NovelToon NovelToon
Labuhan Hati Sang Alpha

Labuhan Hati Sang Alpha

Status: tamat
Genre:Romansa Fantasi / Manusia Serigala / Ruang Ajaib / Tamat
Popularitas:109.6k
Nilai: 5
Nama Author: hofi03

"Jangan tertipu dengan kelembutan kelopak bunga, karena di balik keindahannya ada duri yang bisa menembus jantungmu tanpa suara."

Putri Arabella Costa adalah perpaduan keanggunan bangsawan dan ketangguhan jiwa modern. Terlahir kembali sebagai putri bungsu Kerajaan Costa, Bella menolak diam di istana mewahnya dan memilih hidup bebas menyamar sebagai gadis biasa. Dia memiliki ruang dimensi berisi air kehidupan yang mampu menyembuhkan segala penyakit.

Lucian Alistair sosok pria yang dingin, dominan, memiliki insting bertarung serta indra penciuman yang tajam, menguasai garis depan militer, dan memiliki harga diri setinggi langit yang tidak bisa disentuh oleh sembarang orang.

Dua karakter kuat pemilik rahasia besar ini mendadak terikat dalam pernikahan tak terencana. Siapa yang akan menyerah lebih dulu? Akankah kebuasan serigala bisa menaklukkan sang putri rahasia, atau justru sang Alpha yang akan bertekuk lutut di bawah kendali Arabella?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hofi03, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TIDAK INGIN GEGABAH

"Tentu saja tidak, Sayang," jawab Lucas dengan senyuman miring yang sangat dingin di wajah tegasnya.

"Tua bangka Reifan itu berpikir dia bisa menekan anakku karena posisinya sebagai mantan raja, tapi dia lupa, jika darah serigala Alistair sudah mengamuk, bahkan seluruh pasukan istana Harper pun tidak akan bisa menghentikan kita," lanjut Lucas, dengan aura serigala nya yang menguar.

Tiba-tiba pintu depan kediaman Alistair terbuka dengan sentakan pelan.

Sosok Lucian melangkah masuk, wajah Duke Muda itu tampak sangat datar dan dingin, bertolak belakang dengan hawa panas yang baru saja menguasai ruang tamu.

"Lucian!" panggil Jasmine, langsung menegakkan tubuhnya di dalam dekapan Lucas saat melihat putra sulungnya datang.

Lucian mempercepat langkahnya mendekat, lalu membungkuk hormat di depan kedua orang tuanya.

"Ibunda, kenapa ibu keluar dari kamar? Tabib bilang ibu harus istirahat," ucap Lucian, khawatir.

"Bagaimana aku bisa istirahat kalau mendengar kakekmu membuat keputusan gila seperti itu di istana, Nak?!" jawab Jasmine dengan suara yang bergetar menahan tangis sekaligus amarah.

"Dia benar-benar memaksamu untuk bertanggung jawab atas anak jalang itu!" lanjut Jasmine, memeluk putra sulung nya.

Lucian membalas pelukan ibunya dan melirik ayahnya sekilas, mendapati tatapan mata Lucas yang masih berkilat merah penuh amarah.

"Aku sudah tahu, Ibunda, kakek dan Paman Lucius sudah terjebak oleh permainan kotor Michelle dan Kepala Tabib Istana," ucap Lucian, menenangkan ibu nya.

"Jadi tabib sialan itu benar-benar mengatakan wanita ular itu hamil?!" tanya Lucas dengan suara beratnya yang menggelegar, rahangnya mengeras sempurna.

"Berani sekali mereka bermain-main dengan keluarga Alistair!" desis Lucas, emosi nya kembali naik.

"Hasilnya memang menyatakan dia hamil, Ayahanda," jawab Lucian, suaranya terdengar sangat tenang namun justru menyimpan bahaya yang amat pekat.

"Tapi janin di perutnya jelas bukan darah dagingku. Aku tidak pernah menyentuhnya!" lanjut Lucas, penuh penekanan.

Jasmine melepaskan pelukannya, memegangi dadanya yang terasa sesak, menatap putranya dengan pandangan cemas.

"Lalu apa yang akan kamu lakukan sekarang, Lucian? Kakekmu melarang mu keluar dari ibu kota, kan? Berita ini pasti akan merusak reputasi mu sebagai Duke Muda," ucap Jasmine, cemas.

