Vania Indri Mahira biasa di panggil vania anak yang terlahir dari keluarga yang sederhana ayah nya bernama Padli yang berprofesi sebagai tentara yang telah gugur di medan perang pada saat vania di lahirkan sedangkan ibunya bernama Nia talitha (ibu rumah tangga), Vania pun berhasil di didik oleh ibunya untuk menjadi anak yang pintar dan mandiri selain mempunyai fisik yang cantik vania anak yang mudah membaur hingga begitu banyak memiliki teman, contohnya ketika ia masuk sekolah menengah atas banyak yang ingin berteman sampai berdekatan dengan vania.
Elkan Barra Dirgantara biasa di panggil Barra adalah anak salah satu konglomerat juga anak yang paling popular dan mempunyai banyak fans di sekolahnya hingga di juluki Sang Casanova, Barra mempunyai sifat dingin dan arogan, meskipun begitu Barra mempunyai kepedulian yang tinggi,
" Lo harus jadi pacar gue " ucap barra dengan nada dinginnya sambil me
Dengan penuh keterpaksaan akhirnya vania pun menyetujui permintaan Barra untuk jadi kekasihnya entah apa maksud barra meminta Vania untuk menjadi kekasihnya tetapi selagi barra tidak melakukan hal yang macam-macam Vania siap menjalankannya, banyak yang iri pada Vania pasalnya telah di cintai oleh Barra sang Casanova walaupun ia harus melanggar janjinya pada ibunya untuk tidak pacaran sampai lulus nanti
Hari kelulusan tiba...
" Kita harus putus" ucap Vania lalu pergi meninggalkan barra dengan melanjutkan acara perpisahan
Suatu hari...
"Permisi pak, ini ada berkas yang harus di...." Ucapan Vania terhenti ketika melihat seseorang di depannya
"Selamat bertemu kembali kekasihku, apa sudah selesai menghilangnya? " ucap seseorang yang tak lain adalah barra
"Barra ngapain Lo disini" tanya Vania yang sangat terkejut
"Inget lo masih jadi tunangan gue dan gue ga bakal lepasin Lo gitu aja" ucap barra
Vania pun hendak berbalik pergi tetapi..
"Perlukah gue hamilin Lo dulu baru Lo nurut dan ga ngilang² lagi "
Ucapan barra yang masih terus terngiang hingga membuat Vania sekali lagi jatuh dalam hubungan yang menurut nya bukanlah sebuah hubungan
Yukk ikutin terus ceritanya...
~HAPPY READING~
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KURNIASIH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Memulai Lembaran Baru di London
1 Minggu sudah Ira tinggal di London bersama mba uti dan semenjak pertemuan pertamanya dengan devano membuat Dev ingin lebih dekat dengan Ira dengan cara membantunya ketika ia sedang kesulitan dalam beradaptasi di lingkungan barunya..
Profil dan latarbelakang :
Devano Alexander salah satu anak dari keluarga konglomerat Alexander yang sangat terkenal di kalangan dunia bisnis maupun artis di London Ayahnya Alexander xavier merupakan pebisnis besar di London sedangkan ibunya mantan Miss Indonesia dan membangun beberapa bisnis kecantikan di Indonesia hingga keduanya menikah dan memiliki 2 orang putri 1 orang putra.. ia mempunyai kakak serta adik perempuan.. bisnis yang keluarga Alexander bangun sangat tersebar luas salah satunya berada di Indonesia ia harus pulang pergi dari London ke Indonesia hingga sebaliknya
*****
Saat ini Ira sedang menenangkan dirinya dengan cara menyibukkan dirinya untuk mencari pekerjaan hingga melupakan wajah Raka yang selalu membayangi pikiran Ira.. hingga suatu saat Ira mendapatkan pekerjaan dari sebuah perusahaan yang sudah ia kirimkan email sebelumnya dan mendapatkan posisi yang tidak bisa Ira bayangkan Ira di tempatkan sebagai manager personalia.. tentu saja hal itu sangat diterima Ira dengan sangat antusias..
