Saquel Dijodohkan istri
Menceritakan tentang kisah saudara kembar yang terpisah selama 17 tahun.
"ALAN SAPUTRA ATMAJAYA"
Seorang laki laki remaja yang tampan, pintar dan kaya raya yang terlahir dari keluarga Atmajaya. Disekolah, Alan menjadi pria idaman setiap wanita. Semua wanita disekolah nya berlomba lomba untuk mendapatkan cinta nya.
"ALANA SAPUTRI ATMAJAYA"
Seorang gadis manis yang hidup serba apa adanya seperti ibu nya. Cantik, pintar dan juga kaya raya namun tidak membuat nya berbesar kepala.
Alan dan Alana adalah sepasang saudara kembar yang akan selalu berselisih paham dalam hal apa pun. Namun tidak memudarkan rasa sayang Alan kepada adik kembaran nya itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khalisa maisara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 18
Halo halo apa kabar semua
semoga selalu dalam keadaan sehat sehat ya semua🤗🤗🤗
kuy lanjut happy reading !!!
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Pagi pagi, Alan sudah berada di depan rumah Alana untuk menjemput gadis itu dan pergi ke sekolah bersama. Tentu saja Alan melakukan nya karena sebuah paksaan dari Ibnu papa nya.
Bersandar di samping mobil dengan menyilangkan ke dua tangan nya di depan dada. Alan merasa kesal karena sekian lama ia menunggu namun gadis itu tak juga kunjung terlihat untuk pergi ke sekolah.
Kembali melihat jam yang melingkar ditangan untuk yang kesekian kali nya. Alan sudah benar benar bosan menunggu, kemudian ia pun melangkah mendekati pintu gerbang dan menekan bel.
Tak lama, seorang asisten rumah tangga yang bekerja di rumah itu pun keluar. "Maaf cari siapa mas ??". tanya bi Romlah kepada Alan.
"Emm cari Alana." jawab nya ragu-ragu.
Belum sempat bi Romlah mengatakan sesuatu, Alana datang dengan terlihat terkejut dan bingung karena ada sosok Alan di depan rumah nya. "Kamu, ngapain disini ??". tanya Alana.
"Disuruh jemput Lo, bareng ke sekolah." ketus Alan.
"Ogah. Aku berangkat sama Bayu." jawab Alana yang berhasil membuat Alan semakin kesal.
Dengan rahang mengeras, Alan menarik Alana dan memaksa nya masuk ke dalam mobil. Entah mengapa, Alan semakin tidak suka jika Alana selalu bersama dengan Bayu.
"Kamu apa apa an sih !!". bentak Alana setelah Alan masuk ke dalam mobil dan duduk di belakang kemudi.
Tanpa menjawab pertanyaan gadis itu, Alan pun melajukan mobil nya dengan kecepatan yang lumayan tinggi hingga membuat Alana sedikit merasa takut. "Alan pelan pelan bawa mobil nya." ucap Alana.
Tanpa memperdulikan adik nya yang merasa ketakutan itu, Alan hanya menatap lurus kedepan jalan dan memfokuskan diri nya mengemudi.
Hening pun mengambil alih di dalam mobil itu.
Alana pun lebih memilih diam tanpa suara sembari menatap ke arah luar jendela.
Setelah amarah Alan yang sedikit mereda. Ia pun mencoba membuka suara untuk berbicara dengan gadis yang duduk di samping nya itu.
"Nanti se pulang sekolah. Lo tetep pulang sama gue, karena papa nyuruh gue bawa Lo ke kantor, papa mau ketemu sama Lo." ucap laki-laki tampan itu.
Hanya diam.
Tak bergeming sedikit pun.
Hingga membuat laki-laki tampan yang bernama Alan itu kembali ber amarah karena tak di perduli kan oleh Alana.
"Lo denger gue ngomong gak sih." kecam Alan.
Menolehkan kepalanya menatap Alan, "Bisa gak biasa aja ngomong nya, aku denger. Kamu ngomong sama aku kaya orang lagi dapet aja deh." ujar gadis itu.
🌸🌸🌸🌸
Di sekolah.
"Alana." panggil seseorang dari arah belakang.
Menolehkan tubuh nya ke arah belakang, untuk melihat seseorang yang sangat dikenal nya itu. "Hai bayu." sapa Alana saat Bayu sudah lebih dekat untuk menghampiri nya.
"Ekhemm..." suara Alan berdehem dan seketika membuat rasa canggung di antara Bayu dan juga Alana. "Lo, pulang sama gue." ujar Alan yang kemudian berlalu pergi.
Alana pun menatap tajam ke arah kakak nya itu sambil mencebbik kesal. "Dasar. Kakak macam apa coba dia." lirih Alana.
"Apa kata kamu tadi." tanya Bayu yang samar samar mendengar lirihan Alana.
"Emm, tidak. Ayo ke kantin." ucap Alana yang tanpa sadar nya menarik tangan Bayu menuju kantin.
"Kamu udah sarapan ?". tanya Alana yang masih menggenggam tangan Bayu.
Tanpa menjawab pertanyaan gadis itu, Bayu menatap tangan nya yang digenggam oleh Alana yang berjalan di depan nya itu. Hingga bayu pun tanpa sadar menarik bibir nya membentuk sebuah senyuman.
Tersadar akan tidak ada jawaban dari Bayu, Alana pun menghentikan langkah nya dan berbalik ke arah belakang menatap Bayu. "Bay..." sapa Alana yang melihat Bayu masih senyum senyum sendiri. Masih tidak ada jawaban, "Bay kamu kenapa." ucap Alana yang sedikit meninggikan suara nya dan sontak membuat terkejut bayu.
"Emmm, maaf Lana. Aku.. aku.. hanya." Ucap Bayu menghentikan ucapan nya, lalu ia pun mengangkat dan memperlihatkan tangan nya yang di genggam oleh gadis itu.
Refleks, Alana pun dengan cepat melepaskan tautan jari jari nya yang terpaut di tangan laki laki itu.
"Mm..maa..maaf." ujar Alana yang merasa sangat malu.
.
.
.
.
.
****************************************
Segini dulu ya😂 insyaallah nanti malam akan lanjut nulis lagi.
jangan lupa like, komen, dan vote sebanyak-banyaknya ya 🤗 okay
terimakasih semog selalu syuka
🤗
oke thanks dan
see yuuu ❤️❤️❤️