Seorang Gadis yang harus melewati Rintangan Pada saat Malam hari Dengan Rumah Yang tak tau arti Kedamaian di dalamnya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fio Ananta Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Very similar people
Gadis Itu Segera membuka Pembicaraan Dan berkata "ini adalah Amora Zainara, Adik Ku Yang Sudah Lama meninggal, aku mencarimu Untuk Mengobati Rasa rinduku kepada adik ku" ucap Lilly Dengan memeluk Bingkai Foto Yang ia bawa
"Mengapa Wajah Kami sangat begitu Mirip?" ucap Elora Dengan melihat ke arah Bingkai Foto yang Gadis Itu Bawa
"Aku Tidak tau, Saat kamu berada di pemakaman Aku melihat mu, karena wajah mu sangat mirip dengan Adik Ku aku memutuskan untuk mengikuti mu" ucap Lilly
"Apakah kamu ingin datang ke Acara Pernikahan Ku?Sebagai Amora" ucap Lilly
"apakah kamu sudah menikah?" ucap Elora
"Aku Masih Tunangan, Aku tidak tau ingin mencari kemana Sosok yang sangat mirip dengan Almarhum Adik ku, Dan Aku bertemu dengan mu, dari Aura dan wajah semua sama dengan nya" ucap Lilly
"Ini Undangan Ke Pernikahan Ku, Semoga Kamu datang dan ini nomer Hp ku kamu bisa menghubungi ku kapan saja " ucap Lilly Dengan Melangkah Pergi meninggalkan gadis itu yang Masih berada di depan pintu
"Mengapa wajah kami sangat mirip?" ucap Elora dengan terus melihat ke arah Foto gadis itu
"Hah?!, Bahkan Tanda Lahir Juga sama?" ucap Elora
Beberapa Kakak nya Yang lainnya segera menghampiri Nya dan berkata
"Hey, ada apa?" ucap Alletha
"eh? Engga kok" ucap Elora
"Ada Apa?" ucap Nolan
"eh, gapapa kenapa pada keluar?" ucap Elora
"mau mastiin aja, kamu gapapa kan?" ucap Nolan
"udah, aku gapapa" ucap Elora
"Itu undangan dari siapa?" ucap Alletha
"oh? Ini undangan Pernikahan, Aku Akan datang Ke pernikahan ini" ucap Elora
"Baiklah, kapan pernikahan nya?" Ucap Alletha
"Sepertinya Empat hari lagi" ucap Elora
"Ya sudah, Ayo makan makanan sudah siap dan masih hangat" ucap Alletha dengan Menggandeng Tangan Elora
"Eh, Kamu Darimana aja?" ucap Arshaka
"Oh, tadi ada Gadis Yang meminta ku untuk datang ke acara Pernikahan nya, Karena Aku Sangat mirip dengan Adiknya yang sudah lama meninggal" ucap Elora
"oh, seperti itu kapan acara pernikahan nya?" ucap Alvino
"empat hari Lagi, Tapi Masalahnya Aku tidak Memiliki Baju Ataupun Riasan" ucap Elora
"hey? kamu lupa kan aku punya, aku akan ikut dengan mu dan Merias mu disana" ucap Alletha
"Walaupun Kakak Laki Laki, Tapi kakak bisa Mengikat Rambut mu dengan Rapi saat Acara besar nanti" ucap Arshaka
"Baiklah!" ucap Elora
"Kalau Boleh Tau? Lizzie mana?" ucap Elora
"Hey? Aku disini" ucap Lizzie
"sejak kapan kamu disitu?" ucap Elora
"sejak tadi, kamu saja yang tidak melihat ku" ucap Lizzie
"oh seperti itu" ucap Elora
"Kalau Kamu tidak memiliki Baju Yang bagus untuk datang ke Acara, Tidak apa apa Aku Adalah Desaigner Aku Akan Membuatkan Baju untuk mu" ucap Lizzie
"kamu Desaigner? Aku juga ingin menjadi desainer! Tolong ajari aku bagaimana menjadi seorang desainer" ucap Elora
"Baiklah! Aku Akan Mengajarimu untuk menjadi Gadis Desaigner!" ucap Lizzie
"Sudah, Ayo Makan Keburu makanan nya Dingin" ucap Arshaka
"hey! Foto dulu" ucap Elora dengan memotret Mereka semua
"Nah, Bagus Sekarang Boleh makan!" ucap Elora
mereka Pun Memakan makanan nya Dan menikmati Indahnya Suasana Keluarga Yang sebenarnya, Selesai Makan mereka pun segera mencuci piring mereka masing-masing dan Kembali ke kamar untuk tidur dan beristirahat, saat dikamar Alletha mengajak mereka untuk menonton Film Horror Untuk Bersenang senang
"Bagaimana kalau kita Nobar Film horror?" ucap Alletha
"boleh itu, ayo!" ucap Elora Dengan membersihkan Ruangan kamar agar nyaman untuk dijadikan tempat Untuk Nobar dan bersenang senang
"Aku sudah membawa beberapa cemilan dan ayo kita Nobar!" ucap Lizie
3 Jam berlalu mereka Menonton Film Yang berbeda setiap saat, Pada tepat pukul 01.00 dan pada saat mereka sedang asyik menonton film Seseorang mengetuk pintu kamar mereka
"siapa?" ucap Alletha Dengan lirih berbisik
"jangan dibuka dulu, kita chat Kak Shaka dulu" ucap Elora dengan sangat lirih
Elora pun segera mengirim pesan kepada kakak laki lakinya yang area Kamar nya Sangat Begitu jauh dari area kamar miliknya
"kak, apakah kamu yang mengetuk pintu kamar ku?" - Elora
"Mengetuk apa? Siapa yang mengetuk Pintu kamar mu pada Malam malam seperti ini?"
