NovelToon NovelToon
Sekte Nomor Satu Di Alam Semesta

Sekte Nomor Satu Di Alam Semesta

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Epik Petualangan / Reinkarnasi
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Lin Chen, seorang pemuda modern, bertransmigrasi ke Benua Langit Bela Diri. Sialnya, ia terbangun di dalam tubuh Master Sekte "Puncak Awan" yang sedang sekarat. Sekte tersebut dulunya berjaya, namun kini hanya menyisakan gunung tandus, bangunan hancur, dan Lin Chen sebagai satu-satunya anggota yang tersisa. Saat sekte musuh datang untuk mengambil alih tanah tersebut, Lin Chen membangkitkan Sistem Pembangunan Sekte Terkuat. Mulai dari merekrut murid jenius yang dibuang, membangun fasilitas ajaib, hingga menaklukkan surga.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5: Darah di Puncak Awan

​Pintu Paviliun Pedang Ilahi terbuka perlahan. Ye Fan melangkah keluar dengan napas sedikit terengah-engah, namun matanya memancarkan cahaya yang luar biasa terang. Di punggungnya, terikat sebuah pedang hitam pekat yang penuh retakan, terlihat sangat usang dan tidak sedap dipandang.

​Namun, saat Lin Chen menatap pedang itu dengan Mata Evaluasi, sebuah panel peringatan merah berkedip di pandangannya:

​[Peringatan: Energi pembunuh yang sangat pekat terdeteksi dari Pedang Pemutus Surga. Senjata ini dapat merusak pikiran pengguna jika tekadnya tidak kuat.]

​Lin Chen mengangguk puas. "Kau berhasil."

​Ye Fan berlutut satu kaki. "Semua berkat berkah Guru. Murid telah menembus Lapis ke-5 Kondensasi Qi dan mendapatkan pengakuan pedang ini."

​"Lapis ke-5 hanyalah permulaan. Perjalanan Dao masih panjang," ucap Lin Chen dengan nada seorang bijak yang telah melihat ribuan zaman berlalu, padahal di dalam hatinya ia bersorak gembira kegirangan. Anak ini benar-benar monster! Dari manusia fana langsung ke Lapis ke-5 dalam hitungan jam!

​"Di sebelah kiri pelataran, Guru telah membangun Menara Latihan Gravitasi. Mulai besok, kau harus menempa fisikmu di sana."

​Belum sempat Ye Fan menjawab, suara gemuruh langkah kaki dan auman obor memecah kesunyian malam dari arah kaki gunung. Cahaya api berkelap-kelip seperti ular naga yang merayap naik menuju Puncak Awan.

​"Lin Chen! Serahkan nyawamu dan bocah cacat itu sekarang juga!"

​Suara raungan yang dipenuhi amarah yang dicampur dengan energi spiritual bergema, mengguncang pepohonan di sekitar sekte.

​Wajah Ye Fan seketika menegang. "Guru... suara itu... itu Zhao Tianba, Kepala Keluarga Zhao! Dia pasti datang untuk membalas dendam atas kejadian di alun-alun kota!"

​Lin Chen menyipitkan matanya, menatap lautan obor yang kini mulai memasuki area pelataran luar sekte. "Keluarga Zhao? Datang ke sini mencari mati di malam hari? Benar-benar tidak tahu sopan santun."

​Dalam sekejap, ratusan pasukan elit Keluarga Zhao yang bersenjata lengkap telah mengepung area reruntuhan sekte. Di barisan paling depan, Zhao Tianba berdiri dengan wajah beringas, memegang sebuah tombak perak yang memancarkan Qi dingin. Di belakangnya, tiga orang tetua Keluarga Zhao menatap sinis ke arah Lin Chen dan Ye Fan.

​"Hahaha! Lihatlah sekte bobrok ini!" ejek Zhao Tianba sambil meludah ke tanah. "Lin Chen, kau pikir kau siapa berani melukai putraku? Hari ini, aku akan meratakan Puncak Awan dengan tanah dan memotong anggota tubuh kalian berdua untuk diumpankan ke anjing liar!"

