Selena ,wanita yang kehidupannya penuh dengan konflik asmara dan keluarga. hidupnya selalu terlihat bahagia namun penuh dengan problematika..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sebutsajacinta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
18. SUKA DIAM-DIAM
Beberapa pesan Andra masuk dan Selena tidak membalasnya..
Semalaman Selena yang gelisah dan membuat dia tidak enak badan. Selena yang bisa merasakan hangatnya Andra namun membuat dia juga ingat dengan ayahnya. Ayahnya yang dulu hangat namun seiring berjalannya waktu juga berubah menjadi ayah yang kasar dan main tangan..
Pagi hari yang cerah namun berbeda dengan suasana hati Andra yang sedang murung karena kejadian itu dan pesan yang dia kirim ke Selena 1 pun tidak ada jawaban. Di sekolah juga dia tidak melihat ada Selena. Padahal bell masuk sudah bunyi..
" apa dia telat ya" gumam dalam hati Andra..
sebelum guru mapel masuk kelas Andra menghampiri Laura dan bertanya tentang Selena..
" Selena kemana?gak berangkat" tanya Andra..
" gak tau ,mungkin dia telat" jawab Laura..
"kenapa sekarang lo perhatian banget sama sahabat gue" ucap Laura..
" nanti kalau ada kabar dari Selena kasih tau gue" ucap bisik Andra dan balik ke mejanya..
Ardian yang melihat Andra dengan Laura sedikit curiga tentang hubungan mereka dan Ardian sempat berpikir kalau mereka ada hubungan..
Pelajaran berlangsung seperti biasa. Ardian yang duduk di depan Andra bertanya langsung tenteng hubungan mereka..
" lo ada hubungan apa sama Laura?" tanya Ardian sambil memutar badan ke arah Andra..
" gak ada apa-apa, kenapa cemburu lo" ucap Andra..
Ardian langsung memutar badannya ke depan dengan wajah kesal..
Axel yang melihat malah menggoda Ardian dengan ingin mengajak Laura jalan berdua sepulang sekolah nanti..
Tak terasa jam istirahat bunyi dan mereka seperti biasa ke kantin..
Sedangkan Laura yang mengecek Hpnya juga tidak ada kabar dari Selena..
Tiba--tiba di belakang Laura Andra datang dan bilang telfon aja dia ,membuat Laura terkejut..
" lo ngagetin gue aja, kenapa lo gak nanya sendiri" ucap Laura dengan wajah kesal..
" udah deh banyak tanya lo ,udah telfon aja" ucap Andra..
Laura yang sedikit bete karena Andra terus mengganggunya menanyakan kabar Selena membuat dia menuruti permintaan Andra..
kringggg..
Hp Selena bunyi..
(halo) jawab Selena..
(kamu kenapa gak berangkat hari ini) tanya Laura..
(aku agak gak enak badan) jawab Selena..
(oh ya udah nanti aku ke rumah ya) ucap Laura..
(gak usah gak apa-apa ,besok juga udah pasti enakan) jawab Selena..
(oke deh, tugas dari Pak Sastra biar nanti kita yang selesain kamu istirahat aja) ucap Laura..
(makasih ya,udah dulu ya aku mau istirahat) jawab Selena dan mematikan telfonnya..
Andra yang sudah mendengar kabar dari Selena langsung pergi gitu aja tanpa ucapan terima kasih. Laura yang melihat sikap Andra tidak tau diri membuat dia semakin kesal dan ngoceh sendiri..
"lo kenapa?" tanya Brian yang datang tiba-tiba..
" ngagetin aja lo kayak si Andra" jawab Laura..
" nih aku minum buat kamu" ucap Brian sembari menyodorkan sebotol minuman..
"makasih ya" jawab gugup Laura..
Laura yang sudah lama suka dengan Brian membuat dia terlihat gugup saat Brian kasih minuman. Walaupun hanya sebatas minuman saja membuat Laura senang dan wajahnya sedikit memerah. Tapi Brian hanya menganggap Laura sebagai teman saja karena dia tau kalau Ardian menyukainya..
Brian tidak mau kalau persahabatan mereka berantem hanya gara-gara cewek...
* kringggg..kringggg
bell masuk bunyi dan yang lain juga sudah masuk kelas..
Beberapa jam kemudian kelas yang sudah kosong karena sudah pulang. Laura yang ingin ke perpus sebentar ternyata dia di sana ketemu dengan Brian lagi dan menghampirinya..
"hei ,di sini juga lo" ucap Brian yang melihat Laura menghampirinya..
" iya nyari buku buat di baca di rumah aja" jawab Laura..
" kamu mau gak bantuin aku nyari bukunya" pinta Laura ke Brian yang sedang membaca buku..
" boleh-boleh aja" jawab Brian sambil berdiri..
Mereka berdua yang sedang asik baca di perpus membuatnya tak berasa sudah sore..
"makasih ya udah bantuin nyari buku dan udah nemenin baca juga" ucap Laura..
Brian memang suka membaca buku juga , beda sama yang lain. Sedangkan teman-temannya yang sudah menunggu di basecamp karena gak seperti biasanya Brian di perpus lama..
" telfon aja deh ,dia kesini gak?" ucap Andra ke Axel..
" paling juga baca di perpus" sahut Ardian..
" gue coba ya , kalau pun di perpus juga gak biasanya nyampe jam segini" jawab Axel sambil menelfon Brian..
Setelah mereka menelfon Brian dan nanya dia ke basecamp enggak dia memutuskan untuk pulang dulu dan kumpul lagi nanti malam seperti biasa. Karena Brian juga sudah di rumah dan ikut ngumpul nanti malam aja karena dia tadi keasikan di perpus dengan Laura...
aku mampir nih, mampir dan ikuti juga "sepotong sayap patah" di tunggu like,dan komennya.happy reading 🤗