Leonel adalah seorang hantu yang bersemayam di dalam patung.
Keberadaannya sudah bertahun-tahun lamanya dan tidak pernah keluar menampakkan wujudnya pada siapa pun.
Sampai suatu hari ada seorang wanita yang mengusik keberadaannya, sehingga dia terpaksa keluar dan menampakkan wujud aslinya, seorang hantu tapi tampan meskipun dengan wajah pucat, dia memang tidak bisa dilihat oleh mata awam kecuali orang itu sama energinya dengan hantu Leo, pasti manusia itu akan melihatnya seperti wanita yang mengusiknya hari itu ternyata sama energinya dengan hantu leo.
jadi siapakah yang bisa melihat leonel.
kalau mau tau ikutin kisahnya ya teman-teman ☺️🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Widianti dia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 17. pepisahan menyakitkan.
Hantu Leo tidak bisa mengontrol batinya,setelah mengantar kan Arun kebawah dan menghapus penglihatan Arun.
Dia lampiaskan rasa yang ada dalam perasaanya.
"Leooo apa salah dan dosamu dimasa lalu hingga perjalanan hidup mu seperti ini!!""
Tangan hantu Leo bergetar dan mengepal dia langsung hantamkan patung besi dihadapannya.
"Brakkkk""
"Aaaaaargh""
patung besi itu jatuh berserakan dilantai semua barang diatas berhamburan.
Setelah itu hantu Leo terduduk dan terdiam, dan merenungi semua yang terjadi padanya sampai tinggal arwah pun masih mendapat kan permasalahan.
Batinya yang halus berbicara, "Leo apakah cara seperti yang bisa mengubah jalan hidupmu,ataukah kamu akan bangkit dan memperbaiki semua, didunia fana ataupun alam cahaya."
Akhirnya hantu Leo pun bangkit dan mendengarkan batinya yang halus.
"Memang aku harus memperbaiki semua perjalanan hidupku kali ini aku harus bisa mengubah segalanya meskipun aku sudah menjadi arwah,tapi aku akan berusaha."
Apa lagi kalau dia memikirkan tentang Arun,
dia tau betul apa yang akan terjadi kepada Arun, setelah dihapusnya penglihatan batin Arun,pasti Arun akan mengalami dua hal antara lupa ingatan,tidak mengingat sama sekali tentang dirinya,dan ingat tapi Arun akan terluka,dua hal yang menyakitkan bagi hantu Leo,dan tidak bisa berbuat apa-apa karena ini semua kehendaknya.
Dan jika tetap bersama juga, akan lebih menyakiti Arun karena hantu Leo sudah tau perasaan Arun kepadanya.
Maka dari itu,dia memang harus pergi dari rumah itu,dan akan berusaha mempertemukan pemuda yang mirip dengannya,untuk bisa menjaga Arun.
hantu Leo setelah merapikan lagi kamar yang hancur berantakan dan menata ulang semuanya, tidak seperti kamar yang sering didatangi Arun dulu, supaya Arun tidak teringat lagi padanya.
Dia langsung pergi sebelum pergi dia sembunyikan patung yang sering ditempatinya.
Dan disaat dia berjalan menuju pintu keluar,dia menuju kamar Arun sebentar dan melihatnya,dia pegang rambut Arun dan berkata.
""kamu pasti bahagia.""
Setelah itu dia langsung hilang terbang menuju rumah pemuda yang mirip dengannya.
Pagi hari pun tiba,Arun yang tidur dikamarnya terbangun dengan perasaan yang aneh,seperti rasa kehilangan tapi dia tidak tau itu apa?
"Kenapa perasaan ku seperti ini ya?"
Siti yang mendengar diatas ranjang lalu kaget.
"Lo Mba kok dikamar sini?"
"Maksudnya Sit,kan ini kamarku,"
Jawab Arun "iya Mba tau,, tapi kan Mba Arun kalau ibu gak ada kan sering tidur dikamar atas, yang dijadikan tempat barang-barang?""
Kata Siti lagi.
"Ah masak sih Sit,aku seperti itu?" Jawab Arun.
"Iyaaa?coba tanya Mas Toni kalau gak percaya?"
"Ya wes lah nanti saja aku mau mandi dulu?"
Jawab Arun ke Siti.
"Mba Arun kenapa ya,kok aneh betul hari ini?"
"Apa dia sakit ya?""
"Ah bingung aku."
Siti yang melihat perubahan Arun jadi bingung sendiri.
Sementara itu hantu Leo yang punya tempat baru masih bingung untuk menyesuaikan diri.
"Aduh,aku harus tinggal dimana ini supaya aku bisa mengikuti dia tiap hari."
"Yah sudah lah nanti saja cari tempat sekarang aku akan memulihkan energi ku dulu saja."
Kata batin hantu Leo.
Sedangkan Dimas seorang pemuda yang berasal dari kalimantan,awal mula Dimas dikota Surabaya karena dulu pernah kuliah di kota Surabaya,jadi setelah selesai kuliahnya Dimas langsung mencari pekerjaan dikota tersebut,Dimas seorang pemuda pekerja keras,disiplin dan bertanggung jawab,dari seorang sekertaris,karena keuletanya bekerja dan prestasi diperusahaan bagus,akhirnya Dimas di angkat sebagai manejer, setelah menjadi manejer kariernya lebih cemerlang lagi,sampai dia bisa membuka perusahaan sendiri dalam waktu singkat.
Kepemimpinan nya yang tegas,disiplin membuat semua kariawan nya,segan dengan dia.
