NovelToon NovelToon
Pewaris Dari Istri Kedua

Pewaris Dari Istri Kedua

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Cinta Terlarang / Cerai / Teen Angst / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:320.2k
Nilai: 4.7
Nama Author: Puspa Arum

Warning !! Kalau nggak suka sama cerita ini bisa langsung SKIP saja yaa..

Attarazka Desta Firmansyah menikah dengan gadis yang berprofesi sebagai Dokter bernama Clara Adelin. Setelah enam tahun menikah mereka belum di karuniai keturunan.

Sikap Clara mulai berubah saat diri nya kembali bertemu dengan mantan kekasihnya yang berprofesi sebagai dokter juga di Rumah Sakit tempat dia bekerja.

Dalam gejolak Rumah Tangganya , Attar di pertemukan dengan Gendhis Anindita Nastiti yang menjadi sekretaris barunya.

Dalam konflik rumah tangga nya Attar membuat keputusan untuk menikahi Gendhis dengan sebuah kesepakatan.

Bagaimana akhir nya jika pernikahan Attar dan Gendhis di ketahui Clara dan nyatanya dua istri Attar adalah sahabat dari masa SMA.Apa Gendhis akan mundur setelah tahu jika kakak madunya adalah orang yang dulu dia anggap sahabat namun nyatanya pernah mengecewakan dia di masalalu?

ikuti kisahnya ...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Puspa Arum, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suka Yang Cerewet. ( Revisi)

Pulang meeting sikap Gendhis pun masih sama. Banyak diam dan hanya ngomong seperlunya. Saat mereka ada di dalam lift yang membawa mereka kelantai dimana ruangan mereka berada pun akhirnya Attar tak tahan lagi untuk menanyakan hal yang mengganjal di hatinya.

"Dis, kamu marah sama saya?" tanya Attar dengan melirik ke arah Gendhis yang berdiri di di sampingnya.

"Nggak.."jawab Gendhis singkat.

"Terus kenapa sikap kamu beda gini?"

Gendhis menatap sejenak kearah Attar dan terlihat Gendhis merotasi matanya dengan ekspresi jengah.

"Nggak ada yang beda pak, mungkin perasan bapak saja."jawab Gendhis santai.

"Tapi...

Ting..

Belum juga menjawab ucapan Gendhis, ternyata pintu lift terbuka dan Gendhis bahkan lebih dulu keluar dari sana. Biasanya dia akan meminta Attar berjalan lebih dulu.Namun sekarang sepertinya Gendhis sedang kesal padanya.

Saat berjalan ke tempat mereka bekerja, mereka berpapasan dengan Niko yang baru saja keluar dari ruangan nya. " Eh akhirnya kalian balik juga, kita mau diskusi soal proyek hotel yang ada di Bali." ucap Niko.

"Pak boleh nggak kalau saya napas dulu, baru juga dateng..minum saja belum, sudah di sodorin kerjaan lagi aja."

Mendengar ucapan Gendhis sontak membuat Niko menatap Attar. Bahkan Attar sedang menatap Niko dengan tajam.

"Wokeh lah Dis, sorry..silahkan mbak Gendhis istirahat dulu..."ucap Niko memberikan jalan pada Gendhis dengan sedikit menundukkan tubuhnya seperti memberikan penghormatan pada gadis itu.

"CK..hari ini benar-benar menyebalkan !" sentak Gendhis dengan menghentakkan kakinya sebelum dia melesat pergi.

Melihat Gendhis yang sudah menjauh dari tempat itu, Niko pun menatap sahabatnya yang sedari tadi hanya diam memperhatikan tingkah random gadis yang di gadang-gadang akan jadi istri keduanya itu.

"Lo ngapain si Gendhis sih bro , kok jadi random gitu. Perasaan kemaren dia masih diem ,kalem, lah ..sekarang kenapa dia berubah jadi kaleng rombeng.."

Plak..

Attar yang mendengar penuturan sahabatnya itu pun langsung memukul kepala Niko pelan.

"Aissstttt...KDRT nih si Bambang, CK..kalian emang harus di jodohin biar se- frekuensi."ujar Niko.

"Bacot !" pekik Attar langsung melangkah pergi menuju ruangannya.

Setelah mengatakan hal itu, Attar menyusul Gendhis. Saat dia melihat sosok Gendhis yang ada di meja kerja nya dengan wajah tak bersahabat pun membuat Attar menelan ludah.

Entah kenapa perempuan yang biasanya kalem hari ini berubah 180 derajat. "Dis,saya...

"Maaf pak, bukannya saya mau kurang ajar sama bapak, saya cuma ingin minta waktu sedikit buat istirahat dulu."ucap Gendhis dengan pandangan datar pada Attar.

Attar yang melihat ekspresi Gendhis pun bukannya memberikan waktu seperti yang Gendhis minta tapi ,Attar malah menarik tangan Gendhis untuk ikut dengan nya kedalam ruangannya.

