NovelToon NovelToon
Adik Dari Istri Omku

Adik Dari Istri Omku

Status: tamat
Genre:CEO / Playboy / Tamat
Popularitas:130.1k
Nilai: 5
Nama Author: Astri Reisya Utami

Davin seorang pimpinan perusahaan yang ganteng dan dingin mendapatkan seketaris yang ya g di rekomendasikan oleh sang om karena gadis itu tak lain adik ipar sang om. Namun setelah bertemu dengan gadis itu Davin di buat kaget karena ternyata gadis itu, gadis tiga tahun lalu yang pernah dia tiduri atas permintaan teman sekaligus sahabat ya g saat ini menjadi rivalnya di dunia bisnis. Davin ya g selama tiga tahun ini di bayangi dengan rasa bersalah atas kejadian itu bahkan berusaha mencari informasi tentang gadis itu, namun kini dia di buat terkejut setelah tahu bahwa gadis itu adik ipar sang om.
Namun gadis itu tidak mengingat dengan Davin karena memang Alma tidak terlalu mengenal Davin. Alam pun bersikap biasa saja.
Apakah Davin bisa menebus kesalahannya pada Alma?
Apa yanga kan di lakukan Alma setelah tahu laki-laki ya g telah menodainya adalah bosnya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Astri Reisya Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tanda merah.

Davin mau pun Alma masih berada di bawah selimut dan saat ini matahari sudah menunjukan dirinya. Namun tiba-tiba ponsel Davin berdering membuat Davin meraih ponselnya dan saat menempelkan ponselnya ke telinga dia langsung mendapatkan amukan sang om yang tak. lain Kian. Davin langsung membuka mata dan melihat jam di ponselnya sudah jam sembilan.

"Ada apa bang?" tanya Alma.

"Om Kian dia nyuruh aku cepat-cepat ke kantor" jawab Davin sambil turun lalu masuk kamar mandi.

Alma pun hendak turun namun dia merasakan perih di bawah perutnya. Alma pun pelan-pelan berjalan dan langsung memunguti bajunya yang berserakan di lantai. Tak lama Davin keluar dan dia melihat Alma berjalan dengan menahan sakit. Tak berpikir panjang Davin langsung menggendong Alma dan masuk kamar mandi.

"Abang"

"Udah mandi sana, nanti kalau sudah kasih tau aja" ucap Davin lalu keluar dari kamar mandi.

Alma pun mandi dan dia keluar melihat Davin sudah rapi.

"Ni baju kamu" ucapnya sambil menunjuk tumpukan baju di atas tempat tidur.

"Ini baju siapa? " tanya Alma yang merasa tak bawa baju.

"Baju kamu lah, masa baju orang" jawab Davin.

"Ya maksud aku dari mana? " penjelasan Alma.

"Aku nyuruh Toni belikan" jawab nya sambil terus menatap ponsel.

Alma pun langsung memakai baju dan setelah siap mereka langsung berangkat.

Sesampainya di kantor Davin sudah di tunggu Indra asisten pribadinya Kian dan mereka langsung naik ke atas menuju tempat rapat. Alma dia menuju ruangannya karena yang ikut rapat cuman Davin dan Indra.

Setelah Rapat Davin di panggil Kian ke ruangannya.

"Lo kenapa bisa telat? " tanya Kian dan Davin tidak menjawab.

"Biasa pak pengantin baru" jawab Indra membuat Davin menatap Indra begitu pun Kian.

"Abang jangan sembarangan ngomong ya! " ancam Davin.

Kian dia hanya kebingungan. Lalu Indra menunjukan lehernya sambil memanyunkan bibirnya membuat Kian langsung melirik leher Davin.

"Ya elah Vin, lo bisa gak jangan sampai lupa jadwal rapat" ucap Kian kesal setelah mengerti.

Davin dia langsung memegang lehernya.

"Ya sudah gue gak mau tau, itu proyek harus selesai dalam waktu dua bulan untuk pembebasan lahannya" ucap Kian dan Davin hanya mengangguk karena dia sadar dia yang salah.

Davin keluar bersama Indra dan Indra dia hanya tersenyum melihat raut wajah sang adik ipar yang merah karena ketahuan sang om.

"Terus aja tertawa, awas aja nanti gue akan balas" kesal Davin dan langsung melangkah menuju ruangannya. Setelah sampai di meja Alma Davin menarik Alma masuk dan Indra tau jika atasan sekaligus adik iparnya pasti akan berdebat dengan istrinya jadi dia kembali saja ke ruangannya.

"Apaan sih bang? " tanya Alma yang kesal karena ditarik.

"Kamu sengaja ya mau bikin aku malu? " tanya balik Davin.

"Bikin malu apa bang? " tanya Alma bingung.

Davin membuka simpul dasinya lalu kancing kemajanya dan memperlihatkan tanda merah di lehernya, Alma dia menahan senyum saja.

"Kenapa? " tanya Davin.

"Suruh siapa semalam main paksa aja" ujar Alma.

Davin dia langsung menjatuhkan bokongnya di kursi kebesarannya dan Alma dia terus menatap Davin.

"Aku balas" ucap Davin dan Alma langsung pergi begitu saja sambil tersenyum karena senang ngerjain Davin.

"Siapa suruh bikin aku kesal" gumamnya.

Namun dia malah ketemu Kian dan Alma langsung terdiam.

