NovelToon NovelToon
Pengacara Indira, Istri Baru Papaku

Pengacara Indira, Istri Baru Papaku

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Duda / CEO / Tamat
Popularitas:313
Nilai: 5
Nama Author: Daisy Puppy 1412

Indira berprofesi sebagai pengacara, ia dijuluki pendekar ulung karena selalu memenangkan kasus yang dia tangani. karena kesibukannya dia lupa akan statusnya sebagai kaum jomblo sejati hingga membuat mamanya turun tangan untuk mencarikannya jodoh. hingga akhirnya dia dijodohkan dengan anak temannya yang bernama Gibran (pemilik PT Murni alam) yang berstatus duda anak 3. setelah menikah Indira dihadapkan dengan konflik keluarga hingga akhirnya dia menemukan titik kebahagian nya dengan suaminya Gibran.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daisy Puppy 1412, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pengacara Indira, istri baru papaku

...“Kamu yakin itu anak keduamu, bukannya anak keduamu masih SMA di” ucap Tamara penasaran....

...“Entahlah aku juga gak yakin” sahut Indira....

...Indira di klub saling berbagi cerita tentang kehidupan barunya dengan suami serta anaknya, Tamara juga menceritakan pertama kali ia hamil dan melahirkan serta Sandra juga dengan bahagia menceritakan bulan madunya dengan suaminya saat berada di Jepang....

...Indira melihat sekilas gadis remaja itu di bawa ke penginapan klub dibopong oleh pria, Indira mengikuti pria itu hingga sampai di balik dinding ia dia melihat pria itu masuk kamar dengan jelas gadis remaja itu memang Brilia anaknya....

...Indira mengirimkan pesan kepada Sandra untuk melapor polisi sedangkan Tamara melapor pada security klub....

...Tubuh Brilia dilempar di atas tempat tidur, setengah sadar Brilia mencoba untuk keluar namun dia tak berdaya karena sudah dikeroyok empat orang pria di dalam kamar. “Ayo mi kita pulang” ajak Brilia menggandeng Mia namun ditolak oleh Mia, “ngapain pulang kalau bentar lagi ada hiburan disini”....

...“Maksud kamu mi?” Ucap Brilia panik sambil memandang para pria di depannya....

...Brilia juga mengajak Lukas untuk pulang namun Lukas malah memegang dagunya “ada tontonan gratis kenapa mesti dilewatkan”, Lukas memberikan kode mata pada teman-temannya untuk mengeksekusi Brilia. Brilia yang ketakutan hanya bisa menangis, dia mencoba kabur namun tak bisa badannya dilempar di atas tempat tidur badannya ditindih oleh Lukas yang sudah membuka bajunya, Lukas mencoba untuk melecehkan Brilia “lepasin aku” Brilia menangis. Beberapa kali Brilia berteriak minta tolong namun tak ada yang menyahut, “tolongin aku mi” ucap Brilia memohon....

...“Aku puas kamu memohon sama aku bril tapi sayang aku gak mau” tawa Mia  puas. Mia menaruh kamera di atas meja untuk merekam Brilia dengan pria diatas ranjang, dia pun langsung pergi meninggalkan mereka berlima....

...Lukas berhasil mengobrak abrik baju yang dipakai Brilia hingga kancing baju Brilia lepas semua, “aku mohon lepasin aku”....

...Indira dengan kuat menendang pintu berbahan kayu hingga engsel pintu terlepas, kelima jarinya mengepal erat sehingga otot-otot di tangannya terlihat dan meluncur di pipi Lukas dengan kencang. Rambut Lukas dijambak diseret di lantai, pukulan demi pukulan meluncur di wajah Lukas. Jatah pukulan juga mendarat di wajah ketiga temannya sesuai jatahnya masing-masing. Lukas mengambil pisau buah yang berada di atas meja kamar namun pergelangan tangannya di tendang oleh Lukas. Indira menarik kursi yang berada di kamar tersebut  sembari menjambak rambut Lukas dia duduk , “kamu apakan anakku haahhhhh, brengsek ya lu”....

...“Ampun”...

...“Baru bilang ampun lu setelah gue hajar”...

...Security, Tamara dan Sandra dengan cepat masuk ke kamar langsung meringkus pria yang berada di dalam kamar. Mereka kaget para pria sudah tumbang oleh ulah Indira “tau gitu gak usah lapor security kalo Indira udah turun tangan sendiri” bisik Tamara ke Sandra sambil tersenyum....

...Brilia menangis ketakutan di balik selimut, tangannya gemetar hebat....

...Pihak kepolisian juga sudah datang untuk menangkap para pelaku pelecehan, “bawa mereka dan satu lagi cari cewek bernama Mia, dia dalang dari semua kejadian ini” ucap Indira tegas....

...Setelah security pergi diikuti dengan pihak kepolisian yang membawa keempat pria itu, ada Tamara dan sandra yang masih menemani Indira di dalam kamar. Dengan sigapnya sandra memakaikan blazer yang dia pakai untuk menutupi tubuh brilia yang terlihat....

...Amarah Indira masih terlihat, dia memberikan kode dua tangan kepada Sandra untuk memberinya sebatang rokok “lu kan udah lama gak ngerokok ndi”....

...Matanya melihat tajam ke arah Sandra yang membuat Sandra agak takut, akhirnya Sandra memberikan rokok yang ia bawa di dalam tasnya....

...Indira duduk di kursi ditemani sebatang rokok yang ia hisap sambil melihat Brilia yang masih berada diatas ranjang “gue gak habis pikir ya sama lu, kalau bokap lu tahu anak gadisnya kayak gini gimana?” Teriak Indira....

...“Lu tuh gak kasian sama bokap lu, bokap lu kerja siang malam nyari duit buat kelangsungan hidup lu biar lu bisa hidup enak, makan layak, sekolah juga enak tapi apa balasan lu ke bokap lu” teriak Indira menunjuk-nunjuk Brilia....

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!