NovelToon NovelToon
Sentuhan Kaka Ipar

Sentuhan Kaka Ipar

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Fantasi / Romansa Fantasi
Popularitas:2.1k
Nilai: 5
Nama Author: Smarrr

menceritakan perjalanan hubungan rumit antara Nadin, William (kakak iparnya), dan Jason (sahabatnya di Belanda), serta pengungkapan identitas ganda Nadin yang mengejutkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Smarrr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Daniel atau Wiliam

^^Di Lain Tempat^^

Nadin yang saat ini bersama Sang Ibu, mulai di perkenalkan satu persatu oleh Sang Ibu kepada teman-teman mendiang Ayah nya hingga Nadin bertemu dengan Tuan Kenedy

"Nona Nadin" sapa Tuan Kenedy dan itu membuat Nadin menatap Kenedy tajam namun bibir nya tersenyum saat ini di depan Sang Ibu dan juga Tuan Kenedy

"Tuan Kenedy, Anda sudah mengenal Nadin, Putri Bungsu Saya?" tanya Mami terkejut karena dia baru saja ingin mengenalkan Nadin pada nya tapi malah Tuan Kenedy sudah menegur Nadin langsung di hadapan nya saat ini

"Iya Nyonya Carlson, Saya masih mengingat Nadin saat masih kecil, dia kan sering di bawa sama Mendiang Tuan Carlson ke Perusahaan Anda" ucap Kenedy mencari alasan agar Mami Nadin tak curiga dengan nya

"Oh iya, benar sekali Tuan Kenedy, ternyata Anda masih mengingat peristiwa tersebut" ucap Mami Nadin

"Benar sekali Nyonya Carlson, kalau begitu silahkan menikmati hidangan kami, Saya ucapkan terima kasih telah datang ke pesta kami Nyonya dan Nona Carlson" ucap Kenedy tersenyum ramah dan Mami menganggu pelan sedangkan Nadin hanya mengikuti Sang Mami dari belakang saja tanpa menatap Kenedy sama sekali

"Din, kenapa Tuan Kenedy menatap mu terus menerus, kayak kamu kenal dekat sama dia?" bisik Mami

"Iya kah Mi? Perasaan Mami aja kali tu" ucap Nadin

"Ya udah, kita cari Kakak sama Kakak Ipar mu" ajak Mami

"Ya Mi" sahut Nadin yang mengikuti langkah Mami dari belakang

Tak lama kedua nya melihat Stevanie dan William serta Seorang Pria yang duduk di dekat William yang hanya beberapa kali Nadin bertemu dengan nya waktu lalu

"Tuh Dia" tunjuk Mami yang langsung menuju ke sana

"Daniel, wah lama gak keliatan" sapa Mami saat Daniel berdiri menghampiri Ibu Stevanie

"Tante, gimana kabar nya? Seperti nya semakin tahun semakin cantik keliatan nya" puji Daniel

"Kamu Niel, bisa aja" ucap Mami terkekeh mendengar pujian sahabat anak nya tersebut

"Mi, kok lama di sana?" tanya Stevanie saat kedua nya telah duduk di meja yang di siapkan untuk tamu

"Tadi ngobrol sama teman-teman Papi di sana dan kamu tau gak, kalau Tuan Kenedy sangat ramah sama Nadin, katanya dia ingat saat Nadin waktu kecil dulu sering di bawa Papi ke Perusahaan" ucap Mami

"Beneran Mi? Tuan Kenedy kenal Nadin?" tanya Stevanje heran

"Iya, Mamk aja kaget, kok kayak dia sangat akrab dengan Nadin, padahal ini pertama kali nya Nadin di bawa ke acara ini dan dia kan selama ini sekolah di Luar Negeri" ucap Mami yang masih juga sangat penasaran

"Aku juga heran Mi, padahal tipe kayak Tuan Kenedy itu jarang sekali ingat Orang, dia terkesan dingin dan cuek pada rekan bisnis nya, kenapa jadi Nadin di ingat sama dia ya?" tanya Stevanie juga bingung sekaligus penasaran

"Aku sendiri aja bingung Kak" ucap Nadin langsung mengutarakan pendapat nya

"Mungkin karena Nadin cantik dan dia ingin menjodohkan Nadin dengan salah satu Putra nya, maka nya dia ingat Nadin" timpal Daniel tiba-tiba

"Hahaha, bisa jadi sih Niel, kamu pintar banget kira-kira nya" sahut Mami dengan tawa nya

"Din, ambiliin Mami desert ya" pinta Mami

"Ya Mi" ucap Nadin yang langsung berdiri dan bergegas ke meja yang penuh dengan berbagai macam kue di sana

"Sayang, kamu juga belum makan desert, Aku ambilin ya" ucap William dan Stevanie yang paham dengan maksud Sang Suami hanya mengangguk pelan saja

Setiba nya William di meja yang menghidangkan berbagai kue di sana, William melihat Nadin memilihkan beberapa kue untuk Sang Ibu dan diri nya sendiri

