NovelToon NovelToon
Alvaro

Alvaro

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia
Popularitas:925
Nilai: 5
Nama Author: Patmandari Nugraheni

Alvaro Zaidan Alexander adalah anak ketiga dari empat bersaudara, ia adalah anak tengah yang hampir terlupakan oleh keluarganya sendiri semenjak sang mamah meninggal, keluarganya yang dulunya harmonis dan hangat sekaranh hanya keluarga dingin dan juga kaku.
Dan ada satu kejadian yang membuatnya berubah yaitu musuh bebuyutan sang Papah yang mengincarnya yang membuat sang Papah dan 3 saudaranya berubah seketika...

Apa yang di inginkan oleh musuh Papah kepada Alvaro?
Apakah mereka berhasil melindungi Alvaro atau tidak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Patmandari Nugraheni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 10 Kembalinya Kehangatan di Mansion Alexander

[Arcade Mall Alexander - 14.10]

Sesampainya di lantai paling atas mall Alexander mereka pun menuju ke tempat bermain yang ada di sana.

"Eh sebentar, Elvano kita tidak kabari papah bukan?" tanya Alvaro dan mereka semua pun berhenti secara mendadak karena mereka semua juga lupa.

"Oh iya sebentar aku telpon papah dulu" jawab Elvano sambil merogoh saku celananya untuk mengambil ponselnya dan mereka pun menunggu Elvano yang baru saja mau menelpon sang papah.

"Halo pah, aku mau izin untuk main di Arcade" ucap Elvano.

"Maaf batu ngabarin soalnya aku lupa" ujarnya lagi.

"Baiklah papah izinkan kamu sama Alva main tapi jangan sampai sore ya dan waspada mereka ada di mana-mana" ucap sang papah.

"Baik pah aku dan yang lain akan lebih waspada untuk menjaga Alva nanti kita pulangnya jam 14.40 kok pah ini cuma main 30 menit takutnya Alva sakit kalau lama" jelas Elvano dan sang papah yang mendengarnya hanya bisa mengangguk meskipun tidak bisa di lihat oleh sang anak.

" Baiklah yang penting hati-hati" ucap sang papah lagi.

"Ya Assalammualaikum" ucapnya.

"Waalaikumsalam" jawab sang papah.

Setelah telpon di tutup ia pun melihat ke arah teman-temannya dan Alvaro yang menatapnya penuh harap lalu Elvano berkata.

"Ok sudah, kata papah boleh yang penting jangan sampai sore dan kita harus waspada" ucapnya kepada teman-temannya sesuai apa yang sang papah pesankan kepadanya dan teman-temannya mengangguk paham.

"Ok ayo masuk semua" ujar Alvaro penuh semangat.

"Ayo" ucap Aksa tak kalah semangat.

"Hati-hati Varo jangan lari-lari" peringat Clara.

30 menit tak terasa mereka semua pun memainkan hampir semua permainan yang ada di sana pada saat alarm dari hp Darren bergetar.

"Ayo semuanya pulang udah 30 menit ini" ucap Darren.

"Eh udah 30 menit, kok kita gak kerasa perasaan baru sebentar" ujar Arvin.

"Karena kita terlalu senang bermain" ucap Elena.

" Ya udah ayo pulang" ujar Elvano sambil menggandeng kakak kembarnya yaitu Alvaro.

"Huh ya udah ayo" ucap Alvaro lemas.

Setelah mereka bersenang-senang bermain di mall, mereka semua pun berniat untuk pulang kerumah masing-masing sebelum mereka semua pulang mereka mau mengawal Alvaro dan Elvano terlebih dahulu.

Di tempat parkir

"Tunggu di sini sebentar aku sama Darren, Clara Ervon, Aksa, dan Alan mau ambil montor dulu kalian tunggu sini jangan kemana-mana ya Alva" ucap Elvano panjang.

"Iya kita tunggu sini kok" ujar Alvaro.

Setelah mereka berenam mengambil montor mereka di parkiran mall mereka berenam pun menjemput yang lainnya yang sedang menunggu mereka.

"Ayo kita pulang" ucap Alvaro sambil memegang bukunya yang ia beli tadi.

"Kita kawal kalian sampai depan mansion ya kita khawatir soalnya" ujar Alan dan di angguki oleh teman-teman yang lain.

"Y" jawab Elvano singkat.

20 menit kemudian, mereka semua pun sudah sampai di dapan mansion Alexander yang sangat megah dan juga mewah membuat mereka kagum padahal masion meteka juga tidak kalah mewah.

"Kalian semua hati-hati di jalan ya" ucap Alvaro dan di angguki oleh yang lain.

"Ya udah kita pulang dulu ya" ujar Elena.

Teman-teman mereka pun melajukan montor mereka menjauh dari rumah Alexander dan mereka berdua pun sudah masuk di area mansion yang sangat amat megah dan juga luas itu.

"Tunggu sini sebentar aku parkirkan montor dulu nanti kita masuk bareng" ucap Elvano dan di angguki oleh Alvaro sebagai jawaban.

