Jadwal Update Selasa, Kamis dan Sabtu
Violet seorang wanita yang manis dengan wajah yang cantik, tapi dia selalu di benci oleh Ibu kandungnya dan harus menjadi pengganti sementara untuk saudara kembar nya.
Tapi sebuah pertemuan telah mengubah hidup, pertemuan dengan seorang anak kecil telah membawanya pada kehidupan yang berbeda.
Dan membawanya pada seorang pria yang tak lain adalah ayah dari anak kecil itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AngelKiss, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 18
"Emmm....."
"Apa yang sedang kau lakukan Violet?" tanya Daniel kaget saat melihat wanita itu berada di kamarnya dengan hanya menggunakan sehelai handuk.
Kemudian Violet berjalan mendekati Daniel dengan langkah anggun, "Kau sangat tampan.. Dan tubuhmu sangat indah." Ucap Violet sambil merangkak di atas ranjang mendekati Daniel.
Daniel hanya bisa terdiam sambil menatap Violet yang mulai membuka handuk yang menghalangi tubuhnya, kini terpangpang jelas di depan Daniel bentuk tubuh Violet yang indah.
"Sentuh lah, aku menginginkan nya..." Pinta Violet.
Daniel yang sudah bernafsu pun langsung mencium bibir Violet dan menidurkan wanita itu di atas ranjang, Daniel memandangi tubuh dan wajah Violet yang sudah sangat menggoda.
"Tunggu apa lagi, lakukan..." Pinta Violet.
Daniel pun langsung mencium bibir Violet dan meremas hidung kembar milik Violet, lalu ciuman itu pun langsung turun ke leher dan berhenti di puncak gunung Violet.
Dengan pelan dan penuh gairah, Daniel mengisap area sensitif milik Violet hingga wanita itu mendesah merasakan kenikmatan yang Daniel berikan.
"Uh... Daniel, hisap yang kuat.... Ah....." Ucap Violet sambil meremas rambut milik Daniel.
Daniel hanya bisa menuruti apa yang di katakan oleh Violet, lalu Violet pun langsung tersenyum ke arah Daniel.
"Kau sangat curang." Ucap Violet.
"Curang? Apa yang curang?" Tanya Daniel.
"Aku sudah tak menggunakan pakaian, tapi kau masih menggunakan pakaian." Ucap Violet.
Lalu Violet pun langsung bangun dan segera membuka kancing baju milik Daniel satu persatu, nampak sesekali tangan Violet meraba-raba dada bidang milik Daniel.
Kemudian tangan Violet langsung berpindah ke celana milik Daniel, dengan perlahan Violet membuka celana Daniel hingga pria itu t*lanjang bulat.
Lalu Violet menggigit bibir bawahnya saat melihat barang milik Daniel yang ukurannya sangat besar dan juga panjang.
Perlahan tangan Violet mengelus kepala burung milik Daniel, lalu tangan Violet pun mulai mengocok burung milik Daniel hingga pria itu memejamkan matanya karena merasakan kenikmatan yang di berikan oleh Violet.
Perlahan mulut Violet mulai mendekati burung milik Daniel dan mulai menjilati nya dengan perlahan hingga Daniel hanya bisa terdiam sambil menikmati permainan Violet.
Tak beberapa lama Violet pun berhenti, "Apa sudah cukup pemanasan nya?" Tanya Violet.
"Kau menginginkan lebih?" Tanya Daniel sambil menatap Violet penuh nafsu.
Violet pun hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban, lalu Daniel langsung menidurkan Violet dan menindih wanita itu.
Perlahan Daniel langsung memulai aksi nya, terlihat Daniel dan Violet saling menikmati apa yang tengah terjadi kepada mereka berdua.
Hingga pada puncaknya, Daniel pun mulai tak tahan dan langsung mengeluarkan benih-benih bayi miliknya tepat di rahim Violet.
Seketika Daniel langsung terbangun dari tidurnya, matanya membulat sempurna dengan tubuh yang sudah banjir keringat.
Daniel pun hanya bisa mengacak rambutnya kasar, rupanya adegan panas nya dan Violet hanyalah mimpi Daniel dan bukan kenyataan.
"Apa yang kau pikirkan, bagaimana bisa aku memimpikan hal seperti itu dengan Violet." Ucap Daniel.
