NovelToon NovelToon
Rumah Ujung

Rumah Ujung

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Iblis / Horor
Popularitas:52.2k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Kematian misterius yang ada di rumah ujung membuat siapa saja akan ketakutan, bahkan puncak nya para warga sama sekali tidak kenal dengan penghuni rumah tersebut.

satu keluarga di bantai dan mayat mereka membusuk di dalam rumah tersebut, warga menguburkan secara layak namun seram nya rumah itu membuat siapa saja yang lewat akan ketakutan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15. Sibuk mencari

Suminah bingung karena dia tidak menemukan keberadaan sang suami di mana saja, sudah berusaha untuk mencari namun ternyata sosok itu tidak berhasil dia temukan di mana pun berada sehingga Suminah merasa bingung dengan hilang nya sang suami, walau dia berusaha sekeras mungkin dan mencari kesana kemari namun tetap saja Suminah tidak berhasil menemukan Pardi.

Sudah mencari ke belakang rumah namun ternyata tetap saja tidak berhasil menemukan keberadaan Pardi, padahal sejak semalam dia sudah merasa curiga karena Pardi tidak ada tidur di sebelah dia dan tidak ada berpamitan juga ingin pergi ke sawah karena kaki dia begitu sulit sekali untuk berjalan menuju jalan becek.

Jadi tidak mungkin bila Pardi memasuki area persawahan itu dengan kaki tersebut, namun kenapa sampai pagi ini belum juga keberadaan Pardi berhasil Suminah temukan sehingga wanita ini mulai merasa tidak nyaman dan ketakutan itu muncul begitu saja di dalam hati ini, dia ingin pergi mencari namun tidak tahu mau menuju arah mana.

Jantung sudah berdebar kencang namun memiliki tujuan juga belum pasti sehingga Suminah tidak tahu ini harus mencari ke bagian mana, Nanang sang bocah kecil juga sudah berusaha untuk mencari namun memang keberadaan Pardi begitu sulit sekali untuk mereka temukan di dalam rumah ini atau bahkan di luar sana.

"Bapak tidak ada kok di WC juga, Bu." ujar Nanang dengan wajah polos itu.

"Kemana ini Bapak mu pergi, ya ampun kok di mana mana tidak ada sih." keluh Suminah bingung tidak karuan.

"Mungkin Bapak pergi masuk dalam rumah itu." celetuk Nanang.

"Eh mana mungkin, jangan sembarangan saja kalau ngomong." sanggah Suminah tidak percaya.

Sebab menurut dia mana mungkin Pardi masuk ke dalam rumah itu untuk mencari sesuatu, selama ini saja dia tidak percaya dengan omongan orang bahwa rumah tersebut memiliki hantu yang siap meneror para warga, jadi mana mungkin mendadak saja dia masuk ke dalam rumah itu untuk mencari sesuatu.

"Ibu mau cari Bapak kamu terlebih dahulu jadi kamu diam saja di rumah dan jangan pergi kemana-mana ya." pesan Suminah kepada Nanang.

"Aku ikut mencari saja biar cepat ketemu." Nanang ingin mencari Pardi juga.

"Enggak usah, kamu diam di rumah dan biar aku yang mencari." Suminah segera pergi menyambar kerudung karena sudah tidak sabar lagi untuk menemukan Pardi.

"Ah padahal aku mau membantu biar cepat ketemu tapi kenapa malah tidak mau." Nanang berkata sendirian dan dia segera duduk di teras.

"Bapak ke mana ya kok dia bisa hilang begitu saja?" gumam Nanang sendirian sambil menatap jalan yang terlihat begitu sepi.

Sebab para warga memang sedang sibuk membuat jalan sehingga wajar saja bila jalanan di sebelah sini terlihat begitu sepi dan lenggang, tidak ada orang yang lewat di daerah sini karena mereka semua menghindari rumah dari keluarga Sayuti dan bila nanti jalan baru sudah siap maka sudah pasti kawasan sini akan bertambah sepi.

"Kenapa duduk sendirian seperti itu, Nang?" tegur Elvi yang baru mau berangkat kerja.

"Ibu lagi cari Bapak, jadi aku duduk di sini sendirian saja." Nanang menjawab sambil tersenyum.

"Memang nya Bapak Kamu ke mana kok masih dicari sama Ibu?" tanya Elvi lebih jauh lagi.

"Enggak tau, Bapak hilang begitu saja sehingga sekarang kami sibuk untuk mencari dia." jawab Nanang.

"Yang benar!" Elvi kaget karena mendengar kabar bahwa Pardi hilang dari rumah.

"Ibu lagi mencari sekarang dan tadi aku juga sudah mencari ke belakang rumah sana namun tidak ada." tutur Nanang dengan wajah polos itu.

Elvi segera menghubungi Yanto karena dia juga ingin membantu keluarga ini yang mendadak saja kehilangan sosok Pardi, meski terkadang sifat Pardi tidak baik namun tetap saja sebagai tetangga maka mereka harus memiliki hati yang baik juga sehingga nanti Pardi akan bisa berubah setelah menyadari bahwa mereka adalah tetangga yang baik hati.

"Ada apa?" Yanto agak berlari keluar dari rumah setelah mendapat telepon dari sang istri.

"Ini Pak Pardi kata Nanang hilang dari tadi malam dan belum ketemu sampai sekarang." jelas Elvi kepada Yanto.

"Ah kamu, aku kira ada apa sampai menelpon terburu-buru seperti itu." Yanto bersikap biasa saja.