Dimas yang hari itu sedang libur kerja dia sedang olahraga,diruang olah raga milik pribadi,disaat dia sudah selesai, ada telefon masuk diponselnya,dari tunangan Dimas Maya namanya yang ada di Kalimantan mereka berdua dijodohkan dari kecil.
"Kringg kringg kringg"
"Halo sayang lagi apa?"
"Ini lagi olah raga,bagaimana kuliahnya?"
"Baik semua lancar." Kata Maya.
"Kamu jadi pulang kan sayang?" Tanya Maya ke Dimas.
"Emm iya," "jangan lupa aku belikan oleh-oleh.
"Iya pasti?" "Ya sudah aku mau melanjutkan olah raga ku." Jawab Dimas.
"Oky sayang?""jawab Maya mengakhiri obrolan mereka.
Sementara itu ditempat Arun,
Arun yang lagi bingung dengan perasaan nya,dia kekamar dan masih memikirkan apa yang terjadi dengan dirinya,lalu tiba-tiba saja dia menangis terisak-isak,Siti yang dari dapur mencari Arun untuk diajak makan,lihat Arun nangis dia kaget.
"Lo Mba kamu kenapa? Kok nangis Mba Arun sakit."
"Gak Sittt Aku gak tau tiba-tiba hati ku sedih banget dan ada rasa yang hilang dalam hatiku tapi aku gak tau apa?"
"Hiks hiks hiks hiiiii""
Siti pun bingung harus bagaimana juga,karena gak tau permasalahannya.
"Ya sudah Mba istirahat saja ya?"kata Siti.
Dengan masih dengan perasaan yang sedih Arun mencoba baring kan tubuhnya diranjang,dikala dia ingin menghadap ke tembok dia melihat sebuah kotak disamping ranjangnya,Arun pun mencoba untuk membuka kotak itu,dilihat nya foto-foto yang ada dan Arun merasa kenal tapi siapa gak tau.
"Ini sebenarnya foto siapa ya,aku kok pernah kenal tapi dimana ya?"
"Aduh kok bingung sih jadinya aku,ya sudahlah aku gak mau berfikir terlalu keras dulu ah."
"Pasti suatu saat aku akan tau siapa dia."
Sementara itu hantu Leo yang dirumah Diimas,dia sudah bisa beradaptasi di rumah itu,dan hantu Leo masih cari-cari tempat mana yang cocok untuk ditempati dan yang slalu dibawa Dimas,setelah lama mencari akhirnya hantu Leo menemukan tempat yang bisa ditinggali dan bisa bersama-sama Dimas terus yaitu jam tangan Dimas yang gak pernah Lepas dari Dimas.
"Sekarang aku sudah menemukan tempat,untuk aku tempati, kali ini aku harus berusaha bisa mempertemukan Arun dengan Dimas."
Hari berganti hari satu minggu pun sudah terlewatkan, tapi keinginan hantu Leo pun belum terpenuhi, hingga akhirnya kurang dua hari lagi,Dimas mau pergi,pulang kekalimatan,dan Dimas harus pergi ke Alfamart untuk membeli kebutuhan perjalanan karena rencananya Dimas bawa mobil sendri pulang jadi naik kapal.
Dan ini lah kesempatan untu hantu Leo mempertemukan mereka berdua,
"Aku harus terkoneksi dengan batin Arun."
mulai pagi sampai jam 3,sore Arun tidak bisa dihubungi lewat batin sekarang,karena sudah terputus, hantu Leo sendiri lah yang memutuskan waktu menghapus penglihatan Arun,
"Aduh bagaimana ini kok gak nyambung-nyambung batin Arun dengan ku."
"Ya Tuhan,rupanya pada waktu aku menghapus penglihatan Arun ke Aku, ternyata terputus juga, telepati batin ku sama dia."
"Satu-satunya jalan aku harus mengajak Arun kesini." Kata batin Leo.
Setelah sampai di Alfamart hantu Leo langsung secepatnya pergi keArun,dan pada saat itu Arun sebenarnya mau mandi habis beres-beres.
Sedangkan hantu Leo setelah deket Arun mencoba,untuk komonikasi dengan batin Arun, dibisiki nya Arun secara halus.
"Arunnn ayolah ke Alfamart sebentar saja."
Arun dengan sadar gak sadar dia merasa pingin ke Alfamart.
"Kenapa aku kok pingin ke Alfamart ya?" Dalam hati Arun.
"Sittt aku ke Alfamart sebentar Ya?"
" Lo Mba,gak mandi dulu?Mba masih kucel gitu?"" Jawab Siti.
"Gak deh Sit sebentar saja,lagian siapa Sitt,,,yang Mau sama Mba." "Yah belum tentu Mba pas di Alfamart ketemu sama pangeran hehehe."" Kata Siti lagi ke Arun.
"Elehhh,pangeran kodok apa?"" Jawab Arun sambil terkekeh.
Akhirnya Arun dengan penampilan dekilnya karena belum mandi langsung berangkat.
"Aku mau beli sabun mandi dulu soalnya Sitt?"
"Iya Mbaa?"" Jawab Siti.
Lalu hantu Leo mengikutinya disampingnya.
Dalam batin hantu Leo gak ketemu Arun satu minggu,merasa kasian dia.
"Arunn kenapa keadaan Arun seperti ini sekarang badan Arun kurusan."
"Leo kau memang telah menyakiti dia?" Suara halus batinhantu Leo.
"Maafkan aku Arunn,tapi kali ini kamu harus bener-bener bahagia."
"Akan aku buat Dimas untuk memperhatikanmu."