Gita mati karena penghianatan, ia didorong oleh keluarga dan sahabatnya sendiri ke tengah zombie demi menyelamatkan diri mereka. namun, Gita kembali ke masa satu bulan sebelum wabah mematikan menghancurkan dunia. dengan ingatan masa depan dan sebuah kalung Dimensi misterius, Gita bersiap menghadapi kiamat sebelum menjauh dari orang - orang yang pernah membunuhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duna Dara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
17
Gita membayar belanjaan nya dari pasar ikan sebanyak 500 juta, dia membeli semua yang menurut dia nanti butuh jadi tanpa sadari dia membeli banyak barang.
Gita juga membeli lagi pakan hewan, dia membeli banyak pakan hewan kecuali kambing dan sapi, rumput di ruang dimensi sangat banyak jadi dia tidak memerlukan pakan untuk sapi dan kambingnya.
Ternyata di belakang pasar ikan ada pasar tradisional juga, jadi Gita mampiri ke pasar tradisional dulu.
Gita mampir ke sana untuk melihat - lihat, mungkin saja ada sesuatu yang bisa dia beli.
Saat Gita berjalan tiba - tiba dia melihat ada bibit sayuran, bibit cabe, bibit terong ungu dan banyak lagi.
Gita tanpa menawar langsung membeli dengan rakus sampai semua orang yang melihat Gita belanja berpikir jika Gita sudah gila.
Karena di musim dingin seperti ini mana ada tumbuhan yang hidup.
"Jadi semuanya berpa pak?" tanya Gita
"1 juta saja mbak" jawab bapa penjual bibit sayuran
Dia tersenyum puas karena menipu Gita dengan bibit yang hampir mati karena kedinginan itu.
Harunya harga untuk bibit itu di bawah 500 ribu, namun karena Gita seperti orang bodoh jadi dia menaikan harganya 2 kali lipat.
Gita juga tidak lupa membeli bumbu - bumbu dapur dan banyak lagi yang dia beli.
Tambahan stok sembako pun Gita tambah tanpa harus menawar harga.
Beras pun Gita tambah dan banyak lagi, Gita sampai harus menyewa mobil box untuk mengantarkan belanjaan nya ke apartemennya.
Toh sekarang semua orang di apartemennya sudah tau akan ada bencana jadi dia santai saja.
Namun hanya sembako saja yang di kirim dengan box jika ikan dan hewan hidup lainya Gita bawa dengan mobil nya karena dia akan langsung memasukinya ke dalam ruang dimensi.
3 Jam Kemudian
Gita pun pulang bersama mobil box yang dia sewa, mobil box itu mengikuti Gita di belakang.
30 Menit Mereka Sampai Di Basement.
Dan saat mereka sampai di basement alangkah terkejutnya supir dan kenek mobil, karena melihat tumpukan belanjaan yang banyak dan seperti gudang makanan di basement ini.
"Mbak ini ada acara apa ya? Ko banyak makanan kaya gini?" tanya pak supir
"Ah ini. Untuk amal pak, mereka drop di sini nanti di angkut lagi ke desa - desa terpencil. Nanti juga langsung di angkut lagi soalnya kan cuaca kaya gini jadi lebih cepat lebih baik makanannya di sumbangkan" jawab bohong gita
Agar orang - orang yang nantinya mencari makan tidak ke sini jadi Gita berbohong jika makanan ini untuk di sumbangkan ke daerah terpencil.
"Oh begitu ya. kalau begitu saya kerja dulu mbak. Nanti setelah sudah selesai saya beritahu" balas pak supir
"Iya pak" ucap Gita
Gita pun langsung menuju mobilnya dan memasukan semua ikan dan hewan hidup lainya ke dalam ruang dimensi dengan sekejap.
Tanpa di sadari kedua orang yang sedang fokus menurunkan barang belanjaan Gita.
Karena menurunkan belanjaannya akan lama jadi Gita kembali ke rumahnya untuk membuatkan minuman dan mengambil makanan untuk dua pekerja ini, sekalian dia juga mengganti baju.
