raina Larasati janda dengan 2 anak suaminya meninggal karna serangan jantung sekarang dia harus banting tulang untuk menghidupi anak anaknya, dari yang tidak biasa bekerja sekarang Raina harus mencari nafkah......
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adca_21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 15
"Rania apa kabar basa basi ibu mertua" Rania langsung menyalami ibu mertua dan kakak iparnya Rania
"baik ibu ibu apa kabar?
"Ibu juga baik anak anak kemana rania"
"Anak anak da di dalam Bu ayo masuk" ibu mertua Rania melihat sekeliling rumah nya anak anak langsung menghampiri nenek nya "
"apa kabar kalian?"
"kami baik... nek"
"Rania ibu dengar kamu kemarin pergi ke luar kota?"
"iya.. Bu Rania ada kerjaan, Kamu gak lupakan Rania kamu belum beres masa Iddah tapi kamu sudah pergi ke luar bareng bukan suami mu!"
'Iya ibu Rania ingat tapi Rania tidak kesana berdua ada asisten atasan Rania juga ikut kesana"
"suami baru meninggal tapi kamu sudah jalan sama laki laki lain"
"Rania tidak jalan jalan ibu Rania kerja, kalau Rania gak kerja kebutuhan anak anak siapa yang nanggung"
"Ibu rasa tabungan Arman juga ada kenapa kamu tidak pake aja dulu"
"Tabungan apa Bu! Rania dan mas Arman tidak mempunyai tabungan lagi uang sudah dipakai pelunasan rumah ini"
"Alah alesan kamu nya aja yang boros kali Rania!"
Kakak ipar Rania langsung menenangkan ibunya
"sudah Bu kan kita kesini mau jenguk anak anak bukan malah berdebat seperti ini Rania juga kerja ada tuntutan dia harus pergi ke luar kota"
"Kamu diam saja Mia bentak ibu mertua Rania, sekarang kan kamu tinggal di rumah ibumu terus ini rumah gak di tempati mau Kamu mau jual apa bagaimana"
"Rania tidak akan pernah menjual rumah ini Bu ini disini terlalu banyak kenangan bersama mas Arman, Rania akan tetap tinggal disini cuma kalau Rania dan anak anak libur saja"
Emang dasar nya ibu Arman dari dulu kurang menyukai Rania, anak anak Rania hanya bisa menatap Rania
"Ya.. sudah kita pulang dulu, kalian mau ikut nenek tidak mumpung libur?"
"Gak nek kita disini mau bantu ibu bersih bersih rumah dulu lain kali kita akan main kesana.ucap si sulung
"Ya sudah nenek pulang dulu ya"
"bunda kenapa ya nenek seperti tidak suka sama bunda?"
"Gapapa sayang nenek pembawaan nya memang seperti itu"
"Udah ayo bantu bunda bersih bersih nanti kita ke kedai es krim sambil jalan jalan ke taman mumpung bunda ada waktu"
"Asyik... ayo dek kita cepet cepet bersih bersih nya biar kita cepet ke kedai es krim nya,setelah membereskan semua nya mereka berangkat bertiga memakai motor pergi ke kedai es krim.
Rania yang sedang memesan es krim melihat seseorang di pinggir nya dan menoleh,pak lagi beli es krim juga.
Iya Rania untuk keponakan saya kamu kesini bareng siapa? itu sama anak anak Rania sudah beres dan pergi ke meja anak anak nya sedang menunggu nya.
Ayo makan es krim nya nanti kita pergi ketaman, Arsen menghampiri meja Rania haii kalian apa kabar? Baik om jawab anak anak Rania
Apa boleh om ikut gabung bareng kalian? Silahkan om "Bukan nya bapak sedang membeli es krim untuk keponakan bapak? Iya udah di antarkan oleh Adi"
Es krim pun sudah habis sesuai janji Rania mereka akan pergi ketaman, kalau begitu saya permisi ya pak anak anak juga sudah beres makan es krim nya.