NovelToon NovelToon
Obsesi Majikan Psychopath

Obsesi Majikan Psychopath

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Balas Dendam / Kriminal / Tamat
Popularitas:5.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Cece Virgo

Area 21++
Kekerasan

"Ka-kamu pembunuh?" Bulan tercengang

"Akhirnya kamu sudah tahu juga. sekarang, tanda tangani ini!" sebuah surat perjanjian dilayangkan kepadanya

"Mengurus kebutuhan lahir dan batin ku sampai waktu yang ditentukan. jika menolak, kabur dan mengadu pada orang lain, kau dan keluarga kau akan ku lempar ke Neraka!" ancam Guntur

Terikat Perjanjian menjadi Pembantu di kediaman pria psikopat yang gemar menyiksa siapa saja yang telah mengusik kehidupannya, untuk kedua kalinya kehidupan suram untuk Bulan yang terjerat dalam perangkap ini.

Bulan terpaksa menjadi tawanan pria itu, mulai mengurus hidupnya, hingga menjadi bual-bualan hasrat gairah dan siksaan tanpa melakukan kesalahan.

Rembulan, nama indah yang bersinar terang, seketika menjadi lebih suram bak kelabu cenderung hitam, tatkala terperangkap dalam Obsesi Majikan Psychopath

Apa yang terjadi pada pria bernama Guntur itu?
Apa misinya menjadikan Bulan sebagai tawanan?

****

Fllw ig @cece_virgo24
Add fb, elce kha

Baca juga karyaku yang lain, tekan profilnya 😉🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cece Virgo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berjumpa Dengan Stev

🌺🌺🌺

Guntur memerhatikan tawanannya yang sedang menguji kesabaran sang anak buah. Ia menyaksikannya dari atas meja diantara senjata perkakas miliknya. sembari memainkan pisau ia tersenyum melihat gadis itu tengah ditampar oleh anak buahnya, ini kesenangan tersendiri dan ia menyukai tontonan menantang didepan matanya

"Cepat makan! jangan sok jual mahal jadi wanita!" gertaknya

Perempuan itu meringis kesakitan, pipi kirinya digores oleh benda tajam, kini pipi kanannya terasa terbakar oleh tamparan itu. air mata pun terus mengucur begitu deras, ia pun terpaksa menggigit roti yang diberi selai cokelat itu padanya.

"Begitu kan bagus, kau tidak boleh mati kelaparan sebelum masa penyiksaan mu selesai." omel anak buah Guntur

"Bunuh saja aku, nggak apa-apa." sahutnya sesegukan

"Cepat kunyah!"

Wanita itu menurutinya, lirikan mata menoleh menatap segelas air mineral dipangkuannya

"Ternyata kau haus?" anak buah Guntur menyodorkan segelas air mineral ke arah mulutnya.

Tak butuh waktu lama, wanita itu telah selesai sarapan pagi yang dirasa sudah sangat telat. entah ia akan bertemu lagi dengan makanan saat siang nanti, entah tidak. wanita itu merasa frustasi, ia sangat ingin keluar dari tempat ini. tiba-tiba saja ia kepikiran dengan teman-temannya, apakah mereka juga disini atau telah pindah ke alam lain. ia menggeleng, itu tidak mungkin terjadi.

"Di mana kedua temanku?"

"Bukan urusanmu."

"Ayo buruan! lakukan!" titah Guntur di belakang sana, begitu banyak drama yang ia tonton sedari tadi.

Anak buahnya menoleh ke belakang, ia mengangguk seraya tersenyum seringai. ia akan melakukan suatu hal yang nikmat, mungkin ini adalah bonus telah menjaga mereka selama beberapa bulan terakhir ini.

Lelaki itu kembali membungkam mulutnya dengan kain, ia terlonjak kaget dan menggelengkan kepala.

"Eeeenngh!"

"Diamlah. setelah kau mendapatkan luka sayatan, kau juga dapat yang enak-enak disini." oceh pria itu, membuka ikatan dikedua tangan tawanannya

"Jangan pernah melawan! atau tidak, kau tidak akan bisa berjalan." ia tahu pasti akal wanita ini akan meninjunya setelah ikatan tangan itu lepas. tapi sempat lupa jika kedua kakinya juga diikat.

Wanita itu hanya pasrah, menghembuskan nafasnya dengan kasar lalu mengatupkan kedua tangan pada pria utusan ini dan juga pada Guntur yang masih betah ditempat duduknya. seolah ia tengah bermohon untuk dilepaskan

"Nungg*ng!" titahnya

***

Pakaian telah Bulan cuci, Apartement juga sudah bersih dan rapi, perabotan di dapur juga sudah kinclong, Bulan bergegas untuk membersihkan tubuhnya yang sudah penuh dengan pelu. pukul sebelas nanti ia akan berjumpa dengan Assisten Stev untuk membicarakan perihal perusahaan yang dikendalikan Maminya. beruntung saja sang majikan akan pulang pada sore hari, entah kemana lelaki itu namun Bulan tidak peduli.

Selagi ada kesempatan akan ia manfaatkan sebaik-baiknya, asal dengan syarat yang telah diperingatkan oleh sang majikan. Bulan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, obrolan di ponsel dirasa kurang memuaskan.

