aiko gadis yang tangguh cantik,putih dengan body yang bongsor,padahal ia baru umur 18 tahun baru semester satu jurusan akuntansi yang kuliahnya hanya malam hari karena ikut kelas karyawan,ia hanya seorang cleaning service disebuah kantor cabang dikota Bogor,itupun bukan sebagai karyawan tetap,ia hanya karyawan harian lepas yang jam kerjanya tak menentu,selebihnya ia bekerja membantu menjaga minimarket sebagai kasir.hidup aiko enjoy tidak pernah ribet apalagi mengeluh memikirkan kerasnya hidup,walaupun ia hanya tinggal disebuah kontrakan di pinggiran kota,namun sangat membuatnya nyaman.tidak setelah bertemu laki-laki aneh yang tiba-tiba merubah tensi darahnya semakin meninggi...ya dia adalah Mikail,laki-laki yang datang dari planet mars,yang tidak tau dari mana asal usulnya.
ikuti kisah aiko dan mikail selanjutnya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cindy nur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 14 mencuri ciumannya
aiko dan mika sangatah puas menjelajah taman safari,dari mulai show dan atraksi bintang sampai permainan yang memicu adrenalin semua mereka coba,sebelum pulang mika membelikan boneka beruang yang lucu,itu aiko yang ngomong,ayi amat bahagia memeluk boneka beruang sesekali ia ciumi boneka itu.
melihat aiko memperlakukan boneka seperti manusia saja,dibelai,diciumi dan dipeluknya,andai gue yang dipelakukan seperti boneka itu bahagia rasanya,mika terus saja memperhatikan aiko yang duduk disamping nya sambil mengemudi.
"yaah sepertinya macet total nih jalannya,mobil kita sama sekali tidak bisa bergerak"
"iya sepertinya harus extra sabar ya kak,gak apa-apalah sambil kakak istirahat,mengemudinya santai saja kak"
"gimana aiko liburannya kamu seneng gak"
"iya kak seneng banget,makasih ya udah ajak ayi jalan-jalan,makasih juga bonekanya ayi suka"
"iya ayi sama-sama,aku juga bahagia banget bisa ajak kamu jalan-jalan bisa sedekat ini,tapi sayang kamu gak mau jadi orang yang aku cintai"
"kak bukan ayi menolak kakak,bukan ayi gak mau dicintai kakak,ayi takut setelah kita dekat dan jadi sepasang kekasih,kakak malah berubah pikiran,kakak terlalu sempurna buat ayi,ayi gak mau sakit hati seperti bunda yang ditinggalkan begitu saja sama ayah,padahal ada ikatan perkawinan dan memiliki anak.ayi tidak mau ambil resiko sakit hati,lebih baik kita seperti ini dekat,bersahabat saling mebantu,dan saling menjaga tapi tidak saling menyakiti"
"baik aiko aku gak memaksa kamu untuk menyukaiku,yang jelas aku benar-benar sayang sama kamu,kita jalani saja dulu,yang penting kamu gak jauh-jauh dari aku,biar waktu yang akan menjawab segala keraguan mu,tidak semua laki-lagi seperti ayah mu ayi,aku akan buktikan kalo aku serius sama kamu"
"kak sudahlah kita kok jadi serius begini,duuh ayi jadi deg-degan nih,janji ya kakak gak benci ayi"
"iya janji aku siap menunggu kamu sampai kamu yakin dengan semua tentang aku,kita tetap bersama ya yi janji"
"oke aku janji"
mika lega walaupun sedikit kecewa dengan apa yang diutarakan ayi namun ia tidak mau memaksakan keinginannya untuk menjadikan ayi kekasih nya,sepertinya ayi trauma melihat latar belakang orang tuanya,gue harus sabar menunggu gadis itu apapun resikonya aku siap.
mobil masih melaju pelan sudah sampai jam tujuh malam masih saja jalanan puncak belum lancar,kadang sama sekali tak bisa bergerak,aiko ternyata sudah terlelap,mika mandangi wajah cantik aiko,hidungnya mancung,bulu mata lentik,dan bibir itu mungil merah merona,ah gue bisa gila kalo melepaskan gadis ini begitu saja,lihatlah dia tidur seperti itu saja sudah membuat hati gue menari-nari seakan melihat bidadari dari kayangan.
sampai dirumah aiko masih terlelap dalam tidurnya,mika membangunkan perlahan,namun aiko tetap dalam posisinya,akhirnya mika memmangkunya ala bridal style membawa aiko kedalam rumah.sepertinya ayi kelelahan sampai gak sadar kalo ia dipangku oleh mika.
