DI LARANG KERAS PLAGIAT, TAMBAL SULAM DLL !! YANG NEKAT PLAGIAT SEMOGA KENA AZAB PEDIH DARI TUHAN
Pernikahan dengan menjalani LDR an sungguh berat dan rawan godaan.
Suatu rumah tangga ketika bertemu Pelakor atau Pebinor adalah suatu momok yang menakutkan. Konflik dilema cinta dan kebucinan non hakiki yang membutakan mata hati serta logika manusia sehingga mengorbankan pasangan dan anak serta menggoyahkan keutuhan rumah tangga.
Jessy seorang ibu rumah tangga punya dua buah hati kembar bernama Graham dan Gisella yang masih berusia lima tahun harus menelan pil pahit kala ia mendapati Revan suaminya ternyata memiliki wanita idaman lain. Apalagi sang pelakor tersebut adalah istri dari pemilik kebun teh tempat suaminya bekerja yang haus akan belaian kasih sayang lelaki dengan teganya merebut suami dari wanita lain. Sebuah kesetiaan cinta dalam maghligai pernikahan tengah dipertaruhkan atas suatu pengkhianatan cinta.
Bagaimana nasib rumah tangga keduanya? Simak kisah mereka📌
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Awal Terbongkar
"Siapa kamu? Apa yang kamu lakukan depan rumah saya?" ucap sosok tersebut.
Deg...
Jessy pun menoleh ke belakang punggungnya dimana suara tersebut berasal. Lalu ia mendongak melihat seorang lelaki cukup gagah namun berwajah dingin, perawakan cukup tinggi namun jika ditaksir perkiraan usianya di atas dirinya. Namun tatapan yang tajam membidik Jessy dari atas bawah hingga ke atas membuat wanita itu menelan salivanya dalam hatinya bermonolog siapa lelaki ini.
"Kamu bisu? Kenapa ditanya orang lain malah diam saja? Aneh" cibir lelaki itu dengan tatapan dinginnya.
"Saya Jessy, ingin bertemu dengan Bu Imel pemilik rumah ini. Hanya...ehmm..hanya" ucap Jessy terbata-bata jantungnya berdegup kencang ingin mengutarakan keinginan di hatinya namun ia tak mengenal lelaki di hadapannya ini khawatir berakhir dengan kegagalan rencananya menemui sosok Imel tersebut.
"Hanya apa? Ngomong itu yang jelas mbak. Gimana orang lain paham kalau bicaranya gagu" ucap lelaki itu kembali sembari menelisik wanita di depannya ini yang menurutnya memiliki paras Ayu.
Tubuhnya mungil namun sedikit berisi di beberapa bagian tubuhnya yang cantik serta rambutnya panjang lurus bagian bawahnya saja keriting justru membuatnya makin imut seperti anak masih Abege kalau bahasa gaulnya baby face. Padahal Jessy sudah berumur dua puluh lima tahun dan punya dua anak. Lelaki itu pikir wanita ini mungkin teman Imel saat sekolah atau teman bermain tapi wajahnya sangat imut dan masih muda sehingga membuatnya sangsi.
Dikarenakan istrinya yaitu Imel sudah memiliki usia cukup matang yaitu empat puluh tahun. Ya lelaki yang berada di hadapan Jessy sekarang adalah suami Imel yaitu Rian.
"Bagaimana Imel bisa punya teman masih Abege begini" pikir Rian dalam hatinya.
Lelaki itu mendadak bertolak dari ibukota sengaja datang ke kampung halaman istrinya yaitu Imel di Bandung guna mengkonfirmasi hal yang sangat krusial. Rian sengaja datang hari ini karena ingin bicara berdua dengan Imel. Lelaki ini tahu sekarang waktu yang tepat karena kedua buah hatinya sedang berlibur panjang bersama kedua orang tuanya di Semarang yang nantinya mereka akan berlanjut ke Bali setelah pekerjaan Rian selesai.
Awal rencananya Rian menyusul Imel lusa ke Bandung dan langsung bertolak ke Bali bertemu anak-anak mereka dan keluarga besar Rian yang tengah berlibur di pulau dewata Bali untuk melepas penat bertepatan dengan akhir tahun serta liburan sekolah. Namun secara tak sengaja pekerjaan di Jakarta selesai lebih awal dari perkiraan Rian sehingga ia langsung ke Bandung menemui istrinya tanpa memberi kabar dahulu sengaja memberi kejutan pada sang istri.