Sisil yang melihat tingkah Attar kepada Gendhis pun hanya bisa terbengong. "Sebenarnya mereka kenapa sih, CK.. ada-ada saja mereka. Apa mereka sedang berantem, ah..aku akan bicara dengan Niko."gumam Sisil langsung melangkah ke arah ruangan Niko.

Attar yang membawa Gendhis ke ruangannya pun langsung mengunci pintu ruangan itu. Hal itu membuat Gendhis melebarkan matanya.

"Pak, kenapa harus di kunci pintunya. Kita bukan muhrim loh pak,"ujar Gendhis yang terlihat sedikit canggung karena di ruangan itu hanya mereka berdua.

"Kenapa memangnya, kamu takut kita di grebek. Kalau itu terjadi pun, tinggal nikah saja,beres kan?"

"Hahh..nikah, bapak yakin. Bukannya bapak sendiri yang bilang kalau saya itu hanya pemain cadangan buat bapak. Jadi jangan pernah bilang kalau kita akan menikah. Sekarang bapak total saja semuanya hutang saya ke bapak. Saya rela uang gaji saya di potong tiap bulan. Saya juga rela selamanya mengabdi di Atarikza Group ini."ungkap Gendhis dengan menggebu-gebu.

Attar yang mendengar penuturan Gendhis pun hanya bisa menghela nafas panjang. Karena sebuah ucapannya Gendhis sudah salah paham padanya.

"Kenapa sekarang bapak diam, bapak nggak bisa ngomong, tiba-tiba gagu? "

Attar tersenyum miring mendengar ocehan Gendhis kali ini. Tenyata inilah sifat asli gadis yang awalnya terlihat kalem dalam tutur bahasanya juga segala pembawaan nya. Sekarang gadis itu berubah jadi gadis yang cukup bar-bar. Bahkan saat bicara pun ceplas ceplos.

"Kenapa kamu sekarang jadi cerewet sekali sih," ucap Attar dengan menarik hidung mancung Gendhis dengan gemas.

"Pakk !!" pekik Gendhis menatap nyalang pada bosnya itu.

"Kenapa, mau marah..kalau kamu marah-marah tambah cantiknya.." goda Attar membuat Gendhis melotot ke arah bos nya itu.

Attar yang melihat ekspresi Gendhis pun mengulum senyum nya. Gadis itu memang benar-benar berubah dalam sekejap. Memang mungkin itu adalah sifat sebenarnya.

"Kenapa bapak ngomong gitu, Inget loh pak..bapak sudah punya istri. Jangan kebanyakan janji-janji sama perempuan yang bukan istrinya."ujar Gendhis.

"Kapan saya kebanyakan janji Dis, saya rasa nggak pernah. Sekarang ngomong sama saya, apa salah saya sampai kamu berubah gini, kenapa seharian ini kamu berubah sama saya. Kemarin-kemarin kamu bahkan tidak berani ngomong banyak sama saya, nggak berani natap mata saya. Sekarang kamu beda. Tapi kenapa saya malah suka kamu yang cerewet gini sih.."ucap Attar membuat Gendhis memalingkan wajahnya karena salah tingkah.

"Sudahlah, sekarang nggak usah pikirkan apa yang saya bilang pak, lagian juga nggak penting juga kan.Jangan lupa bapak bilang sama Abah juga ibu kalau pernikahan kita di batalkan."ucap Gendhis.

Attar melebarkan matanya mendengar penuturan Gendhis.

"Kamu tidak bisa seenaknya batalin begitu saja Dis, lagi pula kamu juga sudah menyanggupi nya kan?"

"Tapi kalau bapak berhasil meyakinkan istri bapak, pernikahan kita nggak akan pernah terjadi kan, sudah lah pak..saya tahu kalau saya hanya cadangan buat bapak."

"Kok kamu ngomong gitu Dis, kamu kecewa sama saya kalau memang benar pernikahan itu batal? Kenapa, apa kamu memang benar-benar ingin menikah dengan saya?"

"Eeeh..nggak , buat apa saya jadi pelakor pak. Saya juga perempuan tentu tahu hati perempuan kayak apa."ungkap Gendhis dengan menundukkan kepalanya.

"Sudah ya pak, pembicaraan ini cukup sampai sini,saya mau keluar."ujar Gendhis dengan beranjak dari tempat duduknya dan melangkah keluar dari ruangan itu.

Attar hanya bisa memandangi punggung wanita berhijab itu hilang dari pandangan nya.

Attar menarik nafas dalam-dalam saat mengingat bagaimana dia menginginkan Gendhis menjadi istri kedua nya. Bahkan dia sudah memintanya pada kedua orang tua angkatnya.

Setelah mengatakan kesiapannya untuk menikah dengan Attar namun saat ini Attar bahkan ragu untuk menikah kembali.

