Aaron Malverich merupakan seorang CEO tampan dan sukses, berusia 28 tahun, dan akibat radiasi yang ditimbulkan oleh sebuah meteor jatuh saat kelahirannya menyebabkan dia memiliki kekuatan super, dimana dia bisa berteleportasi dan mampu bergerak secepat cahaya, juga memiliki kekuatan seperti superman.
Selama ini Aaron begitu berhati-hati dalam bertindak agar rahasianya sebagai manusia dengan kekuatan super tidak diketahui oleh siapapun, untuk menghindari kejaran dari suatu organisasi yang memang sengaja mengumpulkan orang-orang dengan kekuatan super dengan tujuan untuk menguasai dunia.
Awalnya Aaron menikahi Chiara Indarto yang usianya terpaut lebih muda 12 tahun dengannya karena merasa kasihan melihat bagaimana keluarga Chiara berusaha menindas dan merebut usaha peninggalan dari kedua orangtuanya yang sudah meninggal karena sebuah kecelakaan maut.
Semula pernikahan itu hanyalah sebuah kontrak kerjasama dimana mereka berdua harus menyembunyikannya dari semua orang, dan dalam perjanjian itu disebutkan bahwa mereka tidak akan menjalani kehidupan sebagai suami istri yang sebenarnya, sehingga setelah menikah Aaron memilih untuk pergi mengurus bisnisnya di luar negeri.
Dalam perjanjian itu menyebutkan, bahwa Aaron dan Chiara akan menikah sampai Chiara berusia 20 tahun, setelah dia siap dan mampu untuk memegang perusahaan peninggalan orangtuanya. Setelah itu mereka akan bercerai dan menjalani kehidupan mereka masing-masing.
Namun, Chiara yang sejak awal jatuh cinta kepada Aaron berusaha keras untuk meluluhkan hati Aaron, laki-laki pendiam dan dingin yang hanya menganggap Chiara sebagai gadis kecil karena perbedaan usia dan karakter mereka yang begitu jauh.
Sedang Aaron dengan rahasia besarnya membuat dia tidak pernah ingin memiliki hubungan dekat dengan orang lain, yang baginya justru akan membuat musuh-musuhnya menjadikan itu sebagai kelemahannya.
Bagaimana akhir dari kisah cinta mereka? Akankah mereka pada akhirnya tetap akan bersama dan hidup bahagia?
Cerita ini cuma fiksi maaf jika ada kesamaan nama, tokoh, dan kejadian. Kali ini Author hanya ingin menulis cerita fiksi, drama, romantis. Semoga suka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JE270608, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
AKU BERSEDIA
Eh, darimana om Aaron tahu bahwa orang yang dijodohkan denganku bernama Romi? Apa om Aaron mengenal Romi? Apa tadi siang dia mendengar pembicaraan kami di restauran? Tapi, meja kami letaknya cukup jauh, tidak mungkin dari tempatnya om Aaron bisa mendengar pembicaraan kami siang tadi.
Chiara berkata dalam hati, dengan tatapan matanya tidak bisa menyembunyikan bagaimana kata-kata Aaron tentang Romi, membuatnya terharu, dan tidak lagi perduli darimana Aaron tahu tentang rencana Mona untuknya dan Romi.
Sikap perduli Aaron terhadap nasib buruknya jika menikah dengan Romi, cukup membuat hati Chiara bergetar hebat.
Memang saat ini, Chiara belum ingin menikah karena merasa masih sangat muda, tapi jika boleh jujur, beberapa tahun ke depan, jika dia sudah siap, Chiara tahu hatinya yang selalu berdebar di dekat Aaron sejak pertemuan pertama mereka tadi siang, tidak akan menolak kehadiran Aaron saat waktunya sudah tepat baginya.
Dan entah kenapa, jawaban dan penjelasan tegas dari Aaron bahwa mereka hanya akan menikah sampai usianya 20 tahun, dan juga penjelasan tentang bagaimana Aaron ingin pernikahan mereka ini hanyalah sebuah pernikahan di atas kertas, membuat ada sedikit rasa kecewa yang tiba-tiba menelusup di hati Chiara, meskipun di sisi lain dia juga merasa lega.
“Setelah menikah, kamu tidak perlu tinggal bersama orangtuaku. Kamu akan tinggal di apartemenku. Aku akan menyiapkan dua asisten rumah tangga untukmu. Jika kamu merasa kurang, kamu bisa mencari asisten rumah tangga lagi sesuai dengan kebutuhan dan keinginanmu.” Mata Chiara langsung terbeliak mendengar penjelasan itu.
“Ti… tidak… satu asisten rumah tangga saja cukup untukku Om. Jangan berlebihan….” Tanpa sadar Chiara mengatakan sesuatu yang secara tidak langsung menyatakan bahwa dia bersedia untuk tinggal di apartemen yang ditawarkan oleh Aaron, tanpa harus memiiki banyak asisten rumah tangga.
