NovelToon NovelToon
Pesona Gadis Desa Dan Ceo ARogan

Pesona Gadis Desa Dan Ceo ARogan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Sevda Aryan

Nala putri, seorang gadis yatim piatu yang miskin, nekat merantau ke ibukota berbekal kejujuran dan keberanian yang membaja.
Namun, nasib membawanya masuk ke ruang wawancara PT Dirgantara Megah Utama, tepat di hadapan Adrian Dirgantara _ Sang CEO tampan yang terkenal kejam, arogan, dan sangat membenci wanita akibat penghianatan masa lalu.

Bagi Adrian, semua wanita adalah makhluk bermuka dua yanh menjijikan, Namun, saat ia mencoba menindas Nala, gadis desa itu justru menatap matanya dengan berani dan membalasnya dengan kalimat menohok yang meruntuhkan harga dirinya.

Alih-alih memecatnya, Adrian yang penasaran justru menjebak Nala dengan menjadikanya sekertaris pribadi demi menyiksanya dengan tugas-tugas mustahil. Adrian mengira Nala akan menamgis dan menyerah. ia keliru, Nala tidak sekedar bertahan, gadis itu justru perlahan- lahan meruntuhkan dinding pembatas di hati Adrian dengan ketulusannya dan ketegasannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sevda Aryan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 14: Makan Malam Di Rumah Calon Mama mertua

Mariska yang sudah membusuk di dalam penjara karena kasus sabotase sebelumnya, ibunya yang kini Terusir luntang-lantung dari lingkaran sosialita dan Jatuh Miskin, serta ayahnya yang menyusul, mengenakan rompi tahanan berwarna orange. Keluarga penghianat yang dulu mencampakkan Adrian ini benar-benar hancur, tamat, dan musnah tanpa sedikit sisa pun.

Sama halnya dengan ayahnya Clarissa juga masuk di penjara! Kini semua mereka bangkrut dan Jatuh Miskin.

Adrian mengambil remote control lalu mematikan layar televisi tersebut. suasana ruangan seketika hening Adrian menghela nafas panjang, sebuah embusan nafas yang teramat lega, segala beban masa lalu, rasa sakit hati akibat penghianatan empat tahun lalu dan dan ganjalan yang selama ini menyiksa batinnya kini menguap lenyap sepenuhnya dari hidupnya. Karma buruk telah menepati janjinya, dan keadilan telah ditegakkan sangat sempurna berkat kecerdasan wanita yang dicintainya.

Adrian menoleh ke arah jendela kaca besar yang menampilkan lanskap gedung-gedung tinggi kota. Di sana Nala sedang berdiri tegak, menatap matahari terbenam dengan senyuman tenang. Sifat tegas dan mandirinya membuat penampilannya malam itu terlihat begitu mempesona dan penuh Wibawa.

Adrian melangkah pelan tanpa suara, mendekati Nala dari belakang. Dengan penuh kelembutan, ia melingkarkan kedua lengan kokohnya di perut Nala, memeluk tunangannya itu dari belakang dan menyandarkan dagunya di pundak Nala yang hangat.

"Terima kasih banyak Nala...Terima kasih untuk segalanya, " bisik Adrian lirih tepat di telinga Nala. Suaranya yang biasa dingin kini bergetar penuh emosi kelegaan yang amat dalam. "kamu bukan hanya sekedar hadir untuk menyembuhkan hatiku yang dulu rusak dan mati rasa, tetapi kamu juga menyelamatkan harga diri serta masa depan perusahaanku dari cengkraman para pengkhianat itu."

Nala memegang lembut punggung tangan Adrian yang melingkar erat di tubuhnya. Dia membalikan kepalanya sedikit, menatap wajah tampan Adrian yang kini tampak begitu damai. " aku hanya melakukan apa yang sudah seharusnya dilakukan oleh seorang sekretaris pribadi yang setia, Adrian ...dan sebagai seorang wanita ini memiliki kewajiban untuk menjaga pria yang dicintainya."

Adrian memutar perlahan tubuh Nala agar mereka bisa saling berhadapan penuh. Dia menatap lekat- lekat manik mata manis yang selalu memancarkan kejujuran, ketegasan, dan ketulusan tersebut.

"mulai hari ini, detik ini, tidak akan ada lagi bayang-bayang masa lalu yang kelam, tidak akan ada lagi Mariska atau keluarga yang bisa mengganggu ketenangan kita. Perusahaan mereka sudah hancur lebur menjadi abu," tegas Adrian dengan tatapan mata yang menyala penuh komitmen baru. "dan sekarang, saatnya kita fokus untuk melangkah ke jenjang yang baru. Kita akan mempersiapkan pernikahan kita, sebuah pernikahan termegah yang akan membuktikan pada dunia bahwa pesona ketulusanmu jauh lebih tinggi dari apapun."

