Keluar dari sini dan jangan kembali lagi...
suara itu mengelegar di telinga para penghuni rumah.
Maya gadis malang yang di jodohkan oleh seorang nenek yang di temui di sebuah bis malam dan membawahnya kedalam keluarga sepeninggalan nenek tersebut ryo dan kedua orang tuanya mengusir maya yg bak anjing yang sudah tak berguna.
Ingat jangan coba-coba2 kembali ke keluarga ini lagi" ucap ryo" dengan nada yang begitu angkuh...
tiba -tiba tas pakaian melayang kemuka maya sehingga darah mengalir deras di kedua lobang hidungnya "hay gadis bodoh jangan berharap keluarga kami akan memberimu sepeser pun dari harta keluarga ini"ucap rita ibu dari ryo , tidak sampai disitu saja tangan maya kemudian di seret paksa oleh marin ayah ryo dengan kasar kemudian menendanya sehinga jeritan maya bak tangisan pilu tak berujung"ingat gadis sialan andai bukan situa bangka itu membawahmu dan menjodohkanmu dengan anak kami mana mungkin kami akan menerimahmu ucap martin dengan nada keras yang hampir memecah gendang telinga maya ..
maya menangis terseduh_ seduh a ir matanya bahkan sudah habis untuk menangisi itu semua , para pembantu di rumah besar itu hanya diam sambil menundukan kepala . dihati maya sudah pasrah dan bertekat bawah dirinya sekarang akan hidup tampa pengandalkan keluarga yang telah membuangnya bak ssmpah..
Pergi sekarang atau anjing penjaga rumah ini akan menyeret dan memskan bangkaimu ucap ryo begitu keras sambil menunjukan jai telunjuknya ke arah anjing peliaraannya .
oke aku akan pergi tapi ka lian harus ingat ini bukan awal dari kekslahan saya suatu saat nanti aku akan kembali dan membalas ini semua, ingat dan camkan itu ....ketiga orang tadi yang menyiksa maya terdiam tidak berapa lama ..ketiganya ketawa terbahak_bahak dengan ucapan maya.
haahaa..gadis sepertimu bisanya untuk melawan kami kamu itu cuma sampah tak berguna srkslih sampah tetap sampah ucap rita ...
maya menghapus air matanya dan berusaha berdiri melangkahkan kakinya keluar rumah besar yang menampungnya srlama 2 bulan setelah menika dengsn rio.sengguh miris diselah kejadian itu viona pacar rio dengan sembunyi-sembunyi merekam semua adegan yang membuatnya sangat bahagia..
apa yang terjadi berikutnya vote dan like n komen ya teman2
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon akos, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
18. BEKERJA DI CAFE.
Di kediaman Abraham , Arthur baru saja menyelesaikan rutinitas mandi paginya pakaian yang di siapkan Abraham sangat pas di tubuhnya ..sebelum keluar dari kamar Arthur terlebih dahulu merapikan tempat tidur seperti sebelum sebelumnya dia lakukan di kediamannya..
luka memar mulai berkuran obat yang di berikan dokter Ryan cukup manjur baginya ..
Arthur keluar dari kamar dan melangkahkan kakinya menuju ruang tamu untuk menunggu Abraham disana , tapi ternyata Abraham sudah berada disana sambil membaca koran dan menikmati secangkir kopi.
" Selamat pagi A..yah ! " ucapa Arthur yang masih ragu ragu dengan panggilan itu .
" Selamat pagi kesini duduk dengan Ayah" ucap Abraham sambil menepuk- nepuk lantai sofa disampingnya.
mengatakan kata Ayah membuat hati Arthur sangat bahagia bukan karna jatuh cinta tapi baru kali ini ada yang menyandangkan dirinya di panggil ayah baginya.
"Trimah kasih " ucap Arthur sambil duduk di dekat Abraham.
" Apa Ayah kerja hari ini? " ucap Arthur memandangi Abraham .
