Keluarga Ashford membesarkan dua putri. Sayangnya, yang mereka sayangi adalah orang yang salah.
Selama dua tahun, Sera Ashford hidup seperti bayangan di rumahnya sendiri. Saat adik angkatnya, Yara, memakai barang bermerek dan menerima telur Star Beast tingkat Gold di hari ulang tahunnya, Sera hanya diberi 500 kredit sebulan dan tidur di gudang sempit seluas tujuh meter persegi.
Tiga kakaknya selalu memukul dulu, lalu tidak pernah bertanya. Ayahnya melihat semuanya, tetapi memilih diam. Ibunya, seorang kontraktor tingkat Raja yang mampu meratakan satu blok kota, bahkan tidak pernah sekali pun memeriksa rekaman keamanan yang bisa membuktikan bahwa semua tuduhan terhadap Sera adalah fitnah.
Jadi, ketika Yara kembali menjebaknya dan menyuruhnya merangkak, Sera tidak berlutut.
Dia menandatangani surat pemutusan hubungan keluarga, menerima satu pukulan terakhir di wajahnya, lalu pergi ke wilayah pinggiran Dustmere Colony yang tidak mengenal hukum. Di dagunya masih ada darah, dan di kepalanya terdengar suara asing yang belum pernah ia dengar sebelumnya.
Supreme Star Beast System aktif.
Sekarang Sera membuka Star Beast Station di tengah tempat rongsokan. Dia menyembuhkan Star Beast yang gagal diselamatkan klinik papan atas, mengevolusi makhluk yang seharusnya mustahil berevolusi, dan memasang harga yang bahkan membuat para penguasa perang terdiam.
Pelanggan pertamanya? Pewaris keluarga terkaya di koloni itu. Pria dingin yang tidak pernah tersenyum pada siapa pun, tetapi selalu menemukan alasan untuk kembali.
Sementara itu, kakak-kakak Sera mulai menonton rekaman lama. Ibunya mulai gelisah.
Dan Sera? Dia baru saja memulai.
Kisah fantasi progresi sci-fi tentang penjinakan Star Beast, tokoh utama wanita yang tajam dan tidak mudah ditindas, romansa slow burn dengan pewaris dingin, serta sebuah keluarga yang terlambat menyadari siapa yang sudah mereka buang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Galaxy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 16
Bab 016 - The Warning
Nyx menemukan Vanya Vance tidur dengan wajah menempel di meja.
Ruang kerja commander Star Patrol Dustmere berada di lantai paling atas markas. Dari jendela besar, orang bisa melihat separuh kota, jalur kendaraan udara, dan garis abu-abu distrik pinggiran. Ruangan itu seharusnya memberi kesan kuat dan tertib.
Meja Vanya tidak bekerja sama.
Tiga mug kopi dingin berdiri di antara tumpukan laporan. Satu piring roti kering berada di atas folder logistik. Ada formulir permintaan ransum tempur yang tertempel di pipi kiri Vanya karena sedikit air liur.
Nyx berdiri di depan meja.
"Commander."
Tidak ada jawaban.
Nyx mengetuk meja.
"Commander."
Vanya hanya mengubah posisi wajah, membuat formulir di pipinya makin menempel.
Nyx mengambil folder tipis dan menepuk bahu komandannya.
Vanya mendengkur sekali.
Nyx menepuk lebih keras.
Plak.
Vanya langsung bangun, satu tangan meraih pisau di bawah meja.
"Serangan?"
"Laporan Sera Ashford," kata Nyx.
Vanya membuka mata sepenuhnya. Rambut pendeknya berantakan di satu sisi. Formulir logistik masih menempel di pipinya.
"Jam berapa?"
"Empat belas tiga puluh."
"Kenapa aku hidup jam segini?"
Nyx meletakkan tablet laporan di meja.
"Star Beast Station. Insiden dengan Helena Ashford dan Yara Ashford."
Vanya menarik formulir dari pipinya, melihat noda di kertas, lalu melemparkannya ke tumpukan lain.
"Bacakan."
Nyx tidak perlu melihat catatan.
"Helena Ashford membawa Yara dan Moon Hound ke Star Beast Station. Sistem station mendeteksi forced compliance override pada kontrak Moon Hound. Sera Ashford menggunakan wewenang darurat station untuk memutus kontrak ilegal."
Sisa kantuk di wajah Vanya hilang.
"Dia memutus kontrak aktif?"
"Ya."
"Di tempat?"