​Mata para tetua Zhao tertuju pada Ye Fan. Salah satu dari mereka tertawa meremehkan. "Oh? Bukankah itu Ye Fan si sampah? Meridianmu hancur, namun kau masih berani mencari masalah. Benar-benar beban—"

​Kata-kata tetua itu terhenti. Matanya melotot tajam saat merasakan fluktuasi energi di sekitar tubuh Ye Fan.

​"Tunggu... fluktuasi Qi ini... Lapis ke-5 Kondensasi Qi?! Bagaimana mungkin?!" seru tetua itu pucat pasi. "Bukankah meridiannya sudah hancur total?!"

​Zhao Tianba juga terkejut, namun amarahnya jauh lebih besar. "Pasti bocah Lin Chen ini menggunakan semacam harta karun rahasia sekte untuk menyembuhkannya! Bagus! Setelah aku membunuh kalian berdua, semua harta karun Puncak Awan akan menjadi milik Keluarga Zhao!"

​"Serang! Cincang mereka berdua!" perintah Zhao Tianba sambil mengayunkan tombaknya ke depan.

​Belasan elit penjaga Keluarga Zhao yang berada di tahap Kondensasi Qi Lapis ke-2 dan ke-3 langsung menerjang maju dengan senjata terhunus, menargetkan Ye Fan terlebih dahulu.

​Ye Fan tidak mundur selangkah pun. Ia memegang gagang pedang hitam di punggungnya. Matanya sedingin es.

​"Guru, izinkan murid yang membersihkan sampah-sampah ini!"

​Lin Chen yang berdiri dengan tangan di belakang punggung hanya mengangguk pelan. "Lakukan. Jangan menahan diri."

​Sring!

​Ye Fan mencabut Pedang Pemutus Surga. Meskipun berkarat dan retak, saat pedang itu terhunus, udara di sekitar pelataran sekte seakan membeku. Niat membunuh yang sangat purba meledak dari bilah pedang.

​"Tebasan Bulan Sabit!" teriak Ye Fan.

​Ia mengayunkan pedangnya secara horizontal. Sebuah gelombang energi pedang berwarna hitam legam melesat keluar, membelah udara dengan suara siulan iblis.

​CRASH!

​Belasan penjaga elit yang sedang menerjang itu terpental ke udara seperti daun kering yang disapu badai. Senjata mereka patah menjadi dua, dan dada mereka robek, memuntahkan darah sebelum tubuh mereka menghantam tanah tanpa nyawa.

​Hanya dengan satu ayunan pedang dari seorang kultivator Lapis ke-5, belasan elit tewas seketika!

​"A-apa?!" Mata Zhao Tianba hampir copot dari rongganya. Ketiga tetua di belakangnya tanpa sadar mundur selangkah, keringat dingin membasahi punggung mereka.

​Kekuatan tempur macam apa ini?! Ini sama sekali bukan kekuatan normal dari Lapis ke-5!

​"Iblis! Anak itu menggunakan ilmu iblis!" teriak salah satu tetua. "Kepala Keluarga, kita harus menyerang bersama-sama!"

​"Minggir!" raung Zhao Tianba, merasa harga dirinya diinjak-injak. Basis kultivasi Puncak Kondensasi Qi Lapis ke-10-nya meledak sepenuhnya, menciptakan pusaran angin kencang di sekelilingnya.

​"Bocah sombong, mati kau!"

​Zhao Tianba melesat seperti anak panah, tombak peraknya menusuk lurus ke arah jantung Ye Fan dengan kekuatan yang mampu menghancurkan batu karang. Kecepatannya terlalu tinggi untuk dihindari oleh Ye Fan yang baru saja menembus Lapis ke-5.

​Namun, sebelum tombak itu berjarak satu meter dari Ye Fan, dua jari yang ramping dan pucat tiba-tiba muncul dari udara kosong dan menjepit ujung tombak perak tersebut.

​Clank!

​Suara benturan logam yang tajam bergema. Zhao Tianba menghentikan langkahnya secara paksa. Ia berusaha mendorong tombaknya maju, wajahnya memerah karena mengerahkan seluruh tenaga, namun tombak itu seolah tertanam di dalam gunung baja abadi. Tidak bergeser satu milimeter pun!

