NovelToon NovelToon
Broken Vow

Broken Vow

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Patahhati / Tamat
Popularitas:46.3k
Nilai: 5
Nama Author: Irish_kookie

Trisha Vioreen seorang wanita yang ekspresif, multi talenta, dan cantik yang membuat pria jatuh hati kepadanya.
Miles Omkara, seorang pria kaya, tampan, seksi, yang kemudian berhasil memenangkan hati Trisha. Mereka akhirnya menjalin hubungan selama bertahun-tahun, sampai pada suatu hari Miles harus menikah karena dijodohkan.
Sampai suatu hari Trisha bertemu dengan Miles dan mereka melepas rindu setelah sekian lama tidak bertemu. Miles berjanji akan kembali kepada Trisha walaupun sudah menikah, dengan satu syarat, Trisha harus menikah dengan pria lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irish_kookie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Broken Vow

Hari pertunangan Gege dan Trisha semakin dekat Orangtua Trisha telah datang, dan berkenalan dengan orangtua Gege. Mereka cepat sekali berbaur dan mengakrabkan diri.

Kemudian tiba-tiba muncul ide gila dari ayah Gege, "Kenapa kalian tidak langsung menikah saja? Toh calon besanku sudah ada disini, hahahaha. Menikahlah." sahut pak Mahardika.

Trisha dan Gege saling berpandangan, "Gimana, Sha? Will you marry me kalau begitu?" tanya Gege.

Trisha tidak menjawabnya, dia hanya terdiam dan berpikir, apa yang harus dia jawab, dia semakin jatuh ke dalam lubang dosa yang sangat gelap.

"I do." jawab Trisha akhirnya dengan perasaan yang sangat berat dia menjawab lamaran langsung Gege.

Gege memeluk erat Trisha dan berterima kasih kepadanya. Semua orang yang menyaksikan lamaran langsung Gege itu bersorak riuh rendah.

Tinggal menghitung hari, mereka akan menjadi suami dan istri sah, namun kepanikan menyerang Trisha. Setelah acara di rumah Gege, Trisha mengantar orangtuanya untuk menginap di hotel, karena rumahnya kecil dan hanya mempunyai satu kamar.

"Menginaplah disini, kita akan mengobrol sampai pagi." sahut pak Mahardika menawarkan. Namun orangtua Trisha menolaknya, dengan alasan mereka akan menikah, jadi tidak boleh sering-sering bertemu dulu.

Maka dari itu Trisha mengantar orangtuanya untuk menginap di sebuah hotel saja. Selesainya dia mengantar, dia menepikan mobilnya di pinggir jalan. Di menghubungi Miles,

Rriiiiinnnggg.....

Hanya dengan satu kali deringam, Miles sudah menjawabnya, "Halo, Sha." jawab Miles.

"Bisa temani aku malam ini, aku takut." seru Trisha. Entah kenapa, airmatanya menetes dan sulit di bendung.

"Aku kesana. Jangan berpindah." jawab Miles segera.

Trisha mengirimkan lokasi tempat dia berada ke Miles. Tak sampai satu jam, Miles sudah sampai ke lokasi dimana Trisha menunggunya.

Miles mengetuk kaca mobil Trisha, dan Trisha memintanya untuk masuk. Sesaat setelah Miles masuk, Trisha memeluknya, dan menumpahkan semua airmatanya di pundak Miles.

"Hei, ada apa?" tanya Miles.

"Dalam minggu ini, aku akan menikah sungguhan, Miles. Aku takut." tangis Trisha.

"Menikah? Bukannya kalian akan bertunangan dulu?" tanya Miles.

Trisha menggelengkan kepalanya, dan menceritakan bagaimana pertunangan itu berubah menjadi pernikahan.

"Aku takut Miles. Aku takut tidak bisa menemuimu lagi, aku takut ini akan menjadi sebuah skandal kalau Gege tau pernikahan ini hanya untuk menutupi apa yang kita perbuat." jawab Trisha.

"Apa aku harus menculikmu di hari pernikahanmu?" tanya Miles putus asa, Trisha tertawa mendengarnya.

"Jalani saja pernikahanmu besok, aku akan datang." sahut Miles pada akhirnya.

Trisha mengangguk pasrah, "Baiklah, tapi bagaimana nanti malam pertama, kami? Apa kamu akan mengijinkannya?" tanya Trisha.