"yaa Allah jangan pisahkan gue dengan dia,gue akan jaga dia,satukan kami ya Allah aku mohon takdirkan dia untuk hamba"
hati mika tiba-tiba sedih dan haru baru kali ini dia berdoa seserius tadi,memohon kepada sang esa.
sampai dikamar aiko,mika membaringkan aiko diranjangnya,mata mika berkeliling menatap setiap sudut kamar aiko,maklum baru kali ini mika masuk kekamarnya,bersih rapi,walau barang-barang yang ada dikamarnya benar-benar sederhana adanya.mika memenyelimuti badan aiko,ditatapnya wajah imut aiko,seperti bidadari cantiknya...tanpa sadar mika mencium kening aiko lanjut mengecup bibir mungilnya penuh penghayatan.maaf ayi aku mencuri ciumannya,kalo aiko bangun bisa-bisa nanti ayi marah besar heeee
* * * *
ayi baru terbangun ketika sepasang telinga nya mendengar azan subuh berkumandang,ia kaget bukan kepalang,ya ampuun bukannya aku malam ada dimobil ka mika..sekarang kok aku sudah ada disini,ayi benar-benar lupa,mungkin karna kecapean duuh aku malu sama kak mika ini...kok jadi deg-degan,segera ia turun dari tempat tidurnya menuju kamar mandi,aah untungnya kak mika masih dikamarnya,ia egera mandi lalu wudhu.
ya Allah maafkan hamba hari ini aku kesiangan tidak niat puasa sunat seperti biasa.baru kali ini jadwal ibadah rutinnya kacau,dan baru kali ini ia bangun kesiangan,biasanya ia selalu bangun disepertiga malam,tapi karna jiwa aiko yang entah kenapa jadi semua gak karuan,ia tak menyalahkan mika karna,selama liburan kemarin hatinya amatlah bahagia,dekat dengan kak mika bercerita tentang apapun tapi hari ini pagi ini aiko tak berani bertemu kak mika ia malu harus ngomong apa.baru kakinya akan melangkah menuju tempat kerjanya mika dengan senyum mautnya sudah duduk manis dikursi tamu.
"hallo aiko sudah siap berangkat,gimana tidurnya nyenyak gak"
"eh kak mika hai...iiiiya nyenyak kak,saking nyenyaknya aiko gak bangun malam,dan gak puasa juga,karna kesingan"
"waah gitu ya,kamu kecapean kali ya,maaf ya gara-gara liburan kemaren jadwal ibadah kamu jadi terganggu"
" gak apa-apa kak,aiko yang lalai,lupa waktu jadii tidurnya bablas keenakan.makasih kak, kakak sudah membawa ke kamar aiko,maaf tidur dimobil nya kaya kebo gak inget apa-apa"
"heheee iya kamu tidur kaya orang pingsang gak bangun-bangun,jadi aku pangku kamu dech"
mimik muka aiko tiba-tiba memerah tersipu malu,mendengar penuturan mika.
"eeh gitu yaaa...duuh maaf kak....aku pamit berangkat kerja saja ini sudah kesiangan mari kak aku duluan ya"
aiko jadi serba salah ia buru-buru menghindar menjauhi mika,sementara mika liat kegugupan aiko merasa senang gimana tidak, malam tadi dia bisa mencium kening juga bibir merahnya walaupun tanpa izin yang punya berkah buat mika senang.
* * *
sampai dikantor aiko bingun kok yang memakai seragam cleaning servicenya gak bertiga seperti biasanya,ini ada muka-muka baru sebanyak 3 orang,berarti kantor menambahkan tiga orang karyawan lagi,aiko segera menghampiri beni juga jeji,kebetulan ketiga orang yang baru pun ada disana,sedang berbincang dengan beni juga jeji.
"aiko tumben kamu siang datangnya"
"iya ben maaf tadi dijalan agak macet,ini karyawan baru ya ben"
"hooh kenalan dulu dech"
"kenalkan aku siti"
"aku ina"
"aku bambang"
"iya salam kenal ya buat siti,ina juga bambang,semoga kita jadi fatner kerja yang baik"
setelah perkenalan seperti biasa kami membagi daerah yan akan dibersihkan,beni sudah mengatur semuanya,sepertinya beni naksir sama siti dech,ia dari tadi mencuri-curi pandang terus ke arahnya,beni dan siti,jeji dan ina sementara aku dengan bambang,semua berbaur bekerja dengan wilayah yang telah ditentukan,kebetulan hari ini aiko dan bambang kebagian membersihkan halaman paviliun ruangan direktur.
aiko dan bambang ngobrol kesana kemari sesekali diselingi tawa,ternyata bambang anaknya kocak ngomongnya amburadul agak somplak...aiko dibuat ketawa terbahak-bahak,samabil bekerja bambang selalu cerita hal-hal yan lucu.
* * *
diruangan direktur ada sepasang mata elang yang kini sedang melotot berapi-api melihat dua manusia yang sedang tertawa terbahak-bahak.mika terus memandangi aiko....
"itu mahluk kenapa bisa tertawa lepas begitu bahagia,kemarin seharian jalan dengan gue,dia diem-diem saja,gak ada tawa bahagia seperti kini sedang dilihatnya,jangan-jangan karyawan baru nya itu sedang pedekate sama aiko gawat,gue gak boleh diem,gue gak rela aiko berdekatan dengan cowok lain"
mika mondar mandir gak jelas kaya setrikaan sambil mengepalkan lenganya matanya terus menuju keluar mengawasi aiko dan teman cowoknya...ah gue benar-benar cemburu gue gak rela aiko bisa tertawa riang seperti itu...mana HRD gue harus pindahin aiko keruang gue ....ah sial....gue kenapa jadi seperti orang stress gini aiko....aiko...jangan seperti itu....
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
🌾🌺🌾🌾🌺🌾🌼🌾
🌾🌺🌺🌺🌺🌾🌺🌾
🌾🌺🌾🌾🌺🌾🌺🌾
🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾
yang masih setia dengan novel author mana yaaa jangan lupa like,komen dan vote nya ya...dukungan kalian bikin semangat untuk up terus ceritanya..😍😍