5 menit kemudian, Elvano pun sudah selesai memparkirkan montornya di garasi dan memberikan kode ke Alvaro untuk masuk.

Di dalam mansion

Assalamualaikum semuanya kami pulang" ujar Alvaro dengan suara yang sangat amat keras dan tidak lupa dengan senyum cerianya dan Elvano yang berada di belakangnya pun cuma bisa menggelengkan kepalanya karena tingkah kakak kembarnya.

Mereka semua pun kaget kerena teriakan dari Alvaro yang keras dan juga semangat saat mereka melihat wajah Alvaro.

"Walaikumsalam" ujar mereka yang ada di dalam mansion Alexander terutama sang papah yang baru saja pulang 15 menit yang lalu dan kedua abang kembarnya.

"Astaga Alva kamu itu udah di ingetin malah tambah keras teriakannya" ucap Arlan dengan wajah yang akan tau konsekuensinya nanti.

"Maaf bang aku semangat banet ini habis pulang dari jalan-jalan sama El sama teman-temen di mall" jawab Alvaro semangat dan senyumnya yang tidak luntur dari tadi.

"Hadeh ya sudah jangan teriak-teriak kayak tadi nanti kasihan tenggorokanmu itu loh Var" ujar Elvano yang ada di belakangnya.

"Ya sudah sana kalian ganti baju dulu dan bukunya itu di taruh nanti buat belajar" ucap Erlan karena ia melihat buku latihan buat UTBK yang di bawa Alvaro dan mereka berdua hanya menganggukkan kepala mereka.

25 menit kemudian mereka berdua pun turun dari kamar mereka bersama-sama kerena kamar mereka bersebelahan, saat tiba di lantai bawah mereka seperti biasa menuju ke ruang keluarga dan Alvaro duduk di karpet berbulu sementara Elvano duduk di kursi deket Alvaro yang duduk di karpet berbulu.

"Kalian habis jalan-jalan di mall beli apa aja selain buku?" tanya Erlan.

"Kita makan dulu kak di restoran favoritku sama beli es krim aku suka sama es krimnya hemm yummy lalu main game deh" jawab Alvaro senang dan semangat untuk menjawab.

"Alvaro suka pergi jalan-jalan?" tanya sang papah.

"Iya pah Alvaro suka, kalau di mansion bosen papah apalagi tadi seru banget main gamenya" jawab Alvaro semangat tanpa melunturkan senyumnya.

"Kalau semisal kalau besok sabtu ikut papah ke kantor mau gak? Kan sabtunya libur tuh di sana juga ada abang, kakak sama El juga" ucap sang papah.

"Mau pah Alva mau nanti kalau semisal cuma di mansion aku bosen, tapi uncle ikutkan?" tanyanya.

"Baiklah kalau begitu" ujar sang papah.

[Di kamar Alvaro - 19.40]

Makan malam pun selesai dengan hangat, setelah Alvaro menyelesaikan makan malamnya ia pun pergi ke dalam kamarnya karena ia ingin berlatih soal UTBK di buku yang tadi ia beli bersama teman-temannya.

Tiba-tiba ada seseorang yang masuk ke dalam kamarnya tanpa permisi tidak lain dan tidak bukan adalah adik kembarnya yaitu Elvano yang masuk tanpa ketuk pintu maupun salam ke dalam kamarnya.

"Kok gak istirahat Var?" tanyanya

"Astaga El kamu tuh kalau masuk ke dalam kamar orang itu ketuk pintu atau salam gitu gak nyelonong masuk" ceramah Alvaro

"Iya iya maaf gak aku ulangi lagi deh" jawabnya sambil duduk di tempat tidur Alvaro.

"Pintunya sudah di tutup belum" ucap Alvaro tanpa melihat ke arah Elvano.

"Sudah tuan muda, pertanyaanku tadi gak kamu jawab loh Var" ujarnya.

"Oh iya kah, pertanyaannya apa tadi" ucap Alvaro.

"Kok gak istirahat Alvaro kakak kembarku?" tanyanya sambil menekankan kata "Alvaro kakak kembarku".

"Oh nanti Van aku mau belajar bentar aku juga gak punya tugas sekolah kok" jawab Alvaro.

"Ohh, jangan maksain diri loh ya Var" ucapnya dan hanya di balas menganggukkan kepalanya.

"Oh ya Van kamu gak ada tugas?" tanya Alvaro.

"Enggak aku gak punya" jawabnya.

"Ohh" ujar Alvaro.

"Ya udah ya aku mau masuk kamar jangan lupa istirahat" ucap Elvano dan hanya di balas menganggukkan kepala oleh Alvaro.

Hari-hari pun berlalu dengan sangat cepat mulai dari mereka berangkat pulang mengerjakan tugas menunggu abang, kakak dan papah pulang dari kuliah dan kerja canda tawa di ruang keluarga yang dulu sempat dingin dan juga renggang tapi sekarang kembali hangat meskipun kehilangan sati anggota mereka yaitu sang mamah.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!