Miles tertawa suram, "Aku mengijinkannya tapi aku tidak akan pernah mengikhlaskanmu melakukan itu dengannya." jawab Miles.

Dengan kasar dia mencium Trisha, dan Trisha membalasnya. Apa mereka akan terus melakukan ini walaupun masing-masing dari mereka sudah sama-sama menikah dan mempunyai pasangan?

Saat Trisha berada di dekat Miles, perasaan bersalah itu hilang, dia hanya memikirkan Miles dan segala tentangnya, akan tetapi ketika mereka selesai melakukan perbuatan terlarang itu, perasaan bersalah kembali menjalar ke seluruh hati Trisha.

Wedding Day

"Apakah anda Gerardus Mahardika, berjanji kepada Tuhan dan semua yang hadir disini, akan menerima Trisha Vioreen Bramadja menjadi istrimu, dalam keadaan susah senang, sehat sakit, dan akan selalu bersedia berada di sisinya sampai waktu yang akan memisahkan kalian?" tanya Romo memulai sumpah pernikahan Gege dan Trisha.

Gege menatap Trisha yang memakai gaun putih cantik dengan veil menutupi wajahnya, "Ya, saya bersedia menerima Trisha Vioreen Bramadja menjadi istri saya, dalam keadaan susah senang, sehat sakit dan akan selalu bersedia mendampinginya sampai waktu memisahkan kami." jawab Gege lantang.

Tangan Trisha yang di tumpangkan di atas kitab suci tampak gemetar, Gege yang melihat itu, menyentuh jari tangan Trisha dengan jari tangannya sendiri. Tangan kanan Gege juga di tumpangkan di atas kitab suci selama proses sumpah pernikahan berlangsung.

Sekarang Romo menatap Trisha, dan mulai membacakan sumpah pernikahan mereka, "Apakah anda, Trisha Vioreen Bramadja, berjanji kepada Tuhan dan semua yang hadir disini, akan menerima Gerardus Mahardika menjadi suamimu dalam kondisi susah senang, sehat sakit, dan akan selalu bersedia berada di sisinya sampai waktu yang akan memisahkan kalian?" tanya Romo.

Trisha terdiam, dan menatap Gege dalam-dalam dan orangtuanya, semua tatapan mata tertuju ke arahnya, dan dia menangkap tatapan mata Miles yang datang ke pernikahannya saat itu bersama Cella, istrinya.

"Saya, Trisha Vioreen Bramadja akan menerima Gerardus Mahardika menjadi suami saya dalam kondisi susah senang, sehat sakit, dan akan bersedia untuk selalu berada di sisinya sampai waktu yang akan memisahkan kami." jawab Trisha cepat, dan melepaskan tangannya dari atas alkitab itu.

"Dengan ini aku menjadikan kalian sepasang suami dan istri. Apa yang sudah disatukan Tuhan, tidak dapat dipisahkan manusia." kata Romo, memberkati cincin pernikahan mereka, dan meminta Gege dan Trisha memasangnya bergantian di jari manis tangan kanan masing-masing.

"Silahkan, pengantin pria diperkenankan mencium pengantin wanita." sahut Romo lagi.

Gege membuka veil yang menutupi wajah Trisha, "Hai, Sha." sapa Gege tersenyum, dia melihat kegugupan di wajah Trisha, "we're gonna be fine." sahutnya, kemudian mencium bibir Trisha.

Trisha tersenyum, dan sebelum Gege menciumnya, Trisha sempat melirik ke arah Miles, yang saat itu juga dia memalingkan wajahnya ke arah yang berlawanan. Trisha membalas ciuman Gege, dan di sambut dengan tepuk tangan seluruh umat yang hadir.

Saat acara pemberkatan berakhir, acara resepsi pun langsung di lanjutkan. Miles menaiki panggung, dan memberikan selamat kepada Gege dan Trisha.

Malam itu, sesudah acara resepsi, Gege sudah membawa Trisha ke rumahnya.

"Ehem, jadi apa yang akan kita lakukan saat ini?" tanya Gege tersipu, dan duduk di sebelah Trisha.

Trisha tersenyum, dia mendorong bahkan menendang Miles dari otaknya, dia tidak mau menyakiti hati Gege di malam pertama mereka.