Lalu Daniel melihat ke arah celananya yang sudah sangat basah. "Sial..." Ucap Daniel kesal.
Ini semua adalah salah Violet yang tadi siang berenang tidak menggunakan pakaian dan hal itu membuat Daniel terus terbayang sampai memimpikan hal seperti itu.
Lalu Daniel pun langsung beranjak dari ranjang milik nya dan segera masuk ke dalam kamar mandi, di dalam sana Daniel terdiam sambil menatap pantulan dirinya di cermin.
Tubuhnya nampak berkilau oleh keringat dan hal itu membuat tubuh kekar berotot Daniel semakin menawan untuk para wanita.
Kemudian Daniel langsung mencuci wajahnya untuk menghilangkan rasa pusing di kepalanya, dan dia juga segera mengisi air di bathtub dengan air dingin untuk menghilangkan keringat di tubuhnya.
Saat Daniel sedang berendam tak henti-hentinya dia terus mengingat Violet, wanita itu seperti memiliki daya tarik tersendiri.
Dan untuk pertama kalinya, Daniel bisa memikirkan wanita lain seperti sekarang karena selama ini dia tak pernah memikirkan wanita lain selain mendiang istrinya.
Daniel sebenarnya ingin bisa merasakan hal yang selama ini dia tahan, karena bagaimanapun dia juga merupakan pria normal yang mengidamkan hubungan s*x dengan seorang wanita.
Dan sebenarnya sangat mudah untuk Daniel bisa melakukan hal itu karena dia adalah pria kaya raya dan memiliki wajah yang tampan dan pasti nya para wanita akan senang hati melayani Daniel.
Tapi dia tak ingin melakukan hal itu, karena Daniel ingin menjadi contoh ayah yang baik untuk Nana. Dia tak ingin jika dirinya melakukan hal seperti itu, dan suatu saat Nana pun akan melakukan hal yang sama dengan nya.
Karena Daniel meyakini akan satu pepatah yang mengatakan 'Buah jatuh tak akan jauh dari pohonnya'. Dan dia tak ingin jika dirinya melakukan hal kotor, Nana juga melakukan hal seperti itu.
Setelah selesai mandi, Daniel langsung beranjak dari kamar mandi dengan hanya menggunakan sehelai handuk.
Dan tiba-tiba Nana datang menghampiri Daniel, kemudian Nana langsung memeluk ayahnya itu. Tapi Daniel langsung menyuruh Nama untuk menjauh karena diri nya tengah basah oleh air.
"Ayah pake baju dulu yah, Nana tunggu di sini dulu sebentar." Ucap Daniel.
Kemudian Daniel mengambil baju di lemari dan langsung pergi ke kamar mandi untuk memakai pakaian nya.
Setelah selesai, Daniel langsung keluar dari kamar mandi dan segera menghampiri Nana.
"Ada apa Nana?" Tanya Daniel.
Lalu Nana menuliskan kata-kata di kertas putih dan memberikannya kepada Daniel, Daniel hanya tersenyum rupanya anaknya masih belum mau berbicara dengannya.
"Ayah.. Nana ingin pergi liburan."
"Jadi Nana ingin pergi liburan? Kemana?"
Kemudian Nana langsung menuliskan kata-kata di atas kertas putih dan segera memberikan nya kepada Daniel. "Nana gak tahu mau kemana, tapi Nana pengen liburan."
"Ya udah nanti ayah akan lihat dulu jadwal ayah kosong nya kapan, setelah itu kita liburan." Ucap Daniel.
Kemudian Nana kembali menulis dan segera memberikan nya kepada Daniel.
"Nana ingin liburannya bersama Tante cantik."
"Tapi..."
Mendengar jawaban 'Tapi' dari Daniel, seketika Nana langsung marah dan memonyongkan bibirnya.
"Oke.. Oke.. Tapi Nana harus bertanya dulu dengan Tante Violet. Apakah dia ingin ikut liburan dengan kita atau tidak." Ucap Daniel.
Mendengar jawaban dari Daniel, Nana pun langsung senang. Lalu dia langsung memeluk ayahnya sebagai tanda terima kasih.
kayaknya kereen nih
semangat ya thorr untk bikin up nya💪💪💪💪
semoga Violet dan Daniel menikah