Novel ini mengisahkan tentang seorang gadis muda yang mempunyai impian dan cita - cita besar akan masa depannya. Harus terlibat dalam hubungan cinta bersama atasannya. Candy Florensia namanya dan nama atasannya Lukas Wibowo.
Apakah Candy akan tetap diterima di perusahaan Manunggal Perkasa itu??
Apakah ada cinta diantara mereka???
Novel dengan tema Romantis dikemas dengan ada nya cinta segitiga dan perselingkuhan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sesuatu Yang Tidak Perna Terjadi
Pertemuan dengan investor berlangsung di sebuah cafe and bar yang ada di tengah kota. Meskipun semobil dengan suaminya, namun mereka tidak saling bicara. Setelah semua sudah di urus tiba mereka akan menikmati makan malam bersama.
Candy sengaja duduk terpisah dari suminya. Mister Chen investor itu, sengaja menjamu mereka dengan wine, karena dia tahu bahwa Lukas dan Samantha perna sekolah di Boston Amerika. Jadi malam ini, mereka semua menikmati wine terbaik. Candy pun menunjukan bakatnya dalam mengola suara. Lukas baru tahu jika istrinya pintar menyanyi. Candy sudah menikmati tiga gelas. Dan sekarang dia sedang ke toilet. Lukas yang melihat istrinya ke sana, langsung mengikuti.
Begitu Candy keluar toilet, langsung digendong oleh Lukas, lewat pintu samping Lukas membawa Candy yang sudah ada dalam pengaruh alkohol pulang ke vila mereka.
"Siapa kamu? Lepaskan nanti suami saya marah."
Candy muntah di baju Lukas. Meskipun dia benci dengan situasi ini. Namun yang sedang dia hadapi adalah istri yang dia cintai. Candy tidak kuat terhadap minuman beralkohol. Lukas membuka kemejanya di buang pada belakang mobil dan dengan badan tak berkemeja dia membawa mobil pulang.
Sementara Mister Chen sedang menanyakan keberadaan Lukas. Samantha yang tahu, bahwa Lukas pasti membawa pulang istrinya. Pun memberi penjelasan. Dan beliau mengerti. Sebenarnya hatinya sakit mengetahui hal itu, bahwa Lukas memperhatikan istrinya. Dia menyesali apa yang perna dia buat. Dalam keadaan sedikit mabuk dia kembali datang bertamu ke rumah sahabatnya, namun Bella tidak mau kejadian kemarin terjadi lagi dia waspada.
"Kamu kenapa??"
"Aku butuh teman cerita Bell, kamu kan sahabatku."
"Iya. Tetapi aku ngak mau kamu seperti kemarin. Aku lelah tahu."
"Ngak ya sayang. Aku ngak mau. Ngak mungkin Lukas mau datang juga. Kasihan istrinya."
"Kamu jahat Aat."
"Kamu yang harus dewasa."
"Aku janji ngak akan macam - macam. Aku butuh teman cerita." Akhirnya Aat mengijinkan sahabat istrinya masuk, dia menyiapkan air hangat, dan memberikan kepaada Samantha.
"Terima kasih Aat. Aku tahu kamu dan Bella itu orang baik. Meskipun aku menjengkelkan." Bella hanya melihat sahabatnya itu.
"Kamu itu cantik, pintar dan banyak uangmu. Di dunia ini pasti masih ada laki - laki baik yang sayang sama kamu."
"Siapa sayang, siapa yang mau sama perempuan seperti saya. Yang mengerti saya itu hanya Luke. Kamu tahu kan sayang, cintaku itu hanya buat Luke."
"Sadar Samantha, Luke sudah menikah. Dia sudah memilih Candy menjadi istrinya."
"Kurang apa aku. Cantik aku cantik kan??? Aku juga pintar. Bedanya aku ngak kuasai bidang arsitektur hanya itu. Tetapi aku bekerja mengelola keuangan, agar perusahaan arsitektur itu berkembang. Kurang apa???"
"Kamu perfect honey. Hanya kamu bukan jodohnya Luke." Samantha menangis, sampai tertidur.
Sementara di vila Lukas dan Candy menginap. Lukas sedang mengurus istri kecilnya yang mabuk. Semua baju - baju yang kena muntahan sudah dia bawa ke laundry. Sudah di bersihkan tubuh istrinya. Saat ini Candy sedang tidur. Hal yang sama waktu Lukas menolong Candy yang mabuk pertama kali. Dia tidak cerewet, dia tertidur. Namun saat pertama itu, Lukas berbohong sehingga membuat Candy luluh dan jatuh dalam pelukan Lukas. Malam itu Lukas merebut keperawanan Candy. Ada rasa bersalah dan cinta.
