NovelToon NovelToon
Prince Bodyguard

Prince Bodyguard

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:3.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: pera

Letizia Philip dari kecil hingga dewasa mendapat perlakuan buruk terhadap Ibu tirinya, karena tidak mau membuat cemas dan khwatir Ayahnya di tutupinya semua dan menerima semua perlakuan ibunya. Hari-harinya di jalani seperti biasa senyumnya yang indah menjadi obat baginya mengurangi tekanan hidupnya yang begitu pahit, mungkin sebagian orang-orang melihatnya dia wanita yang beruntung justru kebalikannya, Letizia sesekali mengunjungi tempat favoritnya yaitu Panti Asuhan di sana Letizia menghabiskan masa kecilnya bersama anak-anak Panti dan menemukan seorang sahabat yang baik Yana Rich, keluarga Letizia tidak ada yang tahu selama ini Letizia bermain di Panti Asuhan bahkan disana dia sesekali mengajari anak-anak Panti. Para pekerja panti sangat senang melihat Letizia yang begitu baik dan tidak mau mamandang status bahkan Letizia sesekali membawa makanan lebih dari restoran Ayahnya untuk dibawanya. Tidak terasa kebiasaan Letizia tercium oleh ibunya dan melarangnya untuk kembali Panti......

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

15

Di pinggir jalan Raya.

Mark berjalan tertatih tatih menuju ke jalan Raya berharap ada yang menolong, wajah yang penuh darah Membuatnya pusing, dan akhirnya Pingsan.

Mark membuka ke dua mata dan menyesuaikan penglihatannya, di lihatnya sosok yang di kasihinya sedang terlelap tertidur di bangku sofa, kejadian di rumahnya dulu Mark masih jelas, mengingat, kedua tangan Mark di kepalkannya sangat kuat.

"Ibu,,,aku kecewa, aku harap pertemuan kita itu yang terakhir, semoga ibu bahagia", ucap Mark dalam hati.

"Cklekkkk... "

"Bibi...", ucap Mark Letizia akhirnya terbangun dan menuju ke bangsal Mark.

"Mark...Apa kamu masih sakit?", ucap Letizia khawatir

"Aku sudah baik kog kak?", Mark sedikit tersenyum

"Tuan, sebaiknya anda makan siang dulu dan meminum obat?", ucap Bi. susi

"Baik bibi terimakasih", Mark meraih nampan nasi dan makan dan di ikuti oleh Letizia dan bi. susi dan setelah selesai Mark meminum Obatnya dan kembali istirahat.

"Kak, kalo boleh tahu siapa yang membawaku kemari?", tanya Mark sambil memejamkan mata sebentar.

"Seorang perempuan Mark, kakak tadi sudah ketemu di loby Rumah sakit"

"Benarkah"

"Kamu harus jujur sama kakak, sedang ngapain kamu kembali ke rumah, kamu tahu kan Ibu dan Maya sudah tidak menginginkan kita lagi", ucap Letizia kesal Mark menyadari kesalahannya itu langsung memeluk Letizia berharap Ke khawatiran kakaknya itu berkurang.

"Mark minta maaf kak, Mark janji tidak akan mengulanginya", Letizia melepaskan pelukan Mark dan menatap lekat wajah adiknya itu sangat mirip sekali dengan Ayah mereka Paul philip.

Flash Back off

Julie melihat Mark berjalan terhuyung huyung sambil menahan luka di wajahnya dan tiba-tiba langsung pingsan. Julie turun dan meliahat Mark sudah di penuhi luka dan memar cukup parah. sopir Pribadi Julie membantu memapah Mark masuk ke dalam Mobil dan melajukan kendaraannya menuju ke Rumah sakit

Setibanya di Rumah sakit Julie menginstruksikan dokter untuk mengobati dan merawat Mark sebaik mungkin. Setelah Mark masuk ke dalam Julie pergi ke bagian Administrasi dan mengurus biaya pengobatan Mark.

Julie meraih ponsel Mark yang kebetulan di pegangnya karena Mark tidak membawa kartu identitas dan menghubungi Letizia, di ponsel tersebut bahkan hanya cuma satu nama kontak "Sayangkuuu", Julie membelakkan ke dua bola matanya.

"Apa-apaan ini", ucap Julie kesal dan langsung menghubungi Letizia.

"Hallo", terdengar suara indah di tempat lain. Julie menceritakan semua tentang Mark.

Flash back on

"Jadi sekarang dia di mana kak?", ucap Mark

"Dia sudah pulang, dia hanya titip salam saja Mark", senyum Letizia keluar.

"Dan...Mark dia juga sudah membayar pengobatan kamu?"Mark hanya terdiam dan kembali memejamkan matanya karena efek obat yang di minum tadi. Di luar Julie menguping pembicaraan Letizia dan Mark akhirnya bernafas lega dan mengusap-usap dadanya.

"Jadi...mereka berdua itu kakak beradik, heheh...., aku harap dia mengenenaliku suatu saat?", ucap Julie dan beranjak pergi untuk pulang di perjalan Julie senyam senyum menyusuri lorong Rumah sakit dan tidak menyadari ke beradaan William yang sedari tadi melihatmya.

"Julie...", panggil William

"Eh...kak William, sejak kapan kakak disini?", ucap Julie tidak merasa bersalah.

"Seharusnya kakak yang berbicara seperti itu, kamu kenapa senyum-senyum seperti itu"

"Aku menemukan Cinta sejatiku kak", bisik Julie.

1
©heezyyy ®ich
/Chuckle/
Lynz Alarick
thor.. william kan tau kalo mark itu adiknya letizia.. knp william ga nanya ama mark yah 🙄
Lynz Alarick
bagus koq
ummah ahmarla
🤣🤣🤣🤣sama kayak suamiq anti pizza
🇲🇾WatiAsahi
author...aku tak paham dengan Zia..Zia bila dengan William sangat kasar...sangat garang...tapi bila dengan ibu tiri dan Maya sangat lemah sampai pingsan..adakah Zia seorang pengecut..???
Murni Ulina Boru Aritonang
salah paham dah ini
Igusti Nyoman Nadi
tambah seru lo ceritanya
Igusti Nyoman Nadi
awal baru baca ceritanya bagus lo. semangat ya bikin nulis novel saya sangat suka membaca terimakasih
SuNenti TeRsana
$
Dona
baru lihat profil langsung link semoga sukses Thor 👌👌👌
pera: Sukses juga buat mu kak 😘
total 1 replies
Kenzi Kenzi
calon bini
Kenzi Kenzi
ikatan bathin sama papi nya
Sri Utami
kartunya.... kartunya Thor kok blm kasih ya William ke letizia
💥Meg🔥
ceitanya membingungkan. alurnya gak jelas...
Amrih Ledjaringtyas
gitu dong sedikit gebrakan💪💪
Amrih Ledjaringtyas
oon bangeeetttt🤣🤣🤣
Amrih Ledjaringtyas
letizia ama william bar" bnget,to giliran ama maya& mak tiri kaga berani lawan. payahh
Amrih Ledjaringtyas
bar"nyaaa
Amrih Ledjaringtyas
hahaha
Amrih Ledjaringtyas
muter" y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!