Di bawah temaram cahaya lampu sore kota yang mulai menyala redup dan menembus kaca jendela kantor, Adrian menundukkan kepalanya, menyatukan bibir mereka dalam sebuah kecupan yang penuh dengan rasa cinta, kelembutan, dan janji suci.

Ciuman itu menjadi lumatan, saling menyalurkan Hasrat Cinta, yang penuh dengan ketulusan.

Nala memukul pelan dada bidang Adrian, karena kehabisan Napas.

Adrian aku ga bisa bernapas! Sambil menahan wajah yang merah seperti tomat karena malu." Adrian mengusap bibir manis Nala yang seperti cherry, dengan ibu jarinya lalu tersenyum".

sebuah ciuman manis yang menandai awal dari hubungan mereka yang kini bersih dari segala gangguan masa lalu, kokoh oleh sebuah komitmen nyata, dan siap menyongsong hari pernikahan mereka yang sudah di depan mata!

'Adrian kembali menyatukan bibirnya mencium Nala penuh cinta dan rasa kasih sayang yang teramat dalam.Adrian melumat bibir Nala dengan rakus, namun dengan penuh kelembutan'.

Di saat Nala sedang tegang, bunyi suara telepon masuk di meja kerja Adrian.

Dret!....dret....dret....

' lalu Adrian pun menghentikan ciumannya.

Adrian berjalan ke arah meja kerjanya, lalu mengangkat panggilan tersebut.

Hallo ibu, ada apa Bu?....

Ucap Adrian!...

Adrian Cepat kamu pulang nak! Ibu sudah masak banyak. Tadinya siang ibu mau nganterin ke kantor kamu untuk makan siang bersama kamu sama Nala, Apakah kamu sudah selesai pekerjaannya nak? Pertanyaan runtutan dari ibunya....

Iya bu sudah selesai jawab Adrian!....

Ya sudah nak kalau sudah selesai jangan lupa kamu bawa Nala ke sini, sama han dan juga Kevin. "kita makan bersama malan ini dirumah ibu. Ibu tunggu di rumah yah !.....

Baiklah ibu, aku akan mengatakannya pada Nala,Kevin, dan juga Han, sekarang juga ucap Adrian. Kemudian ia mematikan sambungan telepon tersebut.

"Adrian melangkah mendekati Nala, lalu berkata! Nala Ibu di rumah sudah memasak banyak makanan, tadinya ibu mau makan siang dikantor bersama. Tapi Ibu pengen makan malam bersama di rumah". Sama kamu, kevin dan juga Han di undang sama ibu.

Bagaimana Nala Apakah kamu menerima tawaran ibu untuk makan malam di rumah?...

Nala pun berpikir, lalu ia menjawab! Baiklah Adrian, Malam ini kita ke rumah ibu makan malam bersama.

Empat puluh lima menit kemudian, Adrian, Nala kevin dan asisten Han sampai di kediaman mewah Nyonya victoria. sang asisten pun membukakan pintu, namun ada yang berbeda malam ini! melihat sang tuannya sedang menggandeng tangan seorang gadis yang sangat cantik, sambil tersenyum.

"mbak Inah Art yang bekerja di rumahnya Nyonya victoria, langsung teriak, saking senangnya melihat gadis itu yang ia rindukan- karena sudah beberapa bulan, ia tidak melihat gadis itu di pasar?..."Ya ampun ini Neng Nala, beneran sambil meluk.

Mba inah melupakan Adrian, kevin dan Han yang sedang berdiri di depan pintu!

Dari arah tangga, nyonya Victoria yang baru turun- mendengar teriakan bi inah yang sangat kencang! Cepat-cepat keluar.

"namun pemandangan yang ia lihat, Bi Inah yang histeris saking senangnya masih tetap memeluk Nala. Belum menyadari, Jika Nyonya victoria sudah ada di belakangnya!...

Adrian, kevin dan Han saling pandang!

Merasa diabaikan oleh Nala, akhirnya Adrian berdehem- ehemm..dengan suara agak sedikit kencang!...seketika bi inah pun tersadar dan melepaskan pelukannya. "Maaf den saking senangnya bibi bertemu dengan Neng Nala, dan melupakan Tuan! yang berdiri terus di depan pintu".

 Ayo masuk, nyonya victoria berkata!....

 sambil memeluk Nala. Lalu berkata Gimana kabarmu nak?

Kabarku baik mah, jawab Nala!

