NovelToon NovelToon
TERJEBAK DI MASA LALU

TERJEBAK DI MASA LALU

Status: tamat
Genre:Action / Petualangan / Tamat
Popularitas:160.8k
Nilai: 5
Nama Author: Arby yingjun

Di novel Author yang kedua ini, Author akan menceritakan sebuah peliknya kehidupan seorang pemuda tampan, yang dimana kehidupannya selalu di selimuti kesedihan yang sangat perih di dalam dirinya.

pengalaman hidup, akan kehilangan orang orang yang sangat di sayangi, membuatnya berpikir, dia belajar dan terus belajar menjadi orang yang sangat kuat, dan tak ingin lagi menjadi sosok seorang lelaki yang lemah cengeng dan manja.

Hingga pada suatu masa, ketika ia telah dewasa. Dirinya terjebak di sebuah dunia, dimana ketika itu, tak ada kehidupan canggih seperti zaman sekarang ini.

Berat memanglah berat, kehidupan yang di jalaninya. Mungkinkah Leon bisa bertahan sekaligus melewati petualangan hidupnya.

Simak dan baca terus, kisah perjalanan Leon Scott Kennedy dalam mengarungi bahtera kehidupanya yang sangat pelik dan epic.

Jangan lupa like rate and comment karya terbaru saya,

Salam Author

Arby Yingjun

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arby yingjun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KISAH SEDIH YOSEP

Rasa bersalah selalu saja menyelimuti Yosep, semakin dekatnya hubungan antara dirinya dengan Leon, atau Ayah dan anak angkatnya. Membuat ia ingin sekali menebus semua rasa bersalah yang di lakukanya di masa lalu.

Yosep terlihat menepikan mobilnya, untuk menenangkan pikiranya yang kalut, ia memutuskan untuk sekedar membeli soft drink yang ia harap bisa membantu mendinginkan pikiranya.

Yosep duduk di depan gazebo, depan toko swalayan yang belum lama ia masuki.

Sambil menenggak soft drinknya. Yosep memijat mijat kepalanya yang serasa mau pecah. Bayangan kematian sang anak tercinta kini terus menghantuinya.

"Maafkan Ayahmu yang lalai ini nak." Yosep terdiam dalam lamunannya.

Flash Back (Little only)

Dua tahun lalu, adalah tahun dimana Yosep down, bagaimana tidak pemirsa setia, di tahun itu Yosep harus menyaksikan kematian anaknya yang begitu tragis. Ok sabar, Author akan kupas tuntas, mengapa Yosep ingin sekali menjadi Ayah yang baik untuk Leon.

Begini pemirsa.... 🙏

Di suatu hari, di hari minggu. Hari dimana orang orang yang biasa sibuk dengan aktifitas kerjanya, mereka biasanya berkumpul di sebuah taman, untuk mencari hiburan dan jajanan kecil yang memanjakan keluarga.

Yosi Amelia Roxane, yah. Itulah nama anak Yosep dan Imelda, hasil dari buah perkawainan cinta kasih mereka.

Di hari itu, Roxane, Imelda dan Yosep. Terlihat sedang menikmati minggu paginya, karena se iyanya Yosep dan Imelda adalah dua insan yang memiliki kesibukan di atas rata-rata.

Yosep sibuk dengan proyek pembangunan yang di tanganinya, begitu pun Imelda, ia juga selalu sibuk karena terus kebanjiran Job iklan dan modelnya.

"Pah, mama ke toilet sebentar ya." Imelda bangun dari tempat duduknya.

"Baik, Ma." Yosep mengangguk dan tersenyum melihat putri kecilnya.

"Papa, lali. Papa lali." Yosi mengangkat tanganya dan menunjuk pada pedagang gulali aromanis.

"Apa, lali?" Yosep menggaruk kepalanya yang tidak gatal, ia kurang memahami akan bahasa yang di ucapkan anaknya.

"Yosep, coba kau lihat, kemana arah tangan cucuku menunjuk." ucap Roxane yang ingin Yosep sedikit peka.

Yosep mengikuti kemana arah tangan anaknya menunjuk.

"Oh, kau ingin beli itu sayang?" Yosep bertanya pada anaknya yang di balas anggukan kepala.

"Tunggu sebentar disini bersama nenek ya, Ayah akan segera kembali." Yosep berlalu berlari kecil.

Antrian pembelian gulali aromanis memang benar benar ramai ketika itu, jadi mau tidak mau. Yosep harus sabar mengantri untuk membelinya.

Begitu pun Imelda, tak seperti biasa, perutnya kini tak bisa di ajak kompromi. Rasa mulas dan perih mengharuskan ia bolak balik di toilet umum.

Hingga pada akhirnya, tibalah antrian Yosep, dia membeli 2 dua harum manis, yang ia tunjukan untuk anak dan istrinya. Dia sudah membayangkan, anaknya akan tersenyum manis ketika dia memberikan gulali harum manis padanya.

"Berapa Pak?" tanya Yosep

"20000 ribu mas." jawabnya.

Sementara, di tempat sama terlihat Roxane sedang berlari tergopoh gopoh mengejar cucu kesayanganya.

"Yosi, jangan lari lari nak, nenek capek." Roxane menunduk lemas mengejar cucunya yang super aktif berlari sambil memegang balon gas udaranya.

Tak sengaja atau pun tidak. Author sendiri tidak tahu pemirsa. Tiba tiba saja tali balon yang mengikat di pergelangan tangan Yosi, begitu saja putus dan terlepas.

