NovelToon NovelToon
Pewaris Kaisar Es Jiang Yuan

Pewaris Kaisar Es Jiang Yuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Fantasi Timur / Action
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Chizella

Jiang Yuan—18 tahun, hidup terasing di Desa Daun Hijau. Ketika desanya dihancurkan oleh kelompok misterius dari Aula Jiwa, ia terpaksa melarikan diri demi menyelamatkan nyawanya.

Di ambang kematian, Jiang Yuan diselamatkan oleh Wang Ning, seorang tetua kuat dari Sekte Bulan Kabut. Melihat bakat dalam dirinya, Wang Ning menjadikan Jiang Yuan sebagai murid dan membawanya memasuki dunia kultivasi.

Kini, Jiang Yuan harus bertahan di dunia yang kejam dan penuh bahaya, menempuh jalan menuju puncak kekuatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chizella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17: Cara bertahan hidup

Pintu besar Paviliun Pelelangan Surgawi terbuka lebar, memperlihatkan bagian dalam yang megah dan mewah. Lampu-lampu kristal menggantung di langit-langit tinggi, memancarkan cahaya keemasan yang menerangi seluruh ruangan. Di dalam, puluhan kursi yang dilapisi sutra merah tersusun rapi menghadap panggung utama yang dilindungi oleh formasi pelindung.

Ruan Mei, Feng Yun, dan Dai Tong melangkah masuk dengan langkah mantap. Mata mereka menyapu ruangan dengan cepat, mengamati setiap sudut dan setiap orang yang sudah hadir di sana.

Sementara itu, Jiang Yuan tidak ikut masuk. Ia berdiri di luar pintu, menatap ketiga rekannya yang perlahan menghilang di balik pintu besar itu.

"Aku ada urusan lain," ucapnya singkat pada Ruan Mei sebelum berpisah. "Aku akan kembali nanti."

Ruan Mei hanya mengangguk, tidak bertanya lebih jauh. Meski penasaran, ia tahu bahwa Jiang Yuan adalah tipe orang yang tidak akan menjawab jika tidak ingin menjawab.

Dengan cepat, Jiang Yuan berbalik dan melangkah menjauh dari Paviliun Pelelangan Surgawi.

Langkah kakinya cepat dan pasti, membawanya menyusuri jalan-jalan Kota Xing yang ramai sebelum akhirnya berbelok ke arah yang lebih sepi.

"Ada apa, Jiang Yuan?" Suara Bing Bi terdengar di kepalanya, penuh rasa ingin tahu. "Bukankah kau berniat untuk mencari beberapa teknik harta yang berguna di pelelangan itu?"

"Tadinya memang seperti itu," jawab Jiang Yuan dalam hati, matanya tetap waspada mengamati sekeliling. "Tapi kurasa ini tidak akan berjalan semulus yang kubayangkan."

"Maksudmu?" nada suara Bing Bi menjadi lebih penasaran.

"Begitu banyak orang yang hadir," jelas Jiang Yuan sambil terus melangkah. "Kebanyakan dari mereka adalah keluarga kaya dan sekte-sekte besar. Aku yakin mereka tidak akan segan-segan untuk merebut Tulang Phoenix Abadi jika ada kesempatan. Terlebih lagi, aku tidak begitu yakin bahwa Wang Ning adalah satu-satunya yang menginginkan artefak itu."

Ia berhenti sejenak di pinggiran kota. Matanya yang tajam menyapu ke segala arah, memastikan tidak ada yang mengikutinya.

"Karena itulah, lebih baik bersiap lebih dulu. Aku tidak mau terjebak dalam situasi tanpa jalan keluar."

Tanpa membuang waktu, Jiang Yuan mengeluarkan pedang terbangnya. Dengan satu lompatan ringan, ia melesat naik ke udara dan terbang meninggalkan Kota Xing, menuju hutan yang tak jauh dari sana.

Dalam waktu singkat, ia sudah berada di tengah-tengah hutan lebat. Pepohonan tinggi menaungi area itu, menciptakan suasana teduh dan tersembunyi yang sempurna untuk persiapan rahasia.

Jiang Yuan melompat turun dari pedangnya, mendarat dengan lembut di atas tanah yang tertutup dedaunan kering. Dengan satu pikiran, pedangnya langsung tersimpan kembali ke dalam cincin penyimpanan.

"Kak Bing," panggilnya dalam hati, suaranya serius. "Ajari aku formasi teleportasi. Yang mudah, cepat, tapi cukup jauh."

Di dalam Lautan Kesadarannya, Bing Bi mengangkat alisnya yang lentik. Wanita itu menyilangkan kedua tangannya di bawah puncak kembarnya, ekspresi setengah kagum setengah kesal.

"Bocah sialan," ucapnya dengan nada sedikit meninggi. "Meminta formasi yang begitu bagus dengan cara yang mudah, itu terlalu tidak masuk akal, kan?"

Namun, setelah jeda sejenak, senyuman misterius menghiasi bibir merahnya.

"Tapi karena kau menanyakannya padaku, tentu saja aku punya."

Bing Bi melangkah mendekat dalam Lautan Kesadaran Jiang Yuan. Telapak tangannya yang mulus dan dingin menyentuh kening pemuda itu.

