NovelToon NovelToon
Kebangkitan Meridian Naga

Kebangkitan Meridian Naga

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Ichsan Ramadhan

Di tengah kemegahan Klan Naga Api, Ren hanyalah aib dan sampah masyarakat. Dilahirkan dengan meridian yang tertutup rapat, ia dianggap tidak memiliki bakat sama sekali. Hinaan, pukulan, dan pengkhianatan menjadi makanan sehari-harinya, hingga akhirnya ia diusir dengan kejam dari klannya sendiri, dibiarkan mati di alam liar.

Namun, takdir memiliki rencana lain. Di ambang kematian, darah nenek moyang yang terpendam di dalam tubuhnya akhirnya berdenyut. Meridian yang dianggap cacat itu ternyata adalah Ruang Suci Naga, tempat bersemayamnya kekuatan purba yang telah tertidur ribuan tahun!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichsan Ramadhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6: Jejak Nenek Moyang Pintu Menuju Alam Bawah Sadar

Sinar matahari pagi menerangi hutan lebat, namun Ren seolah tidak merasakannya. Ia duduk bersila di dalam gua, matanya terpejam rapat, namun aura yang memancar dari tubuhnya kini berbeda total. Tidak lagi lemah dan redup, melainkan stabil dan dalam, seperti sumur yang airnya tak pernah kering.

Di sebelahnya, Xue Ying tidak mengganggu. Gadis itu duduk memunggungi Ren, berjaga dengan pedang di pangkuan, memberikan ketenangan total agar temannya bisa berlatih. Ia bisa merasakan ada perubahan besar yang sedang terjadi pada tubuh Ren.

Tenang... rilekskan seluruh otot... biarkan pikiranmu kosong seperti cermin... suara Naga Emas memandu dengan nada rendah dan berwibawa.

"Aku sudah siap, Leluhur. Ke mana kita harus pergi?" tanya Ren dalam batinnya.

Ke tempat di mana ingatan pertama kali tercipta. Ke pintu gerbang yang terkunci selama ribuan tahun di dalam jiwamu. Ikuti aliran darahmu... turun... turun semakin dalam...

Ren memejamkan mata lebih erat. Ia membayangkan dirinya sedang terjun bebas ke dalam jurang kegelapan. Dunia luar perlahan menghilang. Suara angin, suara burung, semuanya lenyap. Yang tersisa hanyalah dirinya dan kesunyian abadi.

Tiba-tiba...

BUUUUMMMM!!!

Sebuah ledakan hebat terjadi di alam pikirannya.

Mata Ren terbuka lebar. Ia ternganga melihat pemandangan di hadapannya. Ia tidak lagi di dalam gua sempit. Ia kini berdiri di atas sebuah jembatan batu yang melintasi lautan awan putih. Di depannya, terbentang sebuah gerbang raksasa yang terbuat dari emas murni dan batu giok hijau.

Gerbang itu tingginya puluhan meter, penuh dengan ukiran-ukiran naga yang sangat detail dan hidup. Di atas gerbang itu tertulis huruf-huruf kuno yang berpendar cahaya keemasan.

"Ini... ini di mana?" bisik Ren takjub.

Ini adalah Alam Bawah Sadar, ruang dimensi yang terhubung dengan jiwamu. Gerbang di hadapanmu itu adalah pintu masuk ke Aula Memori Leluhur. Di sana tersimpan semua pengetahuan, teknik, dan sejarah seluruh generasi pendahulu kita.

Ren melangkah maju, menyentuh permukaan gerbang yang dingin dan keras. "Jadi... di dalam sana ada jawaban kenapa klan kita bisa sekuat dulu? Dan kenapa sekarang mereka menjadi begitu picik?"

Benar. Mata mereka buta karena terlalu tergiur kekuatan instan. Mereka lupa akar. Mereka lupa bahwa kekuatan terbesar bukan terletak pada seberapa cepat energi mengalir, tapi seberapa dalam pemahamanmu akan alam semesta.

Naga Emas berhenti sejenak.

Namun gerbang ini tidak akan terbuka untuk sembarangan orang. Kau harus membuktikan bahwa kau layak mewarisi nama kita.

"Bagaimana caranya?" Ren menegapkan badan, siap menghadapi ujian apa pun.