​Ia mendongak dengan ngeri, dan bertatapan dengan mata Lin Chen yang dipenuhi jurang ketidakpedulian.

​"Di hadapanku, kau berani menyentuh muridku?" suara Lin Chen sangat pelan, namun terdengar jelas di telinga semua orang seperti guntur.

​"Kau... lepaskan!" Zhao Tianba mencoba menarik tombaknya, namun sia-sia.

​"Kau terlalu berisik."

​Lin Chen melepaskan jepitan jarinya, dan pada saat yang bersamaan, ia melepaskan seluruh aura penindas dari tahap Pembangunan Yayasan.

​BOOM!

​Sebuah tekanan energi spiritual yang masif turun dari langit seperti runtuhnya sebuah gunung. Udara di pelataran sekte terdistorsi.

​Ratusan pasukan Keluarga Zhao yang tersisa, bersama dengan ketiga tetuanya, langsung jatuh tersungkur ke tanah, memuntahkan darah karena tekanan organ dalam mereka yang nyaris remuk.

​Zhao Tianba yang berada paling dekat dengan Lin Chen menerima dampak terburuk. Tulang kakinya patah dengan suara krek yang memuakkan, memaksanya jatuh berlutut dengan keras di hadapan Lin Chen hingga lantai batu giok retak.

​"P-Pembangunan... Yayasan?!" Zhao Tianba memuntahkan darah segar, matanya memancarkan keputusasaan dan ketakutan yang absolut. "Tidak mungkin... Wilayah Selatan hanya memiliki segelintir ahli Pembangunan Yayasan, dan mereka semua adalah Tetua Puncak di Sekte Bintang Tiga! Bagaimana mungkin kau...!"

​Lin Chen menunduk, menatap Kepala Keluarga Zhao yang kini tak ubahnya seperti anjing sekarat.

​"Kau membawa pasukanmu ke gunungku di tengah malam, mengganggu waktu istirahatku, dan berteriak ingin membunuhku." Lin Chen mengangkat tangan kanannya perlahan. "Sekte Puncak Awan bukanlah tempat di mana kau bisa datang dan pergi sesukamu."

​"T-tunggu! Master Sekte Lin! Ampuni saya! Keluarga Zhao bersedia menyerahkan setengah harta kamilah sebagai kompensasi—!"

​"Aku akan mengambil semuanya setelah kau mati."

​Lin Chen menjentikkan jarinya ringan. Sebuah pilar energi Qi yang tajam menembus dahi Zhao Tianba, mengakhiri hidup penguasa Kota Angin Biru itu dalam sekejap mata.

​Melihat Kepala Keluarga mereka tewas semudah membalikkan telapak tangan, sisa pasukan Keluarga Zhao menangis histeris dan memohon ampun, bersujud menyembah ke arah Lin Chen.

​Lin Chen mengabaikan mereka. Ia tahu, di dunia ini, kelemahan hanya akan mengundang predator.

​Tepat pada saat itu, rentetan suara mekanis yang indah berdering di benaknya.

​[Ding!]

[Tuan Rumah berhasil menghancurkan invasi musuh dan memusnahkan ancaman Keluarga Zhao. Evaluasi: Sangat Memuaskan (Gaya Arogan).]

[Mendapatkan 1000 Poin Reputasi dari ketakutan pasukan yang tersisa.]

[Selamat! Tuan Rumah memenuhi syarat untuk mengaktifkan Formasi Penjaga Sekte!]

[Mendapatkan Hadiah: Formasi Ilusi Awan Pembantai (Tingkat Surga)!]

​Senyum tipis dan mematikan kembali mengembang di wajah Lin Chen. Dengan formasi ini, bahkan ahli Pembangunan Yayasan dari sekte besar pun akan mati jika berani melangkah ke gunung ini tanpa izinku.

1
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Amrye Jhon
semangat
Amrye Jhon
lanjut
Amrye Jhon
bagus
Amrye Jhon
mantap
Ress
Kurang ajar memang🤣/Sob/
Deevy Tresiyana
💪Thor karya mu sangat kereeen
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!