NovelToon NovelToon
Sang Nyonya Mafia

Sang Nyonya Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Dark Romance / Tamat
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: alessisalazar

Dikhianati di hari pernikahannya sendiri, Gala Lombardi memilih mengubur gadis lugu yang dulu ia banggakan. Tiga tahun berlalu, dan pewaris imperium tekstil itu kini menjelma menjadi wanita bisnis yang dingin, tajam, dan tak tersentuh—sampai sang adik yang merebut segalanya darinya memperkenalkan seorang tunangan baru: Damon Hardy.

Tampan, kaya raya, dan menyimpan aura kekuasaan yang berbahaya, Damon menatap Gala seolah dialah satu-satunya wanita di dunia. Gala pun menyusun rencana: merebut tunangan sang adik, tepat seperti yang pernah dilakukan padanya. Sebuah permainan berbahaya demi balas dendam.

Tapi Gala tak tahu satu hal—Damon bukan sekadar pengusaha. Di balik jas mahal dan senyum memikat itu tersembunyi pemimpin mafia paling ditakuti, sang serigala abu-abu yang berdiri di puncak dunia hitam. Dan begitu ia jatuh ke dalam pelukannya, Gala bukan lagi sekadar wanita yang terluka. Ia akan menjadi Sang Nyonya Mafia.

Dari ruang rapat mewah hingga baku tembak berdarah, dari cinta yang membakar hingga pengkhianatan yang menghancurkan—Gala harus belajar bahwa di dunia ini, yang lemah akan dimangsa dan yang setia diuji sampai mati. Ketika musuh lama datang menuntut balas dan rahasia kelam terkuak satu per satu, seberapa jauh seorang wanita rela melangkah demi melindungi cinta, keluarga, dan takhta yang telah menjadi miliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alessisalazar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERSAMA

"Sedang apa kau di sini?" tanya Silvia.

"Kau tampak kacau. Ternyata Gala jauh lebih kuat darimu," balas Mathias.

"Menurutku justru Damon yang lebih jantan darimu. Karena itulah kau ini terlupakan, sedangkan dia membuatnya gila. Sampai-sampai kakakku yang sok suci dan tak berharga itu kabur bersamanya. Perempuan sialan… tapi tunggu saja sampai pria itu bosan padanya."

"Kalau saja dulu kau tak terlalu egois, semua ini tak akan terjadi," ujar Mathias. "Gala pasti sudah jadi istriku, kau jadi simpananku, dan kita semua tenang… Tapi kau harus membiusku hari itu supaya aku tak sampai ke gereja.

"Dan sekarang lihat! Lihat foto-foto ini, lihat betapa bahagianya Tuan dan Nyonya Hardy."

Mathias menunjukkan pada Silvia foto-foto kebahagiaan kakaknya di Aruba—menikmati hidup mewah, hidup dalam cinta dan gairah, sementara Silvia menderita akibat penghinaan publik yang menimpanya.

"Tidak, tidak mungkin… Mereka tak mungkin menikah, ini tidak mungkin!" jerit Silvia.

"Teriakan apa itu? Apa yang kaulakukan pada putriku, Mathias?" hardik Mikaela.

"Tak ada apa-apa, Nyonya. Selamat pagi, Antonio," sapa Mathias. "Aku hanya datang untuk mengatakan pada Silvia bahwa ia tak pantas terus menderita demi nama yang mempermainkannya. Soal Gala, aku tak tahu harus berkata apa… Aku memang salah bertahun-tahun lalu, gara-gara satu kekeliruan aku tak sampai ke altar, tapi dia memilih berpikir yang terburuk tentangku.

"Dan sekarang lihat apa yang ia perbuat. Gala sedang berbulan madu di Aruba bersama suaminya, Damon Hardy."

"Tidak mungkin, mereka tak mungkin sudah menikah," ucap Mikaela.

"Tidak, putriku tak mungkin senekat itu…" Antonio nyaris tak percaya. "Menikah dengan pria itu, bajingan yang membawanya lari seolah dia perempuan murahan dan meninggalkan putriku yang lain dalam penghinaan."

"Tak mungkin, Papa, ini tak adil… Dia merampas segalanya dariku," rengek Silvia. "Lihat, mereka hidup bermewah-mewahan. Kontrak itu dibuat pria itu untukku, dan Gala merebutnya dariku."

"Tak ada kontrak apa pun. Keparat itu akan kusingkirkan dari perusahaanku… Akan kuhancurkan dia," geram Antonio.

"Kau tahu itu mustahil. Kecuali kau ingin kehilangan separuh perusahaan, bajingan itu harus tetap jadi rekan dalam proyek ini… Tapi perempuan itu!" seru Mikaela. "Awas kau, Antonio. Kalau Gala kembali, singkirkan dia dari kursi wakil presiden karena kelakuannya yang keterlaluan itu."

