NovelToon NovelToon
Benang Takdir

Benang Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Istana/Kuno / Time Travel
Popularitas:595
Nilai: 5
Nama Author: Borraaa

Takdir membuat wanita bernama Anna terlempar ke zaman sebelum abad pertengahan. Menuntut agar ia bisa mengubah sejarah dan takdir kelam seorang raja tirani.

Namun, alih-alih kekejaman seperti yang di katakan semua orang, yang ia temukan hanyalah sesosok jiwa rapuh yang selalu memperlakukan dirinya dengan penuh kepedulian. Dan perlahan, sebuah rasa mulai tumbuh bersama raga yang ia tempati, tapi, apakah itu pantas? Apakah takdir sudah mengizinkan?

Anna terus menahan perasaanya, sampai ketika ia melihat raja datang dengan darah yang menetes di tangannya, sebuah permintaan akhirnya tidak bisa lagi ia tahan. Jauh di dalam hatinya terucap sebuah permohonan.

"Tolong biarkan aku tetap di sisinya, biarkan aku tetap di tempat ini untuknya, biarkan aku mencintanya sampai
akhir."

Tepat setelah permohonan itu terucap, ia langsung berlari, melangkahkan kakinya menuju orang yang telah menjadi sebagian dari jiwanya.

Namun, mampukah ia bertaruh takdir tidak akan membuatnya kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Borraaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecemburuan Kecil

...Malam yang harusnya Bernhard nikmati dengan tenang bersama Caroline malah hancur begitu saja. Saat Raja menyuruh dirinya dan juga Caroline untuk segera datang ke paviliun samping tempat ruangan Raja berada. Semoga memang ada hal penting, karena Bernhard telah mengorbankan waktu minum teh bersama yang cukup berarti baginya....

...Caroline sendiri langsung bergegas setelah menerima panggilan itu, seolah sama sekali tidak keberatan dengan panggilan mendadak itu....

Melihat hal itu Bernhard tidak memiliki alasan lalin selain bangkit dan menyusul Caroline dengan langkah berat.

...Bahkan setelah sampai di depan pintu ruangan Raja, Bernhard masih sempat berdecak kesal. Walaupun akhirnya ia tetap masuk dengan menahan kekesalannya....

...Sebenarnya ada apa ini?...

...Ruangan masih kosong, tidak ada siapapun di dalamnya, membuat mereka masih harus menghabiskan waktu untuk menunggu kedatangan sang Raja....

...Berbeda dengan Bernhard, Caroline terlihat lebih santai tanpa ada kekesalan yang terlihat di wajahnya. Ia menunggu kedatangan Raja dengan tenang sambil menikmati buah anggur yang ada di meja, dan sesekali melemparkan anggur itu pada Bernhard, agar bisa sama-sama menikmatinya. Memang kebiasaan berbagi yang sudah di miliki dari dulu....

...Setelah beberapa saat menunggu, akhirnya Raja datang, tapi kali ini dengan membawa Ratu bersamanya....

...Firasat Bernhard langsung tidak enak....

...Dari saat pintu terbuka sampai mereka (Raja Ratu) duduk di sofa tepat di hadapan Bernhard dan Caroline, bisa terlihat dengan jelas kekesalan di wajah Ratu. Bahkan sampai saat ini pun Ratu masih memalingkan wajahnya dari Leopold, dan sama sekali tidak melihat ke arah dua orang di depannya....

...Leopold sudah beberapa kali mencoba menarik tangan Anne agar melihat ke arahnya, tapi tetap berujung penolakan. Anne terus menyilangkan lengan di dada, menolak setiap sentuhan yang di lakukan oleh suaminya....

...Melihat hal itu, Bernhard langsung menegakkan tubuhnya, karena sepertinya masalah ini memang cukup serius....

..." 𝘗𝘢𝘥𝘢𝘩𝘢𝘭 𝘴𝘰𝘳𝘦 𝘵𝘢𝘥𝘪 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘣𝘢𝘪𝘬-𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘴𝘢𝘫𝘢, 𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘵𝘪𝘣𝘢-𝘵𝘪𝘣𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘦𝘯𝘨𝘬𝘢𝘳 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘪𝘯𝘪? " Bernhard masih tidak habis pikir dengan pasangan yang satu ini....

...Beguti juga dengan Caroline yang sesekali melihat ke arah Bernhard seolah bertanya apa yang terjadi....

..." Cepat kalian jelaskan padanya, aku sudah tidak tahu bagaimana cara untuk menjelaskannya. " Akhirnya Leopold bersuara dengan wajah penuh kebingungan....