2 Jam Kemudian
Belanjaan gita semua sudah turun, Gita juga sudah memberi mereka makan dan minum.
"Semuanya sudah turun mbak" ucap pak supir
"Iya pak. Ini uangnya, terima kasih ya" ujar Gita
"Iya mbak. Terima kasih, jika perlu mobil box lagi bisa hubungi nomor saya, mbak" balas pak supir
"Iya pak" ucap Gita
Gita memberi uang sekitar 10 juta untuk harga menyewa mobil, dia memberikan uang banyak untuk mereka karena nanti uang tidak
Akan berguna lagi.
Mobil box pun pergi keluar dari apartemen, saat situasi di basement kosong tak ada orang di sana, dengan sekejap tumpukan belanjaan Gita langsung Gita masukan ke dalam ruang dimensi.
"Mbak Gita" ucap seseorang dari belakang
Deg
Gita berbalik badan dan melihat jika Dani yang sedang berada di basement juga
"Eh mas Dani, lagi ambil belanjaan ya mas" tanya Gita
"Iya mbak. Mbak lagi apa di situ?" tanya Dani
"Berarti dia gak liat gue tadi dong" ucap dalam hati Gita
"Ah aku tadi ngambil handphone yang ketinggalan mas" alasan Gita
"Oh..." balas Dani
"Mau saya bantu gak mas. Itu segitu lagi, saya bantu ya" ucap Gita
"Eh gak papa mbak, saya bisa sendiri" tolak Dani
"Gak papa mas. Sekalian" balas Gita
Gita membantu Dani membawa belanjaan nya ke dalam lift dan lift pun naik.
Ting
Lantai 9
"Makasih ya mbak udah bantuin saya" ucap Dani
"Iya mas, sama - sama" balas Gita sembari tersenyum
Gita melihat ke depan unit Dani banyak sekali Makanan yang belum di masukan ke dalam unit kamarnya.
Semua orang seharian ini bekerja keras membeli dan memasukan makanan tanpa rasa lelah.
Ting!
Pintu lift kembali terbuka di lantai unit apartemen Gita.
Gita langsung masuk dan langsung membersihkan badannya yang sudah bau dengan ikan dan keringat.
"Nanti lah gue liat. Mandi dulu gue" gumam Gita
Gita mandi terlebih dulu dan setelah itu dia akan bersantai sebentar dan makan.
20 menit Gita berendam dia keluar dari dalam kamar mandi dan berganti baju.
"Masuk" ucap Gita
Gita pun langsung masuk ke dalam ruang dimensi.
Saat Gita masuk dia tersenyum bahagia, karena melihat kolam - kolam yang cukup besar telah tersusun dengan rapih di ujung perkebunan.
Dan ada namanya juga, jadi saat Gita ingin makan ikan gurame langsung bisa tau di mana kolam ikan gurame berada
Dan untuk sembako yang di beli Gita tadi, membuat supermarket Gita berubah menjadi 4 lantai
Semua tersusun dengan rapih di tempatnya, barang barang berat ada di lantai 1 seperti beras, Ari mineral, dan makanan yang Gita beli dari restoran. sedangkan untuk makanan ringan lainya ada di lantai atas.
"Eh iya gue belum panen telur bebek sama Telur ayam, pasti udah banyak ini" ujar Gita
Gita langsung membawa keranjang mengganti bajunya dengan baju khusus berada di peternakan.
Saat masuk ke dalam kandang bebek dia melihat tumpukan telur yang sangat banyak, mungkin ada 200 telur hari ini.
"Oke let's go" bahagia Gita sembari memasang headset untuk mendengarkan musik.
10 Menit Gita Mengambil Semua Telur Bebek
Setalah terkumpul, Gita masuk ke dalam supermarket nya dan memasukan telur bebek ke dalam bank telur bebek.
Jadi nanti saat Gita ingin mengambil telur bebek yang ada di rak, telur yang sudah Gita bawa akan di ganti lagi dengan telur yang baru jadi telur tidak akan habis dan tersimpan dengan baik.
Gita pun kembali memanen telur ayam yang begitu banyak melebihi telur bebek.