"Bu.. ibu.. Buu.." Panggil Ira pada Bu uti
"Ada apa sayang.. kenapa kau berteriak.." Tanya Bu uti
"Bu apa ibu tahu?.. aku sudah melamar pekerjaan di beberapa perusahaan ada beberapa dari mereka menolak dan ada beberapa dari mereka yang belum menjawab email dari ku.. tapi hari ini salah satu perusahaan yang aku kirimkan lamarannya hari ini justru langsung menerima lamaranku dan apakah ibu tau aku di tempatkan sebagai manager personalia.." ucap Ira
"Alhamdulillah ya Allah Terima kasih engkau telah memberi kemudahan dalam kehidupan putriku ini.. dan ira kapan kamu mulai bekerja?.. sebetulnya ibu ingin membantu kamu dengan menjual kue tapii... " belum sempat uti meneruskan nya tetapi sudah di potong Ira
"Sudahlah Bu.. lebih baik sementara ibu di rumah saja.. aku yang bekerja dan mengumpulkan uang kembali untuk membeli sebuah ruko untuk toko kue yang diinginkan ibu.. dan mulai besok aku interview dan melakukan tes kerja.. doakan aku Bu agar aku tidak Gugup saat tes nanti.."Jawab Ira
"Iya nak baiklah.. dan ibu akan terus selalu mendoakan mu sayang.." ucap uti
Lalu bel pintu rumah berbunyi lalu uti pun membukakan nya sementara Ira mempersiapkan diri nya dikamar seperti mengobrol di depan cermin untuk besok..
"Sayang.. ada nak Dev di depan.." ucap uti pada Ira
" Benarkah Bu??..baiklah aku akan menemuinya... " Ucap ira
Irapun segera pergi menuju ruang tamu tempat dev berada
"Aaaaaa Dev (Ira pun memeluk tubuh Dev) Dev apakah kau tahu (Ira melepaskan pelukannya dan di jawab gelengan dari kepala Dev) kau ingat? perusahaan yang kamu rekomendasi kan padaku kemarin.. aku telah mengirimkan lamaran ku pada perusahaan itu melalui email nya.. dan mereka menerima lamaran ku dan menempatkan posisi manager personalia padaku.. aku sangat senang sekali hari ini.. dan karena kamu telah merekomendasikan perusahaan nya padaku.. aku akan mentraktirmu hari ini.." Ucap Ira dengan antusias
"(Dev pun tersenyum pasalnya ia tidak pernah melihat Ira sebahagia ini sebelumnya) Baiklah aku terima tawaranmu.."
Lalu merekapun keluar untuk makan siang di salah satu restoran biasa tak lupa juga membawa Bu uti untuk sama- sama di traktir ira sampai mereka kembali kerumah dan melanjutkan aktifitas nya masing-masing
" Karena kamu sudah mentraktir ku.. aku ingin besok aku mengantarmu ke tempat perusahaan nya itu.. (Ira ingin membuka suaranya lalu kalah cepat dari dev) aku tidak suka penolakan!!.. " bantah Dev
"Baiklah kau menang.." Ucap ira
Kemudian Dev pergi
*****
"Dari mana saja kau Dev (Ira dengan terus menatap jam di tangannya) Jika tahu kau akan telat seperti ini lebih baik aku naik bus saja (Dengan menunjukan wajah kesal Ira).." ucap Ira
"Maaf aku kesiangan ka.." terpotong oleh Ira
" Ahh sudahlah aku akan lebih terlambat jika terus mendengarkan ocehan mu... "
"Bukannya dari tadi kamu yang terus mengoceh Ira. hehe jika kau sedang marah kau terlihat sangat cantik dan manis.." Gumam Dev
"Sudahlah nak.. lebih baik kamu berangkat nanti keburu kamu terlambat.." ucap uti
"Baiklah Bu Ira berangkat dulu.."
Ira pun menyalami dan mencium punggung tangan uti lalu berangkat menaiki mobil Dev dengan Dev yang menyusul di belakangnya..
Sepanjang perjalanan ira tidak membuka suaranya pada Dev tak terasa mereka sudah berada di depan perusahaan xx..
