NovelToon NovelToon
Bangkitnya Putri Sampah Untuk Balas Dendam

Bangkitnya Putri Sampah Untuk Balas Dendam

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Wanita / Mengubah Takdir
Popularitas:10.7k
Nilai: 5
Nama Author: Jasmine Oke

Li mingyue seorang agen mata-mata negara yang jenisu, ia sangat berbakat dalam bidang seni beladiri juga bidang kedokteran. Ia menguasai ilmu kedokteran modern maupun ilmu dokter tradisional.

Li Mingyue terbunuh karena penghiatan temannya sendiri, saat menjalankan misi bersama. Bukannya pergi keneraka atau surga dia berinkarnasi kezaman kultivator, dimana yang kuatlah yang berkuasa dan yang lemah di injak seperti semut.

Dia menjadi seorang putri lemah yang tidak dianggap di kerajaan Xuanxi, bahkan ia juga akan di nikahkan dengan seorang Jendral lumpuh, dingin dan galak.

°
°
°

☆ Cerita ini hanya fiktif belaka tidak sesuai dengan sejarah maupun kehidupan nyata, ini murni karangan Author. ☆

🎈 Mohon Dukungannya ya Teman-teman!... 😍😍😍🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jasmine Oke, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17. kultivasi Li Yueyan rusak.

Tidak lama setelah itu Li Mingyue tiba di istana putri pertama, Li Yueyan.

Istana putri pertama tidak kalah mewah dengan putri kedua Li Yiran, meski putri pertama hanya anak dari selir, dia memiliki bakat di bidang kultivasi dan bakat lainnya, seperti main musik, menari juga melukis, dengan bakat itu dia sangat disayangi oleh raja.

Putri pertama juga dikenal putri tercantik di wilayah kerajaan Xuanxi, dengan memiliki sifat yang baik yang lemah lembut suka menolong. Dengan sifatnya itu ia sangat disukai oleh masyarakat. Banyak pria dan pangeran dari wilayah lain yang mengidamkannya untuk dijadikan istri.

Diantara banyak putri di istana Li Mingyue paling membenci putri pertama ini, kebaikannya, sifat lemah lembutnya hanyalah nampak di luar saja, padahal hatinya yang paling kejam.

Li Mingyue masuk kedalam istana tersebut ia kembali mengosongkan istana putri pertama, setelah mengosongkan semua aset putri pertama, ia masuk kedalam kamar putri pertama.

Ia melihat putri pertama sedang tidur nyeyak sambil tersenyum, sepertinya putri pertama sedang bermimpi indah dalam tidurnya.

"Dia enakan tidur disini, padahal di luar istana pada heboh karena kebakaran." Ucap Li Mingyue dengan nada mengejek putri pertama.

Nenek tua mengikuti dari belakang juga memperhatikan putri pertama sedang tidur, lalu angkat bicara

"Putri, kultivasinya berada pada ranah tingkat Raja, sudah dikatakan jenius lalu anda dikatakan apa?" Nenek tua juga mengejek putri pertama yang mengaku jenius dan tercantik padahal majikannya lah yang lebih sempurna.

"Padahal kultivasi anda lebih tinggi darinya, bahkan anda lebih cantik darinya, apa yang dia banggakan!" Tambah nenek tua ia memeriksa tingkat kekuatan putri pertama.

"Dia sangat bangka dengan kultivasinya, maka aku akan memberikan hadiah padanya, besok pagi dia pasti akan terkejut." Ucap Li Mingyue,

lalu ia mengeluarkan jarum peraknya tanpa menunggu ia langsung menusuk bagian perut dekat di pusar putri pertama.

Membuat putri pertama mengernyit saat tidur karena tusukan itu, tetapi dia tidak bangun dan kembali tidur nyenyak.