" I ya kenapa?" apa kamu mau ikut Ayah ke kantor.? ucap Abraham menatap Arthur
" Tidak !,saya harus cari kerja dulu lalu pulang ke rumah , saya takut nenek dan ibu kuatir padaku " ucap Arthur menolak ajakan Abraham
"Anak ini kemauan bekerjanya sangat tinggi " gumam Abraham dalam hati .
"Bagai mana kalau kamu kerja di kantor Ayah ? ucap Abraham menawarkan kerja kepada Arthur.
Abraham memandangi wajah Arthur dengan seksama " kok anak ini mirip dengan Maya " ucap Abraham dalam hati sambil senyum senyum sendiri .
"Tidak Ayah! biarlah Arthur cari kerja sendiri dulu bila belum dapat Arthur akan hubungi ayah lagi untuk meminta bantuan " balas Arthur menolak halus ajakan Abraham
"Atau begini saja Ayah punya kawan yang memiliki sebuah cafe gimna kalau kau kerja disana untuk sementara waktu ..sebelum kau siap kerja di tempat Ayah ? Ucap Abraham yang tidak kehabisan akal.
"Serius Nich ...kalau itu Arthur mau Ayah dan Terimah kasih atas semuanya " ucap arthur sambil memeluk Abraham
" sama sama Nak" balas Abraham .
Tidak berapa lama mereka berdua sudah sampai di sebuah cafe yang cukup besar.
karna masih pagi pengunjung belum begitu ramai didalam ruangan itu cuma ada beberapa orang saja.
Dari arah pintu seorang pria mendekati mereka pria tersebut menabrakkan bahunya dengan bahu Abraham .
" Hay tumben sekali bos besar datang di kafe kecil dan kumuh seperti ini " ucap Andy dengan basa basi
"Kecil kumuh ! Ha ha ha kau ini suka sekali merendah diri" ucap Abraham tertawa
" Iya tidak seperti perusahaanmu megah dan sangat berkelas " balas Andy lagi
" Sudah sudahlah bercandanya ! seperti yang telah ku jelaskan tadi di telpon ! apa masih ada lowongan buat anak tampan ini? ucap Abraham sambil memegangi bahu Arthur .
" Ada tapi cuman pelayan ! ya antar minuman gitu ke pelanggan gimana? ucap Andy sambil melihat ke arah Arthur.
" tidak apa paman ..itu sudah cukup baik bagi Arthur !"ucap Arthur sembari memperlihatkan senyum manisnya.
Tidak lama kemudian Abraham meminta izin karna ada beberapa kerjaan penting yang harus Ia selesaikan di kantor.
Tugas pertama Arthur yaitu mengambil gelas pelanggang yang sudah selesai ..melap meja dan tak lupa menyapu lantai yang dianggap kotor atau basah
melihat Arthur yang begitu telaten Andy merasa puas akan kerja Arthur bahkan sesekali ia mengajak Arthur bercanda gurau untuk melepas lelah
TIdak terasa sudah pukul 12 siang Andy memesan makanan melalui Aplikasi Online
tidak butuh waktu lama pesanan Andy sudah datang , Andy dan karyawanya menyantap dengan lahap
Pukul 15 .00 kini pergantian shift ..Arthur mempersiapkan barang - barangnya memasukkan ke dalam rangsel yang selama ini menjadi tempat penyimpanan baju gantinya
Bos Arthur permisi pulang besok Arthur kesini lagi" ucap Arthur keapa Andy .
iya besok kesini pukul 08 pagi ya jangan telat"
ucap Andy
" Baik bos " ucap Arthur .
Belum sepat melangkah Andy memanggilnya kembali
" Arthur ini uang trasportasi kamu Abraham tadi menitipkan ini padaku " ucap Andy sambil memberi uang merah ke Arthur .
" Trimah kasih banyak bos saya undur diri " ucap Arthur sambil berlalu pergi .
👉budaya vote , like nya ya kawan kawan .