NovelToon NovelToon
Anak Tiriku Sugar Babyku

Anak Tiriku Sugar Babyku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Selingkuh
Popularitas:399.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ana Yulia

Giandra Wardhani, Gadis emaja berumur 18 tahun duduk di bangku Kelas 3 SMA tidak menyangka kalau suami baru mamanya, Regina__ adalah Pria yang lebih muda dari Regina dan seorang pengusaha kaya raya, bernama LEONDRA GIONATHAN.
Giandra juga tidak menyangka kalau pria yang menjadi Sugar Daddynya ternyata adalah papa tirinya sendiri.

Novel ini bukan hanya menceritakan lika liku kehidupan sulit Giandra, tapi juga kisah cinta dua pria yang mencintai gadis yang sama.

Siapa yang akan di pilih Giandra? Sang papa tiri LEONDRA GIONTHAN atau REZA PRATAMA seorang siswa sekelas dengan Giandra.

Ikuti alur kisah cinta segitiga yang rumit ketiganya. Jangan lupa dukungannya sebagai penyemangat Author untuk update.
Novel ini di buat oleh author Ana Yulia atas izin Noveltoon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ana Yulia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.18 Mr. L

Happy Reading.

Giandra menghela nafas begitu menyadari kalau jaket dan ponsel Reza ada padanya lupa di kembalikan. Giandra hendak menghubungi Reza tapi dia tidak tahu menghubungi di nomor mana. Ponsel Reza yang ada pada tidak tersimpan satu nomor pun selain nomor bibi Rima di log panggilan. Giandra heran ponsel ini tidak memiliki kontak nomor siapa pun.

Seperti yang mereka rencanakan, ketiganya bertemu di cafetaria untuk mengerjakan tugas. Untung tempat nongkrong tersebut menyediakan tempat shalat. Jadi Giandra bisa shalat magrib dan isya di tempat itu. Tersedia juga Mukenah dan sajadah.

Giandra yang memiliki otak cerdas dengan cepat menyelesaikan ke tiga tugas mata pelajaran tersebut sebelum pukul setengah 9. Giandra memang sengaja mengerjakan dengan cepat karena berburu waktu untuk cepat pulang ke rumah sebelum pukul 9 malam. Icha dan Lala tinggal mengcopy, tapi mereka juga telah mengerti setelah mendapat penjelasan kembali dari Giandra Giandra.

"Terimakasih udah traktir aku ya?" ucap Giandra. Ketiganya keluar dari dalam cafe menuju parkiran.

"Gak perlu terimakasih, kamu udah bantu kami mengerjakan semua tugas itu. Berkat kamu, kami bisa mengerjakannya. Kami yang seharusnya makasih!" kata Icha

"Iya benar, tugasnya kebanyakan susah dan aku gak ngerti. Tapi berkat penjelasan kamu yang berulang kali, aku bisa memahaminya. Makasih ya Giandra?" timpal Lala. Otaknya memang lemah soal perhitungan.

"Sama sama!" ucap Giandra.

"Kamu pulang naik apa Giandra?" tanya Lala yang sedang memakai helm. Dia dan Icha datang dengan mengendarai motor bersama Icha. Kebetulan Icha menggunakan sepeda motor matic kakaknya yang lagi nganggur, gak kerja. Bukan tidak kerja, tapi shif kerjanya hanya sampai jam 4 sore.

"Aku akan di jemput sopir rumah. Beliau sementara dalam perjalanan ke sini." jawab Giandra.

"Kami akan menemanimu menunggu jemputan. Kita pulang sama sama!" kata Icha.

"Tidak perlu, kalian pergi saja. Mobilnya udah ke sini!" tolak Giandra.

"Gak, kami akan menunggu sampai mobil jemputan mu tiba." Icha dan Lala tetap bersikeras. Terpaksa Giandra menyetujui dan tidak menolak. Ketiganya duduk di bangku yang tersedia di trotoar.

"Ini jaketnya siapa?" tanya Lala melihat jaket kulit di lengan Giandra.

"Punya Reza."

"Kok bisa sama kamu?" Icha dan Lala kaget.