- Arshaka
"Apakah dikamar kakak semua sudah tidur?"
- Elora
"Sudah, Disini semua sudah tidur kecuali kakak karena kakak mengerjakan Tugas Sekolah" - Arshaka
"Tapi kalau kakak ga mungkin ngetuk, kan Pintu Tengah Arah untuk menuju kamar kakak kan udah aku kunci?" ucap Elora
"Ya itu, kakak ga tau siapa yang ngetuk pintu kamar mu!" - Arshaka
"baiklah kalau seperti itu" - Elora
"Apakah Kalian Sedang Diganggu?" - Arshaka
"Kurasa Iya kak!" - Elora
"Tetap tenang jangan gegabah dan tutup pintu dan Jendela dengan rapat" - Arshaka
Saat mereka sedang Mengirim Pesan, Wifi yang menjadi sinyal bagi mereka agar bisa terus mengirim pesan tiba tiba Jaringan Terputus
"Astaga" ucap Elora dengan lirih
"ada apa?" ucap Alletha Dengan lirih
Elora Tidak berbicara Tapi menunjukan Hp milik nya dan Gadis itu segera mengerti jika ada yang sedang Menganggu mereka lewat jalur mematikan kabel wifi
"Bagaimana ini?!" ucap Elora dengan nada yang begitu sangat lirih
"Tetap tenang" ucap Lizie dengan lirih
"Kita tidak bisa menghubungi mereka dari sini" ucap Elora
"bentar Aku Bisa memesan Sebuah Data seluler agar kamu bisa mengirim pesan itu" ucap Lizzie
Beberapa Saat Kemudian
"apakah sudah?" ucap Elora dengan gemetar ketakutan di pojok Ruangan
"Sudah, Aku akan mengirim nomer hp mu dan data seluler langsung masuk ke hp mu tunggu sebentar" ucap Lizie
"Apakah sudah?" ucap Lizzie
"sudah, sudah masuk" ucap Elora
"Cepat kirimkan pesan nya" ucap Lizie
Elora segera mengirim pesan Kepada kakak nya
"kak!" - Elora
"hey? Ada Apa? Apakah kalian baik baik saja?" - Arshaka
"Kami sangat ketakutan kak" - Elora
"Tenang lah jangan gegabah" - Arshaka
Gadis Itu Menyadari Bahwa Alletha Sejak Daritadi Senyap tanpa suara, dan gadis itu segera melihat ke arah Alletha Yang tatapannya kosong menuju Ke arah Jendela Yang Setengah terbuka dan Gadis itu Juga Segera Melihat Ke arah jendela dan betapa terkejutnya ia ketika melihat sesosok makhluk yang sangat mengerikan dan gadis itu segera menelpon kakaknya
Di Dalam Telepon
"Kak, Tolong kak!" ucap Elora dengan nada yang begitu ketakutan
"hey, ada apa?" ucap Arshaka dengan kebingugan melihat tingkah adik nya
Tiba Tiba Para Gadis Berteriak dan Teriakan itu Mengema di seluruh ruangan
"AAAAAA!!!" Teriak Para Gadis
Dan saat itu telepon masih menyala tapi Ada Yang sengaja Mematikan Telepon Itu
"Apa Yang Terjadi disana?" ucap Arshaka