"Bagaimana kau tahu ini perusahaan yang kumaksud?.. padahal sedari tadi aku diam saja padamu... " Tanya Ira
"Biar hati yang menjawab.. walaupun kau tidak memberitahukan nya tetapi hatimu yang memberitahukan nya.."Jawab Dev
Karena Ira sangat jengkel.. ia memutuskan untuk segera pergi dari hadapan Dev
" Terserahlah aku pergi dulu karena aku sudah terlambat 15 menit karena ulahmu.." Jawab Ira sambil melangkahkan masuk kakinya ke dalam perusahaan
Sesampainya Ira didalam kantor.. Ira menunggu di ruang tunggu hingga saatnya Ira berikan petunjuk oleh salah satu Staff khusus untuk segera melakukan interview nya di ruang CEO
"Maaf mbak kami telah membuat anda lama menunggu.. mari ikut saya ke ruang CEO karena tuan muda sudah menunggu kedatangan anda.." ucap staff khusus tersebut
Irapun mengikuti Staff khusus tersebut hingga ke depan ruang CEO.. lalu Irapun mengetuk pintu ruang CEO tersebut hingga terdengar suara perintahnya untuk masuk
"Silahkan duduk.." Ucap CEO tersebut dengan membelakangi Ira.. Ira pun segera duduk di kursi menghadap meja CEO tersebut
"Jadi langsung saja yah kamu boleh langsung kerja hari ini dan selama kamu bekerja kamu akan di ajari dan di awasi oleh Staff khusus yang tadi.."Jawab CEO tersebut yang tak lain adalah Devano
"Dev..😲 (Ira tidak mengetahui bahwa selama ini Dev temannya adalah CEO tersebut) De..Dev kau.. kau adalah CEO perusahaan ini?.." Tanya Ira yang masih syok
"Iya.. sudah lama aku menunggu email darimu.. aku ingin membantumu selama ini.. tetapi kamu selalu menolaknya.. mungkin dengan kamu bekerja sama denganku kamu tidak akan menolaknya karena kamu bekerja dengan usahamu sendiri.. bagaimana..? " Tanya Dev
Melihat raut wajah Ira yang sedikit kesal Dev pun tau harus melakukan apa..
"Sebelum nya aku minta maaf karena tidak membicarakan ini padamu karena aku takut jika kamu tahu aku salah satu orang berpengaruh di London kau tidak akan mau berteman denganku.. " ucap Dev
" Maksudmu..? aku tidak mengerti Dev.." tanya Ira
" Ya aku tau masalalu mu.. aku tidak sengaja mendengar percakapan Adel dan temannya itu kalau orang yang pernah menyakitimu sampai kamu meninggalkan kehidupan mu di Indonesia karena salah satu orang penting juga di Indonesia kan? aku tahu karena nama pria itu tidak asing di telingaku.. dan aku takut jika posisiku sekarang yang sama seperti masalalu mu membuat mu tidak ingin berteman dengan ku.." Jawab Dev
"Baiklah Dev.. aku memaafkanmu.. aku tidak membeda-bedakan teman.. hanya saja caramu salah untuk berteman dengan ku.. aku yakin banyak petinggi-petinggi besar di dunia ini bukan cuma kamu saja lalu apakah sifat dan karakter mereka sama seperti orang yang telah menyakiti ku?.. tentu saja tidak kan? aku yakin kau jauh lebih baik dari dia.." Ucap Ira
"Aku senang jika kau tidak marah padaku Ra..".. ucap Dev
"Kalau begitu saya pamit dulu tuan.. " Ucap Ira
"Maksud mu?.. " Dev bingung
"Begini tuan.. selama saya berada di kantor saya menganggap seperti hal umum yang di lakukan untuk bawahan pada atasannya.. jadi ketika saya berada di kantor atau sedang di jam kerja.. tuan adalah atasan saya.. tetapi jika diluar kantor dan tidak sedang di jam kerja saya akan bersikap normal seperti biasanya tuan.." ucap Ira
"Baiklah.. mulailah bekerja karena ini adalah hari kamu mulai bekerja.." ucap Dev sembari tersenyum
lalu Ira pun memulai pekerjaan barunya.. ia sangat serius dan teliti mendengarkan aba-aba dari Staff khusus yang diberikan dev
Salam dari INSEPARABLE dan Untaian Do'a Menjadi Nyata🌻
feedback ke karyaku "Who is He?" yaa, kutunggu😊
lanjut
salam dari MAHABBAH RINDU
Ceritamu sangat sayang dilewatkan
Semoga kunjunganku tidak membuatmu bosan
Salam dari yuppy
"Diikuti makhluk ghaib"