"Tadi aku pulang sama dia."

"Pulang sama Reza? Kok bisa? Bukankah kamu tadi udah pulang duluan karena ada urusan?" kata Lala.

"Iya benar, tapi batal pulang. Saat hendak mencari taksi, aku gak sengaja ketemu sama teman dekat aku dari sekolah Jaya Wijaya. Dia ke sekolah kita karena ingin mendukung Tim Basketnya dari Jaya Wijaya. Aku gak sempet pamit sama dia waktu pindah ke sekolah ini dan dia juga gak tahu kalau aku udah pindah sekolah ini. Jadi kami ngobrol dan melepas Rindu." Giandra menjelaskan.

Icha dan Lala mangut mangut mengerti.

"Terus kenapa bisa pulang sama Reza?" tanya mereka.

"Karena untuk menghindari Lexi." kata Giandra. Dia menceritakan dari awalnya yang hanya ingin mengembalikan ponsel Reza, terus bertemu Lexi dan di paksa pulang bersama. Tapi untungnya ada Reza.

"Aku ingat perkataan kalian tentang sifat dan kelakuan buruknya. Aku bahkan sangat takut berhadapan sendiri dengan dia tak ada kalian. Tapi untungnya bisa lepas dari dia dan menemukan Reza di parkiran. Saat itu Reza juga mau pulang." Giandra mengakhiri penjelasannya.

"Syukurlah kamu bisa lepas dari pria kasar dan play boy itu." kata Icha.

"REZA memang acuh dan tidak banyak bicara. Lebih suka menyendiri dan melakukan aktifitas olahraga, juga kegiatan yang asik. Tapi dia masih termasuk pria baik dari Lexi. Kami tidak pernah melihatnya dekat dengan wanita di sekolah ini." kata Lala.

Dahi Giandra mengernyit.

"Kamu tahu gak, suatu keberuntungan kamu bisa pulang sama Reza bahkan sampe makai jaketnya, di pinjami ponselnya juga! Jesika saja yang di gosip kan sebagai kekasihnya gak pernah naik motornya, apalagi makai barang barangnya. Makanya kami katakan Loe siswa di sekolah kita yang beruntung dekat sama dia." kata Icha.

"Benar. Kita aja yang sekelas dengannya gak dekat dengannya, bahkan ngobrol bebas pun gak pernah. Kalau pun ngobrol sama dia hanya yang penting saja." timpal Lala.

"Masa sih?" Giandra seakan tidak percaya.

"Gak ada juga siswa yang mau dekat dengannya, bersahabat dengannya, karena wajahnya yang selalu datar, sikapnya yang acuh, tatapannya yang dingin membuat mereka takut." kata Icha.

"Reza baik kok meski sikapnya begitu. Kalian saja yang terlalu takut dan tidak mencoba untuk menjadi sahabatnya." kata Giandra membela Reza.

"Gimana bisa bersahabat dengannya, bicara aja dia malas. Kita kalau bertanya sesuatu hanya di diamkan. Bikin malas dan bete. Bicara sama dia kayak bicara dengan tembok." ujar Lala ketus.

Icha mengangguk mengiyakan dengan bibir mengerucut.

Giandra tersenyum lebar melihat ekspresi mereka."Jangan berpikir buruk begitu sama orang. Gak baik! Yang penting Reza tidak seperti Lexi yang suka merayu dan menggoda perempuan."

"Iya juga sih." Lala setuju dengan pemikiran Giandra.

Ponsel Icha berdering, tertera nama kakaknya pada layar. Icha segera mengangkatnya. Kakaknya meminta dia pulang sekarang karena motor mau di gunakan untuk keluar. Bos tempat dia kerja menyuruhnya untuk ke tempat kerja karena ada sedikit masalah.

"Ya sudah kalian pulang saja. Aku gak apa apa kok di sini." kata Giandra.

"Maaf ya Gia, kami harus pergi." kata Icha buru buru mengenakan helm, sama halnya dengan Lala.

"Iya gak apa-apa, hati hati kalian, jangan ngebut."

"Emangnya kita pembalap kayak Reza?" Celetuk Icha.