"Langsung. Kontrak Yara Ashford terputus. Moon Hound masuk status bebas dan memilih Sera Ashford."
Vanya mengambil tablet.
Matanya bergerak cepat membaca laporan lengkap: data luka, indikasi penyiksaan, rekaman White Deer, log barrier station, saksi Star Patrol, saksi Blackwell.
"Helena menyerang?"
"Dia memanggil Diamond-tier White Deer dan memerintahkan serangan terhadap Sera. Barrier station menyerap serangan. Tidak ada kerusakan."
Vanya membaca ulang bagian itu.
"White Deer menyerang, damage nol."
"Benar."
"Kontrak ilegal diputus, damage balik ke Yara."
"Benar."
"Moon Hound memilih Sera."
"Benar."
Vanya bersandar di kursi.
Untuk ukuran orang yang lima menit lalu tidur dengan formulir di pipi, wajahnya sekarang terlalu tenang.
"Ada preseden di database Federation?"
"Saya sudah cari. Tidak ada catatan publik tentang fasilitas privat yang bisa memutus kontrak aktif secara paksa. Ada kasus pengadilan kontrak, ada pembatalan melalui mediasi, ada prosedur medis ketika kontraktor mati. Tidak ada yang seperti ini."
"Kalau kemampuan ini dipakai dalam operasi?"
"Efeknya besar. Unit yang memakai Star Beast hasil paksaan bisa dibongkar tanpa pertempuran langsung. Pasar gelap kontrak ilegal akan menganggap Sera ancaman."
Vanya mengetuk meja dua kali.
"Mereka akan mengincarnya."
"Kemungkinan tinggi."
"Bukan hanya Ashford."
"Ya."
Vanya berdiri dan berjalan ke jendela.
Di bawah, kendaraan patroli bergerak seperti titik hitam di jalur udara. Dari ketinggian itu, distrik pinggiran terlihat kecil. Star Beast Station tidak terlihat jelas, tapi Vanya tahu arah tempatnya.
"Kirim notice resmi ke House Ashford," katanya. "Isi: status Moon Hound berada dalam penyelidikan Star Patrol terkait dugaan penyiksaan dan kontrak ilegal. House Ashford dilarang melakukan kontak paksa, klaim sepihak, atau tindakan balasan terhadap Sera Ashford sampai investigasi selesai."
Nyx mencatat.
"Tambahkan bahwa semua pelanggaran akan diproses sebagai gangguan terhadap operasi Star Patrol."
"Baik."
"Kirim salinan ke Federal Beast Protection Office."
Nyx mengangkat mata.
"Itu akan membuat kasus ini lebih besar."
"Memang. Kalau cuma Star Patrol Dustmere, Helena bisa mencoba menekan dari jalur politik. Kalau Federal Office ikut menerima salinan, dia harus lebih hati-hati."
"Dimengerti."
Vanya mengambil mug kopi paling dekat, mencium baunya, lalu meletakkannya lagi.
"Dan gandakan patroli sekitar station."
"Terang-terangan atau diam-diam?"
"Diam-diam. Anak itu sudah cukup banyak orang masuk ke hidupnya tanpa izin."
"Jarak aman?"
"Dua blok. Jangan menatap pintunya seperti penjaga penjara. Kalau ada aktivitas mencurigakan, lapor. Jangan ikut campur kecuali ancaman masuk radius station."
Nyx mencatat lagi.
Vanya melihat tablet.
"Data Moon Hound. Berapa luka?"
"Tiga puluh empat bekas cambuk terdeteksi. Usia luka berbeda-beda. Luka tertua sekitar sebelas bulan. Luka terbaru dua hari."
Ruang kerja tidak berubah.
Mug kopi tetap dingin.
Lampu tetap menyala.
Tapi wajah Vanya menjadi lebih keras.
"Sebelas bulan."
"Ya."
"Anak itu memukul Gold-tier Moon Hound selama sebelas bulan, dan tidak ada dokter keluarga, pelatih, atau petugas registrasi yang menandainya."
Nyx tidak menjawab.
Tidak ada jawaban yang berguna.
Vanya mengambil roti kering di piring, melihatnya, lalu melemparkannya ke tempat sampah. Roti itu meleset dan jatuh di lantai.
"Biarkan. Nanti aku anggap latihan target."
"Commander."
"Apa?"
"Formulir ransum tempur Anda rusak."
Vanya melihat tumpukan kertas.
"Bagus. Aku tidak mau mengisinya dari awal."
Nyx mengambil tablet.
