NovelToon NovelToon
Rindu Yang Menyakitkan

Rindu Yang Menyakitkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Idola sekolah
Popularitas:168
Nilai: 5
Nama Author: Sweet Pen ASIAH

Elea Zara adalah seorang remaja ceria yang bersekolah di SMA favorit, dia bertemu dengan cowo kaya raya dan super nyebelin yaitu Aksara Zean yang ganteng dan hits di sekolah.

Pada hari pertama pertemuan mereka pun aksara sangat benci kepada elea karena kecerobohan elea, dan tidak patuh pada peraturan aksara. Sedangkan teman satu angkatannya sangat takut dan menghormati aksara.

Di perbatasan gerbang sekolah elea berlari sambil menangis pada saat bersamaan hujan deras ikut turun. Elea mulai kehilangan keseimbangan dan kehilangan arah pada saat berlari karena perasaan yang sangat menyakitkan seseorang yang menyakitinya ternyata rasa berlebihan itu sangat amat fatal.

Bagi elea, cinta itu adalah suatu yang sangat indah yang bisa di rasakan semua orang, mengapa baginya itu luka dan kenapa harus merasakan kerinduan yang menyakitkan.
Apa yang akan terjadi dengan kisah cinta elea dan aksara ?

Tunggu yaaa part selanjutnya !!!

Jangan lupa follow dan komen ya teman-teman, saya pemula yang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sweet Pen ASIAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seporsi mie

Aksara langsung berlari memakai senter hp menutup dan memeluk elea. "Tenang gue disini."

Ela membalas pelukan itu erat benar-benar sangat ketakutan karena lampu mati, minim penerangan.

Mereka melangkah menuju sofa, posisi elea masih memeluk aksara sambil duduk. Aksara pun menelpon satpam supaya bisa mengurus ke petugas kelistrikan.

Mereka menunggu beberapa jam, sampai elea tertidur di pelukan aksara. Begitupun dengan aksara tertidur sambil memeluk elea.

Setelah 2 jam akhirnya lampu kembali menyala, aksara terbangun lebih dulu melihat elea tertidur lelap. Kemudian aksara tersenyum terlihat bahagia dan sesekali mengelus rambut panjang dan memegang pipinya. "Kenapa rasanya tenang dan nyaman sekali berada di dekatnya."

Aksara mulai bergeser dan hendak melepaskan pelukan itu, tapi malah makin kencang pelukan elea. Akhirnya aksara tetap berada di posisi yang sama walaupun pegal dan berat sampai akhirnya tertidur kembali.

Perut keroncongan elea terdengar, dia kelaparan karena hanya sarapan saja sekali belum makan apa-apa lagi. Elea membuka matanya pelan dan melihat bahwa dia sedang memeluk aksara. Matanya tertuju pada muka aksara, dia menyadari bahwa aksara itu sebenarnya baik, penuh perhatian dan ganteng banget. Sayangnya so cuek dan nyebelin."

Elea mulai melepaskan pelukannya pelan lalu beranjak berdiri melangkah, sontak tangan elea di tarik oleh aksara sehingga tubuh elea terjatuh di pangkuan aksara. "Jangan tinggalin gue plis." Dia melihat ke arah aksara tapi matanya terpejam sepertinya mengigau lagi.

Elea menghela nafas dia laper mau cari makanan di dapur tapi ga bisa berdiri kenceng banget pelukannya. Dia semakin mendekatkan kepala ke muka nya aksara, sambil meniupnya sesekali supaya bisa bangun.

Akhirnya setelah beberapa percobaan aksara bangun tepat bertatapan dengan muka elea yang sangat dekat. Dia pikir ini adegan romantis yang membuat aksara memegang dan mengelus pipinya elea. Belum sempat mengatakan kata romantis, suara perut elea yang keroncongan berbunyi keras.

"Suara apa tuh, kenceng banget."

"Gue laper aksara dari tadi gue mau bangun lo malah narik tangan gue terus meluk nya kenceng banget kaya ga mau kehilangan gue." Nada sedikit kesal sambil berdiri.

"Eh selow itu gue ngelakuin tanpa sadar ya. Yaudah lo mau makan apa gue masakin."

"Seadanya aja, tapi kayanya mie kuah enak deh."

"Gue ga punya stok mie, tapi gue coba cari di dapur kotor biasanya bibi punya." sambil berjalan menuju dapur.

"Ehh ikut gue ga mau sendirian."

"Yaudah sii tinggal ikutin aja, manja banget."

Mereka mencari mie nya di lemari atas ga ada, serentak mereka membuka lemari bawah pintu yang sama alhasil kepala mereka berbenturan. "Ihh sakit aksara."

"Gue juga sama, lo si ga liat-liat."

"Salahin aja gue terus huh."

Aksara melihat di dalam lemari ada 1 mie kuah isi 2, dia seneng akhirnya nemuin walaupun cuma 1 tapi isinya banyak.

Kali ini yang memasak mie elea, karena dia punya resep yang sangat enak pas banget cuaca sangat dingin di luar masih hujan deras. Dia cekatan mengambil telor yang ada di kulkas, mengambil sayuran hijau dan bumbu pendukung seperti saos dan kecap.

"Lo suka pedes ga ?."

"Emm suka kok."

"Yaudah gue tambahin cabe biar tambah sedep."

Aksara mengangguk, harum mie tercium dia tidak sabar ingin mencicipi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!