"Dengan tusukan ini dia masih tidur nyenyak, apa yang dia mimpikan tidurnya tidak terganggu sama sekali"

"tapi tidak masalah, maka tidurlah sepuasnya malam ini, besok pagi pasti ada kejutanmu." Ucap Li Mingyue dengan senyum manis di bibirnya, lalu ia kembali mencabut jarum peraknya.

"Nenek kita kembali ke istana, sebentar lagi para penjaga bayangan kembali menjaga, jangan sampai kita ketahuan!." Ucap Li Mingyue lalu ia meninggalkan istana putri pertama dengan hati senang.

Dalam perjalan nenek tua bertanya kepada Li Mingyue, dia penasaran apa yang akan terjadi pada putri pertama besok pagi.

"Putri, apa yang anda berikan pada putri pertama." Tanya nenek tua.

"Hadiah sangat bagus untuknya, besok pagi dia pasti sangat senang." Ucap Li Mingyue dengan senyum misterius.

"Nenek tunggu saja sampai besok, nenek juga akan tahu hadiah apa yang aku berikan, jika aku katakan sekarang bukan kejutan lagi namanya!." Ucap Li Mingyue sambil tersenyum, kemudian ia langsung masuk kedalam kamarnya, karena mereka sudah sampai di istana bulan.

Nenek tua terpaksa menunggu esok pagi untuk mengetahui apa yang terjadi, dia tidak mendapatkan jawaban dari Li Mingyue.

****

Sinar mentari menyinari istana Bulan, Li Mingyue bangun dari tidurnya saat membuka mata dia melihat makanan sudah hidangkan di kamarnya.

Ia yakin nenek tua pasti memasak pagi-pagi sekali, ia tidak melihat nenek tua di istana ia sudah menduga nenek tua pasti sudah pergi untuk menonton pertunjukan di istana dalam.

Sedangkan nenek tua pagi-pagi sekali dia sudah bangun lalu memasak untuk Li Mingyue. Setelah memasak ia langsung pergi untuk melihat kejutan yang dikatakan Li Mingyue tadi malam.

Saat melewati istana-istana para putri dan pangeran ia mendengar teriakan dimana-mana. Nenek tua hanya tersenyum mendengar teriakan itu.

"Putri sungguh luar biasa, hanya dengan kedipan mata dia mengosongkan semua istana, orang-orang di istana ini memang pantas mendapatkannya." Gumam nenek tua.

Tidak lama setelah itu ia ia sampai di depan istana putri pertama, ia menggunakan qinggong nya lalu terbang menuju atap istana. Ia mengintip di atas sana dengan santai lalu ia mendengar suara amukan..

"Tidak...apa yang terjadi padaku." Ucap Putri pertama ia kembali mengamuk menghancurkan apapun yang ia lihat.

"Mengapa tingkat kultivasiku menurun, apa yang terjadi?." Ucapnya lagi lalu ia mencoba meditasi tak lama setelah itu ia memuntahkan darah.

Hueek!!!

"Ini tidak mungkin aku tidak bisa kultivasi lagi." Ucapnya cemas lalu ia meminta pelayan memanggil ibunya " panggil ibunda kesini!." Teriak putri pertama, dia malu untuk keluar istana dengan situasinya seperti itu karena itu ia meminta pelayan memanggil ibunya.

Sedangkan di istana utama juga terjadi keributan, karena semua harta benda menghilang begitu saja termasuk kas istana. Sang raja sangat marah dia merintahkan semua orang untuk mencari pencuri keseluruh kota.

Bagaimana pun mencari mereka tidak bisa menemukan lagi harta itu, saat nafasnya naik turun menahan amarah seorang prajurit datang melapor.

"Salam yang mulia raja." Ucap Prajurit itu dengan tubuh gemetar melihat wajag gelap raja.

"Katakan, apakah kamu sudah menemukan pencurinya, jika tidak berita penting bersiap menerima hukuman." Ucap Raja langsung berbicara pada intinya, prajurit tambah bergetar tetapi ia tetap memberanikan diri untuk melapor.

