NovelToon NovelToon
Membual Demi Kejayaan Sekte!

Membual Demi Kejayaan Sekte!

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Fantasi Timur
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Fat Kitten

Bai Ren, transmigrator dari Bumi, dipindahkan ke dalam dunia novel beladiri yang penuh dengan para kultivator.

Di dunia yang asing namun familiar itu, Bai Ren diberikan misi untuk membangun sekte terkuat dengan cara membual.

[Ding!!]

[Hadiah penyelesaian tiba!]

[Satu bualan Anda akan dikonversi menjadi kenyataan!]

Apa yang akan kamu lakukan jika bualanmu menjadi kenyataan?

Tentu saja, aku akan semakin rajin membual!

Semakin banyak membual, semakin kuat jadinya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fat Kitten, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 : Merekrut murid (9)

Sementara itu, Bai Ren sedang fokus memeriksa hadiah terbaru yang diberikan sistem.

"Void Light Step, kah?"

[Tepat sekali!]

[Itu adalah teknik pergerakan tingkat Supreme yang tidak akan bisa Host temukan di mana pun!]

"Bisakah kau berikan penjelasan lebih lanjut soal teknik ini?"

[Tentu saja!]

[Teknik ini memungkinkan penggunanya bergerak begitu cepat sampai-sampai itu terlihat seperti menembus ruang itu sendiri!]

"Bagaimana cara penggunaannya?"

[Host hanya perlu memusatkan perhatian Host pada titik yang ingin dituju.]

[Lalu pusatkan qi yang dimiliki pada kedua kaki, kemudian bergeraklah seolah ingin melompat.]

"Sesederhana itu?"

[Kedengarannya memang mudah, tapi praktiknya tidaklah semudah itu.]

[Jika penguasaan Host telah mencapai tingkat kesempurnaan, itu akan tampak seolah Host berteleportasi dari satu titik ke titik lainnya.]

[Jika penguasaan Host hanya sampai tingkat menguasainya, maka itu akan meninggalkan efek ilusi yang bisa menipu penglihatan musuh dan memberi kesan sulit ditebak.]

[Tapi di tingkat awal, itu hanya akan terlihat seperti bergerak cepat, dan pergerakannya sangat mudah diprediksi oleh musuh.]

"Hmm, teknik yang kau berikan memang hebat semua kedengarannya. Tapi sehebat apa pun tekniknya, sepertinya itu harus dilatih secara terus menerus jika aku ingin memaksimalkan potensi penuhnya."

[Tepat sekali!]

[Senang rasanya memiliki Host yang begitu pintar!]

Bai Ren menutup mata dan memvisualisasikan teknik Void Light Step dalam pikirannya.

Ia berulang kali membayangkan dirinya menggunakan teknik itu dalam sebuah pertarungan.

Pelindung Qiang yang hanya diam sedari tadi, tersenyum tipis melihat pelatihan imagery yang dilakukan oleh Bai Ren.

"Haaa..... Ini teknik yang sulit namun sangat efektif saat digunakan dalam pertarungan."

Setelah mendapat pemahaman tentang teknik tersebut, Bai Ren memeriksa kemampuan lain yang ia dapatkan dari sistem.

"Apa itu Divine Suppression?"

[Apa Host yakin menanyakan itu ketika Host telah melihat demonstrasinya secara langsung?]

"Mungkinkah....."

Bai Ren mereka ulang kejadian beberapa saat sebelumnya saat pelindung Qiang yang dipanggilnya, menekan dengan telak semua orang di sekitar hanya dengan hawa kehadirannya saja.

"Apakah aku bisa menampilkan sikap dominan seperti itu?"

[Tentu saja!]

[Seorang Ketua sekte setidaknya harus bisa menekan semua orang yang ada di bawahnya!]

[Inilah yang disebut kewibawaan!]

Mata Bai Ren berbinar kala ia membayangkan dirinya berdiri di atas podium dan memandang ribuan orang di depannya berlutut di bawah telapak kakinya.

Itu adalah pemandangan yang membangkitkan motivasi Bai Ren untuk benar-benar membangun sekte terkuat yang pernah ada.

-- "Jiang Diyi berhadapan melawan Zhang Chun!!"

Perhatian Bai Ren teralihkan ketika pemandu kompetisi mengumumkan pertandingan pertama yang akan segera berlangsung.

Bai Ren dengan saksama memeriksa Zhang Chun, kandidat terkuat turnamen ini, dengan Divine Eye miliknya.

[Selamat, Host!]

[Tampaknya Host telah menemukan calon murid pertama sekte kita!]

"Ya, kau benar. Peserta bernama Zhang Chun itu memang sesuatu."

[.....]

"...?"

Keheningan terjadi.

Bai Ren yang menyadari jika ada sesuatu yang salah, segera menanyakannya sembari mengusap rambutnya.

"Apakah yang kau maksud bukan Zhang Chun?"

Sistem yang mendengar pertanyaan Bai Ren mau tidak mau mengeluarkan nada cemberut saat ia menjawabnya.

[Sebagai Ketua sekte, kamu seharusnya jangan terfokus kepada satu orang saja!]

[Kamu harus mengamati sekelilingmu dengan Divine Eye!]

[Dengan begitu, entah itu musuh tersembunyi ataupun mutiara terpendam, semuanya akan terlihat jelas di matamu.]

Bai Ren yang mendapat nasihat berharga dari sistem, segera menyadarkan dirinya dan mengubur dalam-dalam rasa sombong yang dimilikinya.

"Kau benar, ini adalah kesalahanku. Seharusnya aku mengamati sekitarku dengan lebih jeli lagi."