Pada saat itu juga, pengetahuan tentang formasi teleportasi mengalir deras dari Bing Bi ke dalam pikiran Jiang Yuan, tulisan-tulisan bercahaya, pola-pola energi yang rumit, serta petunjuk detail tentang cara mengaktifkannya.

Jiang Yuan menutup matanya sejenak, mencerna setiap informasi yang baru saja ia terima. Dalam pikirannya, ia melihat diagram formasi yang terbentuk dari garis-garis energi berkilau, titik-titik fokus yang harus ditempatkan dengan presisi, serta mantra pengaktif yang harus diucapkan dengan nada yang tepat.

Setelah selesai mempelajari semuanya, ia membuka mata dan segera mulai bekerja.

Dengan gerakan cepat dan terukur, ia mulai memasang formasi di tanah hutan.

Tangannya bergerak dengan presisi, menggambar pola-pola energi di permukaan tanah menggunakan Dou Qi miliknya. Garis-garis bercahaya perlahan terbentuk, membentuk lingkaran kompleks yang dipenuhi simbol-simbol kuno.

Keringat mulai membasahi dahinya. Meski formasi ini tergolong sederhana bagi seorang Kaisar Peri Es, bagi Jiang Yuan yang masih berada di Ranah Dou Shi, ini adalah tugas yang cukup menguras energi.

Tiga puluh menit berlalu.

Akhirnya, dengan satu sapuan tangan terakhir, formasi itu terbentuk sempurna. Jiang Yuan menghela napas panjang, mengusap keringat di dahinya dengan punggung tangan.

Di depannya, lingkaran formasi berkilauan samar di bawah dedaunan, siap digunakan kapan saja.

Dengan satu gerakan tangannya yang lain, formasi tersebut langsung meredup dan tersamarkan di tanah. Daun-daun kering dan ranting-ranting kecil menutupi permukaannya, membuatnya hampir tidak terlihat oleh mata telanjang.

"Sisanya tinggal menunggu gerakan selanjutnya," gumumnya puas.

"Bagus," suara Bing Bi terdengar di kepalanya, penuh kekaguman. "Kau belajar dengan cepat. Mungkin kau memang memiliki bakat untuk formasi."

Jiang Yuan tersenyum tipis. Namun, ia tidak membuang waktu untuk berlarut-larut dalam kebanggaan. Dengan satu pikiran, pedang terbangnya kembali muncul di hadapannya.

Ia langsung menaiki pedangnya dan melesat naik ke udara. Dou Qi tipis membentuk garis berkilau di belakangnya saat ia terbang meninggalkan hutan, kembali menuju Kota Xing.

Di kejauhan, dari atas ketinggian, ia bisa melihat atap-atap Paviliun Pelelangan Surgawi yang berkilauan di bawah sinar matahari. Pelelangan mungkin sudah akan segera dimulai.

"Kembali sekarang," pikirnya. "Semoga Ruan Mei tidak terlalu marah karena aku pergi."

Di dalam Lautan Kesadarannya, Bing Bi tertawa kecil. "Aku yakin dia pasti marah. Tapi kau sudah terbiasa, bukan?"

Jiang Yuan tidak menjawab, hanya mempercepat laju pedangnya.

Di bawah, Kota Xing yang sibuk dan ramai terbentang luas. Dan di dalam Paviliun Pelelangan Surgawi, persaingan untuk mendapatkan artefak langka akan segera dimulai.

Jiang Yuan telah menyiapkan jalan keluar cadangannya.

1
yayat
sungguh kuat mental jian
yayat
dapat bonus extra ni dari tetua ning
Cecilia: tinggal tunggu mainnya😋
total 1 replies
emg gw pikirin?
yh, ini mc ga naif, ga asal ambil harta, best deh
emg gw pikirin?
mc msi cool2 dsnii
emg gw pikirin?
suka dchhh sama mc gni
Gege
belom kunjung ada adegan kulit bertemu kulit dan bulu bertemu dengan bulu dalam adegan kultivasi ganda untuk meningkatkan kekuatan sang MC..💪😄🤣🤭
Cecilia: hampir ini🗿 dikit lagi, besok keknya
total 1 replies
Cecilia
besok ku up sampe bab 40
yayat
ditunggu
Cecilia
letsgooo, tungguin next bab gaes
Tsumuri Makabe
bagus, mc op, licik
Tsumuri Makabe
lesgooo jiang yuann
Tsumuri Makabe
/Determined//Determined//Determined//Determined/
Tsumuri Makabe
/Determined//Determined//Determined/
Tsumuri Makabe
hmmm, awal yg bagus
asammanis
kurus dagingnya dikit
yayat
apa ni yg diminta ga mungkin minta nganu kn haha
Gege
di tunggu proses penyatuan yin yang dalam tajuk kultivasi ganda mempraktekkan isi kitab kamasutra 99 gerakan, guna memanen energi..🤣😄..makin banyak hareem makin kuwatt MC nyaaaah...💪
Cecilia: nantikan aja bab 39nya wkwk, bentar lagi🗿
total 1 replies
yayat
wah hal apa ni lanjut
Fajar Fathur rizky
gambar wang ning thor
Cecilia: ntar di bab 39 pas mereka nganu
total 1 replies
Zed Wara
13. Da da
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!