"Aku tidak pernah menyesal memilihmu untuk memiliki cintaku ,walaupun pada akhirnya kamu melupakan cintaku padamu",
Isvara.
Dexano menangis setelah melihat vidio yang ditinggalkan Isvara untuknya di hari pernikahan dexano .
"Maafkan aku Vara ,aku tidak pernah melupakan cintamu untukku ,cintamu selalu ada di dalam hatiku sampai jantungku berhenti berdetak ,aku hanya milikmu Vara,tunggu aku " .
Bagaimana kisah cinta Isvara dan dexano pada akhirnya........
HAPPY READING
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon j. seft, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 14
Seorang anak kecil mengagetkan Isvara dan dexano dari arah belakang Isvara.Isvara kaget , "Ya ampun kaget aku " batin Isvara dan melihat ke arah belakangnya . Terlihat ada seorang anak laki laki berumur sekitar 4 tahunan dengan senyum lebar dan gigi bagian atasnya ompong di tengah . Sangat lucu di mata Isvara.
"Kemarilah nak " ucap Isvara sambil menarik pelan lengan anak kecil itu . "Namamu siapa ,dan kamu di sini dengan siapa ,mana ayah dan ibumu" ucap Isvara pada anak kecil itu.Anak kecil itu tersenyum lebar , "Namaku bima onty cantik,aku disini bersama custer " ucap anak kecil itu cedal tidak bisa menyebut huruf s dengan benar.
Isvara terkekeh lucu ,"Jadi namamu bima ,dimana suster bima kenapa bima bisa ada di sini sendiri?" tanya Isvara lagi."Custer cedang beli cucu picang untuk bima" jawab bima. Isvara gemas pada pipi bima ,Isvara pun mencubit pelan pipi bima.
"Jangan cubit bima onty nanti pipi bima bica cakit" ucap bima sedikit kesal . "Baiklah baiklah maafkan onty ya " ucap Isvara.
Dexano melihat perbicangan antara Isvara dan bima dengan wajah senang . Isvara melihat pada dexano yang tersenyum senyum sendiri,"Kenapa kamu tersenyum senyum sendiri?" tanya Isvara pada dexano.Dexano lalu mengalihkan perhatiannya.
"Tidak apa apa, hanya saja aku membayangkan jika kita punya anak apakah kamu akan bahagia seperti kamu melihat bima dan menyayangi anak kita kelak ,tapi aku membayangkan kalau anak kita perempuan dan sangat cantik sepertimu" ucap dexano sambil tersenyum senyum.
Isvara melotot kaget ,"pikiranmu jauh sekali ,aku belum siap ya kalau punya anak ,lagipula kita belum menikah juga ,masa kamu sudah membayangkan yang tidak tidak dulu sih" ucap Isvara kesal.
Dexano terkekeh , tak lama suster bima datang dengan membawa susu rasa pisang di tangan kanannya."Ya ampun bima,suster cariin dari tadi ternyata ada di sini,tadi suster sudah bilang jangan jauh jauh sama suster nanti kalau hilang gimana" ucap suster bima dengan gelisah.
"Maafin bima cus,gara gara bima cus jadi panik mencari bima" ucap bima sambil menunduk . "Ya udah tidak apa apa ,lain kali jangan diulangi lagi ya,kalau ayah bima tahu kalau bima mau hilang nanti bima tidak boleh keluar lagi Lo" ucap suster bima.
"Iya cus" jawab bima . Suster bima kemudian melihat ke arah Isvara dan dexano."Terima kasih ya sudah mau menemani bima ,saya khawatir kalau bima hilang dan diculik " ucap suster bima .
Isvara mengangguk "Iya sama sama,lain kali bimanya digandeng aja supaya tidak tertinggal " ucap dexano. Suster bima mengangguk "iya,kalau begitu kami berdua permisi dulu ya,takut kalau ayah bima mencari bima nanti ,mari" ucap suster bima.
"Tunggu" ucap Isvara.Bima dan suster bima menghentikan langkahnya dan menoleh pada Isvara .Isvara mendekat pada bima dan tersenyum pada bima ,"Kamu mau balon bima ,lihat Tante punya balon kamu mau yang bentuk apa Tante kasih deh buat bima " ucap Isvara.
Bima tersenyum "Bima boleh ambil balon onty ?" ucap bima pada Isvara.Isvara mengangguk "Boleh pilih saja yang mana bima suka" ucap Isvara.
