NovelToon NovelToon
THE TYCOON'S BITTER REVENGE

THE TYCOON'S BITTER REVENGE

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mafia
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: caxhaaesthetic

Empat tahun lalu, Flaire Nathasha menghilang setelah melahirkan secara rahasia, meninggalkan Jaydane Shelby dengan luka pengkhianatan dan seorang putra balita bernama Jorden. Jaydane, sang penguasa bisnis sekaligus mafia, membesarkan Jorden dengan kebencian mendalam, mengira Flaire membuang anak mereka demi kebebasan dan karier.

Kini, Flaire kembali ke Jerman sebagai CEO Fernandez yang memukau dengan julukan "Queen of Lens". Kecantikannya yang tak tertandingi membuat Aurora, tunangan Jaydane, merasa terancam dan mulai menggali identitas ibu kandung Jorden yang misterius.

Jaydane yang dibutakan dendam mulai menghancurkan bisnis Flaire untuk memaksanya berlutut. Namun, di balik lensa kontak yang selalu menutupi warna mata aslinya, Flaire menyimpan luka trauma masa lalu difakta bahwa ia adalah korban pengasingan paksa keluarganya dan sama sekali tidak tahu bahwa bayinya masih hidup di tangan pria yang kini mencoba menghancurkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon caxhaaesthetic, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SURAT BERACUN DARI MASA LALU

Malam itu, saat Jaydane sedang berada di ruang kerja untuk menyelesaikan pengambilalihan sisa aset Fernandez, Flaire sedang bersantai di kamar utama. Jorden sudah terlelap di kamar sebelah setelah hari yang panjang dan melelahkan.

Tiba-tiba, ponsel pribadi Flaire bergetar berkali-kali. Sebuah nomor tak dikenal mengirimkan serangkaian pesan gambar beresolusi tinggi.

Satu per satu foto itu terbuka. Foto-foto Jaydane di Italia tiga tahun lalu. Di sana, Jaydane tampak duduk di sebuah bar mewah dengan kemeja yang terbuka sebagian, dan Seraphina duduk di pangkuannya dengan posisi yang sangat intim. Ada foto lain yang menunjukkan mereka keluar dari sebuah hotel di Milan saat fajar menyingsing, dan satu foto di mana Jaydane terlihat mencium leher Seraphina di sebuah pesta dansa topeng.

...Pesan terakhir menyusul:...

..."Ini adalah Jaydane yang sebenarnya saat kau menderita di luar negeri. Dia tidak berduka, Flaire. Dia merayakannya di pelukanku. Yakin masih ingin menjadi ratunya?"...

Flaire menatap layar ponsel itu dengan mata Crush Green-nya yang tajam. Dadanya memang sedikit berdenyut nyeri melihat suaminya bersama wanita lain, namun ia segera menarik napas dalam-dalam.

Jangan bodoh dengan foto murahan ini, Flaire, batinnya dengan tegas. Aku tahu siapa Jaydane saat itu. Dia pria yang hancur, dikhianati, dan mengira aku telah membuang anaknya. Tentu saja dia mencari pelarian. Tapi sekarang, dia mempertaruhkan nyawanya dan seluruh kerajaannya untukku dan Jorden.

Bukannya menangis atau melabrak Jaydane, Flaire justru mengetik balasan dengan tangan yang sangat tenang.

 ✎ : "Foto yang bagus, Seraphina. Tapi kau lupa satu detail: di semua foto ini, mata Jaydane terlihat kosong. Dia mungkin menggunakan tubuhmu, tapi dia mencari wajahku di setiap wanita yang dia tiduri. Terima kasih sudah menjaga 'barang milikku' saat aku tidak ada. Tapi sekarang, pemilik aslinya sudah kembali. Berhenti bertingkah seperti pengemis perhatian."

Flaire langsung memblokir nomor tersebut tanpa menunggu balasan. Ia melempar ponselnya ke sofa dan berbalik saat mendengar pintu kamar terbuka.

Jaydane masuk dengan wajah lelah, namun matanya langsung melunak saat melihat Flaire. Ia mendekat dan melingkarkan tangannya di pinggang Flaire, menyandarkan wajahnya di bahu wanita itu.

"Kau belum tidur, Little Bird?" bisik Jaydane serak.

"Baru saja menerima sampah dari Italia," jawab Flaire santai.

Jaydane menegang. Ia melihat ponsel Flaire yang tergeletak di sofa. "Seraphina mengirimkan sesuatu padamu? Biar kuhancurkan dia malam ini juga."

Flaire berbalik dalam pelukan Jaydane, melingkarkan lengannya di leher kekar sang Mafia. "Tidak perlu, Jay. Dia hanya menunjukkan masa lalumu yang berantakan. Aku tidak peduli dengan berapa banyak wanita yang kau gunakan untuk melupakanku. Yang aku peduli adalah siapa yang ada di tempat tidurmu sekarang... dan siapa yang akan menemanimu sampai mati."

Jaydane menatap Flaire dengan pandangan tidak percaya sekaligus kagum. Kelembutan Flaire kini telah dilapisi oleh baja yang kuat.

"Aku memang bajingan saat itu, Flaire," aku Jaydane dengan suara rendah. "Setiap malam aku mencoba menenggelamkan bayanganmu dengan alkohol dan wanita, tapi tidak ada yang berhasil. Seraphina hanya sekutu bisnis yang kuizinkan mendekat agar ayahnya memberikan akses intelijen padaku untuk mencarimu."

"Aku tahu, Jay. Aku bisa melihatnya di matamu," ucap Flaire sambil mengusap rahang tegas Jaydane. "Tapi jangan biarkan dia merasa menang dengan melihat kita bertengkar. Kita punya Jorden sekarang. Itu adalah kemenangan mutlak kita."

1
Ashlee Qirana
mudah difahami
𝐅𝐋𝐎𝐑𝐘𝐍 아몬
LANJUTKAN THORRRRR!!!!! /Hunger/
𝐅𝐋𝐎𝐑𝐘𝐍 아몬
lanjutin thorrr cinta /Applaud//Kiss/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!