NovelToon NovelToon
Hallo, Mas Sersan

Hallo, Mas Sersan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Naylest

Nayra, siswi SMA yang cerewet, polos, dan sedikit konyol, tak pernah menyangka kalau hidupnya akan jadi seribet ini. Semua gara-gara ia jatuh hati pada kakak dari sahabatnya sendiri, Sersan Arga. Seorang Tentara muda yang dingin, cuek, dan hampir tak pernah tersenyum. Hari-hari selalu membayangkan betapa tampannya seorang Arga Arfian.

Nayra selalu mencari cara agar bisa bertemu dan menyapa sang Sersan. Banyak rintangan yang ia lalu, namun itu tak menyurutkan semangat nya untuk memiliki Sersan Arga.
___

"Hallo, Mas Sersan"

Akan menjadi teman bacamu lebih menyenangkan... Yuk Baca selengkapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naylest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15. Urusan.

Keesokan harinya....

Nayra keluar dari kamar dengan langkah malas, berniat mengambil air minum di dapur. Namun sesampainya di sana, ia langsung terdiam. Mamanya berdiri di depan kompor, memasak sambil menunduk dan dari sudut matanya, Nayra melihat air mata jatuh tanpa suara.

"Mama," suara Nayra lirih, membuat Mama Indy buru-buru menyeka pipinya dengan punggung tangan, mencoba tersenyum seolah tak terjadi apa-apa.

"Loh, Nayra sudah bangun? Mau sarapan ya, Mama masakin telur nih, telur kesukaan kamu." Suara Mama Indy terdengar bergetar, tidak seperti biasanya.

Nayra mendekati Mama nya. "Mama kenapa? Ada yang sakit?"

Mama Indy menggeleng cepat. "Enggak, Mama cuma habis Potong bawang." Kilah nya

Tapi Nayra tahu, itu bukan karena bawang. Suara mama terlalu pelan, terlalu patah. Dengan hati yang ikut menghangat, Nayra berdiri di sampingnya, memegang punggung mama Indy dengan pelan.

"Kalau ada apa-apa, bilang ke Nayra ya, Ma," bisiknya, lalu memeluk sang mama.

Mama Indy terdiam sejenak, menelan sesuatu yang berat di tenggorokannya.

"Iya. Sekarang makan dulu, Nak. Mama sudah buatin makanan kesukaan kamu." Jawab Mama Indy dan mencoba tersenyum.

Tak Ingin bertanya lebih dalam, Nayra pun mengangguk dan duduk di kursi untuk sarapan bersama Mama nya. Selesai sarapan, Nayra bergegas masuk ke dalam kamar untuk bersiap-siap berangkat ke Sekolah.

*

Di rumah Dinda....

"Kak, antarin Dinda dong, motor Dinda bocor." Rengek Dinda kepada kakaknya.

"Kakak buru-buru dek." Jawab Arga sambil memasukkan sepatunya.

Dinda cemberut. "Tega banget! Terus adek gimana sekolahnya?"

"Minta dijemput sama temanmu aja, kakak buru-buru dek." Jawab Arga, dan berdiri setelah selesai memakai sepatu.

"Ini udah jam berapa kak? Nayra pasti udah berangkat."

Arga melihat jam di pergelangan tangannya. "Baiklah, masih ada lima belas menit. Ayo!"

Dinda memekik senang. "Ayo!"

Setelah itu mereka pun berangkat ke sekolah menggunakan sepeda motor milik Arga. Walaupun ada mobil, Arga lebih senang menggunakan motor, karena lebih bebas.

Setibanya di sekolah, Dinda turun dari motor kakaknya dan berpamitan.

"Makasih kak."

"Hm."

"Dindaaaaaa."

Arga dan Dinda menoleh, Nayra berlari ke arah mereka dengan penuh semangat. Sedangkan Arga, menghela nafas panjang.

"Dia lagi." Gumamnya, membuat Dinda melirik ke arah nya.

"Hallo, Mas Sersan. Selamat pagi." Sapa Nayra ramah.

"Hm." Jawab Arga dengan malas.

Nayra menyerahkan paperbag kepada Arga. "Tadi aku beli kue kak, ini buat kakak aja."

"Gak usah!" Jawab Arga.

"Nggak usah malu-malu kak, aku ikhlas kok kasih ini sama kakak."

"Kamu tidak budeg kan?"

"Enggak." Jawab Nayra dengan santainya.

Arga menghela nafas dalam-dalam. Nayra, gadis cerewet dan kelas kepala itu tidak bisa menyerah begitu saja.

"Kasih saja sana Dinda,"

"Aku sudah beli buat Dinda juga, yang ini buat kakak."

"Gak!"

"Ambil."

"Gak."

Dinda menjengah kesal. "Ambil aja kak, Nayra gak akan mundur sebelum menang." Kata Dinda bersuara.

Srettt.

Brummmm.

Setelah mengambil paperbag di tangan Nayra, Arga langsung meninggalkan mereka, karena dia pun harus buru-buru ke markas.

"Yeyyy, diterima." Pekik Nayra senang.

"Kamu gak kasih guna-guna kan di kue kak Arga?" Ucap Dinda sambil memicingkan matanya.

"Duhh ketahuan deh." Jawab Nayra dengan suara sendu.

"Heh, serius Nay?" Kata Dinda melotot.

"Dih, jaman sekarang mana ada yang begituan, Din. Aneh kamu."

Dinda bernafas lega. "Bikin takut aja."

Dinda dan Nayra segera masuk ke kelas, bersamaan dengan datangnya Sari. Setibanya di kelas, Nayra mengotak-atik handphonenya mencari sesuatu.

"Mana ya?"

Dinda ikut menatap handphone Nayra. "Cari apaan sih?"

"Nama IG nya kak Arga apaan, Din?"

"Buat apaan? Jangan ganggu kakak aku deh." Jawab Dinda.

"Please Din," rengek Nayra memohon kepada Dinda.

"Gak!"

Nayra mencebikkan bibirnya, ia kembali fokus pada handphonenya untuk mencari nama IG Arga. Namun, ia tidak menemukan, membuatnya kecewa.

"Nanti aku tanya langsung aja deh." Ucapnya.

"Tanya langsung?"

"Hm. Aku mau ke bataliyon, mau ikut gak?"

"Hah, ngapain kamu ke sana?" Tanya Dinda heran.

"Ada deh, mau tau aja."

Dinda ternganga bengong, entah apa yang akan dilakukan Nayra nanti. Tak lama setelah itu, Guru pun masuk ke kelas dan memulai pembelajaran.

___________

Tet tet tet.

Jam istirahat pun tiba. Tapi, jam istirahat kali ini sangat berbeda, karena seluruh siswa di suruh pulang, karena Guru ada rapat bersama. Seluruh siswa keluar dari kelas menuju parkiran, dimana kendaraan mereka berada.

"Nay, anterin aku yuk." Pinta Dinda.

"Kamu sama Sari aja ya, aku ada urusan." Jawab Nayra.

"Sebenarnya kamu mau kemana sih, Nay? Kok tumben banget ada urusan?" Ujar Dinda.

"Aku mau samperin kak Arga."

"APA?"

**********

1
Mashiro Shiina
Thor, aku rindu banget sama ceritamu, please update secepatnya!
Naylest: Akan saya usahakan ya kak☺️
total 1 replies
Gwatan
Wah, gila sukses bikin aku ketagihan bacanya! (👍)
Naylest: Terima kasih kak☺️
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!