Cinta semakin teruji, dan saat itu perasaan cintanya berkembang ketika seorang stafnya Candy Florensia begitu cuek pada dirinya yang sudah merebut keperawanannya. Bukannya menuntut pertanggung jawaban, Candy malah menghindar, bahkan sampai dia hamil. Candy kembali berusaha untuk mengatasi masalahnya sendiri. Sampai di satu titik dia ingin menggugurkan janin itu, Lukas tahu. Saat itu perasaan cinta itu berkembang.
Candy anak yang pintar, cita - citanya besar ingin membahagiakan istrinya. Bahkan gaji pertamanya dia mengirim hampir semuanya untuk membantu orangtuanya, karena Charlie adiknya sedang tes sekolah akademi militer. Dia rela ke kantor jalan kaki. Mengetahui itu rasa cinta Lukas bertambah kepada seorang Candy Florensia. Lukas berusaha merebut hati Candy dan menyakinkannya akan perasaan cinta yang dia miliki. Mengingat perjalanan cinta yang singkat itu. Lukas tersenyum. Dia berjalan ke arah tempat tidur dimana istrinya sedang tertidur, langsung di cium bibir manis istrinya dia pun berbaring di samping istrinya dan membawa tubuh itu kedalam pelukannya.
"I love you istriku sayang. Aku berjanji bahwa cintaku padamu hanya bisa di pisahkan oleh maut sesuai janji kita di hari pernikahan kita sayang."
Ada satu jam Candy tertidur dalam pelukan suaminya. Lukas mulai merasakan ada pergerakan dari istrinya, terdengar bunyi suara perutnya. Lukas pun bangun.
"Sayang, kamu lapar."
"Iya mas." Candy ketakutan karena dia tahu, dia mabuk. Padahal Lukas sudah melarangnya untuk meminum wine yang bisa membuatnya mabuk. Lukas sudah menyiapkan makan bagi istrinya. Di panggil istrinya untuk makan. Lukas duduk temani istrinya makan di meja makan. Sampai selesai.
"Mas mohon maaf." Ini yang membuat Lukas sangat mencintai istrinya. Bahwa jika dia salah, dia akan mengakuinya dan memohon maaf.
"Sayang salah apa."
"Mabuk. Kan mas larang."
"Kenapa mas larang."
"karena aku ngak tahan dengan Alkohol." Candy sudah memeluk suaminya. Lukas pun memeluk istrinya.
"Kamu boleh minum Alkohol sesekali, jika hanya bersama mas. Hanya berdua."
"Emang boleh. (Lukas mengangguk) Aku mabuk pasti ngomong ngaco ya mas." Lukas tersenyum
"Yang ngomong itu mas. I love you. Mas cium, mas peluk. "
"Aku ngak ngelantur."
"Ngak. Kamu tertidur selesai muntah yang hebat."
"Jadi........." Lukas mengerti arah berbicara istrinya.
"Iya ngak ada kamu ngomong seperti itu."
"Mas bohong waktu itu." Lukas tertawa. Dia sudah memeluk istrinya.
"Maaf. Tetapi mas bersyukur bisa memiliki kamu sayang. Dari awal bertemu mas sudah jatuh cinta kepada perempuan berani yang sudah mas tolak bekerja, namun dia gigih dan pintar. Kamu berbeda sayang."
"Aku cemburu, mas itu usianya matang dan banyak wanita yang seksi - seksi suka sama mas."
"Tetapi mas sukanya hanya sama kamu sayang. Cinta mas hanya sama kamu."
"Tetapi mas biarkan mereka datang mendekati mas."
"Masa mas harus menolak. Lagian mereka kan hanya membawa minuman."
"Kalau aku ngak ada disitu pasti mas sudah berbuat sesuatu dengan wanita itu."
"Kamu kira suamimu ini laki - laki gampangan. Meskipun terlihat playboy tetapi mas tahu batasan- batasannya. Tidak sembarang mas tidur dengan wanita lain. Mas ingat kesehatan juga."
"Awas ya kalau aku tahu, biar aku melahirkan empat anakmu, biar aku hidup susah, aku akan bawa anak - anak mu jauh dari kamu."
"Jahat amat."
"Mas harus ingat itu."
"Mas janji tidak akan begitu."