NovelToon NovelToon
In Umbra Penitentiae

In Umbra Penitentiae

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Crazy Rich/Konglomerat / Romansa Fantasi
Popularitas:810
Nilai: 5
Nama Author: gigiwww

Kehadiran seorang anak kecil berusia tujuh tahun seharusnya membawa kebahagiaan. Namun tidak bagi keluarga itu. Kedatangannya sebagai anak yang tak pernah diharapkan perlahan menghancurkan keharmonisan yang selama ini terlihat sempurna. Sejak kecil ia tumbuh di tengah tatapan benci, kasih sayang yang setengah hati, dan kehidupan yang seolah tak pernah berpihak padanya.

Semakin dewasa, ia mencoba mencari tempat untuk pulang—melalui mimpi, cita-cita, dan cinta yang diyakininya mampu memperbaiki semuanya. Tetapi hidup kembali mempermainkannya. Harapan yang ia bangun perlahan runtuh, meninggalkan penyesalan, luka, dan kenyataan bahwa tidak semua orang ditakdirkan untuk mendapatkan akhir bahagia.

Di balik semua itu, ia hanya ingin satu hal sederhana: diterima sebagai manusia, bukan kesalahan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gigiwww, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16 Sepatu yang Kembali

Pagi itu rumah kecil Ana terasa sangat tenang.

Matahari baru naik sepenuhnya, udara masih dingin, dan aroma kopi buatan Dylan memenuhi dapur kecil mereka. Hari libur selalu menjadi hari favorit kedua anak itu karena mereka bisa bangun lebih siang dan menghabiskan waktu bersama Mima mereka lebih lama.

Namun pagi itu… semuanya berubah saat Dylan menemukan sebuah kotak besar di depan rumah.

“Mi!”

Suara Dylan terdengar dari ruang tamu membuat Ana yang sedang menyiram bunga di halaman belakang langsung menoleh.

“Ada apa, Bang?”

Dylan masuk sambil membawa sebuah kotak putih besar dengan pita biru tua di atasnya. Wajah laki-laki itu terlihat bingung.

“Mima ada kado.”

Sabine yang baru turun tangga langsung mendekat penasaran.

“Hah? Dari siapa?”

Dylan mengangkat bahu.

“Nggak ada nama pengirimnya.”

Ana langsung terdiam beberapa detik.

Entah kenapa perasaannya tiba-tiba menjadi tidak nyaman.

Sabine malah semangat membuka pita di kotak itu.

“Buka dong, Mi!”

Ana berjalan mendekat perlahan lalu membuka kotak tersebut dengan tangan sedikit gemetar.

Dan saat isi kotak itu terlihat… tubuh Ana langsung membeku.

Sepasang sepatu ice skating putih.

Sepatu yang sangat ia kenal.

Bahkan terlalu kenal.

Itu adalah model sepatu yang dulu sangat ia inginkan saat masih remaja. Sepatu yang pernah ia lihat di majalah olahraga luar negeri dan diam-diam ia tabung selama berbulan-bulan untuk membelinya.

Namun ia tidak pernah berhasil mendapatkannya.

“Wow…” Sabine membulatkan matanya kagum. “Bagus banget!”

“Itu punya siapa, Mi?”

Dylan yang sejak tadi memperhatikan perubahan wajah Ana langsung ikut khawatir.

“Mima?” panggilnya pelan.

Ana masih diam menatap sepatu itu seolah sedang melihat masa lalunya sendiri kembali hidup di depan mata.

Jantungnya mulai berdetak tidak normal.

Panik.

Takut.

Dan perasaan yang selama lima belas tahun berusaha ia kubur perlahan muncul kembali.

“Abang dapet dari mana?” tanya Sabine pada Dylan.

“Tadi pas jogging,” jawab Dylan. “Kotak ini udah ada depan pintu.”

Lalu Dylan menatap Ana hati-hati.

“Mima nggak tau dari siapa?”

Ana cepat-cepat menggeleng kecil.

“Enggak…”

Namun wajahnya terlihat pucat.

Dylan langsung mendekat.

“Atau… mau Abang buang aja?” tanyanya lembut.

Ana langsung refleks memegang kotak itu.

“Jangan.”

Kedua anaknya menatap bingung.

“Mima simpen aja dulu…” ucap Ana pelan sambil mencoba tersenyum. “Siapa tau nanti pemiliknya datang.”

Setelah itu Ana langsung membawa kotak tersebut ke kamarnya tanpa berkata apa-apa lagi.

Begitu pintu kamar tertutup, napas Ana langsung memburu.

Tangannya gemetar hebat saat meletakkan kotak itu di atas tempat tidur.

Ia mundur perlahan sambil memegangi dadanya sendiri.

“Enggak…” bisiknya pelan.

Ana mulai kesulitan bernapas.

Panik attack yang selama bertahun-tahun jarang kambuh kini kembali menyerangnya.

Karena hanya ada satu kemungkinan.

Seseorang dari masa lalunya mulai menemukan dirinya.

Dan Ana sangat takut jika hidup tenang yang susah payah ia bangun akan kembali hancur.

Dengan tangan gemetar, Ana segera mengambil ponselnya lalu menekan satu nomor yang selama ini masih ia simpan baik-baik.

Tak lama kemudian panggilan tersambung.

“Halo?”

Suara hangat seorang pria terdengar dari seberang sana.

Ana langsung menutup mulutnya sendiri menahan tangis.

“Om…”

“Oh halo, Ana.” Suara pria itu langsung melembut. “Maaf Om lupa kasih ucapan ulang tahun kemarin.”

Ana menggigit bibirnya kuat-kuat.

“Nanti Om sama Tante mau ke sana mungkin bulan depan ya.”

Namun Ana justru semakin panik.

“Jadi… bukan Om yang kirim sepatu ini?” tanyanya cepat dengan suara bergetar.

“Sepatu?”

“Itu sepatu ice skating, Om…”

Pria di seberang sana langsung diam beberapa detik.

Om Raka.

Orang yang dulu menyelamatkan hidup Ana saat kebakaran lima belas tahun lalu terjadi. Satu-satunya orang dari keluarga Raespati yang benar-benar melindunginya sampai akhir.

“Ana…” suara Raka berubah serius. “Coba tarik napas dulu.”

Ana langsung duduk di lantai sambil memegangi dadanya sendiri.

“Napas pelan-pelan.”

Yang langsung dituruti Ana meski tubuhnya masih gemetar.

“Om bakal ke sana sama Tante,” lanjut Raka lembut. “Nggak ada yang tau kamu masih hidup, Ela.”

Mendengar nama lamanya disebut membuat air mata Ana jatuh begitu saja.

Tetapi tanpa mereka sadari…

Di balik pintu kamar yang sedikit terbuka, Dylan berdiri diam dengan wajah terkejut.

Laki-laki itu mendengar semuanya.

Tentang nama “Ela.”

Tentang seseorang yang mengira Mima mereka sudah mati.

Dan untuk pertama kalinya… Dylan sadar kalau masa lalu Mima mereka ternyata jauh lebih rumit dari yang pernah ia bayangkan.

Sementara di dalam kamar, Ana masih menangis pelan di atas lantai sambil memeluk dirinya sendiri.

Takut.

Karena ia tahu…

Cepat atau lambat, masa lalu itu pasti akan menemukan jalannya kembali kepadanya.

1
Agus Tina
bagus ceritanya ...
wulaniii: makasih kak like dan komen yah 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!