"Ibunda tidak perlu cemas, biarkan Michelle menikmati kemenangan palsunya untuk sementara waktu. Aku dan Patrik sudah menyusun rencana untuk membongkar siapa pria asli di balik kehamilan itu," jawab Lucian menggenggam lembut tangan ibunya yang terasa agak dingin.

Lucas mendengus kasar, bersedekap dada sambil menatap putranya dengan pandangan menyelidik.

"Kamu tampak terlalu tenang untuk ukuran pria yang baru saja dipaksa menikah, Lucian. Apa ada hal lain yang kamu sembunyikan dari Ayah?" tanya Lucas, memicingkan mata nya.

Mendengar pertanyaan sensitif dari sang Raja Serigala, jantung Lucian berdegup cepat, teringat pada surat dari Ara, namun dia mengingat kembali keputusannya untuk merahasiakan pernikahan perbatasannya demi keselamatan Ara.

"Aku tidak ingin gegabah bergerak di bawah pengawasan mata-mata istana yang sekarang pasti sedang mengepung kediaman kita," jawab Lucian, mengontrol ekspresi wajah nya.

"Kakak benar, Ayah, kalau kita langsung mengamuk ke istana, Kakek Reifan justru akan berpikir kita sedang mencoba kabur dari tanggung jawab dan rumor di luar sana akan semakin liar," ucap Leo ikut menimpali sambil melangkah mendekati kakaknya.

"Lalu sampai kapan kita harus menunggu, hah?!" tanya Lucas, memicingkan matanya dengan sisa-sisa amarah yang masih tertahan.

"Tiga hari, Ayahanda," jawab Lucian tegas, menatap langsung ke dalam manik mata merah ayahnya.

"Beri aku waktu tiga hari untuk mengumpulkan semua bukti penipuan ini. Setelah itu, aku sendiri yang akan menyelesaikan masalah ini di depan Kakek!" lanjut Lucian, tegas.

Jasmine menghela napas panjang, sedikit merasa tenang melihat keyakinan di mata putranya.

"Baiklah, Ibu memercayai mu, Nak, tapi tolong, selesaikan ini dengan cepat, ibu tidak sudi melihat wajah wanita itu melangkah masuk ke rumah ini sebagai menantuku," ucap Jasmine, penuh kebencian.

"Aku mengerti, Ibunda," jawab Lucian lembut, memberikan satu anggukan pelan sebelum akhirnya berpamitan untuk kembali ke kamarnya.

       🍵🍵🍵🍵🍵🍵🍵🍵🍵

Sementara itu, di kamar pribadinya yang mewah di Istana Kerajaan Costa, Ara sedang duduk melamun di tepi ranjang.

Kamar yang luas dengan dekorasi serba mewah itu sama sekali tidak membuatnya merasa nyaman.

Pakaiannya sudah berganti menjadi gaun sutra yang indah, rambutnya pun sudah disisir rapi oleh para pelayan, tapi sedari tadi tangan Ara terus-menerus mengusap liontin batu amber yang melingkar di lehernya, rasa hangat dari batu itu adalah satu-satunya hal yang membuatnya merasa tetap memijak bumi.

Tok

Tok

Tok

"Bella? Ibu boleh masuk, Sayang?" Suara lembut Ratu Soraya terdengar dari balik pintu, memecah lamunan Ara.

Ara buru-buru merapikan gaunnya dan memasukkan kalung amber itu ke balik kerahnya.

"Iya, Ibu! Masuk saja, pintunya tidak dikunci," jawab Ara, mengubah ekspresi wajah nya.

Ceklekk

Pintu terbuka, dan Ratu Soraya melangkah masuk sambil membawa nampan berisi semangkuk sup hangat dan segelas susu.

Sang Ratu tersenyum manis, lalu duduk di samping putri bungsunya.

"Kamu belum menyentuh makananmu sejak siang tadi, Bella, ibu tahu kamu khawatir dengan Ayah mu, tapi kamu juga harus menjaga kesehatanmu sendiri," ucap Ratu Soraya lembut, meletakkan nampan itu di atas meja kecil di samping ranjang.

Ara mengembuskan napas panjang, lalu menyandarkan kepalanya di bahu sang Ibu dengan manja.

"Bella cuma masih merasa bersalah, Ibu, selama enam bulan ini Bella malah kabur dan egois tinggal di luar istana, padahal Ayah sedang sakit-sakitan di sini," ucap Ara, pelan.