"Yang mulia Raja, Jendral Shen Yuze sudah sampai di istana, dia sekarang sedang menunggu di luar,." Ucap Prajurit tersebut memberanikan dirinya.

"Jendral Shen sudah sampai, mengapa kau tidak mengatakannya dari tadi, cepat panggil dia masuk istana." Ucap Raja dengan cepat.

Saat prajurit itu pergi salah satu mentri memberanikan diri untuk mengajukan pendapat.

" Yang mulia raja, Jendral Shen baru saja sampai dari perbatasan dengan membawa kemenangan untuk negara kita, istana harus memberikan hadiah yang sepadan." Ucap Mentri itu dengan berani.

"Saya sudah mempersiapkan hadiah untuk Jendral Shen, karena umurnya tidak lagi muda saya memberikan hadiah pernikahan untuknya, dan menikahi salah satu putriku." Ucap Raja dengan santai.

"Tapi yang Mulia raja, Jendral shen sudah mengorban dirinya untuk mempertahankan perbatasan dia terluka parah sekarang" ucap Mentri itu lagi.

Raja mulai kesal, tetapi ia tidak menampakkannya. " para mentriku kalian tahu sendiri seluruh istana mendapatkan musibah.

"Lalu apa yang harus aku berikan pada sang pahlawan selain putriku." Ucap Raja dengan wibawa raja.

"Dengan menikahi salah satu putriku saja itu hadiah terbesar untuknya, untuk hadiah lain dia harus menunggu istana akan berhutang padanya lebih dahulu." Ucap Raja itu kepada mentrinya.

Kebetulan saat itu Shen Yuze masuk ia duduk di atas kursi roda yang di dorong oleh pengawal Zhong, ia mendengar ucapan Raja.

"Jendral, raja meremehkan anda karena terluka, lalu memberikan putri tidak berguna pada anda, dia pikir hanya memberikan putri sampah itu sepadan dengan pengorbanan anda selama ini, itu tidak layak!" Ucap Zhong dengan tegas, ia tidak setuju jika sang Jendral menikah dengan putri sampah itu.

°°°

Bersambung...!!!

°

°

°

《Mohon dukungan dan sarannya ya teman-teman!!! Jangan lupa like, komen dan vote karena satu komentar dari teman-teman adalah dukungan yang sangat berarti untuk author juga untuk penyemangat author!!》

1
kaylla salsabella
wuhaaaaaa si burung huahua nanti merajuk🤭🤭🤭
tinie
cieee jendral dingin bisa tersenyum juga yaa
Retno Palupi
lanjut kakak
kaylla salsabella
yeee rasain 🤣🤣🤭🤭
Ali muzar
lanjut!!!!
Ali muzar
tetap semangat
Erna Fkpg
lanjut thor tetap semangat
tinie
😁😁masih aja ingin ketawa raja dimiskinkan oleh putrinya sendiri

mau kasian TPI mereka sendiri yg memulai jahat pada mingyue🤣
Sribundanya Gifran
mingyue knp gk suruh org sebar bert bahw Putri pertama jadi sampah....
lanjut up lagi thor
tinie: nanti saat sampai di perguruan pasti akan tersebar dgn sendirinya
jadi mingyue tak perlu repot repot menyebar gosip😁😁
total 1 replies
Wahyuningsih
💪💪💪💪💪 dlm upnya thor
Erna Fkpg
wah Zong jangan sampai suka pelayan putri bulan karena dia seorang nenek-nenek 🤣🤣🤣
Erna Fkpg
tetap semangat dan terimakasih
tinie
💪 💪 lanjut
Memyr 67
ditunggu up selanjutnya
Sekar
lanjut💪💪
kaylla salsabella
la tadi katanya Zhang mau minta maaf sama mingyue
kaylla salsabella
wuhaaaaaa nenek tua jadi muda... zhang saja sampai terpana🤣🤣🤭🤭
kaylla salsabella
lagi thor😍😍😍
endang
💪💪💪
Memyr 67
ditunggu up berikutnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!