Gunakan emosimu. Ingat rasa sakitnya. Ingat hinaannya. Ingat janjimu. Biarkan api kemarahan dan tekadmu membakar segel ini! Teriakkan apa yang paling kau inginkan!

Mata Ren menyala. Gambar-gambar masa lalu berputar cepat di kepalanya. Wajah Tetua yang dingin, tendangan sepupu yang menghina, dinginnya malam di bawah jembatan, dan... senyum hangat Xue Ying.

Semua perasaan itu meledak menjadi satu kekuatan dahsyat!

"AKU INGIN KEKUATAN! AKU INGIN KEADILAN! AKU REN, CUCU DARAH NAGA! BUKA GERBANG INI!!"

Ren berteriak sekuat tenaga, memukul pintu gerbang itu dengan telapak tangannya.

ROOOOAAAAARRR!!!

Suara auman naga yang menggelegar terdengar dari dalam gerbang. Ukiran naga di atas batu itu seolah hidup, matanya menyala merah darah.

Pintu gerbang raksasa itu perlahan terbuka dengan bunyi besi berat yang bergesekan, KRRRRKKKK...

Cahaya yang sangat terang memancar keluar, menyelimuti seluruh tubuh Ren.

 

Ketika cahaya mereda, Ren melangkah masuk. Ia terpana melihat apa yang ada di dalamnya.

Ini bukan sekadar ruangan, melainkan sebuah galaksi mini! Ribuan, bahkan jutaan bola cahaya melayang di udara. Di tengah ruangan itu, berdiri sebuah singgasana kosong yang megah.

Itu semua adalah bola memori. Setiap bola berisi pengalaman hidup, teknik bela diri, dan pemahaman jalan kultivasi dari para leluhur yang sudah meninggal.

Ren berjalan mendekati salah satu bola cahaya yang paling dekat. Ia menyentuhnya perlahan.

TRANG!

Gambar-gambar langsung muncul di benaknya. Terlihat seorang prajurit besar sedang bertarung melawan ribuan musuh sendirian. Terlihat bagaimana ia mengayunkan pedang, bagaimana ia bernapas, bagaimana ia memanipulasi energi. Informasi itu mengalir deras masuk ke otak Ren, bukan dipaksa, tapi diserap secara alami.

"Wah... ini luar biasa..." Ren terpesona. "Jadi aku bisa mempelajari semua teknik ini hanya dengan menyentuhnya?"

Bukan hanya mempelajari, kau akan mengalaminya sendiri. Otak dan tubuhmu akan mengingat gerakan itu seolah kau sendiri yang melakukannya selama puluhan tahun.

Ren beralih ke bola lain, dan lagi, dan lagi. Ia merasa seperti spons yang kering dimasukkan ke dalam air. Ia menyerap ilmu-ilmu pertempuran, strategi perang, hingga cara membedakan ramuan obat beracun.

Namun, saat ia berjalan menuju bagian paling dalam, di mana bola cahayanya paling besar dan berwarna emas tua, langkahnya terhenti.

Ada sebuah dinding batu yang tertulis sejarah panjang klan mereka. Ren membacanya perlahan.

Wajahnya berubah pucat, lalu memerah menahan amarah.

"Jadi... ini kebenarannya?" Ren gemetar. "Dulu Klan Naga Api bukan sekadar klan pedesaan. Kita adalah penjaga perbatasan benua! Kita memiliki wilayah seluas kerajaan! Tapi kenapa bisa menyusut menjadi sekecil sekarang?"

Karena pengkhianatan... dan karena kebodohan. suara Naga Emas terdengar muram. Ratusan tahun lalu, ada perpecahan besar. Sebagian leluhur ingin menggunakan kekuatan untuk kebaikan, sebagian lagi ingin menguasai dunia dengan cara apa pun.

Mereka yang serakah itu mencoba memaksakan energi ke dalam tubuh dengan cara yang salah. Mereka merusak warisan asli kita dan menciptakan teknik tiruan yang lemah. Generasi demi generasi, darah naga di tubuh mereka semakin encer, semakin lemah.

Hingga akhirnya... mereka tidak lagi mampu melihat kebenaran. Mereka mengira teknik buatan mereka adalah yang terbaik. Dan saat kau lahir dengan tubuh asli, tubuh "Model Kuno" yang sempurna... mereka justru mengira itu cacat karena tidak cocok dengan teknik buangan mereka!