Ketiganya tertawa.

"By By_ Giandra sampai ketemu besok."

"By__!" Giandra melambaikan tangan.

Giandra duduk kembali di kursi yang berada di trotoar."Kok mobilnya belum sampai? Apa jalanan macet kali ya?" pikirnya. Ponselnya berdering sekali tanda ada notifikasi pesan masuk. Pesan dari Bik Rima yang mengabarkan kondisi terkini Qenan dan Qinan.

Giandra menghela nafas berat, tubuhnya lemas seketika. Dia berulang kali membaca pesan itu. Tiba tiba dia teringat aplikasi SugarDaddy yang di buat Tia tadi. Giandra Segera membuka aplikasi itu. Giandra terkejut melihat begitu banyak pesan yang masuk. Dia melongo membaca setiap pesan. Dia tidak menyangka bakal mendapat penawaran yang banyak. Tangannya gemetar membaca setiap penawaran yang masuk. Ada yang membayar sesuai penawaran, ada juga yang menawar turun harga, ada yang menawar dua kali lipat, bahkan 3 kali lipat, dan semua foto profilnya memiliki wajah tampan dan masih muda. Tapi dia teringat kata Tia, belum tentu foto profil itu adalah wajah asli mereka. Banyak yang editan dan menggunakan foto para model, dan aslinya malah pria tua dan gendut. Giandra belum membalas apa pun. Saat ini dia masih linglung dan gemetar. Jantungnya berdegup kencang. Sungguh saat ini dia sangat takut dan bukannya senang.

Giandra di kaget kan dengan satu pesan penawaran yang masuk.

Mr. L "Apa kamu masih Virgin? Jika iya, saya akan membayar kamu 300 juta."

...Bersambung....

Maaf ada perubahan kalimat di bab ini.

Tinggalkan jejak dukungan untuk author ya, like, vote, kopi, dan kasih 🌟lima. Mampir juga di karya author yang lain ya, Makasih

1
Fatma Abdullah
minta upnx ka
betti
thor kasian nathan.
Fatma Abdullah
pengen Giandara sama reza
betti
thor ini aktor nya reza apa nathan thorrr.... lama menunggu lho. kok jd reza yg ter the bestttt to thorrr. jadiin nathan baik hati thorrr biar sm giandra trs.
Ana Yulia: Nathan juga pria gentleman lho,, rela kehilangan proyek karena tidak mau melepas Giandra.
terimakasih sdh mampir kk.
malam up lagi
total 1 replies
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Setelah setahun akhirnya up Juga
DinDut Itu Pacarku ngasih iklan
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
/Facepalm/
shela adventure7
up lg dong thor
Fatma Abdullah
Terima kasih telah up kk🤗🤗
Eka Widiastuti
jedanya jangan kelamaan thor biar ga lupa sama alur ceritanya.
iza
ceritanya bagus,tp ko ga ada kelanjutanny
iza
next thor
caca solar
ada bener nya juga, kasihan si gia klo tau dady nya ngedeketin dia karna terbayang masa lalu yang mirip gia tapi bukan gia nya
Ana Yulia: terimakasih sdh mampir kk, ksih vote hadiah kopi dan rate bintang lima ya😍
total 1 replies
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Semoga rencana mereka gagal menghabisi Gia dan Si kembar
Om ocong Vs Mbak Kunti Mampir
Diah Anggraini
lanjut ya Ka
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Semoga Gia bisa lekas bebas dr Natha
Gia dan Reza
Nathan dan Jia
Om Ocong Vs Mbak Kunti ngasih iklan
betti
ayo thorrr bikin gia cinta sm gia. kok jadi reza sihhhhhh
Ibue Yasmin
maju terus reza giandra
Eka Widiastuti
𝙜𝙖𝙖𝙖𝙖𝙨 𝙥𝙤𝙤𝙤𝙡 𝙩𝙝𝙤𝙤𝙤𝙧....
𝙟𝙚𝙙𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙖𝙣.
Diah Anggraini
lanjut ya Ka
Ibue Yasmin
suka banget peran reza d sini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!