Gege mendekati Trisha dan menciumnya, Trisha memejamkan matanya, dan membalas ciuman Gege, hanya dalam hitungan detik, mata Trisha terbuka dan dia tampak kaget, dia memikirkan Miles lagi.

Gege melepaskan ciumannya, "Sha, fokuslah hanya kepadaku. Lihatlah saja aku, pikirkanlah aku, dan masukanlah aku ke hati dan pikiranmu." seru Gege, dan mencium Trisha lagi.

Ciuman Gege yang lembut, dan tidak terburu-buru membuat Trisha tersadar, ini bukan Miles, ini Gege. Trisha memejamkan matanya, mengalungkan lengannya ke leher Gege, dan mulai bisa menikmatinya.

Gege membawa Trisha ke kamar mereka, Trisha membuat perbandingan, betapa berbedanya Miles dan Gege. Miles membuat Trisha menginginkannya lagi, dan lagi dalam satu waktu. Tapi, tidak dengan Gege, dia bergerak perlahan, tidak terburu-buru, dan selalu bertanya, apakah begini nyaman, apakah begitu nyaman, dan apakah dia, Trisha, sudah mau sampai atau belum. Komunikasi mereka terus berjalan di antara sibuknya tangan dan tubuh mereka bergerak. Gege begitu manis, sehingga Trisha mampu menggeser posisi Miles malam itu.

Di lain tempat.

Cella bertanya kepada Miles, "Itukah suami Trisha? Dia jauh lebih baik darimu? Dan tampaknya aku mengenalnya." ucap Cella.

"Kamu pernah melabraknya saat dia sedang bersamanya kan? Dan dia Mahardika dari Mahardika Group." jawab Miles ketus.

"Aku tidak melihatnya dengan jelas, karena sudah larut malam. Oh, Mahardika Grup. Perusahaan yang cukup kuat saat ini." seru Cella.

Miles tampak malas mendengar ocehan istrinya itu, dia masuk ke dalam kamar dan membanting pintunya.

"Miles, dia sudah melupakanmu, jadi apakah kita bisa..." tanya Cella penuh harap.

"Tidak!! Tidak akan pernah bisa, Cell!!" gertak Miles.

Miles sedang di kuasai kecemburuan yang luar biasa, dia membayangkan malam pertama wanita yang dicintainya itu dengan pria lain.

Miles bolak balik berjalan di kamarnya sambil memegangi ponselnya, lucu sekali jika dia menghubungi Trisha di malam pertamanya, begitu pikir Miles. Tapi dia tidak dapat melepaskan pikiran itu.

Miles tersiksa oleh pikirannya sendiri, sedangkan Trisha berhasil menikmati malam pertama dengan Gege, yang sudah resmi menjadi suaminya.

...----------------...

1
Jade Meamoure
yah mau d bilang apa author punya kuasa hanya kurang puas karena MC wanita parah banget kalo ada d dunia nyata pasti tuh wanita dah d cincang d jadiin bakso 🤣🤣🤣
Jade Meamoure
kasihan Cella 😫😫😫
Dehan
sudah banyak gift mendarat buat author biar makin up novelnya
Dehan
penjahit cantik mampir thor
Dehan
aku geregetan banget sama kelakuan miles dan trisha ini.. ih sumpah 😏
Dehan
kenapa? hayooo
udah jatuh cinta ya sama gege
Dehan
Heran aku dengan org2 yg suka selingkuh kayak trisha ini.. pdhal udh punya pasangan baik kayak gege
Dehan
karena miles sanggup berbuat sangat gila, tunjukkan ge seberapa kegilaan kamu
Dehan
pinter banget author buat pembaca esmosyi 😂😂
Dehan
kasihan gege di khianati
penjahit cantik mampir
Dehan
aduhhhh hareudang,, hareudangg 😂
Dehan
hadehhh trisha trisha.. segera tentukan pilihan deh jangan bermain dengan 2 hati..
Dehan
wkwkwwk seneng bgt tuh pastinya
Dehan
makin seru
Dani irwandi
mampir juga ya kak klo ada waktu
Dani irwandi
semangat gege
Dani irwandi
semangat terus kak, ini aku gift bunga buat kk
Dani irwandi
aduh, aku masih kecil tapi paham hehe
Dani irwandi
klo ada waktu bisa mampir juga kak
Dani irwandi
mampir nih kak, aku favoritin ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!