"Mathias, aku juga sudah mencari putriku dan tak berhasil menemukannya. Bagaimana caramu?" tanya Antonio.

"Koneksi, Tuan. Gala sangat berarti bagiku, aku kembali demi dia. Sungguh tak kusangka dia bisa terseret sejauh ini," jawab Mathias. "Tapi tak apa. Aku ingin menyelamatkannya. Dia pasti hanya bingung, itu saja."

* * *

"Dominick, beri aku kabar!" seru Stephan.

"Kita butuh Damon meninggalkan sang nyonya sejenak agar dia bisa fokus pada ini. Muatan senjata kembali dicegat oleh mafia Italia terkutuk itu. Sungguh mimpi buruk bertarung melawan orang-orang tanpa wajah," lapor Dominick. "Para bajingan itu pintar sekali menyembunyikan diri. Sudah lima tahun kita memburu mereka dan tak dapat apa-apa. Yang terdengar hanya kabar bahwa mafia Italia berambisi menyaingi mafia Rusia, Amerika, atau kita, mafia Inggris—tapi tak ada bukti."

"Dasar pengecut keparat. Apa pun yang mereka lakukan, mereka tak akan mampu mengalahkan kita," ujar Stephan. "Kita punya yang lain di pihak kita, karena itu mereka tak pernah bisa melenyapkan kita. Kita masih di puncak, dan akan tetap begitu… Panggil Damon hati-hati. Gala memang belum tahu apa-apa, tapi ia harus segera mengetahui kebenarannya."

"Tentu saja. Bagaimanapun, serigala abu-abu sekaligus pemimpin mafia itu adalah Damon. Itu menjadikan Gala Nyonya Mafia… Aku segera kembali," ucap Dominick.

Setelah bicara dengan Damon, ia meninggalkan istrinya beristirahat untuk menemui ayah dan sahabatnya.

"Jadi para bajingan Italia itu masih terus mengganggu," ujar Damon.

"Maaf mengganggu bulan madumu, tapi sudah berminggu-minggu berlalu. Muatan senapan dan senapan mesin telah dicegat, dan meski itu kerugian uang yang besar, aku lebih peduli pada bisnis pencucian uang di Grup Lombardi," kata Stephan. "Kita harus kembali ke London."

"Apa kata orang-orang Rusia soal ini? Bajingan Italia pengecut itu," desis Damon.

"Mereka kesal, tapi kita sudah menemukan jalur lain untuk mengirim barang. Lagi pula kitalah pemimpinnya, semua orang tahu itu. Tapi kita harus menghentikan orang-orang Italia. Anonimitas mereka membuat kita tampak bodoh," jawab Dominick. "Kita harus kembali untuk menyusun 'kontrak dan mengirim persenjataan lewat kain-kain dari perusahaan istrimu itu'."

"Sialan. Mau tak mau, akan kukatakan pada Gala bahwa kita kembali ke Inggris," ujar Damon.

"Dan kau tahu betul itu bukan satu-satunya hal yang harus kaukatakan padanya," sahut Stephan. "Ketika para anggota Rantai tahu pemimpin mereka telah menikah, mereka akan ingin mengenal Nyonya Mafia. Gala harus siap."

"Aku tahu. Baiklah, biar kupikirkan bagaimana membuka topik ini… Siapkan jet, kita berangkat pulang," kata Damon.

Bagaimana caranya aku bilang pada istriku—yang sampai sekarang masih dilanda rasa bersalah soal bagaimana kami menikah—bahwa aku pemimpin seluruh mafia, bahwa orang-orang Italia ingin menghabisiku, dan bahwa berada di sisiku menjadikannya pemimpin kedua dari seluruh mafia?

"Sayang, pekerjaan memanggil… Kita harus kembali ke London," ucap Damon.

"Ya Tuhan, menghadapi mereka semua… menghadapi Papa," Gala tercekat.

"Sayangku, kita bersama. Ada banyak yang harus kita hadapi, lebih dari yang kaubayangkan, tapi kita hadapi bersama, ya?"

"Ya, sayang, kau benar… Bersama."

"Bersumpahlah padaku, apa pun yang terjadi, kau akan tetap bersamaku," pinta Damon.

"Sayang, kenapa kau bilang begitu? Damon, kau menyakitiku, kau terlalu erat mencengkeramku, sayang."

"Maaf, maafkan aku… Bersumpahlah kau akan tetap di sisiku, bersumpahlah! Ingat janji kita di hari pernikahan kita," desak Damon.

"Tentu saja, sayang, tenanglah, jangan begini… Kita ambil risiko ini bersama. Aku mencintaimu."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!