NovelToon NovelToon
Terjerat Gairah Istri Tetangga

Terjerat Gairah Istri Tetangga

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Selingkuh / Cinta Terlarang / Romansa / Tamat
Popularitas:369.4k
Nilai: 5
Nama Author: Arion Alfattah

Satu Malam bersama istri tetangga mampu meluluhkan lantahkan seorang Bastian Emanuel. Ia terjerat pada sosok istri orang

Akankah cintanya mampu di gapai? Ataukah hanya sebatas mimpi? Mimpi yang hanya akan menjadi sebuah bunga tidur tanpa menjadi kenyataan.

"Perawan memang menawan, janda sungguh menggoda, tapi istri orang jauh sangat menantang. Pesonanya terasa berbeda. Menarik," Bastian Emanuel

Lalu apa yang akan terjadi selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arion Alfattah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 16

Kyara tentu kaget ada suara mengaduh di sampingnya. Dia yang ingin tahu menoleh seraya mendongak. Alangkah kagetnya kala melihat tetangga rempong ada di sana tak jauh dari tempat dia berada.

"Kau!"

"Kau tidak lihat ada orang disini, hah? Lempar batu kok sembarangan saja." Bastian menggerutu kesal sambil mengusap kepalanya yang terkena batu.

Kyara beranjak berdiri lalu menghapus kasar air mata di pipinya, dan bertolak pinggang. "Heh! Lo pikir gue tahu ada lo di mari, hah? Kagak! Lagian siapa suruh kau ada di sini? Jadinya si batu melayang tak tentu arah."

"Helo, gue dimari karena gue lihat lo lari kesini. Ya, jadinya gue pikir lo akan bunuh diri. Eh tak tahunya cuman teriak menangis doang. Aakkhhh Abang, kamu jahat sama aku hiks hiks." Bastian menirukan gaya Kyara menangis dan meraung-raung. "Cengeng lu."

"Mau buruh diri ataupun tidak bukan urusanmu. Mau cengeng ataupun tidak tidak ada sangkut pautnya dengan dirimu. Lo itu bila ... bla ... bla ..." Kyara mengoceh bawel.

Bastian menatap intens wanita yang tengah banyak bicara ini. "Setidaknya ini bisa bantu lo agar tidak bersedih lagi, Kyara. Gue tidak tega melihatmu menangis seperti tadi. Gue janji, tidak akan ada air mata kesedihan turun lagi dari mata indah Lo. Mulai saat ini, gue akan terang-terangan mendekati lo setelah kejadian itu."

Kyara berhenti ngoceh dengan nafas memburu.

"Sudah kenyang ngomelnya? Sudah lebih baik daripada tadi?" tanya Bastian terdengar lembut dan juga khawatir.

Kyara tertegun dan kembali teringat kejadian tadi yang membuatnya terasa sesak di dada.

"Pasti kau mendengarkan pertengkaran ku dan Bang Beni?"

"Suara kalian keras dan juga kita bersebelahan. Pastinya kedengeran. Aku tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya, cuman aku lihat lu lari keluar rumah dalam keadaan menangis dan di malam hari pula. Itu yang membuat aku mengkhawatirkan dirimu."

"Kau memang kepo dalam urusan orang. Tapi, bicaramu juga aneh, kadang lu, kadang aku, kadang gue, kadang kamu." Kyara tahu pasti tetangga yang satu ini. Sekalipun dia cowok, pastinya kepo dalam urusan tetangga. Malah banyak yang menyebut bule kampung ini tetangga kepo.

"Terserah gue lah nona tetangga bawel. Mau gue bilang apapun ini mulut gue, bukan mulut lu. Mending sekarang ku balik rumah, gak baik perempuan sendirian di luar." Sekalipun bicaranya Bastian gaul dan kadang suka pesta, tapi Bastian memiliki jiwa sosial yang tinggi dan kepeduliannya terhadap orang sekitar cukup tinggi.

"Gue tidak mau pulang, males ada Bang Beni dan istri keduanya. Pasti lo juga udah dengar 'kan pertengkaran kita. Lo kan kepo." Kyara lebih baik daripada tadi. Dia lebih bisa mengontrol tangisnya meski masih ada segukan sisa tadi.

"Ya gue denger sih, tapi mau gimana lagi? Lo itu perempuan, jadi pastinya lo harus balik ke rumah. Atau mau balik ke rumah gue?"

Kyara menoleh, "kagak! Enak saja pulang ke rumah lo yang hanya ada lo seorang, apa kata tetangga nanti?"

"Di rumah ada Emak gue, lo aman kok. Ya, itu pun kalau lo nggak mau ketemu dulu sama pria itu dan bininya. Gue hanya menawarkan tanpa memaksa. Mau ayo, gak mau juga kagak masalah, gak akan rugi bagi gue mah." Bukan tanpa alasan Bastian menawarkan kyara pulang ke rumahnya. Dia tahu, pasti berat rasanya menjadi Kyara saat harus menerima istri kedua di dalam rumahnya. Maka dari itu, Bastian menawarkan ketenangan untu Kyara di rumahnya.

"Cuman gue kasihan sama lo kalau lo balik dulu ke sana. Dan gue juga yakin jika suami lo dan istri barunya pasti saat ini tengah berduaan di dalam kamar. Daripada lo terus menangis seorang diri terpuruk di pojokan, mending kamu menginap di rumah gue dan ngobrol bersama emak gue," sambung Bastian kembali meyakinkan Kyara untuk ikut dulu dengannya.

"Oma Mia ada di sini?" tanya Kyara mulai tertarik jika ada Oma Mia. Bastian mengangguk. Kyara diam sejenak, hingga akhirnya ia mengangguk mengikuti tawaran Bastian.

