NovelToon NovelToon
Sistem Kurir Mendadak Kaya

Sistem Kurir Mendadak Kaya

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Sistem / Kebangkitan pecundang / Tamat
Popularitas:720.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: chibichibi@

Sistem Kekayaan akan mengubah nasib mu seketika.

Boy seorang kurir OJol yang baru mendapat kemalangan lantaran di begal. Sebuah sistem misterius masuk menjelma menjadi aplikasi kurir yang akan memberinya misi. Setiap misi pengantaran paket rahasia tersebut akan membuatnya menjadi kaya mendadak.

Mampukah Boy menjalankan setiap misi dan mengubah takdir dari pecundang menjadi pria terhebat dengan kekayaannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chibichibi@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SKMK. Bab 16. Godaan Wanita

"A–apa kau bilang?" kaget Boy. Satu nama yang paling ia benci namun harus ia hindari. Satu nama yang selalu membayanginya sejak masih di bangku kuliah dulu. Satu nama yang berhasil merusak hidupnya bahkan juga rumah tangganya. Kenapa kini harus kembali membawanya masuk ke dalam masalah?

"Bagaimana, bisa berhubungan dengan pria itu? Ampun! Kenapa?!" kesal Boy. Karena lagi-lagi dirinya terhubung masalah dengan pria itu. Padahal Boy sudah mati-matian melupakan kemelut rumah tangganya. "Aku sudah menasihatimu. Untuk urusanmu dengan pria itu, uruslah sendiri!" tegas Boy seraya berbalik lalu memutar gagang pintu. Namun ...

GREP!

Seketika Boy merasakan dua buah tangan ramping melingkar di pinggangnya yang kekar. Bahunya merasakan sebuah pendekatan yang membuat dadanya turun naik. Napasnya seketika tercekat, Boy kembali berjuang menahan birahi yang bergejolak dalam dirinya. Bagaimana tidak, gadis ini sejak tadi hanya mengenakan pakaian tidurnya berbahan satin. Boy, baru sadar jika dia tidaklah mengenakan penutup bukit kembar. Sehingga, dua bongkahan yang empuk itu begitu terasa di punggungnya.

"Tolong, jangan pergi. Aku takut jika nanti Mas Boy pulang ... aku kembali berubah pikiran dan--" Gadis itu tak meneruskan kalimatnya, ia justru menangis kembali seraya menelusupkan wajah ya di punggung kekar Boy.

'Gimana ini? Kenapa gua jadi masuk kedalam masalah orang lain? Gua udah kagak mau berurusan lagi sama di permen kojek.' batin Boy resah, di malam menjelang lagi dimana udara sangat dingin dan tubuhnya butuh istirahat. Berkali-kali godaan datang menghampirinya. Pantas saja jika, gadis ini terkena godaan Jack Potter, si playboy. Padahal setahunya, pria itu telah menikah dan berkeluarga.

Gadis yang tengah memeluknya ini, ternyata suka memancing bahaya. Pantas saja ia menjadi santapan buaya lapar macam Jack.

Setelah berperang dengan batin dan akal sehatnya. Boy, berusaha melerai pelukan yang menguncinya. " Maaf, saya rasa ... tugas saya sudah selesai. Saya, susah menasihatimu. Memberi solusi dan jalan keluar dari masalahmu. Soal eksekusinya, itu urusan anda. Saya tidak bisa ikut campur terlalu jauh." Boy, berkata tegas seraya melepaskan cengkraman yang semakin erat merengkuh pinggangnya. Gadis di belakangnya ini begitu keras kepala.

"Mas Boy, jangan pergi. Setidaknya, temani saja malam ini. Saya sangat takut dan kesepian. Saya butuh, laki-laki yang dapat mengerti dan membimbing seperti Mas," rengeknya dengan kedua mata yang sudah kembali berembun. Hidungnya merah, dan bulu matanya yang lentik basah. Di tambah cahaya remang di dalam kamar. Bias rona wajahnya sangat menggoda. Apalagi, bibir basah merah mudanya itu terbuka seakan memancing dahaga dari Boy yang sejak tadi belum tertuntaskan.

Boy, memejamkan kedua matanya. Menarik napas dalam untuk mengembalikan kewarasannya. Menghela napas itu kasar agar segala pikiran kotornya ikutan pergi jauh.

"Maaf, saya dan anda tidak ada hubungan apapun. Bagaimana, bisa seorang wanita mengajak pria yang baru dikenalnya menginap? Apa anda tidak sadar? Bahwa anda sedang mengobral harga diri dan juga kehormatan?" cecar Boy kembali dengan kalimatnya yang menghujam jantung.

"Bu–bukan begitu. Hanya dengan Mas Boy saja saya seperti ini. Ka–karena saya merasa nyaman. Lagipula, saya yakin jika Mas Boy adalah orang yang baik," sanggahnya terbata.

"Meskipun begitu, saya tetaplah laki-laki normal. Saya bukan malaikat yang tidak memiliki napsu. Sebaik apapun laki-laki. Jangan pernah memberi kesempatan bagi mereka! Saya harap anda paham dan dapat mengambil pelajaran dari setiap pengalaman yang anda alami. Permisi!" Setelah mengucapkan kalimat bijaknya untuk yang terakhir. Boy pun pamit undur diri.

