NovelToon NovelToon
Ajari Aku Percaya Cinta

Ajari Aku Percaya Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Dokter
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tulisan_nic

IG & Tiktok : Tulisan_Nic
Naufal Adhitama (32), dokter anestesi yang hangat dan mudah bergaul, dikenal sebagai playboy karena sering dekat dengan banyak perempuan.
Meski begitu, ia percaya pernikahan harus berlandaskan cinta—bukan sekadar komitmen tanpa rasa.
Hingga ia bertemu Anin Ratri Maharani (27), perempuan dengan luka masa lalu dan trauma pada pria playboy akibat keluarga yang hancur.
Untuk pertama kalinya, Naufal ingin bertahan.
Namun saat cinta itu mulai tumbuh dan mereka ingin melangkah ke pernikahan, masa lalu dan rasa takut justru menjadi ujian terbesar.
Bisakah cinta mereka bertahan, atau justru hancur sebelum benar-benar dimulai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tulisan_nic, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

"Sayang, sayang, sayang" panggil Naufal.

Anin menaruh sendoknya, lantas menoleh.

"Apa, apa, apa?" sahutnya.

"Kan nanti kita ke nikahannya Albie sama Qistina, di situ keluarga aku ada semua. Kerabat-kerabat aku juga. Dan lagi keluarga aku sama keluarga Albie itu kan udah seperti keluarga sendiri. Jadi, nanti di sana kita..."

"Kita misah aja, biar nggak di tanya-tanya." sela Anin. Ia belum siap jika harus berkenalan dengan keluarga Naufal, apa lagi keluarga besar.

Naufal terperangah, betapa kekasihnya ini adalah definisi kekasih idaman yang selama ini ia cari. Simple, paham situasi dan nggak ribet sama sekali. Yang begini yang Naufal suka. Semakin jatuh hati lah dia.

"Sayang kamu nggak apa-apa? Kamu nerima kalo kita harus secret love dulu? Aku nggak bermaksud buat nutup-nutupin hubungan kita sayang, tapi situasinya yang belum..."

"Belum pas kan? Udah sayang, aku ngerti maksud kamu. Dan kita nggak harus buru-buru. Lagi pula masih bisa kita pikirkan lagi langkah ke depannya bagaimana." timpal Anin. Yang membuat Naufal semakin terkesima dan berbinar-binar menatapnya.

"Oke, kalo gitu nanti aku tetep jemput kamu, tapi pas di area gedung kita misah sementara ya. Tapi sayang aku jangan deket-deket cowok ya. Aku nggak mau, nanti kamu malah di ambil cowok lain." Naufal yang terbiasa dengan kebebasan kini malah bertingkah posesif, jelas ini sangat aneh kan? Memang benar, cinta bisa mengubah midset seseorang kan?

"Ya tergantung ..." timpal Anin.

Naufal mencebik, lantas memicingkan matanya menatap Anin.

"Maksud kamu apa, dengan bilang tergantung begitu?"

Anin terkejut, kenapa Naufal berubah jadi mode dingin begini? Mana Naufal yang manja-manja tadi?

"Kalau kamu nggak deket-deket cewek lain, aku juga nggak akan deket-deket cowok lain." imbuh Anin, sedikit ngeri dengan perubahan sikap Naufal.

Lantas Naufal tersenyum sinis,

"Kalo sampe kamu deket-deket cowok lain, aku sendiri yang bikin cowok itu kapok buat deketin kamu. Ngerti!"

Ujar Naufal dengan mode dinginnya, Anin yang bergidik akhirnya hanya mengangguk pasrah.

"Ngerti" sahut Anin singkat.

Naufal menyeringai, lantas mengusap lembut puncak kepala Anin. "Makasih udah ngertiin aku, makasih udah ngertiin situasinya, dan makasih buat nggak deket-deket cowok lain. Karna aku juga nggak akan pernah deket-deket cewek lain. Kamu pegang kata-kata aku." ujarnya, serius.

Anin menghembuskan nafas pendek, jelas dia suka dengan ucapan Naufal barusan. Tapi entah kenapa, sudut hatinya masih saja ragu untuk terus memperjuangkan hubungan mereka. Pasalnya, Anin selalu merasa bahwa jalan yang mereka jalani semakin lama semakin terlihat berat.

Perbedaan yang sangat kontras antara dirinya dan Naufal, rasanya membuat Anin pesimis untuk keberhasilan hubungan mereka. Tapi ia pun tidak bisa membohongi hatinya, bahwa kini ia sangatlah bahagia jika sedang bersama Naufal. Berat. Dan entah sampai kapan berakhirnya. Anin di landa dilema.

Naufal melirik jam di pergelangan tangannya, sudah dekat dengan waktu shiftnya. Dan ia juga yakin kalau Anin pun harus segera sampai di KYN sebagai hari pertamanya menjadi seorang Manajer.

