gadis cantik dari keluarga sederhana bernama Ayunda Maharani harus mengalami kenyataan pahit dalam hidupnya saat Ayunda menolak ungkapan cinta dari ayah sahabatnya bahkan gadis itu sampai di keluarkan dari sekolah.
Alfin Bastian laki-laki duda yang sangat terobsesi dengan Ayunda sehingga melakukan berbagai cara untuk mendapatkan Ayunda namun sayang cintanya tetap tak terbalas oleh Ayunda membuat Alfin marah dan gelap mata. dia memperkosa Ayunda dan mengarang cerita seolah-olah Ayunda yang merayunya.
bagaimana nasib Ayunda setelah malam kelam itu? akankah ada keadilan untuknya? yuk kepoin ceritanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuyun Wanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 15_ Vina dan Candra jadian
Alfin kembali ke kantor dengan perasaan hancur karena harapannya pupus sudah bersama penolakan yang Ayunda berikan.
dengan wajah tak bersemangat Alfin memasuki ruang kerja lalu duduk di kursi kebesarannya mencoba menyelesaikan pekerjaan mesti hati merasa patah hati.
Jimmy masuk ruangan Alfin melihat sang bos terlihat tak baik-baik saja Jimmy pun bertanya apa gerangan penyebab Alfin seperti ini
"kenapa kamu kok nggak semangat gitu"
"nggak papa"
"cerita Napa nggak baik di simpan sendiri tu masalah entar stres baru tahu rasa"
"aku habis di tolak sama ayu Jim dan rasanya sakit banget "
"eh buset serius kamu?"
"apa ada aku tampang menipu?"
"ya nggak ada sih, cuma nggak nyangka aja kamu di tolak ma gadis ABG secara kamu tampan,kaya dan singel padahal di luaran sana banyak yang ngantri buat jadi pasangan kamu. jangan kan jadi pasangan teman penghangat ranjang sehari pun banyak yang mau"
"aku juga nggak tahu Jim, baru kali ini ada wanita yang tolak aku secara mentah-mentah"
"ya sudah lah Al nggak usah di pikirin mending nanti kita ke club' aja gimana ya buat hilangin stres"
"lihat nanti saja btw kamu ada apa kemari"
"oh ya aku Ampe lupa, aku kesini buat nyerahin ini ma kamu. itu hasil meeting tadi"
"taruh aja di situ tar aku cek lagi"
"oke, nggak usah galau di luar sana banyak cewek yang mau sama kamu"
"iya"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Vina dan Candra sepulang sekolah mereka langsung pergi ke mall sesuai dengan permintaan Vina mereka ke bioskop lalu jalan-jalan memutari mall
Candra mengajak Vina makan di restoran Jepang yang ada di mall tersebut, setelah memesan makanan Candra pamit ke toilet sebentar.
pesanan sudah tersaji di meja Vina masih menunggu Candra padahal tadi bilangnya sebentar ke toilet namun ini hampir 30 menit belum kembali. resah rasanya Vina sekarang jujur Vina takut Candra kenapa-kenapa
tak berapa lama ada yang menyodorkan buket bunga di hadapan Vina. Vina yang kaget menoleh ke belakang ia dapat melihat jika Candra yang memberikan bunga tersebut
"untuk wanita tercantik"
"dalam rangka?"
"aku mau menyatakan perasaan ku pada mu"
"hahhh" sikap kaget Vina mendengar ucapan Candra
"Vin sejak dekat dengan kamu entah kenapa aku selalu terbayang wajah kamu, aku selalu berdebar-debar saat di dekat kamu. aku juga rindu saat jauh dari mu. Vin aku cinta dan sayang sama kamu mau kah kamu jadi pacarku?"
"kakak serius dengan ucapan kakak itu?"
"tentu serius, mau tidak kamu jadi pacar aku"
"emmm aku..."
"apa Vin"
"aku nggak bisa kak maaf"
"oh ya nggak apa-apa kalau nggak bisa yang penting jangan menjauhi aku ya Vin saat kamu sudah tahu perasaan ku"
"kenapa seperti itu wajahnya kak"
"nggak papa cuman sedikit kecewa saja tapi ya sudah lah ayo kita makan entar keburu dingin ramen nya"Candra mencoba mengalihkan perhatian
"kak"ucap Vina sambil memegang tangan Candra
"ya"
"aku tu nggak bisa..."
"iya vin aku tahu kok dan nggak usah di bahas lagi ya mending kita makan"
"kak dengerin aku dulu dan jangan di potong bicaraku sebelum aku selesai "
"aku nggak bisa nolak perasaan kakak"
"maksud kamu"
"aku juga sayang sama kakak"
"jadi?"
"ya itu"
"itu apa...yang jelas ngomong nya Vin"
"ihh nyebelin "
"itu apa cantik?"
"ya aku mau jadi pacar kakak"
"serius kamu Vin"
"iya "
"makasih sayang" ucap Candra sambil menggenggam tangan Vina
"jangan sakiti aku ya kak dan jangan selingkuh"
"iya sayang aku nggak akan sakiti kamu apalagi sampai selingkuh karena aku sudah beruntung bisa jadi kekasihmu. jadi mulai hari ini kita resmi jadian"
"iya"
"sekarang kita makan ya setelah itu kita pulang ya soalnya ini sudah sore sayang"
"iya kak"
"kok kak si kan aku pacar kamu jadi panggil sayang ya "
"iya deh iya aku panggil kamu sayang"
"coba aku pengen denger "
"sayang"ucap Vina malu-malu
"nah itu terdengar lebih indah"
"apaan sih gombal melulu "
"nggak gombal sayang ini serius lho"
"iya sayang udah ya kita makan aku dah lapar"
"oke"
mereka berdua makan sambil tersenyum karena merasa bahagia sudah bisa menjadi sepasang kekasih
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ayunda berada di kios membantu ibunya berjualan, raga Ayunda ada di kios namun pikirannya tertuju entah kemana sampai mengambil pesanan pembeli pun salah
"nak bukan tepung ya ibu itu ingin kan tapi gula pasir nak"
"ehh maaf Bu saya salah ambil"
"iya nggak apa-apa kamu ambil lagi ya"
"iya"
Ayunda mengambil gula pasir lalu memberikan kepada ibunya, ibu Ayunda meminta maaf kepada pembeli atas kesalahan anaknya. pembeli itu juga memakluminya.
"kamu kenapa nggak konsen nak ada masalah?"
"nggak ada Bu mungkin hanya capek"
"istirahat lah dulu nak dan jika ada masalah cerita sama ibu jangan di simpan sendiri"
"iya Bu tapi beneran ayu nggak papa"
"ya sudah kalau begitu kamu istirahatlah dulu"
"iya"
Ayunda duduk di pojok kios sambil melamun
membayangkan bagaimana perasaan Alfin saat ini ada rasa tak enak di hatinya saat harus menyakiti hati orang lain namun Ayunda harus bersikap tegas agar tak di sangka orang yang suka PHP.
jika Alfin sekarang patah hati mungkin akan segera sembuh. bukankah Alfin di kelilingi wanita cantik jadi bisa mencari pengganti nya dengan cepat pikiran Ayunda sekarang
hingga akhirnya meninggakan Jim dan elena dgn mengunci ruangan dari luar.
cakep nih ceritanya 😀👍
makin seru ceritanya jangan lama-lama ya buat updatenya
semangat ya thor.