Bukan maksud Attar untuk menjadikan Gendhis cadangan untuk sekedar meminta keturunan dan dia pun tidak ingin merusak gadis itu nantinya. Dia hanya ingin berusaha sekali lagi untuk membujuk istri nya agar membatalkan rencana kepergian nya untuk berkuliah ke Korea.

Bersambung

1
ayu cantik
bagus
Tika Pane
/Good//Good//Good//Good//Good/
Sandisalbiah
jadi dia Bram yg sama yg membawa Clara ke hotel setelah mabuk di club...
Sandisalbiah
Attar hanya butuh waktu.. dua fakta yg sama-sama buat dia syok dan juga kecewa dalam... tp itu terjadi juga krn kesalahan kamu Attar.. jgn melampiaskannya pd istri mu saja.. introspeksi diri dong..
Sandisalbiah
tuh kan.. semua saling memendam perasaan dan rahasia sendiri yg ujungnya jd bumerang..
Sandisalbiah
dunia itu berputar Clara.. hukum tabur tuai juga nyata adanya.. yg menghianati bakal di hianati, yg menyakiti bakal tersakiti dan dulu kamu yg terbiasa menghina dan merendahkan maka secara sadar atau tdk, akan ada saatnya kamu berada di posisi hina dan rendah...
Sandisalbiah
harusnya Attar jujur ke Gendhis tentang kesibukannya yg akan menceraikan Clara.. biar Gendhisnya gak overthinking.. toh Gendhis kan juga tau kalau Clara juga istri kamu dan kalian ada masalah serius...
Sandisalbiah
kalau emang udah tau kebenaran tentang Clara yg lagi hamil di Korea, kan alangkah baiknya kalau Attar mendatanginya dan menangkap basa Clara dgn kondisinya itu jd seandainya Attar mau menceraikan dia, Clara gak bisa mengelak.. tp kembali lagi si.. Attar yg emang belum bisa menceraikan Clara krn hatinya masih cinta mungki..
Sandisalbiah
spechless dgn kamu Clara.. manusia ter tolol atau kamu emang gak punya otak makannya gak bisa mikir... hidup lagi...
Sandisalbiah
hah.. pengen ketawa kenceng utk Clara.. gak mau hamil ank suami sahnya, bahkan dgn seribu macam alasan menunda kehamilan sampai 6 thn, giliran dgn selingkuhan langsung tekdung, malah di tolak.. sakit gak tuh.. ya sakit lha...
Sandisalbiah
nah.. Clara pun hamil... asal jgn aja dia nanti balik ke indo dan menjebak Attar dan ngedrama kalau itu ank Attar.. awas aja...
Sandisalbiah
Ghendis jd manja.. nanti bawaan debay... semoga ya...
Sandisalbiah
yg namanya bangkai gak kan lama bisa di simpan... semoga aja Andre dan Clara gak lupa akan fakta itu
Sandisalbiah
istri Andre itu namanya siapa sih.. Sania atau Olivia... 🤔🤔🤔
Sandisalbiah
sadar posisi Ndis... kamu udah tau kan konsekuensi nya jd istri kedua.. seburuk apa pun kelakuan Clara, nyatanya dia masih istri sah dr suamimu yg artinya dia juga punya hak atas Attar jd kamunya yg harus nyediain stok sabar yg banyak...
Sandisalbiah
sebenarnya perasaan kamu ke Clara itu murni cinta atau kesurupan, Attar.. perempuan kek gitu kelakuannya kok ya sampe jd ank pembangkang kamu bela belain... bahkan selama 6 thn berstatus istri dia gak pernah Menunaikan kewajiban yang selain di ranjang.. hadeh.. 🤦‍♀️🤦‍♀️
Sandisalbiah
lebih baik telat dr pd tidak sama sekali.. walau telatnya sampe 6 thn ya Tar.... hadeh.... terlalu cinta sampai cuek dgn segala tingkah pola istri di luar... bahkan dia yg enak enakan berzina, tp kamu yg menanggung dosanya, Attar... bego sih..
Sandisalbiah
hah.. entah sebutan apa lah yg cocok utk manusia seperti Clara ini... bahkan binatang aja masih lebih terhormat dr pada dia krn jelas binatang tak punya akal pikiran.. tp dia ini.. amit dah..
Sandisalbiah
semoga aja gak kena penyakit kelamin secara istri tercinta kamu kan wc umum, Attar... miris banget nasibmu.. terlalu percaya pd perempuan sinting itu...
Sandisalbiah
nah.. si Andre itu ternyata lebih waras dr Attar.. dia cinta ama Clara tp gak mau di tundukan alias punya sikap gak kaya Attar yg cintanya gak ngotak, di bodohi sampe 6 thn di kendalikan Clara dan tetap terima krna cinta.. ampun dah... udah tau sikap Clara yg makin berubah kenapa gak mencari tau, percuma punya kuasa dan uang kan harusnya tinggal suruh org buat selidikin kelakuan Clara di luar itu gimana, jgn asal nggeh.. nggeh aja dgn semua kelakuan dan omongan Clara..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!