..." Apa yang harus kami jelaskan? " Bernhard ikut kaku padahal dia juga tidak tahu apa masalahnya....

...Leopold memijat keningnya yang terasa sakit karena tidak tahu lagi apa yang harus ia lakukan agar Anne tidak marah padanya....

..." Kenapa harus meminta mereka yang menjelaskan? Kan kamu bisa menjelaskannya sendiri! " Anne menyela dengan ketus....

..." Aku sudah menjelaskannya dari tadi, tapi kau tetap tidak mau mendengarkan. "...

...Leopold benar-benar pusing sekarang....

..." Ya sudah, jelaskan! " balasnya masih dengan nada ketus tanpa menoleh sedikitpun ke arah Leopold....

..." Caroline hanya bawahan ku, kau salah paham, bahkan aku tidak dekat dengannya. "...

...Ternyata hanya sebuah pertengkaran karena rasa cemburu. Seketika keduanya saling memandang dengan helaan napas setelah tahu masalah yang menimpa Raja....

...Bernhard langsung memberi isyarat agar Caroline membantu Raja menyelesaikan masalah ini. Tapi belum sempat Caroline membuka mulut, Anne sudah lebih dulu bersuara....

..." Lalu kenapa tadi kau begitu dekat dengannya? Sampai kedatanganku saja tidak kau sadari sama sekali. " Anne masih terus menuntut....

...Ternyata hal itulah yang membuat Anne cemburu, karena ia merasa tidak di pedulikan saat kedatangannya sama sekali tidak di sadari oleh suaminya....

..." Itu- "...

..." Itu tadi karena harus memeriksa setiap wilayah yang ada di perbatasan, mungkin karena terlalu fokus, jadi kami sampai tidak menyadari kehadiran Ratu. Mohon Ratu memaafkan kesalahan saya. " Caroline menyela di iringi sebuah senyuman di akhir kalimatnya, membuat pembelaan untuk Raja yang sepertinya sudah tidak bisa menjawab pertanyaan Ratu....

..." Apa kau mempercayaiku sekarang? " tanya Leopold pasrah....

...Tidak ada jawaban, Anne tetap pada pendiriannya. Sama sekali tidak menggubris ucapan suaminya....

...Leopold berpikir sejenak, ia harus bisa membujuk Anne malam ini juga, bagaimanapun caranya. Sampai sebuah cara akhirnya terpikirkan olehnya....

..." Bagaimana mungkin aku dekat dengan kekasih bawahanku sendiri? "...

...Jelas kata itu membuat Bernhard dan Caroline seketika tercengang. Bahkan saat Bernhard sudah hampir membuka mulutnya untuk menyangkal, Leopold langsung melayangkan tatapan tajam seolah menyuruh kedua bawahannya itu agar mengikuti rencana yang ia buat....

...Berbeda dengan Bernhard yang masih kebingungan, Caroline langsung mendekat dan menarik tangan pria itu untuk ia genggam, bersedia membantu Raja keluar dari masalahnya sesuai dengan arahan yang di berikan Raja. Membuat Bernhard seketika kaku di tempatnya karena tindakan Caroline yang terlalu tiba-tiba....

..." Lihatlah, Caroline itu kekasih Bernhard " ucap Leopold meyakinkan, setelah memastikan posisi kedua bawahannya sudah mirip seperti sepasang kekasih....

...Hening........

...Tapi setelah diam cukup lama, akhirnya Anne mulai melihat ke arah dua orang yang di maksud oleh suaminya....

...Awalnya hanya Caroline yang tersenyum saat Ratu melihat ke arahnya, tapi dengan satu cubitan kecil sebagai isyarat, membuat Bernhard seketika ikut menampilkan senyumnya dan berhasil memainkan perannya sebagai kekasih Caroline....

...Leopold sendiri telah menunggu respon Anne dengan senyumnya. Berharap semua ini bisa membujuk istrinya itu....

...Setelah semua yang ia dengar, akhirnya Anne bisa menerima alasan itu....

...Iapun mulai mengalungkan tangannya di leher Leopold dan perlahan menyandarkan kepalanya pada dada bidang suaminya itu. Lalu dengan satu ajakan pulang, Leopold langsung membawa Anne untuk kembali ke kediaman tanpa menurunkan tubuhnya sedikitpun dari gendongannya....

...Akhirnya masalah malam ini selesai juga, tapi tidak dengan Bernhard yang masih kaku walaupun Caroline sudah melepas genggaman tangannya dari tadi....

...Di tambah dengan uluran tangan dari wanita itu yang kini mengajaknya pergi bersama, membuatnya terlihat semakin linglung....