Bima melihat balon dengan senang lalu menunjuk balon yang disukainya ,"onty bima mau yang bentuk pecawat" ucap bima ,Isvara mengangguk lalu mengambil balon yang diinginkan bima dibantu dexano.
Setelah mendapatkan balon yang diinginkan bima ,Isvara memberikannya pada bima ,"ini untuk bima si anak tampan,bima mau lagi tidak Tante kasih lagi" ucap Isvara .
Bima menoleh pada susternya,suster bima mengangguk ,"Kalau boleh bima mau yang bentuk kapal juga onty" ucap bima.Isvara mengambil balon itu lagi dan memberikannya pada bima.
"Wahh bima punya balon banyak ucapkan apa pada onty?" ucap suster bima."Terima kacih onty cantik dan om " ucap bima pada Isvara dan dexano.
"Sama sama bima tampan ,suka tidak dengan balonnya" ucap Isvara."Bima cuka onty " ucap bima.
"Terima kasih ya untuk balonnya ,kalau begitu kami pamit dulu ,mari" ucap suster bima. "Dadah onty cantik dan om ganteng" teriak bima senang sambil melambaikan tangannya.
Isvara dan dexano tersenyum dan ikut melambaikan tangannya.Melihat kepergian bima dexano mengandeng tangan Isvara yang tidak memegang balon ,"Ayo aku antar ke butik sambil membagikan balon ini di jalan" ucap dexano.Isvara tersenyum dan mengangguk pada dexano.
Dexano dan Isvara pun berjalan menjauh dan di perjalanan Isvara membagikan balon balon itu pada anak anak yang ia temui di jalanan.
Hingga tak lama Isvara dan dexano telah sampai di depan butik milik Isvara . "Terima kasih untuk hari ini Isvara,karenamu aku bisa merasakan makanan yang enak enak " ucap dexano pada Isvara.
Isvara tertawa ,"Hahaha iya sama sama,lain kali aku akan mengajakmu lagi deh ,oh iya terima kasih juga untuk balonnya aku suka " ucap Isvara sambil melihat balon di tangannya yang berbentuk kupu kupu .
"Sama sama juga,oh iya ingat aktifkan terus handphone mu dan jika aku mentelphone mu langsung angkat dan jika aku mengirim pesan langsung balas juga ya ,jangan lupa " ucap dexano .
"Baiklah baiklah " ucap Isvara . Dexano tersenyum melihat Isvara. "kalau begitu selamat malam dexano ,aku masuk dulu ya " ucap Isvara ingin pergi dari hadapan dexano."Tunggu" ucap dexano. Isvara berhenti lalu melihat dexano "Ada apa dexano?" tanya Isvara.
"Tutup matamu dulu" ucap dexano pada Isvara.Isvara bingung namun masih menuruti permintaan dexano ,Dexano melihat Isvara menutup matanya pun tersenyum lalu dexano mengetik sesuatu di handphonenya.
"Dalam hitungan 3 kamu harus membuka matamu ya" ucap dexano dan diangguki Isvara. "1,2,3" ucap dexano.Isvara pun membuka matanya perlahan dan duarrr duarr duarr(suara petasan ) ,Isvara kaget lalu melihat ke arah langit ,dan Isvara terpesona melihat pemandangan itu.
"Wah dexano ini sangat indah " ucap Isvara hingga matanya berkaca kaca. Hingga beberapa menit ada sebuah tulisan di langit "Will you marry me Vara my little princess" tulisan di langit.
Isvara menutup mulutnya kaget dan tak terasa Isvara menitikkan air matanya ,Isvara kemudian melihat ke arah dexano yang berlutut pada Isvara sambil memberikan cincin yang sangat indah pada Isvara . "Vara my heart Will you marry me?" tanya dexano penuh harap pada Isvara.
"Terima terima terima " teriak para penonton , Isvara melihat orang orang yang ada di sekelilingnya dan dexano,terlihat eka juga ada di sana dengan penjual balon tadi dan bima ,juga dengan suster bima.
Isvara menangis terharu ,lalu mengangguk . Dexano tertawa senang lalu memakaikan cincin di jari Isvara lalu mengecup tangan Isvara yang telah disematkan cincin oleh dexano.
"Yeyyyyyy" teriak penonton di sana ,lalu Ryan dan eka meledakkan confetti popper pada Isvara dan dexano hingga kertas berwarna merah muda bertebaran . Dexano tertawa senang lalu berdiri dan mengangkat tubuh Isvara lalu berputar putar senang ,"Akhirnya aku menikah dengan cinta pertamaku " teriak dexano senang.Semua penonton bertepuk tangan.