"Saya akan kirim notice."
"Kirim sekarang."
Nyx keluar dari ruangan.
Vanya kembali duduk, tapi tidak tidur lagi.
Dia membuka salinan laporan dan membaca bagian pemutusan kontrak sekali lagi.
Nama Sera Ashford muncul di baris atas.
Vanya mengetuk nama itu dengan ujung jari.
"Kau benar-benar memilih hidup yang ramai, Nak."
---
Notice Star Patrol tiba di kediaman House Ashford sebelum makan malam.
Kael Grandmont menerima dokumen itu di ruang kerjanya. Segel biru Star Patrol menyala di sudut tablet resmi. Di bawah segel itu ada kalimat yang tidak bisa diabaikan:
`Investigation Notice: Illegal Beast Contract Modification and Abuse Allegation.`
Kael membaca seluruh dokumen.
Lalu membaca ulang bagian saksi.
Nyx.
Dua petugas Star Patrol.
Lucian Blackwell.
Lena Blackwell.
Hayden Harlow.
Heath Harlow.
Nama-nama itu membuat kasus ini tidak bisa dibuang sebagai pertengkaran anak-anak.
Kael menekan tombol panggil.
"Helena. Ke ruang kerjaku."
Helena datang dalam waktu kurang dari satu menit.
Dia sudah berganti pakaian, riasannya rapi, dan tidak ada tanda bahwa beberapa jam sebelumnya dia hampir berkonflik terbuka dengan Star Patrol di station Sera.
"Ada apa?"
Kael memutar tablet agar menghadapnya.
"Moon Hound Yara. Jelaskan."
Helena membaca judul dokumen.
Ekspresinya tidak berubah.
"Star Patrol membesar-besarkan insiden. Sera menggunakan fasilitas anehnya untuk memutus kontrak Yara, lalu mereka membuat laporan agar tampak legal."
"Aku bertanya tentang Moon Hound."
"Aku membelinya dari broker terdaftar."
"Nama broker."
"Akan kucari."
"Sekarang."
Helena menatapnya.
"Kael, jangan bicara padaku seperti aku stafmu."
"Kalau dokumen legalnya bersih, kau bisa menunjukkannya sekarang."
Helena tidak langsung menjawab.
Kael melihat jeda itu.
Dia tidak berkata apa-apa, tapi mencatatnya.
"Panggil Yara," katanya.
Wajah Helena menegang sedikit.
"Dia sedang tidak sehat."
"Panggil."
Yara masuk beberapa menit kemudian.
Dia memakai pakaian rumah berwarna putih. Rambutnya digerai. Matanya merah. Cara dia berjalan pelan, menunduk, dan memegang ujung lengan bajunya membuat siapa pun ingin bertanya apakah dia baik-baik saja.
Kael pernah langsung bertanya.
Hari ini dia menunggu.
"Ayah Kael," kata Yara. Suaranya kecil. "Aku sudah mendengar notice itu. Aku tidak tahu kenapa semuanya menjadi seperti ini."
Helena berdiri di sampingnya.
Yara melihat Helena sekilas, lalu menunduk lebih dalam.
"Aku tidak tahu Moon Hound itu punya masalah. Mama Helena memberikannya padaku. Aku pikir itu hadiah. Aku hanya ingin melatihnya dengan baik. Kalau aku tahu Sera menginginkannya, aku..."
Air mata jatuh.
Jatuh tepat saat kalimat berhenti, cukup banyak untuk terlihat rapuh tanpa membuat suaranya kacau.
Kael memperhatikan.
Yara melanjutkan, "Aku tidak pernah berniat menyakiti siapa pun. Moon Hound itu sering tidak patuh. Pelatih bilang Star Beast harus didisiplinkan supaya tidak membahayakan pemiliknya. Aku hanya melakukan yang diajarkan."
"Siapa pelatihnya?" tanya Kael.
Yara berhenti.
"Aku... aku tidak ingat namanya."
Helena berkata, "Pelatih kontrak yang biasa dipakai keluarga. Nanti kuambil datanya."
Kael tidak melihat Helena.
Matanya tetap pada Yara.
"Kau menggunakan forced compliance override?"
Yara mengangkat wajah dengan cepat.
"Aku tidak tahu itu apa."
"Sistem station mendeteksinya."
"Mungkin sistem Sera salah. Dia membenciku. Dia pasti membuatnya terlihat buruk."
Kalimatnya rapi.
Terlalu rapi untuk anak yang katanya tidak mengerti.