Sistem tidak menanggapi perkataan Bai Ren, dan hanya menunjukkan sikap diam yang menandakan rasa puas terhadap perkembangan mental orang yang dinaunginya.

Bai Ren kemudian memusatkan Divine Eye miliknya pada lawan yang berdiri di hadapan Zhang Chun.

"Orang itu..... Apakah dia mortal?"

Meskipun ia telah memusatkan sebagian besar qi miliknya untuk menerka ranah dari Jiang Diyi, tapi Bai Ren tidak menangkap satu pun aura seniman beladiri dalam dirinya.

"Tidak, meski tipis, tapi itu jelas adalah aura seorang Martial Spirit bintang satu. Hanya saja..."

[Tepat sekali!]

[Pria muda itu bahkan belum menembus tahap awal dari ranah miliknya!]

Bai Ren menampilkan sikap skeptis saat mendengar celetukan sistem miliknya.

'Jika kau tahu itu, lalu mengapa kau bersikap seolah orang ini adalah harta karun?'

Bai Ren tidak mengerti.

Dari segi ranah, bocah bernama Jiang Diyi ini bahkan tidak layak untuk diperhatikan.

Tapi Bai Ren tidak ingin menilai seseorang lebih awal.

Meski ragu, ia terus mencoba mendalami fisik Jiang Diyi dengan Divine Eye miliknya.

"Tunggu dulu..... Ini....."

Bai Ren merasa takjub sekaligus heran saat ia melihat dengan saksama tubuh Jiang Diyi.

"Garis meridiannya begitu tebal, yang membuatnya bisa menyerap qi dua kali lebih banyak dibanding orang lain saat berkultivasi."

Perhatian Bai Ren menembus semakin dalam saat rasa penasarannya terusik.

"Tulang dan ototnya juga telah ditempa dengan sedemikian rupa yang menandakan bahwa ia telah melatihnya dengan giat untuk waktu yang tidak sebentar."

Semakin ia melihat, semakin bingung pula Bai Ren dibuatnya.

"Melihat dasar-dasarnya yang seperti ini... setidaknya, tidak, semestinya orang ini berada di ranah Martial Spirit bintang tiga!"

'Tapi mengapa?'

Kemudian, Bai Ren akhirnya menemukan jawabannya.

"Sial! Betapa kejamnya takdir itu!"

Jawaban atas kebingungan Bai Ren terletak pada inti pria muda itu.

"Core miliknya telah hancur!"

Bai Ren kemudian mencoba menyelidiki lebih dalam alasan mengapa core miliknya hancur begitu parah.

"Melihat tingkat kerusakannya, ini bukan disebabkan karena kesalahan dalam kultivasi. Tapi ini....."

[Tepat sekali!]

Sistem yang hanya menyimak sebelumnya, kali ini memotong perkataan Bai Ren.

[Core miliknya telah dihancurkan oleh orang lain!]

[Nampaknya, murid pertama kita ini memiliki masa lalu yang sesuatu, Host!]

Saat Bai Ren mendengarkan itu, sakit kepala menggerogoti dirinya.

Meskipun ia tertarik membawa Jiang Diyi sebagai muridnya, namun itu tandanya ia harus bersiap menghadapi kemungkinan menyinggung pihak yang telah melakukan hal kejam terhadap calon muridnya itu.

Dan masalah utamanya adalah, Bai Ren tidak tahu kekuatan mana dan apa tingkat kekuatan mereka.

Walaupun Bai Ren memiliki pelindung Qiang di sisinya, tetapi berhati-hati terhadap segala kemungkinan juga perlu diperhitungkan olehnya.

Namun...

Insting dan kepercayaan dia pada sistem memiliki penilaian yang berbeda.

Dalam hatinya, Bai Ren meyakini jika apa pun yang terjadi, ia harus membawa Jiang Diyi ke bawah sayapnya.

"Persetan dengan musuh anak itu! Aku akan mengambilnya sebagai muridku, apa pun yang terjadi!"

Penilaian sistem adalah alasan utama mengapa Bai Ren merasa bahwa ini adalah pilihan yang tepat.

Lagi pula, ia memiliki sistem dalam dirinya.

Dan apa pun yang terjadi, sistem pasti akan menyediakan solusi untuknya.

Jadi, apa yang perlu diragukan lagi?

Dan tepat pada saat itu, situasi di arena memanas.

Hal itu karena Zhang Chun, yang ingin menunjukkan superioritasnya terhadap lawan-lawannya di turnamen ini, mengeluarkan teknik membunuh yang begitu kuat.

"Bocah gila itu! Apakah ia ingin membunuh lawannya?!"

Ketenangan Bai Ren lenyap begitu saja saat melihat calon muridnya berada di ambang kematian.

Kemudian....

Bai Ren menghilang dari tempat duduknya.

1
RMQ
kasih lima lagi kalau bisa🤣🤣🤣
RMQ
3 hari nunggu cuman 1 chapter thor🗿🗿
Karenina
Nice
verto
wah ta k lah
RMQ
minimal 5-10 chapter sehari🤭😄🤣🤣🤣
RMQ
thor kalau ceritanya bikin penasaran banyak kan chapternya lah thor biar gak mati penasaran pula aku dibuatnya🗿
RMQ
lama juga updatenya🗿1 chapter aja thor🗿
Fat Kitten: sabar, dicicil dulu chapternya🤣
total 1 replies
RMQ
gak ada update lagi ya thor🗿🗿🗿
RMQ
lanjutkan ceritanya jangan setengah setengah kalau buat cerita thor🔥🔥
Nanaa
Seruuu!!
Karenina
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!