NovelToon NovelToon
Mafia Penyejuk Hati Season 2

Mafia Penyejuk Hati Season 2

Status: tamat
Genre:Action / Romantis / Komedi / Mafia / Persaingan Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Roman-Angst Mafia / Beda Usia / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:15.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Rosma Yulianti

VANO SALVATRUCHA
Putra dari Vino Salvatrucha dan Vira Laurent. pria yang mengambil hampir seluruh sifat ayahnya itu kini tumbuh dewasa, Vano mengambil alih seluruh kekuasaan Salvatrucha dari tangan orangtuanya. Sebagai pewaris satu satunya Vano harus bekerja keras untuk mengembangkan seluruh perusahaan Salvatrucha namun disamping itu sifat gilanya terhadap senjata senjata tajam dan berbahaya memang sudah tidak bisa dihilangkan oleh karena itu selain menjadi pemimpin Salvatrucha Group vano adalah pemberantas mafia terbesar dinegara nya.

Vallen
Gadis delapan belas tahun yang sudah mendapat gelar sebagai pembunuh tanpa ampun, Valen adalah gadis bermata dingin dan tajam. Valen tidak memiliki hati ketika membunuh seseorang, sekali saja dia tahu dirinya dibohongi oleh musuh maka orang itu akan habis ditangan sang mafia unik ini, namun karakter yang dimiliki Vallen berbeda beda. ada saatnya dia menjadi kucing kecil penurut namun ada saatnya dia menjadi gadis tangguh yang membunuh seluruh musuhnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma Yulianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 17

"Pantas saja tidak ada penjaga berwujud manusia" ucap Vano melihat 5 ekor singa sedang berjaga mengelilingi rumah.

Dor,,,dor,,dor!!!

Ethan menembak kan obat bius kearah lima singa tersebut sehingga mereka terkapar lemah diposisi masing-masing.

"Ayo, kurasa tempat ini tidak aman jika terlalu lama disini" ujar Ethan.

Vano mengangguk lalu berjalan menuju pintu rumah, namun keduanya kembali dikejutkan dengan tidak terkunci nya pintu itu sedangkan ada manusia didalam sana, bisa saja lima singa itu masuk dan memangsa Vallen.

"Tempat ini benar benar gila" kata Vano lalu memasuki rumah.

Didalam Vano tersentak melihat perabotan rumah lengkap tanpa ada kurang sedikitpun, cat rumah serba putih senada dengan gorden itu terlihat sangat nyaman.

"Apa kau percaya ada rumah mewah didalam hutan?" Tanya Ethan menatap sekeliling ruangan.

"Aku percaya karena aku melihatnya" jawab Vano.

"Jangan tergoda dengan semua ini, cari Vallen sekarang" imbuh Vano mulai fokus dengan tujuan nya.

"Baiklah"

Keduanya berpencar untuk mencari keberadaan Vallen, Ethan mencari dilantai bawah sedangkan Vano mencari diatas.

Mereka menghabiskan banyak waktu untuk menyusuri rumah itu namun tidak ada Vallen disana, Vano mulai berkeringat melihat Vallen menghilang ditelan bumi.

Ceklek

Ini kamar terakhir yang dibuka oleh Vano dan disana masih tidak ada Vallen, bisa dikatakan Vano mulai menyerah sekarang.

"Kau dimana Vallen" Gumam Vano lemah dan duduk dikasur sementara menunggu Ethan.

Pip,,,pip,,,pip

Vano memasang telinganya tajam tajam mendengar suara, awalnya Vano berpikir itu adalah hitungan mundur dari suara bom tapi tidak suara itu berbeda.

"Vallen jangan bercanda, katakan kau disini!" Ucap Vano hingga berdiri mencari sumber suara.

Pip,,pip,,pip,,pip

Suara itu semakin keras ketika Vano mendekati lemari kaca didepannya, Vano mencoba membuka lemari tersebut tetapi terkunci, kecurigaan Vano semakin tinggi pasalnya dari seluruh ruangan hanya lemari tersebut yang dikunci.

"Vallen!"

Pip,,,pip,,,pip

Hanya suara itu yang menjawab Vano, dia mencari kunci disekitar lemari namun tidak ada.

"Sebentar, aku menyebut kan nama Vallen lalu suara itu muncul, bagaimana jika aku memanggil nama orang lain" gumam Vano.

"Zea!!"

Hening, suara tadi tidak ada lagi. Vano semakin yakin orang yang ada didalam adalah Vallen. Vano ingin mendobrak kaca lemari didepannya namun urung karena Vano lebih tertarik untuk melihat benda disamping lemari.

"Sial!!" Vano melihat sepasang bom menempel disana, sedikit emosi memang jika melihat bom seperti ini tapi disisi lain Vano senang bermain dengan bom.

"Orang itu bodoh sekali kenapa meletakkan bom kelas bawah seperti ini" ucap Vano tersenyum sinis.

Ceklek

Ethan masuk kedalam kamar yang sama dengan Vano karena bosnya tak kunjung keluar dari ruangan itu.

"Kau membawa perlengkapan penjinak bom?" Tanya Vano.

"Tidak" jawab Ethan mendekati Vano.

"Tapi aku membawa ini" ucap Ethan mengeluarkan pisau kecil dari saku jasnya.

"Tidak sia sia aku membawa mu" ujar Vano tersenyum tipis mengambil pisau itu lalu mulai membongkar bom didepannya.

Vano orang yang sangat pintar dalam merakit ataupun menjinakkan bom jadi bom kelas bawah seperti ini sangat mudah untuk dijinakkan olehnya.

"Cih ketua mu sangat bodoh Vallen" ucap Vano melepas bom yang sudah berhasil ia jinakkan.

Braakkk

Tanpa aba aba Vano menghancurkan lemari kaca itu hingga kacanya tumpah berserakan, kedua tidak melihat apapun didalam melainkan hanya baju biasa.

1
int.mi
rumah ny keren😅
int.mi
penasaran, tapi seru😷
Nabila zaskia
Biasa
Nabila zaskia
Kecewa
Hilda Nur mashumah
rengkarnasi nya Umi Vira
Febri Ana
galak amat thor jadi ngeri sama vira
Febri Ana
lanjuuttt
Febri Ana
masih agak lupa sesion 1 seru lanjuutt
Edwinsyah
Luar biasa
lidya Fransiska
❤️
Rehan 14
baguss banget q sukaaaaaa.... 😚😚😚😚😚😚😚
runma
polos bener
runma
wah telat baca aku
jumriati
thor novel untuk anak² nya Vallen and vano gak ada ?
Maulana Akbar
Biasa
Listia Dewi
😭😭😭😭😭😭😭 sakiiiiit thor ga mau brenti nangis q d eps ini 😭😭😭😭😭😭🤦
Listia Dewi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 kelakuan vino
minyoongi
sayang
nor hidayah
hahahahah...pergi berlibur hanya utk kentut sebentar...
Daffodil Koltim
sdah agak lupa season 1, krn udah lma bacanya,,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!