“Apa itu artinya kamu sekarang sudah bersedia menikah denganku?” Pertanyaan Aaron membuat Chiara menelan ludahnya dengan wajah terlihat bingung, namun juga memerah akibat rasa malu, karena sadar baru saja dia menyetujui perkataan Aaron tentang tempat tinggalnya setelah menikah dengan Aaron.
Aku benar-benar ingin keluar dari rumah ini. Jika aku menikah dengan om Aaron, aku bisa terbebas dari kendali tante Mona. Jika aku tidak keluar dari rumah ini, tante Mona akan terus menekanku, dan mencari cara untuk merebut perusahaan papa. Tapi… apa ini keputusan yang tepat untukku?
Chiara berkata dalam hati, menimbang-nimbang mana yang terbaik untuknya.
“Sudah aku katakan. Pernikahan ini hanya akan terjadi di atas kertas. Setelah menikah, aku akan langsung pergi ke Amerika selama 4 tahun. Aku akan kembali saat tiba waktunya untuk mengurus surat perceraian kita. Kamu bisa hidup bebas dan sesuai dengan keinginanmu dalam 4 tahun ini, tanpa perlu takut adanya ikut campur tante Mona lagi dalam hikdupmu. Tidak ada yang perlu kamu khawatirkan.” Aaron yang seolah mengerti kebimbangan hati Chiara, langsung mengatakan rencananya untuk pergi setelah pernikahan mereka.
“Baik Om. Aku akan menikah dengan Om. Tapi Om...." Akhirnya Chiara berkata dengan nada yakin, tanpa keraguan sama sekali, tapi di akhir perkataannya, Chiara menggantung kata-katanya, membuat Aaron menatap lurus tepat di manik mata gadis muda itu, menunggu apa yang akan dikatakan oleh Chiara selanjutnya.
"Bisakah pernikahan ini tidak dipublikasikan? Karena aku malu… aku masih terlalu muda. Dan jika orang mengetahui statusku, mereka pasti mencemoohku dan berpikir aneh-aneh tentangku. Bisa-bisa mereka menggosipkan aku hamil di luar nikah jika tahu tentang ini.” Kata-kata Chiara, membuat Aaron mengangguk-anggukkan kepalanya sebagai tanda setuju.
“Aku setuju denganmu. Kamu harus fokus pada pendidikanmu. Aku juga tidak ingin merusak masa depanmu karena masalah ini. Meski hanya kabar burung, hal seperti itu bisa menghancurkan hidup seseorang.” Aaron langsung mengiyakan permintaan dari Chiara, karena sebenarnya dalam hati Aaron sendiri tahu bahwa keputusannya untuk menikahi Chiara, memiliki resiko besar jika sampai Arland mengetahui hal tersebut.
Kenapa aku jadi berbuat begitu nekad demi gadis kecil ini? Kenapa aku tidak bisa bersikap tidak perduli pada Chiara, seperti pada orang lain? Semoga aku tidak menyesali tindakanku hari ini.
Aaron berkata dalam hati, tidak habis pikir kenapa kali ini dia tidak bisa menahan dirinya untuk tidak terlalu ikut campur dengan kehidupan orang lain, seperti yang biasa dia lakukan, jika orang itu bukanlah Chiara Indarto.
“Tapi aku juga memiliki keinginan. Masalah kesepakatan kita di balik pernikahan ini, hanya rahasia diantara kita berdua. Aku harap kamu bisa menyimpan rahasia ini dengan baik di depan semua, termasuk siapapun orang yang paling dekat denganmu, karena aku juga harus menjaga perasaan kedua orangtuaku. Mereka akan kecewa kalau kau tidak serius dngan sebuah pernikahan yang sakral.” Aaron mencoba menegaskan kembali tentang bagaimana kesepakatan itu hanya boleh mereka berdua yang tahu.
“Baik Om. Jangan khawatir. Om bisa mempercayaiku 100 persen untuk masalah itu.” Chiara berkata dengan senyum ceria tersungging di wajahnya, membuatnya terlihat semakin cantik.
Mendengar janji dari Chiara, Aaron hanya menganggukkan kepalanya sambil menoleh ke arah pintu keluar ruangan.
“Untuk apartemen, kamu boleh memakainya sesuka hatimu, anggap sebagai rumahmu sendiri. Akan tetapi, aku tidak mengijinkanmu membawa orang lain tanpa sepengetahuanku, apalagi laki-laki asing ke dalam apartemenku. Bagaimanapun, setelah kita menikah secara resmi, orang di sekitar kita, terutama keluarga kita, hanya tahu kalau kamu adalah istri sahku. Dan aku tidak mau ada rumor negatif tentang hubungan kita.” Kata-kata peringatan dari Aaron, membuat Chiara tertawa kecil, dengan sikap lega.