"Baiklah, gue nginap di rumah lo saja, tapi lo tidak bohong kan kalau ada Oma Mia di sana?"

"Yaelah, Gak percaya amat sama gue. Gue berani bersumpah ada emak di rumah. Ah lama, banyak mikirnya." Tiba-tiba saja Bastian membopong tubuh Kyara dan membawanya pulang.

Kyara memekik terkejut, "Bastian! Turunin gue!"

"Kagak! Kalau gue turunin lo pasti lama. Ini udah malam dan gak baik buat kesehatan lo." Bastian kekeh dengan keinginannya untuk membopong Kyara ala bridal style.

*****

Saat sudah sampai depan rumah, barulah Kyara Bastian turunkan. "Nah, udah sampai."

"Iishh lo nyebelin rempong."

"Bodo amat, yang penting gue kangennya." Bastian tersenyum usil seraya menaik menurunkan kedua alisnya. Kyara mencebik. Namun, ia penasaran dengan apa yang sedang dilakukan suami dan istri keduanya.

Kyara malah berbelok dulu ke rumahnya memastikan di dalam.

"Hei! Katanya mau nginep di rumah gue kok malah ke situ?"

"Mau cari tahu dulu kegiatan mereka." Kyara pun masuk dan perlahan membuka pintunya. Dia memperhatikan keadaan rumah yang terasa sakit. Namun, karena rasa penasarannya, Kyara mendekati kamar yang di dekat kamar dia.

Samar-samar Kyara mendengar suara de*sa*han dari dalam sana.

"*Ah sayang, lebih dalam lagi!"

"Iya, sayang. Aku juga lagi berusaha menekan kuat milikku agar lebih dalam. Ah*."

Kyara langsung menutup kedua telinganya dan memejamkan mata. Dadanya merasa sesak dan ia tidak ingin mendengar suara itu. Lalu, Kyara berlari keluar menghampiri Bastian yang lagi.

"Lo kenapa?"

"Gue nginep di sini. Gue gak mau denger suara mesra mereka. Ini terlalu menyakitkan buat gue, Bastian." Kyara menatap mata Bastian dan ia kembali menangis.

Bastian menghela nafas panjang. Dia menghapus air matanya Kyara. "Jangan pernah lo tangisi pria brengsek seperti dia! Dia tidak pantas tangisi seperti ini, sekalipun dia suami lo, lo tidak boleh menangis hanya karena tindakan yang dia lakukan! Lo harus kuat, lo harus yakin kalau kalau mampu melewati segala macam ujian ini, dan lo harus buktikan jika lo bukan wanita lemah. Gue akan ada di belakang lo dan mendukung Apa yang akan kau lakukan."

Kyara semakin di buat bersedih karena merasa di perhatikan dan ada orang yang begitu terlihat peduli padanya, pada keadaannya. "Bastian, gue tidak tahu harus bagaimana lagi."

"Tidak perlu tidak tahu, ada gue yang akan membahagiakan lo."

"Maksudnya?"

"Gue akan jadi pacar lo dan akan selalu ada di sisi lo buat menghibur diri lo. So, mulai hari ini kita pacaran!" tutur Bastian membuat Kyara tercengang.

"Apa?! Pacaran? Kau gila!"

1
Mimik Pribadi
Aku gak nyangka Jay punya nyali ngajak nikah Nurma,,,,jngn2 sumpah nya Onta bakal terjadi nich,Jay bucin Nurma 🤣🤣
Mimik Pribadi
Enak bener Seli mau diputusin diblanjain dlu trus Mona diksh uang blanja terakhir,orng ky mah beda y,tapi klo dasare pelit y ttep aja pedit 🤪
Carloz Loco
hajar terus bastian aku mendukung lho
Carloz Loco
bastian kena dampak
Carloz Loco
bini orang sungguh menantang
Dedy Poetra87
seharusnya di pukul pake palu biar bocor dan mokatt.... karakter kok tolol ga ketulungan...
Nur Janah
😂😂😂
sri damayanti
kereennnn
Ulufi Dewi
gitu dong jangan mau ditindas.....
Ulufi Dewi
yess..... hati onta bergemuruh riang gembira....
.
Ulufi Dewi
hey..... cu*pang kencing aja byr... pake duit emang pke daun noh.... yg gratis kencing dbawa phon atau mepet tembok tuh lu....
Ulufi Dewi
mana nih para warga ketua RT pada ga nolongin kyara apa
Ulufi Dewi
itu namanya bozzz BASTIAN alias onta yang tegas
Ulufi Dewi
lebih baik sm onta tp kyara minta cerai dl baru onta maju kasihan anak dlm kandungan mu kyara tpi oh tpi emang anaknya onta sih...
Ulufi Dewi
biarpun perempuan miskin atau pun kaya klo dhianatin dan disakitin bgtu lebih baik cerai lah emang dasarnya dia aja yg bodoh akan cinta
Ulufi Dewi
mampus aja lu kyara oon....
kesel kaya cerita ikan terbang....
UU=ujung-ujungnya ku menangis..... membayangkan. ga usah lu bayangin dasar.....
Ulufi Dewi
bodoh..... bener bener bodoh..... dah jd tulang punggung dhianatin msih aj bertahan
Ulufi Dewi
cerai aja sih bikin emosi nih kiara bodoh karna cinta makan tuh emang bikin kenyang dan kaya tuh jadi perempuan jangan mau ditindas
Eni Eni
bagus kyara...jdi perempuan jgn lemah...💪
Eni Eni
seru ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!