Kael melihat tangan Yara.
Kedua tangannya saling menggenggam di depan tubuh. Jari-jarinya menekan telapak. Kuku bersih yang selalu dirawat itu menggali kulit sampai membentuk bekas putih melengkung.
Dia tidak terlihat takut pada pertanyaan.
Dia terlihat sedang menahan sesuatu keluar dari wajahnya.
Marah.
Kael mengenali itu setelah terlambat terlalu lama.
"Pergi istirahat," katanya.
Yara berkedip.
"Ayah Kael..."
"Besok kita bicara lagi."
Yara menunduk.
"Baik."
Dia berbalik dan keluar. Langkahnya tetap kecil sampai melewati pintu. Setelah pintu tertutup, Kael melihat bayangannya di kaca samping berjalan lebih cepat menuju koridor kamar.
Helena berkata, "Kau terlalu keras padanya."
Kael membuka laci meja.
"Dulu kau memberiku file."
"File apa?"
"Bukti bahwa Sera berhubungan dengan pedagang Star Beast ilegal."
Helena diam.
Kael mengambil data chip hitam dan memasukkannya ke terminal. Holo-screen muncul di atas meja. Ada catatan transaksi, foto lokasi, stempel izin, dan kode biometrik yang seharusnya milik Sera.
"Aku membacanya saat itu," kata Kael. "Tapi aku tidak memeriksa."
Helena melipat tangan.
"Karena buktinya jelas."
"Tidak."
Kael membuka baris pertama.
"Tanggal ini salah. Pada tanggal ini Sera berada di Colony Processing untuk pemeriksaan akademi. Ada log masuk dan log keluar."
Dia membuka baris kedua.
"Stempel ini memakai format lama. Star Patrol mengganti header enkripsi delapan bulan lalu."
Dia membuka kode biometrik.
"Dan ini bukan kode Sera. Satu karakter salah."
Helena menatap layar.
"Kesalahan administrasi bisa terjadi."
"Tiga kesalahan dalam satu file yang menuduh seorang anak berhubungan dengan pedagang ilegal."
"Dia bukan anak kecil."
"Dia anak kita."
Kalimat itu keluar, lalu berhenti di udara.
Helena tersenyum dingin.
"Menarik. Baru sekarang kau ingat."
Kael tidak membalas.
Dia mencabut data chip dari terminal.
Patah.
Chip itu pecah menjadi dua di tangannya.
"Jangan sentuh Sera lagi."
Helena menatapnya.
"Kau memerintahku?"
"Ya."
"Demi anak yang sudah memutus hubungan?"
"Demi menghentikan hal bodoh sebelum Star Patrol dan Blackwell benar-benar masuk ke rumah ini."
Helena mendekat satu langkah.
"Jangan berpura-pura ini tentang strategi. Kau merasa bersalah."
"Keluar."
"Kael."
"Keluar."
Helena mengambil napas. Dia tidak membanting pintu ketika pergi. Dia menutupnya pelan, dan cara pelan itu lebih buruk daripada bantingan.
Kael duduk sendirian di ruang kerja.
Notice Star Patrol masih menyala di meja.
Data chip yang patah berada di tempat sampah logam, menunggu dihancurkan mesin.
Di luar pintu, Caelen Ashford berdiri di tikungan koridor.
Dia datang ketika mendengar suara Helena naik. Dia mendengar Yara menangis. Dia mendengar Kael menemukan tanggal yang salah, stempel palsu, kode biometrik yang keliru. Dia juga mendengar chip itu patah.
Ayahnya akhirnya berkata, "Jangan sentuh Sera lagi."
Kalimat itu seharusnya membuatnya lega.
Tapi Caelen hanya merasa dadanya makin berat.
Kael tidak bertanya apakah Sera terluka, apa yang terjadi di station, bagaimana keadaan Moon Hound, atau kenapa Sera sampai memilih Star Patrol daripada pulang.
Dia menghentikan Helena karena situasinya sudah berbahaya bagi House Ashford.
Dia belum benar-benar melihat Sera.
Caelen berjalan menjauh dari ruang kerja.
Di dinding koridor, foto keluarga terbaru masih terpajang. Yara berdiri di tengah. Helena meletakkan tangan di bahunya. Kael berdiri di sisi lain. Caelen dan Ronan di belakang.
Tidak ada Sera di foto itu.
Dulu Caelen tidak pernah memperhatikan.
Sekarang bagian kosong itu terlihat lebih jelas daripada semua wajah yang ada.