Ratu Soraya terkekeh pelan, mengusap lembut lengan Ara dengan penuh kasih sayang.

"Ayahmu itu memang dasarnya manja kalau menyangkut dirimu, Bella, begitu tahu kamu sudah pulang, dia langsung bersemangat menanyakan apakah kebun mu menghasilkan banyak uang atau tidak," goda Ratu Soraya, mencoba menghibur anaknya.

Ara langsung menegakkan tubuhnya, matanya berbinar jengkel mengingat kebun kesayangannya.

"Ibu tahu tidak? Kebun kubis Bella itu sudah tumbuh subur sekali! Tapi kemarin Kak Xavier dan Kak Raymond datang bawa pasukan seperti mau perang, pagar kayu dan pot-pot herbal Bella hancur semua ditabrak kuda mereka! Menyebalkan sekali!" omel Ara, mengerucutkan bibirnya kesal.

"Benarkah? Wah, kalau begitu nanti kita minta kakak-kakakmu untuk mengganti ruginya sepuluh kali lipat, bagaimana?" sahut Ratu Soraya, ikut mengompori sambil tertawa kecil.

Dari kecil Arabella memang suka berkebun, bahkan Raja Costa membuatkan kebun khusus untuk putri nya di istana, hanya saja Ara kurang suka karena selalu di awasi para kesatria dan juga di ikuti oleh para pelayan, membuat Ara risih dan akhirnya memilih tinggal di luar istana dan berkebun sendiri, sebelum kedatangan Lucian di hidup nya.

Di tengah obrolan hangat itu, pintu kamar Ara tiba-tiba terbuka tanpa diketuk terlebih dahulu.

1
Wahyuningsih
akhirnya tamat jga thor dtnggu krya brunya thor hrd lebih bagus dri yg ini 💪💪💪💪 thor dlm berkarya
Kezia ayumi
emang harus gitu ya aura alpha ya di sebut2 terus
"bertanya dengan nada selembut sutera /Grin/
Kezia ayumi
kasih mata dong Thor jangan bolanya doang 🤭
Deasy Megaputri
thank you thor buat bonchap nya
Maria Lina
thor cerita kembar 5 kok gk nongol"thor hehe
kaylla salsabella
wuhaaaaaa kok udah tamat thor🤔🤔🤔 tapi terimakasih ya thor untuk setiap karya mu.... bisa temani hari" ku di perantauan😍😍😍😍. tetep semangat berkarya thor dan di tunggu karya terbarunya☺☺☺☺
Sang
terima kasih atas karyanya kak othor 🙏🙏🙏
yumin kwan
lah... uda tamat, gitu aja? jasmine blm tau kl menantunya jg dr masa depan.
cowettttttt
raja yg payah dengan iming2 kasih syg seorang ayah secara halus menekan anak ny untuk ke egoisan nya snediri
cowettttttt
dih bikin males ternyta hanya cowok lemah si lucian ..knp ga langsung d bunuh aja kemarin malah cm d tampar doank....ktnya banyak kekuasaan dan bahkan dari istana tp ternyata bodoh semua bisa d tipu oleh seorang wanita..aneh sekali Thor ...Disni aku ragu lanjut baca atau ga ?? cerita si lyra dan Xavier dan yg lain bagus
Deasy Megaputri
kok cepet banget habisnya Thor?
tolong ksi bonchap dong
Sinta Dewi
ceritanya bagus Thor, 😀😀 tetap semangat 💪💪 berkarya ya Thor 🥰❤️❤️🔥🔥🔥🌹
Maria Lina
gk di lanjut kn thor kan mau lihat anak ara n lucian thor kaya leo sampai liat dia punya anak thora lanjut ya ya thor plisss🙏🙏🙏🙏
miss blue 💙💙💙
laaahh kok udah tamat sih kak 😭😭😭
muhammad ibnuarfan
jangan seneng dulu...musuh keluargamu masih bertebaran noh...mintak di bom nuklir....😤😤🤭🤭
Maria Lina
kok 2 thor lgi donk ya ya
Masha 235: othornya masih mikir kk😁😁
total 1 replies
lili Permatasari
/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
Maria Lina
makasih thor walau kurang sih n penasaran thor hehe
Siti Nurhalimah
klo lucas kan sdh bisa mengendalikan kecuali lucian... dia kan bakal calon alfa
Inez Putri
mending jujur sja dr pd denger dr org luar. mlh memicu perang thour..
Restu: betul tuhh....👍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!