Bulan sudah tampak cantik dengan balutan dress yang terlihat anggun di tubuhnya, dress sederhana namun terkesan elegan. ia beli secara online milik salah satu brand aktris Indonesia yang teramat ia sanjungi dan mampu memberikan motivasi kepada para penggemarnya, termasuk Bulan. Brownie Dress adalah merek yang ia kenakan, ia beli sejak beberapa bulan lalu.

Beberapa menit kemudian gadis cantik ini telah tiba disebuah Kafe, Bulan celingak-celinguk mencari keberadaan Assisten Stev yang melapor dirinya telah tiba ditempat tujuan. hingga tanpa sengaja ekor matanya menangkap salah satu tangan milik pengunjung yang terlambai ke atas. disinyalir itu adalah sosok Stev yang sedang ia cari. Bulan cepat-cepat menghampirinya.

"Aduh, Stev ... kamu diujung banget." keluh Bulan, mendudukkan tubuhnya dihadapan pria itu

"Saya sudah chat tapi Nona nggak baca. lagian apa salahnya kalau saya jemput." gerutu pria itu

"Tidak perlu, terima kasih."

"Nona mau pesan apa?" tanya Stev, lalu memanggil pelayan yang berada didekat keduanya

"Juice alpukat deh." ucapnya, diangguki oleh pria itu. Stev menyampaikannya kepada pelayan yang baru tiba

"Saya sangat miris melihat Nona jadi pembantu di rumah besar, apalagi menyembunyikan Nona kalau saja ada pertemuan di rumah besar." ungkap Stev yang sudah lama memerhatikan anak bossnya itu dalam diam, dan kinilah keduanya kembali mengobrol secara empat mata setelah Tuan besar meninggal dunia

"Saya paham kok, kamu juga tahu sendirilah sifat Mami, sedikit arrogant dan mementingkan pencitraannya." imbuh Bulan

"Ibu macam apa dia!" gumam Stev berdecak

"Apa Nona diusir dari rumah? sekarang tinggal di mana?" sedikit peduli pada Bulan

Bulan menggelengkan kepalanya. "Enggak, cuma pengen pergi aja buat nenangkan pikiran. nanti juga balik lagi kok." Bulan menjeda lanjutan kalimatnya tatkala pelayan kembali datang membawa pesanannya. Bulan tersenyum dan sedikit menundukkan kepala.

"Masalah tempat tinggal, kamu tidak perlu tahu. aku sudah punya Apartement sendiri."

"Baiklah, maaf, saya sedikit kepo."

Bulan hanya mengulas senyum padanya, segera ia menyeruput juice yang mampu melegakan tenggorokannya.

Disisi lain, ada seseorang yang tengah memperhatikan Bulan dan Stev lewat saluran video call yang disorot oleh seorang penguntit. seseorang itu tampak tidak suka, terlihat dari raut wajahnya yang sedang menahan amarah.

🌺🌺🌺

Siapa, ya?? 😪

1
Juna Dong
luar biasa
Intan Arista
Biasa
IndaHque ARin
Luar biasa
Desyi Alawiyah
Buruk
Desyi Alawiyah
Astagfirullah...😩😩
Desyi Alawiyah
betul sekali 👍
Desyi Alawiyah
anak kecebong...🤭
lily
kalo dipanggil Bul, kaya nama kucingku Bul Bul 🤭
Nur Damayulian
mampir..kok aku gak bisa like ya
Qaisaa Nazarudin
Nah itu jantung Guntir udah berdegup kencang, Katanya sebelum ini gak pernah berdegup saat melihat Bulan..😄
goodluck⛓️📌
bagus dan menarik👍
Vera Wilda
Terima kasih Thor ceritanya ...
Vera Wilda
wajar sich mentari gak mau memaafkan, mungkin klo d sayat2 GT bisalah d obatin, dan klo kaya bisa operasi plastik , tp ini d lecehkan juga, siapa yg terima ....
Vera Wilda
Biarin lah biar sadar Guntur nya... klo belum ketangkap polisi gak akan sadar Guntur tetep kapan gila dia 🤭😄
Vera Wilda
mudah2an s Bulan tau klo Mentari d sekap dan d siksa oleh Guntur, biar Guntur d tinggalin oleh Bulan akhir nya stress dan gila dia 🤭😁😁😁
Vera Wilda
Tidak manusiawi... semoga semuanya cepet k tangkap polisi... saya membenci setiap orang yg melecehkan perempuan 🤔🤔🤔🤔
Vera Wilda
apakah Mentari kakak nya Bulan adalah Mantan kekasih nya Guntur Thor ?
Vera Wilda
ini yg d Tawan ini emang nya punya salah ya Thor sama Guntur ? saya benci banget klo ada novel yg perkosaan2 GT 🤔🤔🤔🤔
Vera Wilda
Bingung Thor sakit apaan sich s Guntur ?? semoga nanti ada keterangannya sakit yg d derita Guntur 😊
Vera Wilda
ada ya seorang ibu seperti maminya Bulan hanya karena jelek dia membenci anaknya ? 🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!