Sebaiknya sekarang kita langsung ke ruang makan saja, karena mama sudah menyiapkan makanannya nanti keburu dingin! 'kemudian semuanya berjalan ke ruang makan, Nyonya victoria, Adria, Nala , dan di ikuti dari belakang kevin dan Asisten Han. Nala makan yang banyak sayang ucap nyonya victoria sambil menyodorkan makanan ke atas piring Nala, lalu kemudian ke piring Adrian juga" Terima kasih banyak mah, maaf Nala sudah merepotkan mama sampai - mama memasak makanan sebanyak ini.

Tidak apa-apa Nala Lagian Mama juga tidak ada kegiatan hari ini! Gimana makanannya enak? enak mah jawab Nala. "Adrian yang melihat interaksi ibunya dengan Nala yang sangat akrab seperti putri kandung nya sendiri! Adrian merasa bahagia melihat ibunya yang memperlakukan Nala dengan baik, tanpa membedakan, dan memandang Nala status sebagai yatim piatu.

Nyonya victoria melirik ke arah asisten Han dan Kevin, lalu berkata 'Nak Han, Nak kevin mulai sekarang kalian berdua Jangan panggil nyonya lagi, panggil tante atau Ibu!.... ' asisten Han dan Kevin yang mendengar perkataan Nyonya Victoria seketika matanya melotot ketika sedang menyuapkan makanan kedalam mulutnya nya hampir saja tersedak, uhuk....uhuk...uhuk...

Kevin dan Han secara bersamaan batuk.lalu Nyonya victoria menyodorkan gelas yang berisi Air mineral' kalian minum dulu lah yang tenang. Ucap nyonya victoria lembut.

Kevin dan Han menerima Gelas itu dari Nyonya Victoria, kemudian mereka meminumnya! Setelah sudah reda batuknya, asisten Han memberanikan diri, lalu bertanya! Kenapa saya harus memanggil ibu atau tante nyonya?....

"Nyonya victoria tersenyum, ke arah kevin dan Han, lalu berkata Kalian berdua sudah saya anggap seperti Putra kandung saya sendiri sama seperti Nala" kalian harus saling membantu di saat ada masalah dalam hal apapun!.

Baiklah kalau begitu saya panggil tante saja ya nyonya, ucap kevin dan Han secara bersamaan! Kemudian melirik ke arah Adrian yang seperti kelihatan ada cemburu diraut wajahnya. Oke kalau begitu ucap nyonya victoria!

Adrian pura-pura cemberut, lalu berkata, Ibu kenapa cuma Nala, Han dan kevin yang di sebut anak ibu! Aku nggak disebut anak ibu?...."seketika mereka menoleh ke arah Adrian lalu tertawa terbahak-bahak, hahaha ....." Han dan Kevin ia melihat wajah Adrian merah padam, dan mata melotot, menghentikan tawanya. Menutup mulutnya" Sorry bos! Ucap Han dan Kevin.

Habis bos lucu sih seperti anak kecil, yang sedang merengek, di pilih kasih. Di mana sosok bos CEO Arogan, galak dan kejam?..

'karena Kevin orangnya humoris, dan suka mencairkan suasana! Lalu Han pun menimpali iya benar Bos. Bos berubah sekarang karena sosok ada wanita di samping Bos yang sudah merubah sifat Bos" sambil melirik ke arah Nala dan tersenyum.

 victoria pun berkata, Iya Adrian ibu sangat menyayangimu dan juga Nala. Terima kasih Nala kamu sudah merubah, kehidupan Adrian, yang dulu sosok kejam, dingin, Arogan dan angkuh, yang tidak pernah ingin mengenal wanita lagi!

Karena Adrian berubah menjadi seperti itu, Dia pernah dikhianati oleh sosok wanita yang sangat Iya cintai. "namun saat ini kita tidak usah membahas masa lalu! Kita harus membahas masa depan, dan pernikahanmu dengan Adrian" mengangukan kepalanya, kalau berkata iya Bu.

Setelah makan malam selesai. Nala Putri membantu, bi Inah Yang Sedang membereskan piring ke dapur, Nala pun ikut membantu bi Inah!...

'Bi Inah yang melihat Nala, sedang membawa piring ke dapur dengan cepat dia mendekat, lalu berkata' nyonya anda tidak usah membantu repot-repot ini pekerjaan saya!....

Nala langsung menimpali' bi Kenapa panggil saya nyonya? Panggil saya Nala saja seperti biasa oke bu, potong Nala cepat!

Sebentar lagi Nyonya Nala akan menjadi istrinya istrinya Tuan Adrian!...

Sudah Bu pokoknya aku tidak mau! panggil Nala saja seperti Bibi memanggil aku waktu dipasar?

