Faizal,,, ada lah seorang dokter yang bekerja di rumah sakit yang terkenal di kota itu. Di balik sukses nya dia, tanpa di sadari oleh siapa pun, kehidupan keluarga yang ia miliki sangat lah kelam dan suram.
Ia pun tidak ingin membawa cerita hidup nya yang kejam itu pada siapa pun, sampai suatu hari semua nya berubah.
Apa kah berubah makin parah atau makin membaik, ikuti lanjutan cerita nya jika ingin tahu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#14
Mendengar kata kata kakak nya ini, Vina tersenyum dan bahagia.
"Aku harap kakak gak bohong pada ku kak". Kata Vina.
Faizal hanya tersenyum terpaksa, karna memang ia sedang membohongi Vina, demi kebaikan Mela. Ia harus mengata kan sebuah kebohongan.
Malam haru nya di rumah keluarga Faizal. Mela sedang duduk di ruang tamu sendirian. Ketika mama nya lewat, mama nya pun menghampiri nya.
"Amel gak jadi pergi nak malam ini". Kata mama nya tiba tiba.
"Gak jadi mah, kak Faizal nya lagi ada kerjaan di rumah sakit". Kata Mela.
"Jadu, Amel mau Pergi nya sama Faizal ya". Kata mama nya.
"Iya ma, rencana nya mau pergi sama kak Faizal". Kata nya.
"Anak itu, berani sekali dia bohong sama Amel nak". Kata papa nya. Yang ntah kapan datang dan ikut mendengar apa yang ibu dan anak ini kata kan.
"Papa,,,, gak kok pa. Bukan bohong, kak Faizal nya memang udah janji, tapj ada kerjaan yang harus ia kerja kan. Maka nya di pending dulu nunggu ada waktu". Kata nya menjelas kan. Ia takut papa nya akan marah pada Faizal.
"Ya sudah, kalo gitu. Kamu mau pergi gak nih. Papa dan mama mu akan menemani mu". Kata papa nya.
"Beneran pa, ma. Mama dan papa mau pergi temani aku pasar malam. Soal nya kak Faizak bilang ada nya cuma malam ini aja, besok malam udah gak ada lagi". Kata Mela sangat senang.
"Iya,,,, apa sih yang ngak buat Mela." kata papa lagi.
"Ya udah, bersiap siap sana sayang. Gak pakai lama ya siap siap nya". Kata mama.
Mela pun langsung berdiri dari duduk nya. Bergegas naik keatas menuju kamar nya untuk segera bersiap siap.
"Terima kasih mas, aku senang melihat aset berharga ku sangat bahagia sekarang". Kata mama nya pada papa nya.
"Tidak perlu berterima kasih pada ku. Itu sudah sepantas nya aku laku kan. Mungkin apa yang aku laku kan sekarang masih belum ada apa apa nya." kata papa.
"Ayo,,, kamu juga bersiap siap. Jangan sampai Amel menunggu mu nanti nya". Kata papa lagi.
Mama nya menyapu air mata yang tumpah di pipi nya. Dan bergegas menuju kamar nya untuk bersiap siap.
Beberapa saat kemudian, Mela turun dari atas. Ia sekarang sudah siap pergi dengan mama dan papa nya yang telah menunggu di bawah.
"Lama amat Mel, kamu siap siap nya. Bikin mama jamuran nunggu nya nih." kata mama.
"Yah mama,,, kan Mela gak lama amat lah. Cuma nyari tas aja lama. Karna tas Mela tadi lupa narok nya." kata Mela.
"Kebiasaan kamu Mel, jika ingin pergi pasti ada yang lupa nya". Kata mama lagi.
"Udah... Udah.... Ayo berangkat sekarang. Jangan berantem terus lah kalian". Kata papa nya.
Mereka pun berangkat menuju pasar malam yang akan menjadi tujuan utama mereka.
Pasar malam adalah tempat kekusaan Mela. dari ia sejak kecil, nenek nya paling suka membawa nya pergi pasar malam.
Berbain dan makan permen, melihat atraksi yang membuat ngeri dan nyilu. Semua adalah hal terindah yang ia rasa kan jika pergi kepasar malam.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
*Terima kasih buat semua teman yang selama ini telah jadi penyemangat aku untuk tetap menulis novel ku. Dan jangan lupa mampir di novel ku yang lain nya.
**Cantik cantik galak
Sepasang pedang saka***
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
sesekali bolehlah di tegasin biar gak ngelunjak
👍👍👍👍👍👍👍
👍👍👍👍
tp sayang akhir cerita kurang mantap
lebih semanhat
lebih bagus lagi
🙏🙏🙏🌹
sabar Faisal smg papamu cpt sadar
🙏🙏🙏
mksih byk