Tak disangka bertemu sosok perempuan imut yang tidak ia kenal tengah berdiri celingak celinguk di depan kediamannya saat ini.
"Maaf Pak, kalau boleh saya tahu Anda siapa? Apa saudaranya atau kerabat Ibu Imel?" tanya Jessy lirih.
"Iya saya saudaranya ada keperluan apa sebenarnya mencari Imel? Itu mobil Imel ada di dalam, mengapa tak langsung masuk atau menghubungi Imel agar membukakan pintu?" tanya Rian seraya menelisik Jessy.
"Maaf Pak, saya menduga Bu Imel berselingkuh dengan suami saya dan tujuan saya kemari hanya untuk melihat dan mengkonfirmasi pada yang bersangkutan karena sejak tadi saya coba hubungi ponsel suami saya tidak aktif dan datang ke pabrik kondisi sudah tutup karena sudah lewat dari jam pulang kerja" tutur Jessy dengan sopan dan sembari sekilas melihat mimik Rian lalu menunduk karena takut.
Jessy belum mengetahui bahwa lelaki di depannya ini adalah suami Imel sekaligus bos pemilik kantor tempat suaminya yaitu Revan bekerja. Dikarenakan setiap ada acara kantor bersama karyawan dan atasan, Revan jarang mengajak serta dirinya maupun anak-anak. Dengan alasan nanti kedua anaknya mengganggu acara kantor ia merasa tak enak pada bosnya. Alhasil Jessy pun percaya dan mengalah sehingga bahasa gaulnya zaman sekarang Jessy ini termasuk kudet alias kurang update.
Akan tetapi Jessy wanita cukup cerdas karena punya insting tajam. Sehingga ketika Revan mulai berubah dan terutama saat mereka berdua merengkuh kenikmatan surgawi ternyata Tuhan membuka tabir dibalik perasaan curiga dan berkecamuk yang selama ini ia pendam.
Tuhan menjawab atas doanya sehingga saat ini ia memberanikan diri membuktikan sendiri tentang firasatnya sebagai seorang istri. Apa benar suaminya tega berselingkuh darinya atau tidak? Dan juga untuk mematahkan tuduhan yang selama ini ia dengar namun dirinya tak hiraukan yaitu julukan playboy pada suaminya itu.
Beberapa tetangga dan teman kerja Revan yang Jessy kenal sering istri temannya itu mengatakan padanya bahwa Revan dikenal playboy di kantor. Akan tetapi orang lain yang mengatakan padanya memang tak memiliki bukti konkrit sehingga Jessy tidak mudah percaya begitu saja. Namun saat ini perasaan percaya diri itu sepertinya akan terkikis bahkan bisa bilang sebab suaminya susah dihubungi dan melihat rumah Imel tampak sepi ia memiliki firasat bahwa suaminya bisa saja berada di dalam rumah Imel namun dia tak bisa masuk.
"Atas dasar apa kamu menuduh Imel berselingkuh? Apa ada bukti? Jika tidak maka itu hanya fitnah belaka" ucap Rian tegas karena mendengar kata selingkuh hatinya langsung bergemuruh serasa naik pitam.
"Saya memang tidak punya bukti jelas karena tujuan ke sini ingin mencari bukti tersebut. Namun saya belum masuk ke sana tetapi sudah bertemu dengan bapak di depan rumah Bu Imel" ucap Jessy.
"Baik, Ayo kita masuk dan buktikan. Saya yakin itu hanya bualan kamu semata untuk menjatuhkan Imel" ucap Rian seraya membuka pagar dan sengaja ia meninggalkan mobilnya di depan rumahnya.
Mereka berdua melangkah perlahan memasuki halaman rumah Rian dan Imel. Ketika sampai di teras rumah keduanya terperangah melihat sesuatu.
Deg...
🍁🍁🍁
"Pada hakekatnya Cinta dan Kenyamanan bisa kita cari pada pasangan kita masing-masing dan tak perlu mencari cinta serta kenyamanan pada orang lain yang bisa menghancurkan diri kita sendiri"
1. cepat karna ada yang dikejar (kejar jodoh meski untuk keduakalinya takup kena salip)
2. cepat karna udah kebelet service jangan sampai turun mesin
😅😅😅😅
sesama yang disakiti mau mencoba bersatu (kasian deh loh para mantan)
cerita nya juga menarik, singkat, dan padat... gak bertele-tele.. seneng bacanya 👍👍👍👍🤗🤗🤗
banyak hikmah dan pembelajaran yg bisa dipetik 👍👍👍👍🤗