..." 𝘒𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘸𝘢𝘯𝘪𝘵𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘴𝘢𝘯𝘵𝘢𝘪? 𝘗𝘢𝘥𝘢𝘩𝘢𝘭 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘩𝘢𝘮𝘱𝘪𝘳 𝘮𝘢𝘵𝘪 𝘬𝘢𝘬𝘶 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘪𝘯𝘪 " celetuknya dalam hati....

...Tiba-tiba sebuah pukulan keras kembali menyadarkannya. Yang membuatnya langsung menatap Caroline dengan kening mengerut....

..." Kenapa kau sangat kasar?! Lihatlah bahkan dirimu tidak terlihat seperti perempuan pada umumnya! " Sebenarnya Bernhard tidak benar-benar berniat untuk marah. Itu hanya kata asal yang ia ucapkan setelah Caroline memukul bahunya....

..." Kenapa kau malah marah?! Sudahlah, terserah! Aku akan pulang sendiri! Jangan mengikutiku! " Caroline membalas dengan kesal. Dan langsung bergegas pergi meninggalkan Bernhard di ruangan itu begitu saja....

...Sepertinya mereka akan bertengkar....

...Bernhard seketika sadar tindakannya telah membuat wanita itu kesal. Tanpa pikir panjang, ia langsung bangkit dan mulai melangkah untuk menyusul Caroline yang baru saja keluar dari ruangan ini....

...Bernhard juga sudah berulang kali memanggil nama Caroline untuk meminta maaf setelah berhasil mengekor di belakang wanita itu, tapi Caroline tetap tidak menggubrisnya bahkan semakin mempercepat langkah untuk meninggalkannya....

..." 𝘛𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴! 𝘗𝘢𝘥𝘢𝘩𝘢𝘭 𝘢𝘬𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘢𝘪𝘬 𝘩𝘢𝘵𝘪 𝘮𝘢𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘫𝘢𝘬𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘢, 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘥𝘪𝘢 𝘮𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘢𝘳𝘢𝘩 𝘩𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘶𝘬𝘶𝘭 𝘣𝘢𝘩𝘶𝘯𝘺𝘢. 𝘋𝘢𝘴𝘢𝘳 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘨𝘪𝘭𝘢! " Caroline terus memaki Bernhard dalam hati. Mencoba meluapkan kekesalan yang ia alami karena pria itu....

...Bernhard masih terus mengejar di belakang dengan ucapan maaf yang ia ulang berkali-kali, belum menyerah dengan usahanya membujuk Caroline....

...Sampai akhirnya Caroline yang sudah tidak tahan mendengar ocehan pria di belakangnya itupun, mulai bersuara....

..." Jangan mengikutiku! Pergi sana! Aku tidak ingin bicara denganmu lagi! "...

...Malam itu berakhir dengan Caroline yang tetap tidak mau berdamai. Meninggalkan Bernhard sendirian di depan pintu rumahnya dan membiarkan pria itu kembali dengan sia-sia....

1
kiu kiu
benhard yg paling tau bagaimna perjuangan leopold.anne memang harus tau kehidupan leopold sebelum mendapatkan tahta rajanya.
kiu kiu
wah...leopold mulai modus tuh..mendekati sang ratu.tp baguslah dia menjadi lembut ketika bersama anne.😄😄
kiu kiu
kenapa leopold tidak menyuruh pergi putra mahkota...dan kenpa pula anne terlalu takut dg putra mahkota.padahal itu wilayahnya leo suaminya.knpa tidakan anak raja bodoh itu di biarkan begitu saja...thor ak jd gereget banget .leopold seperti pecundang membiarkan istrinya berdua dg putra mahkota.
kiu kiu
perdana mentri itu adalah musuh nyata di kekaisaran...kaisar menjadi bodoh karna memiliki perdana mentri tua.orang tua selir nya.klu terjadi perang semoga leopold menghabisi perdana mentri tua alias mertuanya itu.dan selirnya raja serta putra mahkota.yg dianggap adiknya itu.cuih...adik apaan maunya merebut tidak mendapatkan dg cara ksatria.author ak harap cerita ini tk berubah membosankan.gegara peran utamanya kalah mulu..kasian leopold dong...
kiu kiu
bau baunya ini si leo bucin akut...semoga annelise membalas cintanya.walaupun bukan annelise yg asli.
kiu kiu
lanjutkan thor
kiu kiu
suka banget cerita fantasi
kiu kiu
semangat thor....cerita fantasi in paling faforitku...💪💪💪
borraaa: Terima kasih kak😊 dukung terus karyaku ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!