"Ya ini kan masalah serius juga, kita sebagai tetangga harus membantu mencari lah." ujar Elvi.

"Paling Dia sedang ada di sawah sana, kan Pak Pardi tidak percaya dengan setan jadi mana mungkin ada setan mau mencuri dia." Yanto tetap saja kesal kepada pria itu.

"Tapi ini masalah tetangga kita sehingga perlu membantu jugalah, Bang." Elvi tetap saja ingin membantu.

"Sudah, dari pada kamu sibuk debat sama aku maka lebih baik segera berangkat kerja saja sana." Yanto berbalik pergi meninggalkan sang istri.

"Om Yanto pasti masih marah sama Bapak sehingga dia tidak mau membantu mencari." bocah kecil ini kembali membuka suara.

Elvi terdiam dan dia tidak tahu mau berkata apa sekarang kepada Nanang karena bocah itu juga pasti mengetahui bahwa Yanto terlihat begitu marah, semua ini karena tabiat Pardi yang sangat tidak baik terhadap para tetangga dan kerap menyepelekan bila ada tetangga bercerita tentang hal gaib sehingga banyak orang yang tidak suka terhadap pria itu.

"Ya sudah kalau begitu Tante mau pergi kerja dulu ya." pamit Elvi karena dia juga tidak bisa memaksa Yanto.

"Hati hati di jalan Tante." Nanang melambaikan tangan kepada wanita cantik itu.

"Ah ke mana ya padi itu menghilang kok bisa tidak ketemu di mana-mana?" Elvi bingung sendiri dengan kejadian ini.

Sebab yang hilang ini adalah orang tua sehingga agak aneh juga menurut mereka semua, pasti para warga belum banyak yang mengetahui tentang hilangnya Pardi dari rumah mereka saat ini, sebab terlihat semua orang masih sibuk membangun jalan yang masih baru itu sehingga jelas mereka belum mengetahui apa yang telah terjadi.

"Aku kasih tahu mereka tidak ya?" Elvi tampak berhenti sesaat ingin memberitahu para warga.

"Tapi kalau aku langsung memberitahu nanti malah jadi masalah tidak? ah bingung juga aku ini harus bagaimana untuk menghadapi situasi ini." Elvi tidak tahu harus bagaimana.

"Lagi pula mungkin mereka akan bersikap seperti bang yanto yang tidak mau menolong." gumam Elvy kembali.

Sebab memang banyak sekali yang tidak menyukai Pardi ini sehingga wajar bila warga tidak akan ada yang mau membantu dia saat kehilangan seperti sekarang, yang kesulitan tentu saja adalah Suminah karena dia harus mencari keberadaan sang suami yang entah di mana tanpa bantuan dari para warga.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Salsa Billa
thor tangan ya Pardi / siapa itu, bukanya patah sampek keluar tulang nya,, kok pulang pulang udah sehat aja
K & T K & T
keroyok aja tu si Darius,toh dia LG sendiri dan warga banyak,bikin kapok klo perlu bakar biar metong ky sayuti👻
Raffaza Direzky87
seharusnya klo bicara dengan mereka tu datangkan purnama juga, sebanding mereka sama² angkuh dan sombong, tapi klo masalah kuat ya purnama lah, gak ada tandingannya
Eli Rahma
lanjuut
Nurr Tika
lanjut
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
Pur ..ada yang songong itu...hajar Pur 🤣
ρυтяσ✨
pagiii... wah emang bikin tensi cepat naik ini Darius, bukan'y nyapa orang malah songong dia
Heni Mulyani
lanjut
ᥫ᭡◦•●◉✿ 𝑟𝑖𝑠𝑘𝑎 ✿◉●•◦ᥫ᭡
sekarang kau masih bisa sombong, angkuh nanti kita lihat momet disaat kamu nangis² minta ampun sama mbk pur dan the genk apa masih bisa sesombong ini.
dari kota aja lagaknya kaya dewa saja, orang yang dewa iblis aja gak sesombong kamu.
Apriyanti
pagi jg thor,,semoga aja purnama lgsg Dateng dan melihat mereka semua yg bgtu angkuh dan sombong biar di banting lgsg SM purnama🤣
💓ismi💓
thor maaf ini nanya arwahnya zahira kemana ya,,apa dia musnah juga
💓ismi💓
wah wah darius cari masalah saja tidak adakah membernya purnama didesa ini sehingga bisa ngasih tendangan kedarius
Ayuk Witanto
harusnya sampahnya di lempar kan ke wajahnya
Ela Jutek
gak sabar kau ketemu mereka Pur, pasti seru deh
al thania
mungkin dia merasa lebih berkuasa karna punya jungjungan
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻ𝓢𝓾𝓼ͫ𝔀ͣ𝓪ͬ𝓽𝓲ᷤ🍻
Fix .... Nolan nih yang bisa ngadepin Darius
dan
hanya Purnama yang bisa ngadepin Angelina
tse
minta di banting itu sama mb Purnama tuh...
Arya sama Nolan juga boleh lah kasih pelajaran ke mereka...
V3
jgn coba-coba ngomong kalau Arya itu Kalem 🤭
di balik kalem nya ada congor nya jg yg kalau ngomong setajam sileeeet
V3
benar kn tebakan ku td ,,,, apakah mereka adalah seorang Mafia atau punya Pesugihan ❓
eeee ..... ternyata mlh Pesugihan nya yg di ambil 🤣🤣🤣
V3
si Pardi ada di lemari kamar tidur yg mana yaaaa ❓❓❓
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!