"Sayang, kamu udah? Aku anterin kamu ke KYN ya?" tanya Naufal lembut. Dan Anin hanya mengangguk.

***

KYN kafe masih terlihat lengang, ketika Anin menginjakkan kakinya dengan jabatan yang baru saja ia peroleh kemarin.

Langkahnya tegas, penuh percaya diri. Anin yakin bahwa dirinya mampu untuk mengemban tugas baru itu. Dan posisinya yang sebagai mantan karyawan biasa, memudahkannya dalam hal kinerja. Pasalnya ia sudah sering, dan sudah akrab berbaur dengan karyawan lainnya.

Ketika Anin hendak menuju ruangan khusus untuknya, beberapa karyawan dengan hangat menyapa.

"Selamat pagi, Bu Manajer" sapa mereka bergantian.

"Selamat Pagi semua, semangat ya semua!" balas Anin dengan senyum teramah yang ia punya.

Namun langkah Anin terhenti, ketika melihat owner kafe tengah berjalan ke arahnya.

"Selamat Pagi, Bu Paulina" sapa Anin, lantas membungkukkan badannya setengah.

Wanita paruh baya yang di panggil Paulina itu tersenyum ke arahnya, "Selamat Pagi, Kamu Anin Ratri Maharani? Manajer yang baru di lantik kemarin?" tanyanya ramah.

Anin mengangguk, "Iya Bu, Saya biasa di panggil Anin." timpalnya.

"Maasyaallah, kamu cantik ya." puji Paulina, lantas ia mengamit tangan Anin. ''Sini, aku mau ngobrol-ngobrol sama kamu." ajaknya.

Mereka berdua duduk berhadapan, di sebuah meja yang tidak jauh dari area konter. Lantas karyawan lain, menaruh secangkir kopi hangat untuk Paulina.

"Anin, kamu nggak mau kopi?" tawarnya. Anin menggeleng, ia memang tidak terbiasa ngopi di pagi hari.

"Oh...kamu bukan penikmat kopi pagi hari ya?" seloroh Paulina. Dan lagi-lagi Anin balas dengan menggeleng dan senyuman tipis.

Paulina menyesap cangkir kopinya, lantas kembali menaruhnya sebelum memulai pembicaraan lagi.

"Anin, saya dengar kamu ini dulu karyawan lama di bagian kasir ya?" ujar Paulina.

"Iya Bu, saya bagian kasir bersama teman saya Qistina. Hanya saja Qistina sudah berhenti dan hari ini ia menikah." terang Anin.

"Oh... I see, Qistina Aulia yang menikah dengan anak kami Albie. Oh...dia itu manis sekali. Lucu, lugu, dan polos. Pantas saja Albie jatuh cinta padanya." Imbuh Paulina. Yang lantas membuat Anin menautkan alisnya.

Lucu? Lugu dan polos? Yang benar saja?!

Namun Anin memilih diam, tidak mau menyahut lebih banyak.

"Jadi, kepemilikan kafe ini kembali ke tangan saya Anin. Setelah kemarin di handle oleh anak dan menantu saya. Karena sekarang anak dan menantu saya itu lebih betah tinggal di Jerman. Jadi ya, mau tidak mau saya ambil alih kembali." terang Paulina.

Dan Anin sudah tahu soal itu. Sebelum serah jabatan, Manajer lama sudah memberi tahunya.

"Untuk itu Anin, saya ingin mengubah kafe ini. Kafe yang tidak hanya menyediakan minuman, tapi juga restoran."

Anin menelan ludah, jika kafe di ubah menjadi restoran juga maka jobdesknya sebagai manajer pasti akan bertambah. Itu artinya gajih yang ia dapat juga pasti tidak akan sama.

"Saya sudah datangkan seorang chef khusus dan eksklusif secara langsung dari Bonjur. Jadi kafe ini akan saya sulap menjadi tempat yang nyaman untuk para pembisnis dan kolega mengadakan pertemuan-pertemuan dengan klien mereka. Tentu smuanya akan di buat secara eksklusif. Untuk itu Anin, saya butuh bantuan kamu untuk lebih serius dalam mengupgrade semuanya."

Anin masih diam, mendengar kan dengan takzim apa saja yang di bicarakan Paulina.

"Untuk benefit yang akan kamu dapatkan, tentu saya mempertimbangkannya dengan matang-matang. Saya akan kasih kamu gajih tiga kali lipat dari gaji kamu sekarang. Di luar dari bonus, jika kafe ini sedang ramai. Bagaimana? Kamu setuju?"

Anin memutar bola matanya, tentu tawaran ini tidak mungkin ia lewatkan begitu saja. Kenaikan gaji tiga kali lipat, itu merupakan tawaran yang begitu spesial baginya.