Baiklah kalau begitu sekarang Bibi Panggil Neng Nala, saja!...tapi nanti kalau sudah menikah sama Tuan Adrian, Bibi Panggil nyonya.

Ah terserah Bibi saja ucap Nala!

Neng Nala mau ngapain ke dapur!

Ucap bi inah...Bibi aku mau bantuin bibi nyuci piring.

 Jangan Neng Nanti bajunya basah dan kotor!

Tidak akan Bi,Ini sudah terbiasa pekerjaan Nala.

Akhirnya bi inah pun, pasrah!

"setelah Nala membantu bi inah di dapur, kemudian Nala melangkah ke ruang tamu. Kamu dari mana ucap Adrian? Aku habis bantuin bi Inah. "kan itu pekerjaan bibi!

Tidak apa-apa Ardian lagian juga cuman bantu sebentar saja!

Adrian, Nala ada yang Ibu ingin bicarakan dengan kalian! Jadi kapan kalian akan melangsungkan pernikahan?....

Secepatnya Mah jawab Adrian cepat. Karena saya sudah selesai menangani kasus sabotase dan korupsi yang sudah di lakukan oleh para penghianat itu!

"Sebenarnya ibu, Nala yang sudah membongkar rahasia sabotase, korupsi atas perusahaanku yang sudah dilakukan oleh para penghianat! Jika tidak ada Nala- Aku tidak tahu ibu? "dan pasti mereka akan terus korupsi mengambil dana perusahaanku, itu sangat membuatku rugi triliunan miliar Dolar" dan sekarang semuanya sudah terbongkar habis sampai jadi Abu.

Han dan Kevin yang sudah membantuku juga, menjebloskan ke penjara! Dengan semua data-data yang valid, Nala cuman semalaman, bisa membongkar semua bisnis mereka. perusahaan yang mereka bangun yang ada dalam negeri dan luar negeri!....'itu semua berkat Nala bu' Adrian melirik ke arah Nala tersenyum manis, lalu berkata Terima kasih Nala atas semuanya .' sama-sama Adrian, itu sudah menjadi tanggung jawab saya sebagai sekretaris pribadi anda yang profesional, untuk melindungi perusahaan tempat saya bekerja. Apalagi sebentar lagi -kita akan menjadi pasangan suami istri' Nala tersenyum malu pipinya merah merona.!

Nyonya Victoria yang duduk di sebelah Nala. Mengenggam tangan gadis itu, sebentar lagi akan menjadi menantu yang sudah dianggap seperti putri kandung sendiri!...

"Nala Terima kasih atas semuanya, kamu sudah menyelamatkan perusahaan Putra ibu dari penghianat dan juga menyelamatkan kita dari orang-orang yang sudah berbuat curang terhadap Putra ibu" kemudian Nala pun menggenggam tangan Nyonya victoria dengan lembut, Ibu tidak usah mengucapkan terima kasih karena ini sudah menjadi tanggung jawab saya, sebagai sekretaris pribadi yang profesional, harus melindungi perusahaan tempat saya kerja!

Selain saya juga ada ka kevin dan ka Han pun, pasti sama akan melakukan hal yang terbaik untuk melindungi perusahaan Pt. Dirgantara megah utama, mah jawab Nala.

1
Endang Manuskowati
lanjut author, bagus
Sevda Aryan: "Halo semuanya, terima kasih atas komentar dan antusiasmenya yang luar biasa! Maaf ya kalau updatenya agak terlambat, karena saya penulis pemula dan sedang merapikan susunan kata serta tanda baca dari bab awal agar lolos komtrak editor. Dukungan kalian membuat saya sangat bersemangat. Tunggu kelamjutan ceritanya ya, jangan lupa novel ini di rak buku kalian 😍
total 1 replies
Ifana
Sisil sama Han udh kek tom & jerry 🤣🤣
Sevda Aryan: iya tiap ketemu berantem terus
total 1 replies
Ifana
ditunggu lanjutannya kk ~
Sevda Aryan: iya kaka, mohon maaf jika telat
total 2 replies
Ifana
wong edan...udh ngrebut perusahaan bpk nya sekarang mau ambil perusahaan anaknya, dasar serakah 😡
Sevda Aryan: Nama nya juga manusia serakah , ka🤣
total 1 replies
Ifana
jgn² Sisil jodoh nya Han 🤣🤣
Ifana: tp cewek mcm Sisil cocok sama cowok model Han yg kaku kek kanebo kering 🤣🤣
total 2 replies
Ifana
semangat up nya kk
Sevda Aryan: iya makasih banyak atas dukungannya
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!