnet membantu Ibu Panti mengarahkan anak-anak untuk masuk kedalam Panti.
"Kenapa Nona...."
"Saya hanya sekedar membantu, Apa yang terjadi hari ini bukan salah Ibu. Ibu bilang sendiri, adik Ibu sendiri yang meminjam uang. Saya paham kebingungan Ibu bagaimana dengan nasib anak-anak Panti."Ibu panti pun hanya bisa menangis menundukkan kepala.
"Saya tak menyangka akan terjadi seperti ini." ucap Ibu Panti itu yang merasa kecewa kenapa harus terjadi seperti ini.
"Ibu tenang saja,semuanya sudah selesai.Kini Ibu fokus merawat anak-anak, kasihan mereka melihat Ibu bersedih." ucap Arnet yang mencoba menyemangatinya.
"Sekali lagi saya ucapkan terima kasih, sudah menolong kamu."Ibu panti itu menangis setelah Apa yang terjadi kepada tempat tinggal mereka.
"Saya ikhlas menolong ibu,yang penting anak-anak sudah aman mereka sudah kembali ke tempat tinggal mereka dan ini ada sesuatu untuk anak-anak."Arnet langsung memberikan sebuah tas, di mana tas itu berisikan uang.
"Uang?"
"Ini uang untuk anak-anak, bisa Ibu gunakan untuk merenovasi rumah ini. Semoga uang ini bermanfaat untuk Ibu dan anak-anak."ucap Arnet dengan senyuman ke arah ibu Panti itu.
Ibu panti itu bisa lagi menahan tangis bahagia, setelah kebaikan Arnet membantu mereka kini Arnet membantu mereka untuk kedua kalinya.
"Terima kasih Nona.Semoga dengan kebaikan Nona,Nona selalu diberikan kesehatan dan kebahagiaan ucap ibu panti itu yang terhenti hentinya bersyukur dan mendoakan Arnet.
Arnet hanya membalas dengan senyuman,"Saya usahakan jika ada waktu saya akan datang kesini, menengok anak-anak di Panti sini."ucap Arnet dengan senyuman.
"Baik Nona, Perkenalkan nama saya Ibu Nita.Saya pengurus panti kasih bunda." ucap Ibu Nita dengan senyuman.
"Nama saya Arnet." jawab Arnet dengan senyuman.
Keduanya pun asyik mengobrol dan akhirnya Arnet berpamitan untuk pulang.
"Sepertinya janji saya,saya akan datang kesini lagi." ucap Arnet dengan senyuman.
"Iya Nona Arnet." jawab Ibu Nita dengan senyuman yang bahagia bertemu dengan orang yang sebaik Nona Arnet.
Pada akhirnya Arnet pergi dari tempat itu dan masuk kedalam mobil kembali.
[Ding]
[Selamat Nona,Anda mendapatkan poin 1.000 yang kini jumlah poin Anda 3.600]
Mendengar poin yang ia dapatkan bertambah banyak,membuat Arnet semakin bahagia.Dengan poin itu ia bisa menggunakan untuk hal yang lainnya.
kapan pertemuan reuni biar ada booommm yg meledak
nanti gk terkejut itu temannya dan mantan kekasihnya bahwa arnet jauh lebih cantik
kenapa jovan nya gk pakai ruko arnet yg 6 itu kan bisa dibagi tu tempat rukonya
nanti adakah kerjasama antara arnet dan alex didlm perusahaan