Dengan pemikiran anak kecil yang belum begitu paham akan seberapa harga balonnya, ia tak berpikir lagi, Yosi langsung berlari mengejar kemana balon itu terbang tanpa melihat keadaan alam sekitanya.

Dengan fokus hanya melihat pada balon, Yosi tak menyadari bahwa ia akan keluar dari taman dan memasuki ramainya jalan raya.

Roxane yang mengetahui itu, terus mengejar cucu kesayanganya. Pikiran cemas dan tidak karuan, benar benar sudah memenuhi pikiranya.

"Cucuku, berhenti nak!" Roxane mengejar terus Yosi dan tanpa henti.

Sebuah mobil Avanza berwarna silver, melaju dengan kecepatan di atas 60km/jam. Si pengemudi mendapatkan panggilan telpon, dan ponselnya tak sengaja terjatuh di bawah kakinya.

Dengan susah payah ia mengambilnya sambil membungkuk, tanpa fokus pada keadaan jalan di depan matanya.

Ketika tangannya berhasil meraih ponselnya yang terjatuh, ia mendengar orang orang di sekitarnya berteriak "AWAS!", dengan cepat ia kembali pada posisi semula.

Dan....JEGERRRRR.....CKITTTTT...

Suara hantaman keras terdengar di iringi bunyi rem yang mendadak.

Si pengendara mobil, dengan cepat ia keluar dari mobil dan berlari menuju korban yang di tabraknya. Dia shock melihat dua orang telah menjadi korban keteledoranya.

Lalu lintas mendadaj menjadi macet di minggu pagi itu.

"Ada kecelakaan... Ada kecelakaan." teriak seseorang hingga sampai terdengar di telinga Yosep, dan membuat semua orang di taman ketika itu menjadi panik.

"Pa, darimana?" tanya imelda yang baru selesai dari acara toiletnya.

Yosep memandang Imelda tanpa menjawabnya.

"Pak, Yosi dan Mom dimana?" tanya lagi Imelda pada Yosep.

Yosep hanya membalas jawaban Imelda dengan menutup mulutnya dengan jari telunjuk.

Wajah Yosep berubah menjadi pucat pias, dia berlari menuju arah kerumunan masa yang sedang berkumpul menyaksikan korban kecelakaan.

"Permisi Pak, maaf." Yosep memaksa masuk menyelusup ke dalam kerumunan masa.

Dengan susah payah, ia berdesak desakan dengan warga yang antusias melihat korban.

Yosep bergetar, ketika korban yang telah berlumuran darah, mirip sekali dengan anak dan mertuanya.

Dengan kaki yang sudah lemas dan bergetar ia terus memberanikan dirinya mendekati si korban.

Tidak, ini tidak mungkin. Bukan mereka, bukan mereka.

Yosep terus mendekat, di lihatnya gelang giok berwarna hijau, di pergelangan tanganya.

"Tidak... Tidak... Tidakkk...... " Ia mengangkat dan memeluk putri kecilnya.

" Maafkan ayah sayang, bertahanlah. Ayah akan mencari bantuan." Yosep memeriksa hidung Yosi yang kini tak bernafas, dan pergelangan tangan di urat nadinya tak berdenyut lagi. dan tak di dapatkan harapan kehidupan pada putri kecilnya.

"Tuhannnnn.......!!! " Yosep memeluk erat Yosi.

" Mengapa kau mengambilnya, begitu cepat."

Imelda yang baru saja datang di tengah kerumunan masa, sontak kaget, ia menutup mulutnya dengan tangan, ia menggeleng tak percaya, Imelda berlari menghampiri Yosep yang sedang memeluk anaknya yang sudah tak bernyawa. Di palingkanya lagi ke sebelah. Ia mendapati Ibundanya yang sudah berlumuran darah.

Seketika Imelda mengamuk besar, ia melihat seseorang lelaki tertunduk penuh penyesalan.

Imelda berpikir, tiada lain dan tiada Bukan, dia penyebab semua ini.

Imelda langsung melayangkan Uppercut tepat di leher si pengendara, yang telah menabrak Ibu dan anaknya.

Dan tak lama setelah itu, Imelda pingsan dan di larikan ke rumah sakit.

🌸 Jangan nangis 😢 bacanya!, ini sudah tuntutan skenario. Ok

1
Ida Rubaedah
Luar biasa
Ilham Risa: hai kak, mampir juga yuk kak ke novel aku "ketika suamiku mendua" makasih kak🙏
total 1 replies
hanita azzahra
luar biasa
𝑻𝒘𝒐_𝒀𝒐𝒖_𝑳'
luar biasa bagus
𝑾𝖔𝖒𝖆𝖓 ᵃˡʷᵃʸˢ ૨เɠɦƭ
luar biasa
ρεɳ🄶🄴🄽ʟɪα🅣︎ˢᵘˢᵘ
keren banget thor ceritanya mu
disyahyank emak
luar biasa
🅶🅴🅽ᴅεɳɠ
keren banget bang
tuyul02
keren banget
Aries🌠
next lanjut update
Aries🌠
uhuuukkk uhukkk aku hadir
Aries🌠
keren banget bang
Rosalinda
lanjut semangat
Rosalinda
up next lanjut
Rosalinda
next lanjut
Rosalinda
semangat terus ok
hamizdan
next lanjut update
hamizdan
lanjut lagi bang
hamizdan
menarik sekali
lii mou
next next next next next next next next next next next next
lii mou
lanjutkan lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!