"Saya terima Bu penawaran Ibu, dan Insyaallah saya akan bekerja lebih keras lagi sehingga memenuhi ekspektasi Ibu untuk perkembangan kafe ini." sambut Anin, antusias.

"Baiklah, nanti akan kita buatkan legalitas perjanjiannya. Saya senang dengan anak muda yang penuh semangat seperti kamu. Saya jadi ingat waktu saya muda dulu." kenang Paulina, seraya menerawang dengan senyuman lembut di wajahnya.

"Oke Anin, saya pergi dulu. Karna saya akan bertemu Frans dan Regina sahabat saya. Sampai bertemu nanti di pernikahan Albie dan Qistina ya" ujar Paulina santai. Namun menggetarkan untuk Anin.

Jelas hatinya bergetar saat Paulina menyebut nama Frans dan Regina sebagai sahabatnya. Pasalnya, nama itu adalah nama orang tua Naufal. Dan ternyata adalah sahabat kental dari Bos nya.

'Ya tuhan, apa ini suatu pertanda?'

*

*

*

~Salam hangat dari Penulis🤍

1
neny
maa syaa allaah,, baik bener mm nya naufal,,smg selama nya baik sm anin,,🤍
neny: sangat terhibur,,kadang ketwa sendiri,,nangis sendiri,,dan kesel sendiri😂😂
total 3 replies
neny
bicara ajh apa ada nya,,biasanya orang tua itu punya jalan keluar yg di luar fikiran kita,,apalagi bu regina sangat suka sm anin,,yo semangat naufal & anin,,semangat jg kak othor nya💪🤍
neny
iya emng susah klau jd anin,,apalagi ayah dan adik2 nya anin pd gk tau diri,,bs2 ke enakan nanti nya,,yg ada nanti jd perdebatan dlm rmh tangga mereka
neny
/Sob//Sob//Sob/bawang banget akak,,ngapa sih beli nya banyak banget,,pedih nih mata gk berenti/Sob//Sob/
neny: bener banget,,nyeuseuk2 gmn gtu
total 2 replies
neny
wkwkw,,sokoorrr,,emng enak jatuh gk ada yg nolongin,,caper banget sih jd cewe🤣🤣🤣
neny: hooh,,ku menangiiissss membayangkaaann betapa kejam nya dirimuu...🤣🤣🤣
total 2 replies
neny
kyk nya naufal mau main drum ya kak🤣🤣🤣,,cemburu akut ituu😂😂😂
neny
waah,,siapa kira2 ya,,apakah saingan nya naufal
neny
nah loh,,sesuai janji,klau naufal sm cwe maka anin pun akan sm,,ditunggu cowok mn yg akan anin ajak,,atau yg ngajak anin🤭🤭
neny
cihuyyy,,lampu ijo nih dr mmh naufal🤭🤭
neny
cerita nya bagus,konflik keluarga yg sangat rumot,keteguhan cinta yg dipertaruhkan,,menarik untuk di baca💪❤️
neny: sama2 kak😘
total 2 replies
neny
petanda apa anin,,positif thinking ajh dl,,mungkin dng jalan ini km bs diterima sm orang tua naufal,,,💪🤍
neny: hooh betul kak🤭
total 2 replies
neny
😂😂😂,,seneng klau anin bilang najis🤣🤣
neny
wkwkwk,,bos songot kali🤣🤣🤣
neny
matiin ajh tuh bapak nya anin kak,,kasian ibu nya,,setidak nya klau bapak nyaeninggal mah gk ada yg nyakitin,,adik2 nya anin mah bodo amat dah,,bingung jg sih sm keluarga nya anin,,stres aq ngebayangin nya😂😂
neny: wkwkwkwk,,,
total 4 replies
neny
bingung ya fal,,tp jalanin ajh dl,,tdk semua yg kita lihat buruk itu bakal jd buruk,dan jg tdk semua yg terlihat baik itu jg aka baik hasil nya,,inti nya jalanin ajh💪
neny: harus disemangatin kak💪
total 2 replies
neny
iya lah,,orang tuh pasti ada titik jenuh,,titik dmn iya ingin berubah,,berilah kesempatan buat naufal berubah,,
neny
nah kan,,mantan nya buanyak🤣🤣
neny
siap2 anin,,mantan hts naufal bertebaran🤭🤭
Tulisan_nic: Maasyaallah kak, terimakasih buat suportnya. Semoga karya ini bisa memenuhi standar KK sebagai pembaca ya💕🤍
total 1 replies
neny
ternyata beneran anin yg jawab,,semangat up akak😘
Tulisan_nic: oke siap kak, jadi semangat nih ada yang nyemangatin🔥🔥🔥🤭
total 1 replies
neny
apakah anin yg menjawab pernyataan naufal,,lanjut kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!