"Kalau bikin tanda di tempat sembunyi kasihan Davin di omongin orang" ucap Kian lalu pergi dan Alma langsung nunduk karena malu.

Alma kembali ke meja kerjanya dengan wajah malu karena ucapan Kian sang kakak ipar.

"Hayo kenapa lo? " tanya Sintia yang tiba-tiba datang.

"Ngagetin aja sih lo" kesal Alma pada Sintia.

"Lah abis gue lihat lo kayanya lagi kesal" ucap Alma.

"Dah tau lagi kesal malah di bikin tambah kesal" ucap Alma sambil melangkah ke meja kerjanya Sintia dia mengikutinya.

"Ya lelah gitu aja ngambek" balas Sintia.

"Ngapain sih lo kesini? " tanya Alma dengan ketus.

"Gue mau nanyain, pak Erwin udah punya cewek belum? " tanya Sintia pada Alma.

"Tanya saja sendiri" jawab Alma karena masih kesal.

"Dih pelit amat sih ngasih info sama teman sendiri" ujar Sintia.

"Lo mau gue lempar apa? " tanya Alma dan Sintia langsung pergi karena dia tau jika Alma sudah nanya begitu berarti dia serius.

Setalah Sintia pergi Alma langsung fokus kerja kembali dan saat jam siang Davin keluar lalu menarik tangan Alma.

"Kemana? " tanya Alma.

"Makan" jawab Davin masih terus menarik Alma.

Akhirnya Alma cuman bisa mengikuti karena dia sedang malas berdebat. Mereka masuk ke sebuah restoran dan Davin langsung memesan tanpa bertanya pada Alma.

Alma langsung makan, makanan yang ada di depannya. Namun saat makan Alma malah bertemu dengan Sintia dan dia tanpa malu langsung duduk di sampingnya.

"Aku boleh ikut gabung dong pak? " tanya sintia pada Davin.

"Boleh tapi kamu yang bayar" jawab Davin sukses membuat Sintia langsung berdiri dan pergi.

Alma hanya tersenyum melihat sikap Sintia.

"Abang jahat bener" ucap Alma.

"Aku lagi gak mau di ganggu" jawab nya dengan dingin dan Alma pun tidak berkata apa-apa lagi hanya terus makan.

Sorenya saat pulang kerja Alma sudah siap namun Davin belum keluar.

"Kemana tuh anak kok belum keluar" gumam Alma.

Karena lama akhirnya Alma masuk. ke ruangannya Davin namun yang di tunggu malah nyenyak tidur.

Alma yang kesal akhirnya ngambil air dan langsung di tumpahkan ke wajah Davin membuat Davin bangun.

"Siapa sih" ucapnya lalu melihat yang berdiri adalah Alma sang istri.

"Kamu apa-apa sih?, bangunin suami kok kaya gitu" omel Davin.

"Ya habis abang aku tunggu di luar malah asik tidur disini" ucap Alma kesal.

"Ya maaf aku ketiduran" ucap nya lalu bangun.

Alma dia sudah melangkah ke luar namun di luar di bertemu Indra yang akan masuk ke ruangan Davin.

"Ada apa bang? " tanya Alma karena Indra kakak iparnya.

"Davin lagi apa? " tanya Indra.

"Siap-siap pulang" jawab Alma.

Indra langsung buru-buru masuk dan Alma pun ikut masuk.

"Vin gawat kontraktor yang akan kita sewa mengundurkan diri" beritahu bang Indra.

"Kok bisa bang? " tanya Davin kaget.

"Katanya ada yang menyabotase " jawab Indra.

"Sial" umpat Davin kesal dan Alma dia hanya diam saja.

Davin melirik Alma lalu berkata "kamu pulang duluan saja, aku masih ada kerjaan dan kayanya akan pulang malam" sambil memegang bahu Alma.

"Ya sudah aku pulang, tapi jangan lupa kabarin" pesan Alma lalu dia melangkah keluar.

1
tri susanti
lanjut thor
tri susanti
akhirnya baikan juga alma dan david
tri susanti
lanjut
Mimi rachmah
kok nama anaknya beda ya... bukannya Amelia Kanza....
Mimi rachmah
anak Erika bukannya ana ya kok disini dira
ayu cantik
bagus
jen
kalau dah bau" pelakor... jd sebel... males sm pelakor
jen
ilham siapa lagi Thor? Oia Tara itu kian ya?
Na Lyna: Ilham adk bpknya Alma dan Erika...
total 1 replies
jen
Rio bikin gara"
nana supriyatna
Luar biasa
jen
pesona Davin kalah sm Rio kali jd tertutup
jen
kok kian tau klo dia bakal bahagia klo tau Alma yg dijodohkan
jen
perempuan baik loh... jahat bgt sih mereka
Wardatus
saran aja Thor kasih tau silsilah keluarganya dong biar ngerti 🙏🏼🙏🏼
firdaus daus
bgus
Ursula Berty
,🥰🥰🥰
Indriani Kartini
ya semoga Keyla bahagia selalu dengan Raihan dengan hadirnya anak, dan rapi menyesal dengan semuanya, dan untuk Doni semoga dia hancur sehancur hancurnya
Athallah Linggar
secangkir kopi x thor,bkn sebuah kopi
rina Rismayanti
Luar biasa
Wartini
oh ternyata Rapi anak orang kaya to..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!