Ren mengepalkan tangannya kuat-kuat hingga kuku menancap ke daging.

"Jadi... mereka yang bodoh! Mereka yang sudah menyimpang dari jalan yang benar! Dan aku... aku satu-satunya yang memiliki darah murni?"

Tepat sekali. Kau adalah kembalinya sang Raja. Tubuhmu adalah bentuk asli yang diciptakan oleh langit dan bumi. Mereka membuang berlian, dan mengira itu batu kali.

Perasaan lega, marah, dan bangga bercampur menjadi satu. Ren kini mengerti segalanya. Ia tidak perlu merasa rendah diri lagi. Mereka yang ada di klan itu sebenarnya adalah versi rusak dari dirinya!

"Aku akan memperbaiki segalanya," Ren berbisik tegas. "Aku akan membawa nama Naga Api kembali ke puncaknya. Bukan dengan cara mereka yang kejam dan picik, tapi dengan cara leluhur yang sejati!"

Itu baru semangat cucuku!

Sekarang, ambillah hadiah pertama untukmu.

Sebuah buku tebal yang terbuat dari kulit naga melayang turun dari udara, mendarat lembut di tangan Ren.

Ini adalah Kitab Naga Berdarah. Di dalamnya terdapat 9 lapis teknik kultivasi sejati. Mulailah berlatih dari lapis pertama. Jangan terburu-buru. Fondasi yang kokoh akan membawamu sampai ke puncak surga.

Ren memeluk buku itu erat-erat. Ini adalah harta paling berharga di dunia baginya.

 

Kembali ke dunia nyata...

Mata Ren terbuka seketika. Cahaya emas melintas cepat di pupil matanya.

WUSH!

Angin berhembus kencang dari tubuhnya, menerbangkan debu-debu di sekitarnya.

"Huahhh..." Ren mengembuskan napas panjang. Napas itu berbentuk uap putih yang padat dan melesat jauh ke depan, menandakan bahwa kontrol energinya sudah mencapai level baru.

Ia merasa ringan, kuat, dan jernih. Seolah baru saja lahir kembali.

"Ren? Kau tidak apa-apa?" Xue Ying segera menoleh, matanya membelalak melihat perubahan aura Ren. "Kau... kau terlihat berbeda. Lebih... agung."

Ren berdiri, lalu tersenyum lebar. Senyum yang penuh percaya diri dan karisma.

"Aku baik-baik saja, Xue Ying. Bahkan lebih dari baik," Ren menepuk dadanya. "Aku baru saja pulang ke rumah yang sebenarnya. Dan aku membawa banyak sekali hadiah."

Ia melangkah mendekati gadis itu, matanya berbinar.

"Siap untuk melihat keajaiban? Mulai hari ini, permainan yang sesungguhnya baru dimulai."

Di dalam jiwanya, sang Naga Emas tertawa puas. Pintu takdir telah terbuka lebar, dan tak ada yang bisa menutupnya lagi.

1
Jade Meamoure
😍😍😍
Jade Meamoure
novel yg bagus...moga kedepannya anda tetap berkarya
Jade Meamoure
kisah percintaan d balut kultivasi tp aq salut Krn tk ada adegan yg vulgar hanya d novel anda lho Thor 👍👍👍 sukses n sehat selalu
Didit Nur
terlalu sombong dan terlalu pamer kekuatan
Didit Nur
MC nya terlalu sombong dan terlalu pamer kekuatan, biasanya air beriak tanda tak dalam. harusnya seperti laut yg tenang Namum memiliki ombak yg ganas
Cahya Laela Tsaniya
kata keren kayaknya kurang pas 🙏🏾🙏🏾🙏🏾mungkin kata luar biasa sedikit cocok.
.🙏🏾🙏🏾🙏🏾 maafkan saya sedikit sok tau🤭
Cahya Laela Tsaniya
terdengar aneh kata Mbak 🙏🏾🙏🏾,mungkin kata Mbak diganti Nona ,biar enak didengar🤭
Cahya Laela Tsaniya
semangat Thor 💪💪💪
Cahya Laela Tsaniya
Kayaknya ada yg terlewat / tidak terbaca ya🤔🤔🤔🤔??? Tingkatan kultivasi apa saja Thor??
Cahya Laela Tsaniya
semangat Thor 💪💪💪!!!!
T28J
semangat thor✍️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!