"Baby" panggil William pelan dan Nadin yang mendengar suara William mematung sesaat mendengar panggilan yang tak di dengar nya selama seminggu ini dan itu akhirnya terdengar lagi

"Kak, please, ini di tempat umum, jangan manggil Aku kayak gitu, gak enak di dengar Orang" ucap Nadin pelan

"Maaf Baby, Kakak keceplosan, Kakak rindu banget sama kamu, banyak yang ingin Kakak bicarakan dengan mu Baby" ucap William

"Kak, hubungan kita sudah selesai seminggu yang lalu, Aku sengaja menghindar dari Kakak, karena Aku gak mau ketahuan oleh Kak Stevanie, please Kak jangan panggil lagi nama ku dengan sebutan itu" pinta Nadin

"Din, kenapa sih kamu masih aja kayak seminggu lalu, mempertahankan wacana mu sendiri tanpa mendengarkan penjelasan ku" ucap William yang mulai kesal dengan kata-kata Nadin saat ini

"Kak, tolong ngertiin Aku, Aku gak mau punya hubungan lagi sama Kakak, ini salah Kak, Aku gak mau nyakitin Kak Stev, tolong banget, tolong ngertiin Aku, Kak" ucap Nadin yang langsung pergi dari meja tersebut dan meninggalkan William yang saat ini sangat frustasi dengan kata-kata dari Nadin

Sesampainya di meja, Nadin langsung memberikan kue yang di minta Sang Ibu dan Nadin pun langsung duduk di samping nya tanpa mengatakan apa pun saat ini, tapi Daniel serta Stevanie yang melihat wajah Nadin sudah bisa membaca gerak-gerik Nadin saat ini

"Pasti mereka sedang bertengkar" bisik Daniel dan Stevanie mengangguk pelan

"Mi, setelah ini kita balik yuk, Aku lelah" ucap Nadin

"Ya, Mami habiskan dulu ya Din, baru kita pulang" ucap nya

"Stev, mana William? Kok dia gak balik ke sini, kata nya mau ambil kan makanan mu?" tanya Mami

"Bentar Mi, Aku hubungi William dulu" ucap Stevanie

"Stev, Tante, Aku aja yang cari William, mungkin dia lagi di Kamar mandi" ucap Daniel yang langsung berdiri dan Stevanie hanya mengangguk pelan

Daniel langsung mencari William di area meja desert, namun di sana Daniel tak menemukan William sama sekali, kemudian Daniel mulai mencari ke kamar mandi dan lagi-lagi Daniel tak menemukan keberadaan William

"Hah, di mana William ini, bikin repot aja"

gumam nya sendiri sambil terus mencari keberadaan William

Kemudian Daniel berjalan dan tanpa sengaja melewati sebuah taman di samping gedung dan tanpa sengaja melihat William di sana, lalu Daniel pun menghampiri William yang ternyata saat ini William sedang menghisap barang nik*tin di bibr nya

"Will, di cariin kemana-mana ternyata malah di sini" ucap Daniel kesal

"Siapa yang nyuruh kamu cariin Aku?" tanya William dengan santai

"Istri mu dan Mertua mu" ucap Daniel

"Oo" sahut William santai

"Kamu kenapa ngisap itu lagi? Bukan nya kamu udah gak pernah lagi kayak gini?" tanya Daniel heran

"Sekarang Aku lagi pusing" sahut William singkat

"Pasti gara-gara Nadin kan?" tanya Daniel penasaran dan William mengangguk pelan, kemudian William pun menceritakan semua pembicaraan nya saat dia bertemu dengan Nadin saat di meja desert tadi

1
Siti mariam
Halo Semuanya♥️

pertama novel "SENTUHAN KAKA IPAR" Novel ini akan diperbarui secara berkala di aplikasi ini. Aku Post bab baru setiap malem jam 12 malem ya. Selamat datang di halaman

tolong berikan dukungan kalian dengan cara memasukkan novel ini ke dalam rak buku(library), memberikan tanda suka (like), dan membagikan komentar hangat kalian! SetSetiap komentar dan dukungan dari kalian adalah kekuatan terbesar bagi saya untuk terus melanjutkan kisah ini sampai tuntas
Siti mariam
Halo Semuanya ♥️ Selamat datang di halaman pertama novel "SENTUHAN KAKA IPAR" Novel ini akan diperbarui secara berkala di aplikasi ini. Aku Post bab baru setiap malem jam 12 malem ya .
tolong berikan dukungan kalian dengan cara memasukkan novel ini ke dalam rak buku(library), memberikan tanda suka (like), dan membagikan komentar hangat kalian! SetSetiap komentar dan dukungan dari kalian adalah kekuatan terbesar bagi saya untuk terus melanjutkan kisah ini sampai tuntas
titip kantong
/Angry/
Theo Fillya
go
Siti mariam
😍😍😍😍😍
Siti mariam: haloo
total 1 replies
Siti mariam
/Drool//Angry//Angry//Angry//Angry/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!