Tak peduli apakah gadis muda itu akan mengikuti sarannya atau tidak. Satu hal yang pasti, Boy tidak ingin terlibat jauh dalam masalah orang lain. Cukup tau saja, jika laki-laki yang di pilih oleh Lilian ternyata adalah buaya buntung. Dimana-mana meninggalkan ekor. Habis manis sepah di buang. Mungkinkah, itu akan terjadi juga pada Lilian mantan istrinya.

Persetan.

Ia tak peduli lagi. Apapun nanti akhir dan ending dari hubungan mereka. Toh, semua adalah pilihan Lilian. Meskipun, sedikit rasa itu masih ada. Setiap kenangan terukir masih terpatri kuat dalam sanubari. Boy yakin, waktulah yang akan mengobati lukanya. Waktu jugalah, yang akan membantunya mengubur semua kenangan itu.

"Huh, capek banget! Perut lapar lagi. Nguras tenaga juga ternyata menghadapi wanita-wanita aneh," gumam Boy yang kini sudah berada di atas motor hitamnya. Motor yang menurut sebagian readers macam punya power rangers. Bahkan ada yang mengatakan mirip motornya satria baja hitam. Woiya jelas, hadiah dari siapa dulu? Sistem!

Boy pun segera melajukan motornya membelah malam menuju lagi ini. Sebab, waktu di jam tangannya telah menunjukkan angka dua lewat tidak puluh menit. Tidak terasa, lama juga ia melakukan mediasi tadi.

Sesampainya di rumah, penampakan yang pertama ia lihat di ruang tamu adalah sahabatnya yang tertidur di atas karpet depan televisi yang menyala.

"Bukannya orang nonton tivi, ini malah tivi-nya yang nonton orang ngorok, mana gak pake baju!" Boy pun menutupi bagian atas tubuh David yang terbuka menggunakan jaketnya. Takut kawannya itu masuk angin mungkin. Atau, sebel liat tubuh kurus kawannya yang sengaja di pajang.

Grookkss!!

"Berisik lu, Renk!" Boy melempar bantal kursi ke wajah David berharap suara berisik yang keluar itu berhenti.

"Gua ngantuk banget ini!" geram Boy mengacak rambutnya gemas. Sebab, suara dengkuran David sampai hingga ke kamar.

...Bersambung ...

1
Mak Gemoy
fotonya bikin mamak khilaf🤣🤣
Mak Gemoy
lucu, keren. bagus..
Mak Gemoy
lah boy bawa mobil cari David padahal David ada di villa tsbt🤣🤣
Mak Gemoy
kayaknya seru nih. foto nya ok😍👍
Dir Dirman
bisa kah di report ini akun author! bikin novel kagak jelas.. ngawur aja endingnya, masa shoulmate yg baru kenal di akhir bab..🤣🤣🤣 ada2 saja! gua curiga ini authornya kerjaan sampingannya ngelonte!
Dir Dirman
novel tidak jelas ngawur ceritanya, Sampah, masa pemeran wanitanya muncul diakhir episode.. 🖕🤣🤣 pasti authornya ngelonte makanya ngawur 🖕🖕
Dir Dirman
author goblok 30-25:10
Bad Mood
makin ending makin ngawur ceritanya,🤭parah😄
Dyah Oktina
selamat thor...👏👏🏻🙀👏🏻👏🏻😍🥳🥳🥳
Dyah Oktina
tegang thor bacanya.. 😁
Dyah Oktina
sehat terus ya thor...jaga kesehatan 👍🏻
Dyah Oktina
sistem... yg buat juga otor.. terserah halunya dia lah...aku mah tinggal menikmati karyanya yg ok punya.. 🤭👍🏻😍🤭😁😁🙏🏻
𝕲𝖔𝖊𝖘 𝕼𝖚𝖒𝖎𝖊𝖟
Luar biasa
LENY
LANJUT THOR SEMANGAT👍👍
LENY
JIJIK BANGET MAU MUNTAH LIHAT LILIAN DUH BOY HRS NYA KAU DORONG WANITA MURAHAN MATRE INI MAIN PELUK AJA
LENY
DUH PONSEL 400 M KSYSL GMN YA 😅LBH MAHAL DARI HARGA RUMAH.
LENY
LIHAT AJA LIHAT BOY SDH KAYA DAN GANTENG PASTI LILIAN INGIN BALIK DAN MENGEJAR BOY WANITA MATRE MURAHAN. ASAL JGN BOY MAU BALIK GOBLOK AMAT KL MAU BALIK LAGI.
LENY
ASAL BOY JANGAN LUPA SAMA DAVID TEMAN BAIK SAAT SUSAH. AYO KASIH DAVID RMH KENDARAAN DUITMU SDH BNYK BANGETT ITU BOY
LENY
UNTUNG MASIH WARAS KAMU BOY KETEMU PEREMPUAN MURAHAN SEMUA
LENY
TUH KAN BOY GENIT SIH JD BAHAYA GAET PACAR ORANG MENDING AJAK DAVID TEMAN TADI. KURANG SIKA SAMA WATAK SI BOY INI SELENGEAN.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!